Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KETAPANG, KOMPAS.TV - Di Ketapang, Kalimantan Barat, kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA meningkat.

Selain kabut asap, debu juga menjadi faktor penyebab meningkatnya penderita ISPA.

Di Puskesmas Sungai Besar, dalam dua minggu terakhir penderita ISPA alami kenaikan hingga 50 persen.

Kepala Puskesmas Sungai Besar mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker kesehatan serta tidak membakar sampah.

Salah satu warga mengaku kesehatan anaknya yang memang mengidap asma, semakin parah dengan adanya kabut asap.

Bahkan kondisi ini sudah terjadi lebih dari sepekan, sehingga anaknya rutin berobat.

Baca Juga 4,6 Juta Liter Air Diguyurkan, 7.334 Titik Panas Karhutla Masih Jadi Tantangan di https://www.kompas.tv/nasional/687569/4-6-juta-liter-air-diguyurkan-7-334-titik-panas-karhutla-masih-jadi-tantangan

#karhutla #ketapang #ispa

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687588/kabut-asap-dan-debu-picu-ispa-penderita-di-ketapang-naik-hingga-50-persen-sapa-malam
Transkrip
00:00Sementara itu di Ketapang, Kalimantan Barat, kasus infeksi saluran pernafasan akut meningkat.
00:05Selain debu, juga kabut asap jadi faktor penyebab meningkatnya penderita ispa.
00:11Di Puskesmas Sungai Besar, dalam dua minggu terakhir, penderita ispa mengalami kenaikan hingga 50%.
00:17Kepala Puskesmas Sungai Besar menghibah warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah,
00:23menggunakan masker kesehatan, serta tidak membakar sampah.
00:25Salah satu warga mengaku kesehatan anaknya yang memang mengidap asma semakin parah dengan adanya kabut asap.
00:33Bahkan kondisi ini sudah terjadi lebih dari sepekan sehingga anaknya rutin berobat.
00:42Rata-rata itu yang anaknya bayi, wanita dan anak-anak, karena kan memang termasuk kelompok yang rentan.
00:51Nah, untuk selain itu, juga dari lansia, Pak.
00:55Jadi karena kasus asma, kemudian kasus pancronik, itu kan rata-rata yang lansia ya,
01:01di atas 50 sampai 60 tahun itu juga meningkat.
01:05Terima kasih.
01:07Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan