00:00Untuk mengetahui perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik, kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV, Nabila Sheva dan
00:08jurukamera Syahidah Aisyah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
00:12Lalu di Kabupaten Kamparyau ada jurnalis Kompas TV, Citra Indriani. Kita ke Nabila dulu di Banjarbaru. Nabila gambarkan kepada kami
00:20situasi terbaru di sana. Apakah kebakaran yang masuk ke permukiman warga sudah bisa ditangani?
00:26Baik, saat ini saya berada tempat lokasi kejadian kebakaran lahan yang baru saja terjadi sekitar pukul 2 lewat 10 waktu
00:38Indonesia bagian tengah tadi yang hampir mengenai rumah warga begitu.
00:43Memang api membesar begitu cepat akibat adanya tiupan angin yang membuat warga sempat panik hingga mengeluarkan barang-barangnya dari rumah
00:56begitu saudara.
00:57Beruntung petugas bergerak cepat untuk memadamkan api di lahan dan juga melakukan pembasahan di area sekitar rumah sehingga api tidak
01:07sempat menyambar rumah warga.
01:09Kondisi saat ini setelah kebakaran lahan asap kembali menyelimuti kawasan jalan jurusan pelehari atau pengayuan di Kelurahan Landasan Ulin Selatan
01:22ini saudara.
01:23Bahkan saat penganganan jalan sempat ditutup selama 30 menit karena asap yang begitu pekat begitu.
01:32Dan jarak lahan terbakar dengan jalan raya, jalan utama ini begitu dekat sekali begitu saudara.
01:39Sehingga saat ini kondisi wilayah ini masih diselimuti asap sisa kebakaran tadi.
01:45Yang mana asap ini tentu berdampak pada warga, pada kesehatan warga begitu.
01:50Membuat mata pedih, kemudian sakit tenggorokan, hingga sesak nafas.
01:55Nah saat ini kami bisa melihat petugas masih melakukan pembasahan lahan di area belakang sana saudara.
02:02Memang hampir setiap hari di kawasan ini masih terjadi kebakaran lahan, baik dari lahan yang sudah padam kembali nyala apinya
02:15begitu atau dari titik baru.
02:18Sehingga luasan kebakaran lahan memang terus bertambah, terutama di wilayah jalan jurusan pelehari kecamatan yang anggang ini begitu.
02:28Oke dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan kita bergeser ke Citra Indriani di Kabupaten Kamparyau.
02:34Citra kalau di sana seperti apa kondisinya? Apakah sudah padam apinya dan dampak yang paling dirasakan warga itu apa?
02:43Ya, selamat petang sendiri dan juga saudara hingga saat ini.
02:49Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan hingga saat ini masih dilakukan oleh tim Satgas Gabungan dari Manggal Agni, BPBD, TNI,
02:58dan juga polisi.
02:59Dan upaya pemadaman hingga saat ini terus dilakukan di sejumlah wilayah di Riau bukan hanya di Kabupaten Kampar juga melakukan
03:09pemadaman di sejumlah wilayah-wilayah yang terdampak.
03:11yakni wilayah Kabupaten Talawan yang saat ini cukup besar, kawasan yang terbakar yakni mencapai 300 hektar dan juga di Kabupaten
03:24Indira Giri yang mencapai 434 hektar.
03:29Dan di Kabupaten Kampar ini sendiri, petugas memang sempat kewalahan melakukan pemadaman karena kondisi cuaca dan juga arahan yang cukup
03:40sulit sehingga menyebabkan kondisi asap.
03:44Dan sempat rumah warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran ini, api sempat berdekati pemikiran warga sehingga petugas harus berdibaku
03:54untuk melakukan pemadaman agar api tidak berluas ke perumahan warga.
03:59Dan selain itu saat ini pemadaman juga tidak dibantu oleh pemadaman melalui udara yaitu dengan menggunakan helikopter waterbombing.
04:07Dan sejauh ini dampak yang dikeluhkan oleh masyarakat terkait kondisi kebakaran lahan ini memang warga yang berada di sekitar lokasi
04:15ini sudah mulai merasakan dampaknya,
04:18yakni merasakan batu sesak nafas karena kondisi asap yang ada di lokasi ini cukup pekat, terutama pada malam hari.
04:27Sehingga warga yang berada di sekitar lokasi ini pada malam hari berupaya untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
04:34Oke, baik.
04:35Jurnalis Kompas TV Citra Indriani dari Kabupaten Kamparyau.
04:39Sebelumnya ada Jurnalis Kompas TV Nabila Sheva dan Jurukamera Saidah Aisyah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
04:44Terima kasih kawan-kawan, tetap jaga kesehatan dan hati-hati.
04:46Terima kasih kawan-kawan.
04:48Terima kasih kawan-kawan.
Komentar