Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, semakin meluas hingga mendekati permukiman warga.

Kobaran api yang merembet begitu cepat ini terjadi di Jalan Handil Kuripan, Liang Anggang, Banjarbaru.

Penghuni rumah dibantu petugas pemadam berupaya menyelamatkan harta benda di dalam rumah. Seorang lansia berusia 68 tahun yang tinggal bersama anaknya terkejut ketika mengetahui api sudah mendekati belakang rumah. Selain membuat panik warga, kebakaran juga membuat arus lalu lintas macet.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat berdampak ke negara tetangga, Malaysia.

Akibatnya, Malaysia meliburkan sekolah dekat perbatasan Indonesia di Sanggau maupun Sambas, Kalimantan Barat.

Pasalnya, Pemerintah Kuching, Malaysia, menilai kualitas udara akibat karhutla sudah masuk kategori tidak sehat.

BMKG mencatat 59 titik panas di Kabupaten Sambas dan lebih dari 3.700 titik panas di Kalimantan Barat per 20 Agustus 2026.

Polda Kalimantan Barat memastikan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan berjalan profesional.

Penindakan karhutla juga memperhatikan kondisi geografis serta kearifan lokal masyarakat Kalbar.

Polisi menegaskan tidak ada toleransi, meskipun karhutla terjadi di kawasan korporasi.

Kapolda Kalimantan Barat mengungkap, penanganan karhutla perlu edukasi pencegahan untuk tidak membakar lahan, selain penindakan yang menimbulkan efek jera bagi pelaku.

Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Sumatera. Tim Manggala Agni Daops Sumatera XI Bukit Tempurung berjibaku memadamkan api yang melahap lahan perkebunan pinang dan sawit milik warga di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kuatnya hembusan angin membuat api cepat membesar.

Sampai saat ini, sudah ratusan hektare lahan yang terbakar di tiga kabupaten di Provinsi Jambi. Petugas meminta warga tidak membakar saat pembukaan lahan.

Baca Juga Menteri UMKM Sebut Ojol Tetap Dapat Bonus Hari Raya Meski Berstatus Pelaku Usaha Mikro di https://www.kompas.tv/ekonomi/686792/menteri-umkm-sebut-ojol-tetap-dapat-bonus-hari-raya-meski-berstatus-pelaku-usaha-mikro

#karhutla

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686794/kebakaran-hutan-dan-lahan-meluas-ke-permukiman-picu-kepanikan-warga-sekitar-sapa-malam
Transkrip
00:00Topik berikutnya saudara, kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan semakin meluas hingga mendekati permukiman warga.
00:17Kobaran api yang merembet begitu cepat ini tampak di jalan handil kuripan liang anggang Banjarbaru.
00:23Penghuni rumah dibantu petugas pemadam berusaha menyelamatkan harta benda di dalam rumah.
00:27Seorang lansia berusia 68 tahun yang tinggal bersama anaknya, terkejut ketika mengetahui api sudah mendekati belakang rumah.
00:36Selain membuat panik warga, kebakaran pun membuat lalu lintas macet.
01:01Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:12Kita ke titik lain, asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat berdampak hingga ke negara tetangga Malaysia.
01:20Akibatnya, Malaysia meliburkan sekolah dekat perbatasan Indonesia di Sanggau maupun Sambas, Kalimantan Barat.
01:26Pasalnya, pemerintah Kucing Malaysia menilai kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan sudah masuk kategori tidak sehat.
01:32BMKG mencatat 59 titik panas di Kabupaten Sambas, serta lebih dari 3.700 titik panas di seluruh Kalimantan Barat per
01:4220 Agustus 2026.
01:49Sebagai ibu kota Sarawak yang lokasinya di ujung utara, pulau Kalimantan sudah terdampak.
01:56Dan pemerintah Kucing sudah meliburkan sekolah tanggal 20 dan sampai 21 Agustus.
02:05Kemudian di Tebedu, perbatasan dengan Entigong juga seminggu kemudian sudah meliburkan.
02:11Jadi asap ini memang bersumber terutama dari wilayah Kalbar, Kalteng.
02:23Di sisi lain, Polda, Kalimantan Barat memastikan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan berjalan profesional.
02:31Penindakan karhutlah juga memperhatikan kondisi geografis, serta kearifan lokal masyarakat Kalimantan Barat.
02:38Polisi menegaskan tidak ada toleransi meskipun karhutlah terjadi di kawasan korporasi.
02:44Kapolda Kalimantan Barat mengungkap penanganan karhutlah perlu edukasi pencegahan,
02:48tak membakar lahan selain penindakan yang menimbulkan efek jera bagi pelaku.
02:59Karena pada prinsipnya Polri tetap humanis di dalam menegakkan hukum menghadapi situasi karhutlah ini,
03:08khususnya terhadap masyarakat-masyarakat petani, masyarakat kecil.
03:13Tapi kami akan tetap bertindak tegas kepada korporasi yang melakukan kegiatan-kegiatan pembakaran,
03:23baik itu di wilayah lahan mereka sendiri ataupun hutan yang memberi dampak tadi kepada masyarakat.
03:37Tak hanya Pulau Kalimantan, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Pulau Sumatera.
03:43Tim Manggala Agni Daops Sumatera 11 Bukit Tempurung berjibaku memadamkan api
03:48yang melahap lahan perkebunan pinang dan sawit milik warga di Desa Muntialo,
03:53Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi.
03:56Kuatnya embusan angin membuat api cepat membesar.
03:59Sampai saat ini sudah ratusan hektare lahan terbakar di tiga kabupaten di Jambi.
04:05Petugas meminta warga tidak membakar lahan saat pembukaannya.
04:15Fokus kita pada spot-spot asap dan tunggul kayu yang berpotensi atau bisa jadi pemeco api selanjutnya.
04:24Target kita tim Manggala Agni Daops Sumatera 11 Bukit Tempurung dan Satgas Karukla Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
04:32Api dan asap terkendali.
04:38Sementara di Riau, kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Kampar nyaris menghanguskan rumah warga.
04:45Kebakaran sudah memasuki hari ke-8, namun masih belum dapat sepenuhnya padam.
04:50Cuaca panas dan kering, serta minimnya sumber air menjadi kendala petugas dalam pemadaman.
04:55Luas lahan gambut yang terbakar di lokasi ini terus bertambah dari 2 hektare menjadi 4 hektare.
05:16Kita mengutamakan penyekatan dulu, ini kan kita melakukan penyelamatan kepada rumah warga agar tidak membakar rumah warga.
05:26Jadi dengan air seminim ini, ya kita upayakan semaksimanya.
05:31Berarti di lokasi tidak ada air?
05:32Tidak ada, sudah menipis lah.
05:34Biasa mungkin kita upayakan untuk mengenai remaja petengki.
05:38Luas lahan terbakar, berapa locoknya?
05:40Luas lahan terbakar, sekitar 4 hektare lebih.
05:47Lalu bagaimana penanganan serta dampak kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan?
05:52Kita dengarkan laporan jurnalis Kompas TV, Ratna Sari yang berada di Jambi,
05:57serta Dion Ferryadi di Pontianak, Kalimantan Barat.
06:01Saya ke Ratna terlebih dahulu.
