Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Para pengungsi bencana di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa mengungsi di sejumlah lokasi berbeda.

Sebagian berada di lapangan, sementara lainnya menempati area terminal sebagai tempat berlindung sementara. Distribusi logistik bagi para pengungsi juga beragam dan keberadaan mereka masih sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah maupun pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

#NTT #pascagempa #gempa

Baca Juga Korban Gempa NTT Ungkap Kondisi Usai Rumah Miliknya Hancur: Kami Menantikan Bantuan Rehabilitasi di https://www.kompas.tv/regional/687300/korban-gempa-ntt-ungkap-kondisi-usai-rumah-miliknya-hancur-kami-menantikan-bantuan-rehabilitasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687302/pengungsi-bencana-di-manggarai-ntt-tersebar-di-terminal-reo-kompas-petang
Transkrip
00:00Saudara para pengungsi bencana di Manggarai, Nusa Tenggara Timur mengungsi di tempat yang berbeda-beda.
00:06Ada yang berada di lapangan, ada yang mengungsi mandiri, dan ada juga yang mengungsi di terminal.
00:12Distribusi logistik mereka juga beraneka macam.
00:16Keberadaan mereka saat ini bergantung pada bantuan yang diberikan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah,
00:23ataupun dari pihak yang lain.
00:25Berikut liputan jurnalis Kompas TV, Jona Hamonangan, dan curu kamera Muhammad Andika dari Reo Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
00:35Saudara, saat ini saya berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, lebih tepatnya di Kecamatan Reok.
00:43Saya berkeliling untuk melihat bagaimana distribusi bantuan bencana.
00:49Memang kalau kita lihat secara geografi, NTT ini khususnya Pulau Flores cukup unik.
00:54Adanya pegunungan, ditambah lagi dengan pesisir, dan ini menjadi salah satu tantangan bagi tim,
00:59khususnya untuk turun logistik, untuk bisa mendistribusikan bantuan.
01:04Saya bertemu dengan ada satu keluarga yang tinggal menggunakan tenda BNPB ini,
01:10dan itu saja terkait dengan distribusi bantuan mereka sendiri sudah menerima.
01:13Saya akan menanyakan bagaimana mereka menjadi kesahirannya khususnya ketika mengungsi ini.
01:20Selamat pagi Bapak dan Ibu, dengan siapa?
01:23Dengan Abdul Hamid, sementara Ibu namanya Siti Aminah.
01:28Abdul, kami izin bertanya-tanya sebentar ya.
01:30Ini kan kalau kita lihat banyak orang yang trauma dengan gempa gitu.
01:36Tapi fokus kita adalah untuk melihat bagaimana distribusi bantuan logistik yang Bapak Ibu terima.
01:43Terkait dengan distribusi yang diterima ini, sudah langsung diterima pada saat setelah bencana atau seperti apa?
01:47Setelah bencana baru diterima.
01:50Itu berupa bantuan yang diberikan oleh pihak TNI.
01:55Selama ini yang diberikan oleh pihak TNI itu berupa tenda BNPB,
02:02berupa makanan, makanan sarden, ikan sarden, susu anak-anak, beras,
02:09dan segala macam pemberian-pemberian yang diberikan oleh pihak TNI itu
02:13sudah hampir merata di segala lini.
02:18Ucapan yang kami sampaikan kepada pihak TNI,
02:24kepada pihak Pak Kasat,
02:28Pak Kepala Presiden,
02:30Kepresiden Republik Indonesia,
02:32yang telah memberikan bantuan.
02:34yang selama ini yang kami rasakan cukup merasakan luar biasa nikmatnya yang diberikan oleh pihak TNI.
02:48Berarti untuk distribusi seperti tenda, toren,
02:52ini kan sudah diberikan.
02:54Lantas untuk makanan sehari-hari,
02:56bagaimana Bapak dan Ibu menjalani hidup?
02:58Kami menjalannya itu berupa beras yang diberikan oleh pihak TNI,
03:07ikan sarden,
03:09dan mie, telur, segala macamnya yang diberikan oleh pihak TNI,
03:14sudah begitu kami rasakan.
03:16Kalau tempat tinggal di mana, Pak?
03:18Tempat tinggal kami di Kampung Bari,
03:20di Kompleks Pasar, Ryo.
03:24Dekat Kali.
03:26Mungkin ini terakhir,
03:29adakah mungkin harapannya ini disampaikan,
03:32barangkali pemerintah pusat mendengar?
03:36Terima kasih kepada pemerintah pusat,
03:39utamanya pada Bapak Presiden dan Bapak Kasat,
03:44khususnya bagi para TNI,
03:48yang telah memberikan bantuan,
03:50yang begitu,
03:51begitu yang kami rasakan begitu nikmatnya.
03:55untuk itu,
03:57tidak lupa menyampaikan sekali lagi,
04:01terima kasih kepada Bapak Presiden,
04:03kepada Kasat,
04:04pada pihak TNI,
04:06khususnya dari Koramil, Ryo,
04:081612, Ryo.
04:10Oke, terima kasih banyak,
04:12Bapak dan Ibu atas waktunya.
04:14Semoga cepat pulih,
04:17tetap sehat ya.
04:19Semoga nanti ketika sudah lewat fase bencana,
04:23bisa kembali ke rumah,
04:25dan menjalani aktivitas normal,
04:27seperti biasa.
04:28Terima kasih, Bapak.
04:29Demikian wawancara saya,
04:31dengan warga yang memutuskan untuk,
04:36tinggal secara sementara di,
04:39Terminario ini,
04:40ini adalah salah satu realita yang kita lihat,
04:42selama kita meliput bencana,
04:44khususnya di Pulau Florus ini.
04:46Selesai, butuh perhatian serius dari pemerintah pusat,
04:49pemerintah daerah,
04:50agar ketika nanti sudah lewat,
04:54waktu bencana ini,
04:56mereka kembali ke rumah masing-masing,
04:57dan mereka bisa kembali,
04:59menjalankan aktivitas,
05:01seperti sedia kalah.
05:03Juna Murangan,
05:04Mohd Andika,
05:05Kompas TV,
05:06Kabupaten Manggarai,
05:07Nusa Tenggara Timur.
Komentar

Dianjurkan