00:00Beralih ke sorotan lain, Saudara Kiai Haji Abdul Hakim Mahfuz atau Gus Kikin
00:04terpilih jadi Ketua Umum PBNU periode 2026-2031
00:08hasil dari Muqtamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
00:15Gus Kikin sebelumnya masuk daftar 5 kandidat yang diajukan peserta Muqtamar ke-35NU.
00:22Empat kandidat lainnya yakni Zulfa Mustafa,
00:25Abdus Salam Sohib atau Gus Salam, Petahana Yahya Hulil Setakuf atau Gus Yahya,
00:31serta Abdul Ghofar Rozin.
00:34Setelah melakukan musyawarah dari 5 nama calon yang diajukan,
00:37maka 9 anggota Ahlul Halil Wal Akdi atau Ahwa Muqtamar ke-35NU
00:43secara mufakat memutuskan untuk memilih Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.
00:50Dari garis ibunya, Gus Kikin merupakan keturunan dari pendiri NU
00:55sekaligus pendiri pesantren Tebu Irang.
00:57Gus Kikin meneruskan kepengasuhan pesantren Tebu Irang
01:01dan sebelumnya memimpin PWNU Jawa Timur periode 2024-2029.
01:15Usai terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,
01:19Gus Kikin menegaskan bahwa NU bukan tempat untuk berpolitik.
01:23Gus Kikin bilang, NU adalah jamiah, diniah, ijtimaiyah.
01:28Jadi NU merupakan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan
01:32yang memiliki jalan yang harus dijalankan.
01:38Tersedia dan akan menjalankan tugas Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
01:45dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab
01:50sebagaimana diatur dalam anggaran rumah tangga Nahdlatul Ulama
01:54Pasal 65 Ayat 2 dan Pasal 72, yaitu
02:00A. Menjaga dan menjalankan amanat dan ketentuan-ketentuan jam iyah.
02:06B. Menjaga keutuhan jam iyah ke dalam maupun keluar.
02:12C. Menyampaikan laporan pertanggung jawaban
02:16secara tertulis dalam permusyawaratan sesuai dengan tingkat kepengurusannya.
Komentar