Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Aktivis 98 Budi Arie Setiadi menilai demonstrasi merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

Menurut Budi Arie, penyampaian pendapat, aspirasi, hingga tuntutan masyarakat harus tetap dihormati sebagai bagian dari partisipasi publik.

Budi Arie menilai partisipasi publik yang aktif diperlukan untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Sementara itu, Prof. Sulistyowati Irianto dari Forum Intelektual Antardisiplin atau FIAD menyoroti persoalan pendidikan dan kesehatan yang menurutnya penting bagi generasi muda Indonesia.

Ia menilai generasi muda perlu difasilitasi agar mampu menghasilkan berbagai inovasi di bidang sains, teknologi, sosial, humaniora, hingga budaya.

Menurut Sulistyowati, hal tersebut tidak dapat dicapai tanpa dukungan pendidikan dan kesehatan yang memadai.

Ia juga mengkritik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang sempat menimbulkan kasus keracunan. Sulistyowati menegaskan, perbaikan program tetap diperlukan selama persoalan mendasar belum terselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, Deputi III Bakom RI Kurnia Ramadhana mengatakan terdapat sejumlah poin dalam putusan Mahkamah Konstitusi terkait program MBG.

Menurut Kurnia, salah satunya berkaitan dengan penggunaan anggaran pendidikan.

Kurnia juga menyebut putusan MK menyatakan program MBG merupakan program yang konstitusional. Ia mengatakan pemerintah terus melakukan pembenahan, termasuk dalam menentukan penerima manfaat program MBG.

Kurnia kemudian mengingatkan kondisi sejumlah wilayah yang tengah menghadapi bencana.

Ia menyebut adanya gempa di NTT serta kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan.



Bagaimana menurut Anda? Tulis di kolom komentar.

#demo #mbg #aksi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/687591/budi-arie-soroti-pentingnya-demonstrasi-bakom-sebut-pemerintah-hormati-demo-satu-meja
Transkrip
00:00Masih di satu majadu forum, saya di segmen terakhir, di bagian terakhir saya akan memberikan kesempatan untuk memberikan closing statement
00:06yang kaitannya dengan demonstrasi demokrasi dan Indonesia.
00:10Mas Budi silakan.
00:12Demonstrasi itu bagian penting yang dihormati haknya dalam iklim demokrasi.
00:18Menyampaikan pendapat, menyampaikan aspirasi, menyampaikan tuntutan, itu harus kita hormati dalam berbagai sendi kehidupan di masyarakat.
00:31Karena demokrasi mengisyaratkan perlunya partisipasi publik yang aktif sehingga meningkatkan bobot dan kualitas demokrasi.
00:42Dan ini penting buat bangsa Indonesia karena 28 tahun demokrasi Indonesia ini perlu vitamin, perlu suplemen untuk terus meningkatkan gizi
00:54demokrasi kita.
00:56Karena demokrasi kita ini yang akan membawa bangsa Indonesia ke arah kemajuan khususnya menuju Indonesia emas 2045.
01:04Oke, Prof. Sulis.
01:06Hal yang dibutuhkan oleh anak-anak muda kita yang hari ini jumlahnya secara demografis paling banyak dalam jumlah penduduk Indonesia.
01:17Itu adalah agar mereka bisa memproduksi sains, teknologi, produk-produk rekomendasi sosial, humaniora, produk-produk budaya, musik, film, dan macam
01:29-macam itu.
01:30Dan itu tidak akan bisa dikejar apabila mereka tidak difasilitasi secara baik soal-soal pendidikan dan kesehatan.
01:40Dan memberikan program yang membuat mereka keracunan itu saya kira adalah program yang salah sasaran.
01:47Tujuannya baik, filosofinya baik, tetapi harus ditinjau ulang secara menyeluruh menurut saya.
01:54Meskipun tetap ada perbaikan kan dalam, Anda melihat kan keracunan dari keracunan-keracunan kan tetap ada perbaikan.
02:00Anda melihat itu kan?
02:03Sepanjang belum menjawab persoalan-soalan dasarnya bagaimana tujuan-tujuan baik itu ternyata keracunan satu orang pun dari perspektif HAM itu
02:13tidak bisa dikenalkan.
02:14Oke, oke.
02:16Bung Kurnia.
02:17Iya, Mas Yogi, saya sedikit nyambung dari Prof. Sulis tadi.
02:20Ada dua substansi di dalam putusan MK yang Prof. Sulis sampaikan tadi.
02:24Satu terkait dengan pos alokasi anggaran MBG, ke depan tidak lagi menggunakan anggaran pendidikan.
02:31Namun ada satu lagi, saya baca kebetulan Mas Yogi putusan itu.
02:35Apa yang dikatakan Hakim MK di sana?
02:38Program MBG adalah program yang konstitusional.
02:43Dicantumkan pasal-pasal di dalam konstitusi sebagai pengait di dalam program MBG itu sendiri.
02:50Satu.
02:50Kemudian yang kedua, pemenahan terus dilakukan dan saya rasa tadi beberapa contoh sudah saya sampaikan.
02:56Khususnya tentang penajaman siapa sebenarnya yang berhak menerima MBG.
03:01Dan itu sudah terbuka disampaikan oleh kepala BGN.
03:03Itu kedua, Mas Yogi.
03:05Ketiga, Mas Yogi, yang terpenting.
03:06Saat ini saudara-saudara kita sedang menghadapi cobaan yang berat.
03:12Ada gempa di NTT, ada kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan.
03:18Dan pemerintah sedang berjibaku, sedang berupaya untuk membantu saudara kita di NTT
03:24dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut.
03:28Maka dari itu, Mas Yogi, ketika hari ini, esok hari, lusa, ada yang ingin menyatakan pendapat, silahkan.
03:38Namun jangan menimbulkan kericuhan.
03:40Jangan menimbulkan perpecahan dengan aksi-aksi yang melanggar hukum.
03:46Pemerintah tadi yang di awal saya sampaikan, Mas Yogi, berusaha untuk tunduk dan taat pada konstitusi.
03:53Maka ketika konstitusi mengatakan setiap orang punya hak untuk menyatakan pendapat,
03:59maka pemerintah menghormati hak itu, namun asal jangan menimbulkan kericuhan.
04:06Terima kasih Bung Kurnia Ramadana, terima kasih Prof. Tulis, terima kasih Mas Budi.
04:11Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan