Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Enam pesawat TNI AU kembali diberangkatkan pada Senin (24/8/2026) untuk mengirim bantuan ke wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.

Tiga pesawat menuju Labuan Bajo dan Maumere membawa 31 ton logistik siap makan, termasuk biskuit, wafer, protein bar, roti, kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak.

Baca Juga Iran Ultimatum Kepentingan Ekonomi AS, Rezaei Peringatkan Negara Jangan Ikut Tekanan Washington di https://www.kompas.tv/video/687097/iran-ultimatum-kepentingan-ekonomi-as-rezaei-peringatkan-negara-jangan-ikut-tekanan-washington

Sementara itu, tiga pesawat lainnya menuju Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin membawa 500 unit mesin pompa air sebagai bagian dari total 2.000 unit yang akan dikirim secara bertahap.

Setiap pompa dilengkapi selang atau pipa sepanjang 1 kilometer untuk mendukung pemadaman kebakaran, terutama di kawasan lahan gambut. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan dilakukan cepat dan terpadu serta bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/687102/kembali-diterbangkan-6-pesawat-tni-au-dikerahkan-kirim-bantuan-bencana-ke-ntt-dan-kalimantan
Transkrip
00:00Kembali diberangkatkan 6 pesawat TNI AU menuju NTT dan menuju Kalimantan.
00:38Terima kasih telah menonton!
01:01Oke baik, jadi yang pertama, pagi ini, Senin 24 Agustus 2026, pukul 4.30, kembali diberangkatkan 6 pesawat TNI AU
01:15menuju NTT dan menuju Kalimantan.
01:203 pesawat menuju NTT akan mendarat di Labuan Bajo dan Maumere, 3 pesawat akan mendarat di Kalimantan, tepatnya di Pontianak,
01:32Palangkaraya, dan Banjarmasin.
01:34Kemudian yang kedua, untuk yang ke NTT, diangkut, diterbangkan 31 ton logistik bantuan makanan siap makan, biskuit, wafer, protein bar,
01:50roti-roti, dan makanan lain sebagainya.
01:53Dan juga turut diterbangkan juga mainan kecil, mainan untuk anak-anak yang terdampak juga.
02:03Kemudian yang berikutnya, 3 pesawat terbang ke Kalimantan, membawa 500 unit mesin pompa air, yang merupakan bagian dari 2000 mesin
02:16pompa air.
02:16Yang mana kemarin, ini adalah permohonan dari para gubernur di Kalimantan, yang langsung diintrusikan oleh Bapak Presiden untuk segera dikirim,
02:28sesegera mungkin.
02:29Masing-masing pompa air dilengkapi dengan tipa atau selang sepanjang 1 km.
02:36Yang tujuannya dari mesin ini adalah untuk memadamkan api, khususnya di lahan tanah gambut.
02:43Kemudian yang ketiga, yang terakhir, arahan Bapak Presiden sangat jelas.
02:47Semua penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, dan bantuan logistik yang dikirim harus benar-benar sampai dan diterima manfaatnya
02:59sesegera mungkin.
02:59Bagi masyarakat yang terdampak, kita semua memastikan masyarakat yang terdampak tidak berjalan sendiri.
03:08Kita semua membersamai mereka. Terima kasih kepada siapapun yang telah membantu.
03:15Semoga setiap niat baik, ikhtiar yang telah diusahakan bersama dapat benar-benar segera diterima, dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang terdampak.
03:26Saya kira itu. Kita doakan bersama. Semoga keadaan semakin segera membaik.
03:32Oke, terima kasih.
03:58Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV.
04:03Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga.
04:08Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan