Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan kembali menutup sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak menguntungkan dan memiliki kinerja buruk.

Prabowo menyebut pemerintahannya telah menutup ratusan BUMN dan menghemat anggaran hingga Rp50 triliun.

Ia mengatakan, hingga 31 Desember 2026, pemerintah menargetkan penutupan sedikitnya 700 BUMN lagi.

"Desember 31 2026 kami akan menutup lagi paling sedikit 700 lagi yang akan kami tutup," kata Prabowo.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menghemat hingga Rp100 triliun dari biaya rutin, termasuk gaji direksi dan komisaris.

"Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat," ujarnya.

Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/688379/target-prabowo-akan-tutup-700-bumn-lagi-hingga-akhir-2026-ini-alasannya
Transkrip
00:00Dalam kurang dua tahun, pemerintah yang saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN.
00:16Yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang rugi, kita tutup 290 BUMN.
00:27Dengan 290 BUMN, kita telah menghemat 50 triliun.
00:3650 triliun.
00:38Dan pemerintah yang saya pimpin, Desember 31, 2026, kami akan menutup lagi.
00:47Paling sedikit 700 lagi, yang kami akan tutup.
00:53Jadi nanti hanya tinggal mungkin 250.
01:00BUMN.
01:03Tinggal 200, 250.
01:07Berarti harapan saya kita bisa menghemat 100 triliun.
01:12Dari overhead, dari biaya rutin, gaji direksi, gaji komisaris.
01:29Jadi saya kira kita, dan penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati tiap tahun.
01:37Lebih dari 200 triliun, mendekati 300 triliun tiap tahun.
01:42Uang inilah yang kita alihkan, yang kita glontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat.
01:48Ini yang kita pakai, saudara-besarnya.
01:58Dan, kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjem-pinjem uang dari mana-mana.
02:06Ajak investasi boleh, saudara-saudara.
02:11Kalau kita pinjem uang, kita mau pinjem uang yang bunganya sekecil mungkin.
02:18Saya kira kemarin, berapa bulan yang lalu, kaget.
02:21Menteri Keuangan kita di Washington DC ditawarin pinjeman dari IMF.
02:30Kita tolak.
02:32Terima kasih.
02:34Indonesia masih bisa tanpa pinjeman dari IMF.
02:40Jadi, saudara-saudara, ke depan, tadi pesan-pesan dari Lois Am terpilih, saya tangkap.
02:52Kalau hari ini saya bisa langsung tangkap.
02:56Jadi, inilah saya kira kewajiban kita bersama, bahwa
03:08fokus, perhatian, tujuan dari strategi transformasi bangsa kita
03:20yang saya sekarang pimpin dan kendalikan
03:24adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan.
03:36Kita harus berani
03:38dan saya sudah hitung
03:42dengan cermat
03:44sampai ke rupiah-rupiahnya
03:47saya sudah hitung
03:49dan saya yakin dan percaya
03:51kita akan berhasil.
03:53Kita akan mengangkat
03:55jutaan rakyat kita keluar
03:58dari kemiskinan.
04:01dan kita sudah buktikan
04:03dalam
04:05dua tahun pertama
04:07kita
04:08jadi hari ini
04:10saya katakan
04:12saya diterima sebagai anggota
04:16Nadatul Ulama
04:18ya
04:19terima kasih
04:21berarti
04:26Nadatul Ulama
04:28bersama
04:29seluruh rakyat Indonesia
04:31secara gotong rayong
04:34kita akan bekerja keras
04:36semuanya
04:37di semua bidang
04:38sudah berharap kalian
04:39terima kasih
04:40terima kasih
04:41terima kasih
Komentar

Dianjurkan