Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seminggu melayani pasien di tenda darurat, para tenaga kesehatan di RSUD Ruteng mulai mengalami kelelahan. Sejumlah nakes jatuh sakit, nakes bergantian menangani pasien, termasuk korban luka dan pasien sakit di pengungsian, di RSUD Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Faktor cuaca dan fasilitas kesehatan yang terbatas membuat para nakes mengalami kelelahan.

Tenda darurat menjadi tempat utama pelayanan kesehatan, sekaligus ruang kerja bagi tenaga medis, untuk memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.

#nakes #rsud #nakes #ntt

Baca Juga Titik Api Baru Muncul di Taman Nasional Way Kambas, Personel Gabungan Padamkan Api di https://www.kompas.tv/regional/687098/titik-api-baru-muncul-di-taman-nasional-way-kambas-personel-gabungan-padamkan-api



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687100/factor-cuaca-dan-minim-fasilitas-nakes-di-rsud-ruteng-ntt-jatuh-sakit-akibat-kelelahan-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara seminggu melayani pasien di tenda darurat,
00:03para tenaga kesehatan di RS UD Ruteng mulai mengalami kelelahan.
00:07Sejumlah tenaga kesehatan jatuh sakit.
00:11Nakes bergantian menangani pasien,
00:13termasuk korban luka dan pasien sakit di pengungsian di RS UD Ruteng,
00:19menggarai Nusa Tenggara Timur.
00:21Faktor cuaca dan fasilitas kesehatan yang terbatas
00:24membuat para nakes mengalami kelelahan.
00:27Tenda darurat menjadi tempat utama pelayanan kesehatan
00:31sekaligus ruang kerja bagi tenaga medis
00:34untuk memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.
00:43Kita pantau saudara kondisi korban gempa di RS UD Ruteng NTT.
00:48Ada jurnalis Kompas TV, Citos Natun di sana.
00:51Citos, selamat pagi. Ini sepekan setelah gempa.
00:53Apakah masih banyak korban gempa yang dirawat di RS UD Ruteng
00:58dan bagaimana kondisi mereka yang Anda pantau saat ini?
01:02Selamat pagi.
01:03Dan juga saudara memang rumah sakit umum daerah Ruteng ini
01:07merupakan rumah sakit rujukan dari tiga kabupaten di wilayah Manggarai,
01:11yakni Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan kabupaten Manggarai sendiri.
01:15Dan kalau kami pantau sejak awal rumah sakit ini
01:18beroperasi untuk melayani para pasien, khususnya korban terdampak gempa,
01:24memang setiap hari kami melihat selalu saja ada rujukan-rujukan
01:27dari posko-posko yang dibangun dari tiga wilayah kabupaten ini.
01:31Dan memang kalau kita lihat para pasien atau para tenaga medis di sini
01:37bekerja atau dilayani di posko atau tenda-tenda pengungsian
01:42yang disiapkan di halaman rumah sakit umum Ruteng ini.
01:46Dan tentu ini cukup berpengaruh pada situasi pelayanan
01:50dan juga kesehatan para pasien karena harus dilayan di luar
01:54dan di tengah kondisi cuaca yang cukup dingin apalagi di malam hari.
01:58Hal ini tentu menyulitkan pelayanan ekstra bagi para pasien di sini
02:04dan juga kondisi nakes yang mulai kelelahan
02:07karena harus melayani pasien yang cukup banyak
02:10dan juga di luar ruangan dengan kondisi yang cukup ekstrim seperti ini.
02:14Dan Ian dan juga saudara, memang di rumah sakit ini juga kemarin
02:18Kementerian Kesehatan telah membangun satu rumah sakit lapangan
02:21di Stadion Golodukal yang jaraknya kurang lebih 5 km dari rumah sakit ini
02:25yang khususnya dibuat untuk melayani para pasien terdampak gempa
02:31khususnya yang mengalami patah tulang dan cedera-cedera tulang lainnya
02:35karena di rumah sakit ini belum ada ruangan operasi khusus
02:39yang melayani pasien patah tulang
02:43karena memang belum ada ketersediaan dokter di sini.
02:46Dan Ian dan juga saudara, kami memantau juga kemarin
02:49kami berbincang dengan beberapa nakes di rumah sakit ini
02:52mereka mulai mengalami kelelahan dan juga mereka meminta
02:57agar bisa diperhatikan baik dari suplemen ataupun vitamin begitu
03:01serta juga adanya tambahan relawan di sini
03:04karena memang semakin hari baik pasien umum
03:07maupun pasien-pasien dari posko-posko darurat
03:09yang dibangun di tiga kabupaten yang ada di wilayah Manggarai ini
03:13terus berdatangan. Dan kemudian dengan kondisi seperti ini
03:16mereka berharap ada perhatian khusus dari pemerintah.
03:20Baik, artinya hingga saat ini pantauan Anda di sana selalu ada pasien
03:24yang dirujuk begitu setiap hari dari rumah sakit lainnya
03:28dan memang ini terkendala juga perawatan terkait dengan peralatan
03:31karena dilakukan di tenda darurat ataupun di tenda pengusian.
03:35Cetus tadi Anda sempat menyinggung terkait tenaga kesehatan yang sakit
03:38begitu karena kelelahan pantauan Anda saat ini di sana
03:43bagaimana juga ini penanganan terhadap para tenaga kesehatan
03:46apakah ada penanganan khusus ataupun perawatan khusus
03:50bagi tenaga kesehatan yang memang terpantau sakit ini
03:53dan apakah ini juga jadinya mengurangi optimalisasi pelayanan
03:58terhadap korban gempa yang dirujuk ke sana. Cetus.
04:03Yang memang benar memang cukup prihatin juga kita melihat kondisi
04:09dari sejumlah nakis yang mulai sakit.
04:11Kemarin kami memantau ada perawat begitu yang mulai memasang infus
04:17untuk dirinya sendiri ataupun dibantu oleh temannya
04:19tapi tetap melayani para pasien yang terus berdatangan
04:24dan ada juga dokter yang mulai sakit dan kemudian bersyukur kemarin
04:30dokter-dokter dari luar pulau NTT mulai bertangan
04:34yang diperbantukan oleh Kementerian Kesehatan
04:36dan juga superelawan-superelawan dokter dari berbagai daerah
04:40dan kalau kita lihat memang tentu ini berpengaruh pada pelayanan kesehatan
04:46karena memang pasien yang cukup banyak
04:49di tengah keterbatasan fasilitas yang juga minim
04:52dan obat-obatan yang rusak akibat tertimpa bangunan dari rupa sakit ini
04:57yang akibat dampak pada tanggal gempa 15 Agustus kemarin
05:02dan karena itu diharapkan pemerintah bisa mengirimkan sejumlah relawan
05:07ataupun memberikan suplemen ataupun vitamin dan juga perhatian
05:11kepada para nakis ini agar pelayanan bisa berjalan maksimal
05:15di rumah sakit terujukan di rupa ini.
05:17Oke, Citos Anda tadi sempat menyebutkan bahwa hampir setiap hari
05:22begitu pasien rujukan begitu didatang
05:26ataupun dirujuk ke RSUD Ruteng NTT
05:29lalu bagaimana dengan pasien yang diperbolehkan pulang
05:32apakah juga sudah banyak pasien ataupun korban gempa
05:36yang sudah diizinkan pulang
05:37dan terakhir juga pantauan Anda di sana
05:39hingga saat ini apakah masih ada gempa susulan Citos?
05:43Baik, memang untuk pasien, kondisi pasien di rumah sakit Ruteng ini sendiri
05:48silih berganti ada yang datang, ada yang masuk
05:51dan juga ada yang sudah diperbolehkan pulang
05:55ada yang diizinkan untuk menginap
05:57ataupun rawat inap di rumah sakit
06:00tapi konsekuensinya adalah di tanda-tanda darurat
06:03yang sudah disiapkan oleh pemerintah
06:05di depan alaman rumah sakit umum
06:08dan kalau kita melihat memang kemarin
06:11sampai dini hari tadi
06:14memang masih terjadi gempa-gempa susulan
06:16sehingga ini menyulitkan para warga
06:19ataupun para pasien dan nakis
06:21yang berada di rumah sakit umum Ruteng
06:24karena bangunan-bangunan yang ada
06:27yang tidak bisa digunakan lagi
06:28kemarin kami juga sudah memantau
06:30ada tim dari Kementerian PU
06:32dan juga Kementerian Kesehatan
06:33yang melakukan asesmen
06:35atas gedung yang rusak ini
06:37sehingga apakah ada rekomendasi
06:40bahwa para pasien bisa diperolehkan
06:42masuk kembali ke dalam ruangan
06:44gedung perubah sakit
06:45tapi dengan kondisi gempa-gempa susulan
06:48yang terus terjadi
06:49karena punya potensi untuk merusak
06:52dengan kekuatan yang cukup besar
06:54tadi pagi kurang lebih 5,6 skala Richard
06:57gempa terjadi
06:59begitu sehingga ini yang ditakutkan
07:02baik oleh keluarga, para pasien
07:04dan juga para nakis yang selama ini
07:07bertugas di tenda-tenda yang sudah disiapkan oleh pemerintah
07:11mengingat bangunan ini masih labil
07:15dan juga kelihatan belum layak untuk digunakan
07:17untuk melalui para pasien di sini
07:19oke hingga tadi pagi gempa susulan masih terpantau
07:23sehingga memang diputuskan perawatan
07:25terhadap pasien korban gempa
07:27masih dilakukan di tenda darurat
07:29di halaman di RSUD Ruteng Nusa Tenggara Timur
07:33terima kasih laporan langsung Anda
07:35Jurnalis Kompas TV, Citos Natun
07:37dari RSUD Ruteng NTT
07:40selamat bertugas kembali
Komentar

Dianjurkan