Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung menyita uang senilai Rp401,6 miliar dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel periode 2017 hingga 2019.

Penyidik menemukan PT CNI belum memiliki rencana kerja dan anggaran biaya tapi memiliki rekomendasi ekspor.

Padahal, dokumen tersebut menjadi salah satu persyaratan dalam kegiatan ekspor nikel.

PT CNI kemudian menyerahkan Rp401 miliar kepada penyidik Kejaksaan Agung. Uang disita dan dititipkan ke rekening pemerintah.

Penyidik dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel.

Baca Juga [FULL] Kejagung Sita Uang Rp401 Miliar Hasil Tindak Pidana Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI di https://www.kompas.tv/nasional/688334/full-kejagung-sita-uang-rp401-miliar-hasil-tindak-pidana-korupsi-tata-kelola-nikel-pt-cni

#kejagung #korupsi #nikel

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/688351/kejagung-sita-rp401-6-miliar-dugaan-kasus-korupsi-tata-kelola-nikel-tersangka-segera-ditetapkan
Transkrip
00:00Kejauhan Anggung menyita uang senilai 401,6 miliar rupiah
00:04dalam perkara dugaan korupsi tata kelolaan nikel
00:06periode 2017 hingga 2019.
00:17Pengidik menemukan PT CNI belum memiliki rencana kerja dan anggaran biaya
00:22tapi memiliki rekomendasi ekspor.
00:25Padahal dokumen tersebut menjadi salah satu persyaratan
00:28dalam kegiatan ekspor nikel.
00:31PT CNI kemudian menyerahkan 401 miliar rupiah
00:35kepada penyidik kejaksaan Anggung.
00:37Uang disita dan dititipkan ke rekening pemerintah.
00:40Pengidik dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka
00:43dalam perkara dugaan korupsi tata kelola nikel.
00:53Bahwa pada tahun 2017 sampai dengan 2019
00:57di Provinsi Sulawesi Tenggara
01:00terdapat perusahaan pertambangan nikel
01:02yang memiliki izin usaha pertambangan
01:05atau IUD operasi produksi
01:08yaitu PT CNI
01:10yang belum memiliki RKB
01:12namun telah memiliki rekomendasi ekspor.
01:15Uang yang dihadapan kita ini adalah
01:18penyerahan dari PT CNI
01:20terkait dengan operasi produksi nikel
01:23yang tidak secara sah
01:25dan dari hasil perhitungan kerugian BPKP.
01:27selamat menikmati.
01:28selamat menikmati.
01:28selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan