Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANGGARAI, KOMPAS.TV- Tim medis di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT mulai kelelahan menangani pasien di tenda darurat.

Selain minimnya fasilitas, cuaca dingin harus dihadapi tim medis.

Pelayanan RSUD Ruteng masih dilakukan di tenda-tenda darurat karena bangunan rumah sakit hancur akibat gempa.

Kondisi tim medis kini mulai kelelahan. Terlebih, RSUD Ruteng jadi rujukan tiga kabupaten. Cuaca dingin turut memengaruhi kesehatan tim medis.

Untuk mengetahui penanganan korban gempa bumi NTT, sudah ada Jurnalis KompasTV, Jonah Hamonangan dan Juru Kamera Andhika Pratama.

Baca Juga Gempa NTT, Pertamina Salurkan Bantuan dan Pastikan Pasokan Energi Tetap Tersedia | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/686970/gempa-ntt-pertamina-salurkan-bantuan-dan-pastikan-pasokan-energi-tetap-tersedia-sapa-pagi

#gempa #ntt #rumahsakit

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686977/tni-ad-kirim-kapal-rs-terapung-ke-ntt-layani-korban-gempa-dan-bawa-144-ton-bantuan-sapa-pagi
Transkrip
00:00Dan saudara untuk mengetahui penanganan korban gempa bumi NTT, sudah ada jurnalis Kompas TV Jonah Hamonangan dan juru kamera Andika
00:07Pratama.
00:08Jonah, selamat pagi. Jadi bagaimana penanganan korban gempa di NTT di kapal RS Terapung pagi hari ini?
00:18Saya berada di Kelabuan Rio, dan di canggung saya ini ada kapal Angkatan Darat, kapal Agri,
00:25Jadi kapal ini belayan dari Jakarta, hari Rabu, dilepas langsung oleh Bapak Kasat Jedera Borosim Majunta, dan sudah sampai di
00:35hari Sabtu malam.
00:35Namun dikarenakan lebih baik di loading atau dibuka di angkut logistik, dilakukan di minggu pagi dalam rangka untuk meningkatkan kesiapan
00:45dan juga adanya pasien yang tidak masuk.
00:48Jadi kapalnya cukup unik, kapalnya ini adalah kapal milik dari pusbek hangat, dari satang air, panjangnya 60 meter,
00:54tidak hanya membawa bantuan logistik, tapi kapal ini memiliki fungsi asasi rumah sakit.
00:59Di sebelah saya sudah ada dan rem 161 Wirasakti, yaitu dengan Brig JNT ini, Hendro Syahyuno.
01:04Kompas, apa kabar?
01:05Kabar baik, mas. Kabar baik pagi ini.
01:08Kompas, ini kan bantuan dikirim beratnya tidak main-main ya dari Bapak Kasat ya, 144 ton.
01:13Jadi untuk masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, distribusi langsung dikirim juga hari ini ya.
01:18Mungkin kita sambil masuk, komandan ya.
01:21Kompas, untuk bantuan yang dibawa oleh kapal Adri ini, apa saja?
01:26Bantuan ini yang dibawa oleh kapal Adri 92PM, ini adalah kemarin beliau menanyakan kepada kami,
01:33apa asid dan rem yang dibutuhkan di tempat pengungsi.
01:37Kami sampaikan semuanya ke beliau, mobil ambulan, kemudian tenaga medis, kemudian sembako, kemudian yang penting adalah air bersih, torren, torren
01:48air, torren air, kemudian tenda lapangan, kemudian velvet, dan lain sebagainya.
01:54Teletnya ada ambulan, ada beras juga, beras juga ada forklift, jadi sudah siap ya komandan ya untuk didistribusi ke DRD?
02:01Ya siap, ini sekarang kita baru nurunkan barang ini, langsung ini distribusikan hari ini juga.
02:08Ini diberikan ke Manggarai, Manggarai Timur, kemudian Ngada, Inde, Sika, Nagakeo.
02:17Berarti komplit ya, untuk terdampak bencana ya?
02:19Ya, komplit di dataran flores yang terdampak bencana, ini semuanya akan kita distribusikan ke sana.
02:24Kapal ini kan juga memiliki seperti rumah sakit kemudian ya, jadi seperti dia kalau ada yang mau berobat bisa yuk?
02:31Bisa, ini kebetulan kapal ini nanti akan difungsikan menjadi rumah sakit.
02:36Dan tadi sudah ada pasien, baru kita mendarat, dari posku ada yang sakit, langsung dibawa kemari.
02:41Ini sudah ada dua pasien?
02:43Oke, bisa lihat mas ya?
02:49Ya saudara, jadi kita akan masuk, ini salah satu fasilitas yang ada di kapal Adrini, ini kalau saya menyebutnya seperti
02:58rumah sakit kecil.