06:03Sejauh ini, seberapa parah dampak kebakaran lahan dan hutan bagi warga kalau di Jambi, Ratna?
06:11Ya, selamat malam saudara, dapat saya laporkan mengenai peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Jambi.
06:18Memang saat ini masih ada beberapa titik api dan wilayah yang mengelakkan kebakaran hutan dan lahan.
06:25Salah satunya yaitu Kabupaten Tanjung Jambi Barat,
06:27di mana lahan kelapa sawit dan juga penang mengalami terbakar.
06:33Sehingga siang tadi, tim Satgas Sautla masih melakukan pemadaman lahan yang terbakar ini
06:38merupakan lahan gambut jangkal.
06:40Selain itu juga ada beberapa wilayah lain yang masih ada titik api dan sedang dilakukan pemadaman oleh Satgas Sautla.
06:48Pemadaman ini dilakukan melalui jalur udara,
06:51menunjukkan menikopter dan juga jalur darat yang dilakukan oleh Satgas Sautla dilokasi kebakaran.
06:57Akibat kebakaran hutan dan lahan ini,
07:00menyebutkan dampak kabupaten yang mulai dirasakan oleh masyarakat di kota Jambi,
07:05terutama pada pagi menjelang siang dan sore menjelang malam.
07:11Sementara itu berdasarkan data dari BPBD Tauvisu Jambi,
07:14hingga tanggal 17 Agustus kemarin,
07:18yang terbakar Jambi berkisar antara 300 hingga 618 hektare.
07:22Namun angka ini dipredisi akan meningkat,
07:25meningkat masih ada lahan yang belum padang 100%.
07:32Meluasnya kohortla ini menyebutkan dampak kabupaten yang mengakibatkan kasus ISPA meningkat di kota Jambi.
07:40Dari data Dinas Keesatan Kota Jambi mencatat dari Januari sehingga Agustus 2026,
07:46kasus ISPA tergolong pulang.
07:49Waktu aktif yang timat yang dimana kasus terbanyak itu ada di bulan April,
07:54yaitu sebanyak 2.111 kasus dan terendah ada pada bulan April sebenarnya 138 kasus.
08:02Sementara itu salah satu pukes mas di wilayah kota Jambi,
08:05yaitu pukes mas K5,
08:08mereka mencatat dari Januari hingga 17 dan mereka melayani 276 pasien dengan kasus ISPA.
08:19276 ini merupakan anak-anak hingga langsia.
08:22Semakin banyaknya dan luasnya luas-luas langsia-langsia terbakar,
08:27wakti Jambi menjesak pemerintah daerah.
08:30Jambi segera mengambil langsia-langsia toksis seperti membuat rumah aman bagi anak-anak dan maksia,
08:37sehingga kelompok rentan yang mulai terdampak kasus ISPA.
08:41Baik, terima kasih Ratna Sari dari Jambi.
08:45Kasus ISPA meningkat di sana akibat kebakaran hutan dan lahan yang semakin dekat ke permukiman.
08:51Saat ini saya juga akan tanyakan bagaimana kondisinya di Pontianak bersama dengan Dion Feriadi.
08:57Dion, kalau sejauh ini bagaimana penanganan kebakaran hutan dan lahan di sana,
09:01serta seberapa jauh saat ini dengan permukiman warga?
09:05Karena informasinya semakin lama, semakin mendekat justru ke permukiman warga.
09:13Terima kasih Friska dan Saudara.
09:15Dapat saya sampaikan saat ini, kebakaran hutan dan lahan masih melanda Provinsi Kalimantan Barat.
09:24Nah, satu di antaranya dampaknya juga terjadi di Kota Pontianak.
09:30Akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di Kalimantan Barat ini,
09:35kabut asap juga mulai menutupi beberapa wilayah daerah di Kabupaten Kota di Kalimantan Barat.
09:43Nah, satu di antaranya di tempat saya berdiri ini di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
09:48Kabut asap di Kota Pontianak ini terparah yaitu berdasarkan sampaian dinas lingkungan hidup Kota Pontianak.
09:57Yang terparah itu terjadi pada subuh hari dan pagi hari.
10:02Nah, akibat peristiwa ini, indeks standar penjemahan udara juga meningkat.
10:08Jadi, pada waktu tadi dapat saya sampaikan bahwa ISPU bisa mencapai angka 200 atau berkategori sangat tidak sehat.
10:18Nah, dapat saya sampaikan juga, saudara, tidak hanya di Kota Pontianak,
10:23di Kabupaten Kuburaya juga masih terjadi kabut asap.
10:29Nah, saya sampaikan juga akibat kabut asap ini,
10:33proses belajar-melajar pada minggu ini terpaksa diliburkan
10:38dan siswa terpaksa melakukan belajar dari rumah.
10:47Terima kasih.
10:48Dion dari Pontianak, Kalimantan Barat.
10:50Selain juga berpengaruh kepada kesehatan,
10:53tentunya kebakaran hutan dan lahan berpengaruh mengganggu aktivitas warga di sana.
10:58Ada Dion Ferryadi dari Pontianak, Kalimantan Barat.
11:01Juga sebelumnya ada Ratna Sari dari Jambi.
11:04Terima kasih.
11:07Yang jelas dari kebakaran hutan dan lahan ini sudah berdampak juga kepada kesehatan warga.
11:11Sudah ada mengeluh ISPA juga.
11:12Sudah ada mendekat ke permukiman.
11:15Penanganan cepat ini yang paling dibutuhkan sekarang.
11:18Terima kasih.
11:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan