00:00Kemudian tanggal 15, kalau menurut keterangannya Sutrimo, ditelepon oleh Pak FA.
00:05Intinya disuruh pulang, tiketnya sudah disediakan, dan nanti ada orang yang menemani berangkat dari stasiun Purwokerto.
00:36Lalu terkait dengan, tadi kita ke bank juga kan sebenarnya kita ingin memastikan betul nggak sih sebenarnya tanggal 15 itu
00:45ada transferan uang, 15 Juli ya, transferan uang sebesar 5 juta.
00:51Sebagaimana memang yang disampaikan Sutrimo kepada saksi ya, adiknya yaitu Anis dan juga Soim.
00:58Ternyata kami cek tadi memang betul, ada uang masuk 5 juta.
01:04Namanya pengirimnya perempuan, inisialnya YLD, yang kami ketahui itu adalah salah satu anggota dari ajudannya Pak FA.
01:16Tapi sudah diketahui ini, indikasi transferan 5 juta itu berapa?
01:20Sudah.
01:21Nggak, memang kan waktu itu, yang bersangkutan itu kan memang pulang ke Jawa ya, ke Banyumas itu, ke Pulahar itu
01:30kan sekitar kurang lebih 9,
01:32kalau lihat dari mutasi dia ngambil uang 200 itu kurang lebih tanggal 9 Juli.
01:36Untuk ongkos pulang begitu, dan memang sudah tidak ada uang.
01:39Dia istilahnya kabur lah karena ketakutan ya, karena banyak proses penggeledahan dan lain-lain, dia pakai celana pendek, tidak bawa
01:48tas, hanya bawa HP dan dompet dia gitu kan.
01:52Pulang ke Jawa, lalu di Jawa juga dia lumayan kan ada seminggu ya kurang lebih.
01:57Kemudian tanggal 15, kalau menurut keterangannya Sutrimo, ditelepon oleh Pak FA.
02:03Intinya disuruh pulang, tiketnya sudah disediakan begitu kan, dan nanti ada orang yang menemani berangkat dari stasiun Purwokerto.
02:12Jadi sudah disiapkan itu jam 2, jam 3 langsung jalan, dan semuanya sudah prepare gitu kan.
02:16Lalu Sutrimo menyampaikan bahwa, Pak saya nggak punya uang untuk ke stasiun dari Wulahar, wangon ke Purwokerto kan memang agak
02:24jauh ya.
02:24Nggak punya uang gitu kan, yaudah tetap kirim.
02:28Terus Sutrimo menyampaikan kepada saksi SOIM bahwa sudah ditransfer 5 juta, kurang lebih.
02:36Bahwa ini sebenarnya rangkaian peristiwa saja, benar nggak?
02:39Berarti kan memang inisiatif harus pulang hari itu adalah memang dari kurang lebih di kediaman Pak FA.
02:46Salah satu buktinya adalah selain keterangan itu dikuatkan oleh keterangan bukti transfer, ternyata benar.
02:51Kurang lebih seperti itu.
02:52Kita, prinsipnya saya sebagai kuasa hukum keluarga membantu penyidik lah.
02:57Karena saya kira juga penyidik mungkin ada beberapa pertimbangan ya.
03:01Saya untuk, ya kalau orang menyatakan lambat, tapi kami pikir juga mungkin ada pertimbangan yang saya entah kenapa.
03:09Tapi dari aspek sebagai keluarga yang sudah memutuskan melapor ini kan barang susah ya.
03:15Kita segala macam ya, kita pengen penyidik juga tetap on the track dan apa, dengan tugasnya melakukan penyidikan semaksimal mungkin.
03:24Seperti itu aja.
03:25Sudah ada komunikasi atau bertemu dengan Febrio Adiono?
03:29Belum, karena memang, karena kalau toh ini kan saya harus ke kantor kejaksaan ya.
03:35Tapi saya memang sudah mendapat kuasa dari keluarga untuk berkomunikasi dengan Febrio.
03:40Pada saatnya saya akan, secara formal saya akan ke kejaksaan agung.
03:44Artinya minta bertemu.
03:45Masalah ditolak atau tidak itu kan masalah kebijakan pimpinan ya.
03:48Tapi bahwa saya sebagai kuasa hukum dari keluarga korban, keluarga almarhum Sutrimo, ya kita akan berusaha maksimal untuk meminimalisir hambatan
03:59-hambatan.
03:59Itu apa yang bisa dilakukan oleh kita sebagai orang sipil, begitu kan ya kita lakukan lah.
04:03HP belum ditemukan dan lain-lain.
04:07Seperti itu.
04:10Jadi begini, kalau kita sebenarnya kan bukan kita yang minta.
04:13Cuma kan pada saat ekshumasi tanggal 12 disampaikan bahwa kurang lebih 2 sampai 3 minggu.
04:19Berarti 3 minggunya itu kena ke besok sebenarnya, tanggal 1.
04:24Artinya ini sudah batasan yang menentukan hari kan beliau-beliau ya.
04:27Kalau kita ini karena itu kan ekshumasi itu kan, apa ya, scientific lah ya.
04:34Kita tidak bisa mengontrol, kita juga tidak punya pengetahuan tentang itu.
04:37Namun demikian, kalau kami dari aspek hukum kan, kita memang menunggu.
04:43Karena ini hipotesa-hipotesa yang selama ini ada.
04:45Pada prinsipnya bagi kami, kita ini hanya ingin menyapa apakah sudah ada,
04:51lalu bagaimana hasilnya, apakah penyidik dari hasil otopsi itu bisa di, apa,
04:57ada pisum et repertum yang memang bisa menyimpulkan apa penyebab kematiannya seperti apa.
05:02Seperti itu.
05:02Meskipun kita sangat menghormati penyidik bahwa hasil ekshumasi itu alat bukti ya,
05:09yang memang tidak bisa diumbar seperti apa.
05:13Tapi karena ini memang sudah atensi publik dan dari awal juga,
05:17maka Polda Metro Jaya juga punya secara moral juga memiliki, apa ya,
05:24kewajiban untuk menjelaskan hasil ekshumasi.
05:26Karena memang itu sudah pernah dijanjikan.
05:34Cara baru nonton di Smart TV.
05:37Nonton live streaming dan ribuan tayangan Kompas Gramedia langsung dari Smart TV kamu.
05:43Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu.
05:47Cari Kompas TV melalui pencarian.
05:50Pilih aplikasi, lalu install.
05:53Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
05:58Download Kompas TV apps di TV kamu sekarang juga.
06:02Terima kasih telah menonton video selanjutnya.
Komentar