Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Api membakar puluhan rumah warga di Kota Jayapura, Papua, pada Senin siang (31/8/2026). Petugas kesulitan memadamkan api karena lokasi kebakaran berada di jalan yang sempit.

Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk kawasan Dok Lima, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara. Api mulai muncul sekitar pukul 14.00 WIT.

Permukiman tersebut berada di pinggir laut sehingga angin bertiup kencang dan membuat api cepat merambat ke rumah warga lainnya.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kota Jayapura serta mobil meriam air Polda Papua dan Polresta Jayapura dikerahkan untuk mengatasi kebakaran.

Untuk mengetahui situasi terkini kebakaran di permukiman kawasan Dok Lima, Jayapura, jurnalis KompasTV Findi Rakmeni melaporkan dari lokasi.

#jayapura #papua #kebakaran #doklima #permukiman #polisi

Baca Juga 2.000 Ban Bekas Terbakar, Asap Membumbung dari Lokasi Tambang Halmahera Tengah | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/688355/2-000-ban-bekas-terbakar-asap-membumbung-dari-lokasi-tambang-halmahera-tengah-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688357/live-kebakaran-permukiman-dok-lima-jayapura-petugas-terkendala-jalan-sempit-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara api membakar puluhan rumah warga di kota Jayapura pada Senin Siang.
00:05Petugas kesulitan memadamkan api sebab lokasi berada di Jalan Sempit.
00:16Kebakaran ini terjadi di permukiman padat penduduk kawasan Dok 5,
00:20Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara.
00:24Api mulai muncul sekitar pukul 2 siang waktu Indonesia Timur.
00:29Lokasi permukiman ini berada di pinggir laut sehingga angin bertiup kencang
00:33dan membuat api cepat merambat ke rumah warga lainnya.
00:37Sejumlah mobil pemadam Pemkot Jayapura serta mobil meriam air Polda Papua dan Polresta Jayapura
00:43dikerahkan untuk mengatasi api ini.
00:52Kita pantau situasi terkini dari kebakaran di permukiman wilayah Dok 5, Jayapura.
00:57Saat ini kita sudah terhubung dengan Jurnalis Kompasivi, Findi Rahmeni.
01:01Findi, sampai dengan sekarang bagaimana penanganan terkini dari kebakaran?
01:05Apa sudah diketahui penyebab kebakaran yang terjadi?
01:09Ya, selamat malam Audrey dan juga saudara.
01:12Dapat saya sampaikan terkait kebakaran yang terjadi di Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara,
01:19Kota Jayapura, di mana kebakaran ini terjadi di kitar pukul 2 atau pukul 14 waktu Indonesia Timur,
01:27di mana dari keterangan warga api muncul dari salah satu rumah warga
01:32yang berada di tengah pemukiman pada penduduk.
01:35Namun, untuk ketestiannya memang saat ini
01:38atau masih menunggu hasil penyelidikan dari
01:41Aparat Kepungsian Polresta Jayapura dan juga Polda Papua.
01:46Dampak dari kebakaran yang terjadi ini
01:48memang menyebabkan kurang lebih ada 400 kepala keluarga
01:53yang berada di Kelurahan Mandala ini kehilangan tempat tinggal.
01:58Dan memang saat ini, pemerintah Kota Jayapura masih melakukan pembataan
02:05terkait jumlah pasti warga yang terdampak.
02:09Dan tadi sekitar pukul 18 waktu Indonesia Timur,
02:13Wakil Wali Kota Jayapura, Rustang Harus, sudah menunjungi lokasi
02:17dan pemerintah Kota Jayapura menyiapkan tempat untuk warga terdampak kebakaran.
02:25Dan berikut kutipan wawancara kami dengan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustang Harus.
02:33Berhubungan.
02:35Berhubungan.
02:36494 kepala keluarga,
02:40kemudian 2,392 jiwa.
02:44Yang terdampak tadi,
02:46anak-anak dan balita,
02:49orang tua kita belum rincikan,
02:51karena mas sekarang pendataan.
02:54Laka pertama sekarang yang penting adalah evakuasi dulu.
02:56Semua warga dan barang-barang yang ada di depokasi di samping lapangan mendalam.
03:49Semua warga dan barang-barang yang ada di depokasi di samping lapangan mendalam.
03:56Makla Ribbon, beliau menyampaikan bahwa hingga saat ini fokus utama adalah penanganan korban terdampak kebakaran.
04:04Untuk penyebab kebakaran akan dilakukan oleh PKP pada esok hari untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran ini.
04:14Ribuan warga yang terdampak akibat kebakaran di Jayapura dan saat ini proses penyelidikan penyebab kebakaran masih terus diselidiki polisi.
04:23Terima kasih laporannya Jurnalis Kompasivi, Findi Rahmeni.
Komentar

Dianjurkan