Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 23 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali terpantau melalui citra satelit. Dalam gambar terlihat kepulan abu vulkanik membumbung dari kawasan Gunung Anak Krakatau dan menyebar ke arah barat daya menuju Samudera Hindia.

Erupsi diketahui terjadi mulai Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 23.07 waktu setempat dan aktivitasnya masih terpantau hingga Sabtu (5/9/2026) pagi.

Baca Juga Memukau! Pangandaran Air Show 2026: 60 Pesawat Unjuk Aksi, Langit Pangandaran Dipenuhi Atraksi di https://www.kompas.tv/video/689460/memukau-pangandaran-air-show-2026-60-pesawat-unjuk-aksi-langit-pangandaran-dipenuhi-atraksi

Penampakan dari citra satelit ini menunjukkan jelas bagaimana material vulkanik keluar dari kawah dan terbawa arah angin.

Aktivitas erupsi Anak Krakatau juga berdampak terhadap sejumlah aktivitas penerbangan, termasuk penutupan sementara beberapa bandara.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Johsua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/689473/rekaman-vulkanik-citra-satelit-tangkap-erupsi-gunung-anak-krakatau-kepulan-abu-terlihat-jelas
Transkrip
00:09Terima kasih.
00:36Terima kasih.
01:20Terima kasih.
01:40Terima kasih.
02:06Terima kasih.
02:09Terima kasih.
02:17Terima kasih.
02:30Terima kasih.
02:43Terima kasih.
02:56Terima kasih.
03:10Terima kasih.
03:10Terima kasih.
03:19Terima kasih.
03:40Atau yang kembali ke tanah air tidak terlalu berlama-lama di negara-negara yang mereka terbang asalnya
03:48Pak, kalau yang penerbangan dialihkan ke bandara alternatif
03:53Itu apakah jadwalnya juga sesuai sama di bandara Suta atau di reschedule?
03:58Kita sesuaikan dengan reschedulenya mereka
04:01Karena kalau menggunakan schedule yang disini kan sudah berbeda tentunya
04:06Jadi seperti yang ke Jogja itu kan Singapura tidak ada schedule
04:14Jadi ini merupakan slot yang kita berikan kepada SQ dan kepada semua islands
04:20Yang kita dorong supaya mereka mau menggunakan bandara alternatif
04:24Sehingga penumpang yang ada di negara asal seperti di Singapura atau negara-negara lain
04:32Bisa segera kembali dan juga penumpang yang ada di kita yang semula harus terbang dari Jakarta
04:39Bisa menggunakan bandara lain untuk terbang ke negara mereka
04:43Kita siapkan bis dan kereta untuk transportasi lanjutannya
04:51Yang lain itu ditanggung sepenuhnya oleh Angkasa Pura
04:54Pelambuan Perang tidak ada perubahan Pak
04:57Masih secara operasional masih berfungsi normal
05:01Namun demikian jumlah pengguna atau penumpang malah berkurang
05:05Jadi kita tidak menambah kapal karena jumlah penumpang itu berkurang
05:16Sekarang yang lain sedang melakukan eksersis, sedang berhitung
05:20Dan di bandara mana yang akan mereka landing
05:26Dan kita sudah buka Kertajati, kemudian Semarang, Jogja, Juanda, Solo
05:33Kita buka di mana semua bandar tersebut kita siapkan juga transportasi lanjutannya
05:45Cara baru nonton di Smart TV
05:47Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu
05:53Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
05:57Cari Kompas TV melalui pencarian
06:00Pilih aplikasi lalu install
06:03Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
06:08Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga
06:13Selesai, kamu bisa menonton video pilihan
Komentar

Dianjurkan