00:03Tiga anak buaya jenis langka senyulung ditemukan di sungai hulu Anjungan, mempawah Kalimantan Barat.
00:10Temuan ini jadi rekor baru sebab status satwa lindungan ini terancam pudah.
00:21Tiga anak buaya ini jadi primadona baru di balai pengelolaan kelautan Pontianak.
00:26Ketiganya bukan jenis buaya biasa, melainkan buaya senyulung yang populasinya kurang dari 2.500 individu di dunia.
00:36Berdasarkan catatan Internasional Union and Conservation Nature.
00:4020 Agustus lalu, nelayan menemukan ketiga anak buaya senyulung ini di aliran sungai hulu Desa Anjungan Dalam, Kabupaten Mempawah, Kalimantan
00:50Barat.
00:51Kondisi ketiganya sehat dengan panjang sekitar 33 cm.
00:57Anakan yang baru menetap menunjukkan bahwa kawasan ini bukan hanya menjadi tempat kemunculan sinyulung,
01:05tapi juga mengindikasikan adanya habitat yang mendukung proses berkembang biatnya.
01:12Nah masyarakat tidak perlu takut.
01:15Nah tetapi kita harus tetap waspada dan tidak melakukan penangkapan atau tindakan yang membahayakan satwa.
01:25Sebelumnya buaya senyulung sempat ditemukan di Kabupaten Kapuas Hulu dan Ketapang, Kalimantan Barat.
01:33Berbeda dengan jenis lainnya, buaya senyulung lebih rentan karena membutuhkan habitat khusus.
01:40Ketergantungan buaya senyulung dengan habitatnya sangat tinggi.
01:43Sebab buaya senyulung ini berbeda karakteristiknya dengan buaya muara.
01:48Kalau buaya muara itu dia untuk bertelur itu di areal yang agak terbuka, jadi kena sinar matahari langsung.
01:58Sedangkan buaya senyulung ini dia harus kayak ada inkubasi, jadi dia meletakkan telurnya itu di bawah naungan.
02:07Jadi pohon-pohon besar, nah disitulah dia membuat sarang.
02:14Kini ketiga anak buaya senyulung tengah menjalani rehabilitasi di penampungan sementara di Balai PK Pontianak.
02:22Petugas balai menempatkan ketiganya dalam sebuah wadah inkubasi dengan pemantauan penuh secara berkala.
02:29Dion Setiawan, Kompas TV, Pontianak, Kalimantan Barat
Komentar