00:00Saudara masih terkait kebakaran hutan dan lahan,
00:03paparan kabut asap imbas karhutlah di Kalimantan Selatan berdampak parah.
00:08Seorang balita bahkan telah menjadi korban.
00:10Kesehatan bocah dua tahun asal Kabupaten Banjar memburuk karena asap menyerang paru-paru.
00:31Tubuh kecil ini terbaring lemah.
00:34Balita berusia dua tahun asal desa Sungai Pinang Lama Kabupaten Banjar.
00:39Harus mendapat perawatan medis di rumah sakit akibat kondisi kesehatannya memburuk.
00:45Dampak paparan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.
00:51Sejak tiga hari terakhir, tubuh mungil ini mengalami batuk, pilek, dan demam yang tak kunjung reda.
00:57Hasil pemeriksaan ronsen menunjukkan paparan asap menyerang paru-paru.
01:03Pengaruh kena asap kabut, untuk pilek dia kena panas, untuk turun,
01:12terus badannya panas, tidak turun-turun.
01:17Sudah berapa hari?
01:19Tiga hari sudah.
01:29Sejak Juni hingga Agustus, Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zaleka Martapura mencatat,
01:35326 pasien ISPA menjalani perawatan di rumah sakit.
01:40Mayoritas pasien ISPA adalah mereka yang memiliki penyakit penyerta,
01:44seperti asma dan pneumonia.
01:45Saat ini masih dirawat adalah dua, harusnya hari ini tiga, tapi satu hari ini pulang.
01:52Mereka dalam kondisi baik dan teratasi.
01:55Himbawan saya untuk kabut asap ini yaitu menghindari untuk buat pergian ke luar,
02:05apalagi pagi hari, memakai masker dan membanyak minum air putih dan multivitamin.
02:12Kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan menjadi ancaman baru
02:16bagi warga khususnya kelompok rentan yang tinggal di daerah terdampak.
02:21Masyarakat berharap kasus karhutlah bisa segera teratasi,
02:25sehingga paparan asap tak lagi mengancam jiwa.
02:28Arpawi Kompas TV Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
02:34Terima kasih.
02:35Terima kasih.
Komentar