02:59Jadi ada bednya, ada dokternya, dan ada perawatnya.
03:03Nah, kita akan melihat seperti apa?
03:05Ini adalah kondisi pasien yang dirawat.
03:09Nah, ini komandan ada pasien.
03:12Bapak, mohon maaf ya, mengganggu sedikit ya.
03:15Ini kebetulan ada kapal Angkatan Darat yang datang, jadi kapalnya tidak mau bawa bantuan logistik, tapi juga fungsi lainnya rumah
03:22sakitnya.
03:23Izin, Bapak, dengan Bapak siapa?
03:25Bapak Hasan.
03:26Bapak Hasan.
03:26Untuk yang sakit, Bapaknya?
03:28Ya, orang tua.
03:29Siapa namanya, Pak?
03:31Abdurrajak Arrahman.
03:32Sakit apa beliau, Pak?
03:34Beliau ini punya rewayat DM.
03:39Kebetulan pada saat gempa itu beliau drop.
03:43Jadi, kalau tidak bisa, tidak bisa bicara, tidak bisa bergerak sama sekali.
03:48Tidak bisa jalan.
03:49Tidak bisa jalan.
03:50Tidak bisa jalan.
03:51Bermung gempa, dia biasa, dia biasa jalan di sana.
03:54Oh, iya, iya.
03:55Jadi, komandan, ini kan ada satu pasien ya.
03:59Ini kan saja yang butuh penanganan.
04:01Kalau dari Pak Dandres sendiri, bagaimana melihatnya?
04:03Ini penanganan ini langsung tadi diatasi oleh dokter.
04:06Kita di sini, di kapalnya, ada dua dokter dan tenaga kesehatan.
04:10Ini tadi Ibu sama Bapak ini baru masuk.
04:13Ini putranya ya, putranya ya.
04:14Ibu, sabar ya, Buk ya.
04:15Mudah-mudahan, Bapak cepat.
04:17Ya, sabar ya.
04:18Ya, Ibu, sabar ya.
04:20Oke, ya.
04:21Nanti ada dokter, ada apa-apa.
04:23Ibu, langsung ke dokter ya, Buk ya.
04:25Oke, Ibu.
04:26Oke, komandan, terkait dengan rumah sakit ini, ada berapa total bed-nya?
04:30Bed ini ada enam.
04:31Ada enam.
04:31Ini ada pasien satu lagi.
04:33Tadi juga baru datang ini.
04:35Baru datang.
04:37Ini, lansia.
04:39Dokternya, dokter ada dua.
04:40Pak dokter, ini Pak dokter ada dua.
04:42Ini dokternya, dokter.
04:44Nah, dokter, gini mana tadi ada dua, langsung ya.
04:48Ini putranya ya, putranya Ibu.
04:50Anak mantu.
04:51Anak mantu ini, anak mantu.
04:52Sakit apa, Ibu?
04:55Sakit paru-paru sama jantung apa ini, batuk.
04:59Oh, batuk ya.
05:00Tidak keluar dahap.
05:01Oke.
05:01Cepat sembuh ya, Ibu ya.
05:02Dan juga di rumah sakit angkatan darat ini, komplit berobat sampai sebuah ya, komandan ya.
05:07Berobat sampai sembuh, jadi bisa beraktifitas kembali seperti biasa.
05:10Kemaran, ini terakhir ya.
05:12Ini kan bantuan Bapak Kasat ini kan luar biasa ya.
05:14Tidak hanya kiriman logistik, tapi juga ada rumah sakit.
05:18Mungkin boleh dijabarkan, komitmen angkatan darat, khususnya Korem 161 Wirasakti, Kodos Bian Udena, dalam rangka membantu pemulihan khususnya masyarakat terdapat
05:26bencana ini.
05:27Jadi komitmen kami bagi warga yang terdampak, segera diatasi semuanya, untuk sembako, semua posko-posko sekarang, TNI ada di situ,
05:36kemudian tenaga kesehatan sudah disebar, ditambah lagi ini ada bantuan Bapak Kasat untuk rumah sakit di kapal ini.
05:45Terima kasih banyak komandan sewaktunya, begitu luar biasa.
05:47Dan kami juga tadi melihat langsung pelayanannya, luar biasa komandannya, sampai sembuh baru mereka bisa kembali pulang.
05:53Boleh, sampai sembuh.
05:54Bahkan obat-obatnya juga ya.
05:55Oke, luar biasa komandan.
05:56Demikian wawancara saya dengan Danrem 161 Wirasakti, Brigjente ini, Hendro Cahyono, kita melihat langsung bagaimana kondisi kapal Adri ini.
06:04Tidak hanya dorongan logistik, tapi juga fasilitas layaknya rumah sakit.
06:08Diharapkan masyarakat bisa cepat sembuh, dan tidak usah ragu datang ke Pelabuhan Reo untuk bisa berobat, dikarenakan fasilitas gratis, dan
06:16ini adalah bantuan langsung dari Bapak Kasat dalam rangka untuk distribusi bantuan dan percepatan khususnya bagi pasien yang ingin segera
06:23berobat.
06:25Okta.
06:25Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Jurnal Hamunangan, dan Juru Kamera Andika Pratama dari Manggarai Nusa Tenggara
06:31Timur.
06:32Selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan