- 7 jam yang lalu
- #bolaliarkompastv
KOMPAS.TV - Eks Jampidsus Febrie Adriansyah mengajukan gugatan praperadilan atas keabsahan penggeledahan dan penetapannya sebagai tersangka, dengan alasan penegak hukum seharusnya memeriksa calon tersangka terlebih dahulu sebelum penetapan.
Namun pihak kepolisian menegaskan ketiadaan pemeriksaan tersebut tidak membuat penetapan tersangka menjadi cacat hukum.
Di tengah polemik ini, muncul pula dugaan bahwa langkah praperadilan ini bisa jadi memiliki tujuan lain, yakni memperpanjang dan melokalisir kasus ini.
Saksikan #BolaLiarKompasTV episode "Eks Jampidsus Praperadilan, Lindungi Siapa?"
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686958/ray-rangkuti-komisi-kejaksaan-soal-lubang-di-kasus-eks-jampidsus-febrie-lolos-di-praperadilan
Namun pihak kepolisian menegaskan ketiadaan pemeriksaan tersebut tidak membuat penetapan tersangka menjadi cacat hukum.
Di tengah polemik ini, muncul pula dugaan bahwa langkah praperadilan ini bisa jadi memiliki tujuan lain, yakni memperpanjang dan melokalisir kasus ini.
Saksikan #BolaLiarKompasTV episode "Eks Jampidsus Praperadilan, Lindungi Siapa?"
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686958/ray-rangkuti-komisi-kejaksaan-soal-lubang-di-kasus-eks-jampidsus-febrie-lolos-di-praperadilan
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01Ya, dan kembali di Bola Liar dan saat ini saudara kita masih menantikan Pebri Diansah, penasihat hukum Pebri Adriansah, serta
00:07Handika Hanggawongso, penasihat hukum Don Rito.
00:10Saya ke Bang Ray dulu, pertanyaan tadi terpotong bahwa tadi disampaikan oleh Bu Rita soal penyitaan harusnya yang mengajukan itu
00:17pihak ketiga, artinya yang punya barang.
00:19Yang sampai sekarang Bang kita gak tau yang punya barang itu siapa gitu ya.
00:22Lalu kemudian sekarang yang justru tersangkanya, yang mengajukan peradilan terkait dengan penyitaan.
00:27Kalau menurut Abang sendiri, lepaskah nanti exam Pesus ini dari melalui peradilan atau tidak?
00:35Saya agak beda dengan Bang Saur, bagi saya ini bisa 50-50.
00:40Kenapa 50-50? Karena sejak dari awal sudah begitu banyak kelihatan lobang yang dibuat.
00:47Lobang yang dibuat?
00:48Untuk dipersoalkan secara prosedur.
00:50Oleh?
00:51Ya oleh proses ini, bisa dari sejak kepolisian sampai kekejaksaan hari ini kan.
00:56Jadi sengaja dibuat lobang-lobang itu, sengaja atau tidak saya kurang tahu persis, tapi dibuat lobang-lobang itu untuk kemudian
01:04memang orang memungkinkan datang ke peradilan.
01:07Sebab kalau sejak dari awal ketat dibuat, prosesnya apalagi menimpa seseorang yang kita anggap punya keahlian dalam bidang hukum, orang
01:19hebat, orang kedua di kejaksaan.
01:21Itu mestinya gak boleh main-main tuh, melakukan proses penetapannya.
01:26Jangan dibuka sedikit pintu untuk orang menggugatnya gitu loh kiri-kiri tuh.
01:30Apalagi sekarang ada yang disebut dengan pra-peradilan kan.
01:33Waktu di zamannya Pak Saud aja gak, udah ada ya pra-peradilan gitu ya.
01:38Itu apa namanya itu, orang menggugat kok apalagi enggak gitu.
01:42Jadi setiap orang tuh punya kesempatan untuk kemudian merasa harus bebas gitu.
01:48Nah kemana dulu? Ke pra-peradilan.
01:50Tadi misalnya disebut ini kan soal administrasi, yang namanya pra-peradilannya memang menyangkut administrasi, menyangkut prosedur penetapan.
01:58Nanti soal materi dari tuduhan tuh ya nanti di pengadilan akan di...
02:02Jadi kalau ada dugaan sengaja dibolong-bolongin Bang, artinya ada peluang begitu untuk FAA lolos?
02:07Itu makanya saya mengatakan ini bisa pipti-pipti.
02:10Ini sebetulnya by the side atau enggak nih yang ada lobang-lobang ini.
02:15Sejak dari polisi loh.
02:16Ingat ya, kasus ini kan bermula dari polisi mengatakan akan melakukan penyidikan terhadap kasus blackout PLN di Sumatera.
02:25Itu awalnya tuh.
02:27Lalu tiba-tiba masuk ke persoalan penggeledahan rumah yang diduga milik FAA.
02:35Lalu setelah itu ditetapkan sebagai tersangka.
02:38Yang tiba-tiba ditetapkan tersangkanya itu predikat krimenya disebut karena korupsi, korupsinya bersumber dari tiga hal.
02:47Satu adalah Asabri, dua adalah Jiwa Seraya, dan tiga adalah Batu Barak, ya Sumatera.
02:54Dua diantaranya peristiwa hukumnya terjadi.
02:57Sudah, itu betul.
02:58Tapi yang satu ini, yang Batu Barak, ini riwayat kasusnya bagaimana sekarang?
03:04Siapa tersangkanya?
03:07Sudah ada enggak proses lanjutan oleh Kortas Tipikor?
03:11Kan kira-kira gitu.
03:12Padahal asumsi kita dari awal, kenapa ini bisa ke FAA?
03:16Ya karena mungkin dimulai dari kasus Batu Baranya.
03:20Loh ini narik ke belakang tuh, ke Asabri, Jiwa Seraya gitu.
03:24Nah pertanyaannya adalah, Batu Baranya bagaimana sendiri?
03:28Sampai sekarang, Kortas Tipikor mana?
03:31Enggak diundang, mestinya diundang nih.
03:34Biar kita tanya, ini kasus Batu Baranya bagaimana ceritanya?
03:41Sudah ada tersangka enggak? Enggak.
03:43Sudah ada proses lanjutan hukumnya enggak?
03:45Saya enggak tahu apakah sudah ada yang dipanggil lagi oleh Kortas Tipikor atau tidak macam-macam dan sebagainya.
03:51Di situ orang kita sudah mulai melihat tuh.
03:54Lalu ditetapkan tersangka, sebelum yang bersangkutan pernah diperiksa.
03:58Bahwa apakah ada orang yang ditetapkan sebelum diperiksa? Ada.
04:04Tetapi apakah menggugat penetapan seseorang yang sebelum diperiksa itu?
04:09Mungkin, mungkin juga.
04:11Ya tentu saja semua orang akan menggunakan cara itu.
04:15Itu yang saya sebut tadi tuh lobang.
04:18Di sini aja udah ada dua lobang tuh.
04:19Lobang ketiga, ketiga kepolisian menyerahkan kasus ini kepada kejaksaan.
04:24Enggak ada alasan yang jelas.
04:26Enggak diungkapkan kepada publik.
04:28Dan di kejaksaan begitu kasus diterima, ditetak-katakan oleh kejaksaan sebelumnya bahwa status FA belum dinyatakan sebagai tersangka.
04:38Itu ya awalnya tuh, sampai kemudian dikoreksi paginya oleh mereka kembali.
04:43Jadi itu udah keempat tuh.
04:46Udah kita lihat ada empat lubang yang entah disengaja atau tidak oleh para penegak hukum untuk memungkinkan orang melakukan gugatan.
04:56Salah satunya ke pra-peradilan gitu.
04:58Nah saya kira di luar soal subtansinya, yang disebut karena ini prosesnya pra-peradilan,
05:05ya kan pertanyaan saya adalah mengapa polisi membuka peluang untuk kemudian di pra-peradilkan?
05:11Mengapa kejaksaan membuka peluang untuk kemudian di pra-peradilkan?
05:15Kesitu dulu.
05:17Itulah yang membuat saya dari kemarin-kemarin misalnya di PORP ini juga mengatakan,
05:20sampai hari ini kita belum pernah mendengar penjelasan polisi mengapa kasus ini diserahkan kepada kejaksaan.
05:28Mengapa tidak mereka diserahkan kepada KPK meskipun saya tidak yakin KPK karena level KPK sekarang nangkap guru besar.
05:36Bukan lagi nangkap menteri, bukan lagi ini ya, sudah guru besar.
05:40Jadi apakah juga KPK mampu?
05:43Saya kurang khawatir, karena saya khawatir juga kemampuan KPK mengingat kemampuan mereka sekarang yang paling hebat itu cuma kepala daerah.
05:50Di luar itu adalah guru besar di universitas gitu.
05:53Tapi itulah pertanyaan saya dari awal.
05:57Nah oleh karena itu, kalau disebutkan apakah mungkin pra-peradilan ini lolos?
06:0350-50.
06:04Karena saya melihat ada peluang, ada lubang-lubang yang dibuat oleh dua pendidikan hukum,
06:10baik kejaksaan, kepolisian, untuk memungkinkan seorang tersangka melakukan pra-peradilan.
06:15Oke baik, soal ini saya menyapa, telah bergabung bersama kita, Pebri Handika Hongga Wongso, penasehat hukum Don Rito.
06:24Halo selamat malam, Pak Handika.
06:27Suaranya belum kedengaran Pak?
06:30Masih di mute?
06:34Suara, suara.
06:38Pak Handika, dengar suara saya?
06:40Iya, dengar, dengar, dengar.
06:41Oke, Pak Handika.
06:42Jadi, apakah menurut Anda ketika pelimpian berkasnya memang belum lengkap,
06:47sehingga membuat nanti berpotensi,
06:50pra-peradilan yang diajukan oleh pihak Exjampi Superbri Adriansah bisa meluluskan dia dari kasus ini?
06:55Silahkan.
06:57Pra-peradilan juga menguji aspek formal ya, terkait proses.
07:02Nah, proses yang diuji adalah proses yang dilakukan oleh Polda,
07:07dalam hal ini ada Krimsus,
07:10kemudian proses yang dilakukan oleh Tim Sembilan pada Jampi Sus.
07:15Memang kalau dilihat dari sisi proses,
07:18itu banyak pelanggaran yang dilakukan.
07:20Jadi, apakah itu suatu kesengajaan atau kelalean,
07:26itulah yang sedang diuji di pra-peradilan di Jakarta Selatan.
07:32Kami melihat, ya, kami melihat aja nih ya,
07:36dari sisi ahli yang dihadirkan,
07:38dan dari proses interview,
07:40itu sangat nyata adanya pelanggaran-pelanggaran prosedur.
07:45Di antaranya adalah pihak Pak Febri tidak pernah dipanggil,
07:49tidak pernah diperiksa,
07:51kemudian ditetapkan tersangka begitu saja oleh pihak Polda Metro.
07:56Kemudian di Tim Sembilan juga,
07:58pihak yang menetapkan itu bukan pihak yang mempunyai kapasitas
08:01untuk menetapkan dan menandatangani surat perintah
08:06sepindik tersangka dan penahanan.
08:09Jadi, menurut Anda peluangnya sangat besar bagi Pak Febri untuk lolos?
08:14Begini, kalau masalah peluang tentu mereka berharap
08:18bahwa ini akan dikabulkan,
08:20peluangnya sangat besar sekali.
08:22Tapi pertanyaannya bagi kami,
08:24sebagai lawyernya Idun adalah,
08:25kami memastikan betul sesuai dengan fakta dan bukti yang ada,
08:29kalau tersangka itu dikaitkan dengan barang bukti yang disentul
08:33dan di deklaim,
08:35itu sama sekali tidak ada hubungan dengan Pak Febri.
08:40Nah, pertanyaannya adalah,
08:41jadi dengan alasan apa,
08:43peredikit krim,
08:45peredikit krim apa Pak Febri jadikan tersangka,
08:47itulah yang sedang dikulasi oleh Tim Waiyar Beliau di persidangan.
08:52Terkait penetapan tersangka oleh Tim Sembilan.
08:54Oke, baik silahkan.
08:56Tapi kami mengamati ya,
08:57mestinya Tim Sembilan itu bisa menerima berkas,
09:00ya itu harus membuat LP dulu,
09:01baru lidik, baru sidik.
09:05Soal barang bukti yang dikatakan tidak ada hubungan dengan Pak Febri ya,
09:12kan dalam satu kesempatan Pak Febri sendiri mengatakan itu rumahnya ya,
09:17yang disentul ya.
09:19Nah, dalam konsep hukum perdata itu ada konsep namanya Besitter Eugenar.
09:24Besitter Eugenar itu satu konsep,
09:26bahwa seseorang yang menguasai benda bergerak,
09:31benda bergerak ya, yang ada padanya,
09:34maka dia dinilai sebagai pemilik benda tersebut,
09:38sebelum dibuktikan sebaliknya.
09:41Kalau dia itu mengakui itu rumahnya,
09:44benda itu ada di sana,
09:47ya itu benda itu dalam konsep Besitter Eugenar itu adalah miliknya,
09:53sebelum bisa dibuktikan sebaliknya.
09:56Siapa yang mau membuktikan sebaliknya?
09:58Ya dia sendiri, bahwa itu bukan benda saya, silahkan.
10:02Kalau penegak hukum cukup dengan menggunakan konsep itu saja.
10:06Konsep dalam kepemilikan, dalam kebendaan,
10:10ini kan barang benda bergerak nih,
10:13ini konsep keperdataan nih.
10:15Bahwa itu menjadi konsep TPPU dalam tindak pidana,
10:19kan diarahkan kepada siapa yang menyimpan,
10:22menyembunyikan ya.
10:24Tapi kalau mau dikatakan konsep pemiliknya, ya dia.
10:29Jelas ada kaitannya dengan Eva.
10:31Ada kaitannya, Pak Andika.
10:33Secara teoritis ya, di dalam konsep kepemilikan dalam kawah perdata.
10:38Ya, Pak Indika.
10:41Hilang.
10:43Itu.
10:44Pak Indika dengan suatu saya.
10:48Mungkin dihubungi lagi.
10:49Oke, kalau gitu.
10:51Burita, jadi menurut Anda sendiri,
10:54bagaimana dengan tadi disampaikan bahwa
10:57itu tidak ada kaitannya.
10:58Ini ngomongin soal apa,
11:00peridikat krimnya belum jelas katanya.
11:02Meski Kejaksaan bilang sudah jelas.
11:04Jadi gimana? Masih dipertanyakan sampai sekarang.
11:06Ya, saya kira kalau misalnya mau mengkaitkan dengan
11:09tindak pidana korupsinya,
11:11kemudian TPPU-nya,
11:14usur-usur itu masuk ke substansi,
11:17ke materi.
11:17Kita tunggu nanti kalau dakwaan itu
11:20segera dimasukkan,
11:22akan masuk terkait dengan hal-hal seperti itu.
11:25Karena seperti yang tadi dijelaskan,
11:27ini masing-masing
11:30ahli hukum,
11:31bukan ahli hukum ya,
11:33kuasa penasihat hukum, advokat,
11:35dan juga
11:38advokat negara, general.
11:40Kita bilang ini kan
11:41ngacara negara ya,
11:43ini sama-sama punya argumentasi hukum.
11:47Kalau menurut saya,
11:48yang kaitannya dengan tadi yang disampaikan.
11:51Argumentasi ini muncul,
11:52kalau menurut tadi Bang Reh,
11:53ini sengaja memang diduga,
11:55sengaja ada lubangnya,
11:56sehingga dia juga lah pra-peradilan.
11:57Saya tidak setuju dengan lubang yang dibuat oleh Kejaksaan.
12:00Saya tidak menyatakan sengaja ya.
12:01Bisa sengaja, bisa tidak.
12:03Tapi yang jelas,
12:03ada banyak lubang di situ
12:05yang memungkinkan
12:06si tersangka untuk melakukan pra-peradilan.
12:09Itu menurut saya.
12:09Saya kira sejak awal kita tahu,
12:12itu hak dari seseorang
12:15untuk mengajukan pra-peradilan.
12:17Tapi itu,
12:19argumentasi itu
12:20kayaknya mempengaruhi
12:24pengetahuan semua pihak,
12:26bahwa
12:26hakim yang akan
12:30memutuskan
12:30tentang penetapan pra-peradilan
12:32diterima atau tidak.
12:33Nah, yang tadi saya katakan adalah
12:36argumentasi yang disampaikan
12:38baik itu oleh kepolisian
12:39atau kejaksaan
12:40menggunakan
12:41dasar-dasar hukum
12:42upaya-upaya yang dilakukan
12:44ya, baik itu
12:45melakukan
12:46penetapan tersangka,
12:49penahanan
12:49dan kemudian juga
12:52alat-alat bukti yang ada
12:54yang dilakukan untuk
12:55penggedahan
12:55dan penyitaan
12:56itu adalah
12:58argumentasi yang juga
12:59yang nantinya
13:01saya mau tanya ibu dulu
13:02dipertimbangkan oleh hakim
13:03Salah satu yang digugat oleh
13:06pengacaranya FA
13:07kepada pra-peradilan
13:09adalah soal
13:10yang menandatangani
13:12seperindik itu
13:13bukan orang yang memiliki
13:15kewenangan.
13:16Pertanyaan saya
13:17sebagai
13:18ibu sebagai orang
13:19anggota kejaksaan
13:20mengapa itu dibiarkan?
13:24Ya
13:25saya kira
13:26itu yang tadi saya singgung
13:28sebagai
13:29administrasi
13:31ya
13:32di dalam
13:34lembaga
13:35kejaksaan
13:36yang kita maksud
13:37dengan penanda tanganan
13:39misalnya yang kaitannya
13:40dengan kejaksaan
13:40yang saya dengar di dalam
13:41persidangan
13:42kebetulan persidangan
13:43saya saksikan
13:43jawaban
13:45di sidang
13:47pra-peradilan
13:47134
13:48dan kemudian
13:49135
13:49tim dari
13:50komisi kejaksaan
13:52juga menyaksikan
13:52yang dimaksud
13:54dengan penanda tanganan
13:55yang dipersoalkan
13:56adalah
13:57penanda tanganan
13:58yang dilakukan oleh
13:59PLT
14:00Jampitsus
14:01dalam hal ini
14:02yang dipegang oleh
14:03Jambwas
14:04yang mendapatkan kewenangan
14:06yang mendapatkan kewenangan
14:07itu dipersoalkan
14:09jadi
14:10jadi itu salah satu contoh ya
14:12bahwa itu memang menjadi dalam
14:13koridor hukum
14:15penegak hukum
14:16yang saya maksud adalah
14:17administrasi
14:18nah kemudian
14:19kalau
14:19terkait dengan
14:21pra-peradilan
14:21ya
14:22yang
14:22hal-hal
14:23formil yang bisa
14:24diajukan
14:24dan saat tidaknya
14:26itu jelas
14:27di dalam kuhab
14:29terkait dengan
14:30apa
14:32sudah cukup bukti
14:33atau tidak
14:33saya kira
14:35ya oke
14:36silahkan
14:36saya tambahkan
14:38yang agak krusial
14:39memang yang tadi
14:40Bung Rai yang
14:40Bang Rai tadi bilang itu
14:41bahwa
14:42siapa yang ada tangan itu
14:43walaupun itu nanti
14:45masih berdebat
14:45bisa on behalf
14:46atau apapun ya
14:47namanya
14:48tetapi dari 30 poin
14:49yang mereka sebut itu
14:50kan katanya ada 30 tuh
14:51saya bacain
14:52di satu-satu ya
14:53terus ibu hadir
14:54di sidangnya
14:55melihat ya
14:55saya ikutin juga
14:56kayaknya dijawab semua deh
14:57gak ada masalah
14:58ya makanya saya bilang
14:59aku yakin nih
15:0070% tuh ditolak
15:01ya ya
15:02jadi persoalan PLT
15:03tanda tangan
15:04sebetulnya juga punya kemenangan
15:05ya gitu
15:06dan bukan
15:06bukan suatu celah
15:07atau lubang
15:08yang bisa dipersoalkan
15:09tapi yang namanya advokat
15:10pasti cari celah
15:11kan itu loh
15:12ya
15:12tapi kalau soal penggeledahan
15:14itu kan ada
15:15dua wilayah
15:16jurisdiksi
15:17cacat
15:17cacat prosedur lah
15:19katanya
15:20iya kan
15:20izin
15:21izin kan ketua
15:22pengadilan
15:23ketua RT
15:24meda yuridiksi
15:25dua surat kan
15:26jadi itu yang dipersoalkan juga
15:27kenapa diperiksa
15:28overlapping
15:29menurut saya juga gak jadi masalah
15:31bahwa ada kemenangan
15:32yang kemudian
15:32yang dimiliki berdasarkan
15:34penetapan pengadilan
15:35untuk melakukan penggeledahan
15:36tadi itu
15:37termasuk juga kemudian
15:38soal penyitaan kan
15:39memang penyitaan ini
15:41konteks
15:41di pra-penadilan
15:42yang paling berbeda ini
15:44penyitaan ini masuk
15:44pada aspek material bahkan
15:46bahwa
15:47bisa advokat
15:49bisa tersangka
15:50bisa terdakwa
15:50bisa pihak ketiga
15:52yang memiliki
15:53barang
15:53yang disita
15:54itu bisa mengajukan
15:56obyek
15:57peradilan
15:58berupa
15:58penggeledahan
15:59atau kemudian
16:00penyitaan tadi itu
16:01dan yang dimintakan
16:02dalam petitumnya kan
16:03meminta foto
16:04atau kemudian
16:05gambar-gambar pribadi
16:07yang tidak ada kaitan
16:08yang tidak berbeda
16:08kan dikembalikan kan
16:09dan kemudian
16:10secara tidak langsung
16:11apa kebetulnya
16:12obyek
16:13atau barang
16:13yang disita
16:15itu justrunya
16:17kalau seandainya
16:17minta dikembalikan
16:18kepada yang berhak
16:19secara tidak langsung
16:20malah justru mengakui
16:21kan itu
16:22itu yang jadi masalah
16:23tadi betul
16:24kata masukin
16:25bahwa dalam konteks
16:25hubungan kebendaan
16:27ada hubungan penguasaan
16:29ada hubungan kepemilikan
16:30ada hubungan hukum
16:31ada hubungan penguasaan
16:32bahwa seseorang
16:33yang memiliki
16:34hubungan penguasaan
16:35dianggap memiliki
16:36tetapi bisa juga
16:37ada yang
16:37yang tidak secara tertulis
16:39juga bisa memiliki
16:40jadi bahwa
16:41yang bersangkutan
16:42itu rumahnya
16:42terus kemudian itu
16:43meminta untuk
16:44dikembalikan
16:45sebagian barangnya
16:46menunjukkan
16:46itu adalah miliknya
16:48sebelum kita tanya
16:50ke Pak Handika
16:50siapa yang punya
16:52emas dan duitnya
16:53Pak Yunus
16:56ditemukan
16:57emas 74 kg
16:58kemudian juga
16:59uang
16:59jadi menurut Anda
17:00sebenarnya ini sudah
17:01jelas enggak
17:02TPPU
17:03dan juga
17:03pidana asalnya
17:04pertama
17:05emas yang disemukan itu
17:07tidak ada dokumen
17:08sama sekali
17:09micnya Pak
17:10Pak Yunus
17:12mic
17:12pakai mic
17:13jadi emas yang
17:15disita itu
17:17tidak ada dokumen
17:18sama sekali
17:19tidak ada dari
17:20antam misalnya
17:21yang berhak mengeluarkan
17:23London based
17:24London bullion
17:26market association
17:28itu tidak ada
17:29tidak ada
17:29penyedik tanya ke
17:31perdagangan
17:32gimana caranya
17:33nyarinya
17:33sampai
17:33tahu saya masih
17:34kesulitan
17:35itu emas
17:36dalam bahasa
17:37cuci uang
17:38kalau orang
17:39naruh
17:39dalam bentuk
17:40emas
17:40atau uang
17:41itu namanya
17:42dia menyimpan
17:42dalam bentuk
17:43modusnya
17:44anonymous
17:45asset type
17:46tipe aset yang
17:47tidak ada
17:47namanya
17:48tidak ada
17:49cejak
17:49tidak ada
17:50paper trail
17:50untuk
17:51menyembunyikan
17:52asal-usulnya
17:53nah
17:53uangnya juga
17:55uangnya juga
17:56asal-usulnya
17:57uang itu
17:58pasti diikat
17:59di ikatan
18:00ada nama bank
18:01ada parapkasir
18:02ini disobek
18:03dibuang
18:04alasan untuk
18:05menghitung
18:06sekaligus
18:06saya bilang
18:07tidak terganggu
18:08ikatan itu
18:10kalau dihitung
18:11tidak terganggu
18:12tapi ini
18:12dibuang
18:13dan asal
18:14menghitung
18:14padahal
18:15ikatan uang itu
18:17dan parapkasir
18:19perlu mengetahui
18:19ini dari bank
18:20mana
18:20kasir mana
18:21yang menghitung
18:22dan menerima
18:24atau membayar
18:24nah
18:25kalau ditanya
18:26apakah ada
18:27cuci uang
18:27apa enggak
18:29pertama
18:32kita
18:33kalau mengetahui
18:34hasil kejahatan
18:36itu yang paling penting
18:37dalam cuci uang
18:37itu
18:38hasil kejahatan
18:39ada emas
18:40ada uang
18:41ratusan miliar
18:42tadi
18:42kita tidak bisa
18:44menggunakan
18:45direct
18:47evidence
18:48kita harus pakai
18:49indirect
18:49untuk penyelidikan dulu
18:50misalnya begini
18:52kalau
18:52direct evidence
18:54kan harus ditanya
18:54emas
18:55ini yang sekian kilo
18:56dari mana
18:57uang ini dari mana
18:58itu direct evidence
18:59atau di Amerika
19:00diberi special item
19:01itu enggak mungkin
19:03untuk ini
19:03karena begitu banyaknya
19:04jadi harus dipakai
19:06yang namanya
19:06indirect evidence
19:10indirect evidence itu
19:11dengan menggunakan
19:12kalau dalam orang
19:14orang-orang bilang
19:14network analysis
19:15variannya macam-macam
19:17melihat
19:18kekayaan bersedia
19:20misalnya dengan
19:20pendekatan
19:21kalau di
19:22internal revenue services
19:23Amerika menggunakan
19:24pendekatan
19:25source and application
19:27lihat sumber
19:28dananya
19:28lihat penggunaannya
19:29kalau ada jomblang
19:31jomblang
19:31berarti ada sumber
19:32yang tidak sah
19:32melihat
19:34metode
19:35cash in hand
19:36berapa banyak
19:36dia kuasai uang tunai
19:37ini uang tunai
19:38banyak sekali
19:38kemudian yang
19:40cara lain juga
19:40misalnya dengan melihat
19:41lifestyle analysis
19:42dari yang bersangkutan
19:44timpul dugaan
19:45bahwa ini
19:47ada
19:47aset-aset
19:49aset tindak pindahan
19:50yang disembunyikan
19:51disamarkan
19:52bagaimana cara
19:53dia menyembunyikan
19:53pakai anonimus
19:54aset type tadi
19:55lalu apakah ada
19:56bukti permulaan
19:57sehingga jadi tersangka
19:59penyidikan
20:00dan tersangka
20:00kalau menurut saya
20:01cukup
20:02karena ini kan
20:03bukan sendiri
20:03korupsi besar
20:05greedy corruption
20:06kalau dia makan sendiri
20:08muntah dia
20:09dia pasti
20:10sembunyikan
20:10samarkan
20:11lain dengan
20:12ini di korupsi
20:13karena kebutuhan
20:13dia makan
20:14masuk septic tank
20:15semua
20:15kalau greedy kerapsan
20:16oleh pilihan negara
20:17pasti ada cuci uang
20:18karena dia
20:19gak akan habis
20:20makan itu sendiri
20:2174 kilo
20:22uang 100 jam
20:24tidak akan habis
20:24pasti disembunyikan
20:25disamarkan
20:26artinya mudah
20:28artinya mudah
20:30atau sulit
20:30bagi penyidik
20:31untuk men-tracking
20:32menelusuri
20:33dari mana dananya
20:34ke mana aliran dananya
20:35dari percara mana
20:37dengan indirect evidence
20:38tadi harus dilakukan
20:39misalnya
20:43dengan pendekatan tadi
20:44source and application
20:45kemudian
20:46dicari lah
20:48yang
20:49menerbitkan
20:50mas itu
20:50siapa
20:51ternyata dokumennya
20:52tidak ada
20:53uang pun harus ditanya
20:54dari bank mana
20:56siapa yang
20:57menarik pada waktu itu
20:58dan membayarkan
20:59seharusnya itu ada
21:00tanda tangannya
21:01ada para-para
21:02si kasir disitu ya
21:03kemudian
21:04kalau dilihat bukti permulaan
21:05ini kan kasus
21:06tidak sendiri
21:07dia sama donor itu
21:08dan lain-lain
21:08penyertaan
21:09donor itu sudah diperiksa
21:11dia ya nanti
21:12tunggu waktunya
21:13diperiksa
21:13dan menurut pasal
21:15123 QHAP
21:16yang namanya
21:17alat bukti itu
21:18termasuk
21:19barang bukti
21:20emas uang itu
21:21menurut pasal
21:22123 QHAP
21:23termasuk
21:25bisa disita
21:26pasal 235 bilang
21:29barang itu
21:30bisa jadi
21:30alat bukti
21:31itu
21:32alat bukti yang pertama
21:33kemudian alat bukti yang lain
21:34apa
21:35ya yang nama
21:36penyelenggaran negara
21:36pasti korupsi loh
21:37pidananya
21:38enggak mungkin
21:39penyelenggaran negara itu
21:39untuk kasus ini
21:41kita pakai dahuan
21:42narkotik
21:43atau segala macam
21:43tidak masuk
21:45akal sehat
21:46penyelenggaran negara
21:47lah yang korupsi
21:48ASN lah yang korupsi
21:50jadi kalau dikaitkan
21:51dengan LHKPN
21:52dia sendiri
21:53yang tidak pernah
21:54melaporkan
21:54aset-aset itu
21:56itu kan upaya
21:57menyembunyikan
21:58aset-aset
21:59yang sebenarnya
22:00berasal dari
22:00tindak pidana
22:02jadi
22:02kalau ditanya
22:04apakah ada bukti permulaan
22:05ya tadi
22:05barang ada
22:06dilihat orangnya
22:07dan dia
22:08tadi mengakui
22:09saya ingat
22:10saya menyaksikan
22:12konferensi PRD hari Jumat
22:13sore
22:13itu rumah
22:15Jampitsus
22:16dia enggak sadar
22:17dia bilang rumah Jampitsus
22:18rumah dia
22:19ada ketempatan
22:21emas dan uang
22:21uang siapa ya
22:23tadi saya setuju
22:24Pak Sugeng
22:24teori
22:25besitin ikhnar
22:26atau bahasa inusannya
22:27besit berlaku
22:28sebagai titel yang sempurna
22:30siapa yang menguasai
22:31barang bergerak
22:32dialah yang
22:34memiliki
22:34kecuali
22:35sebaliknya
22:35ya jadi punya dia
22:36punya siapa lagi
22:37kalau bukan punya dia
22:39tadi mengenai permohonan
22:40para peradilan
22:41seharusnya kalau
22:42yang berhak mengajukan itu
22:44siapa yang
22:44punya sebenarnya itu
22:46kalau dia enggak
22:47kau punya
22:47jangan dia ngajukan
22:48para peradilan
22:49ketiga yang berdekat baik
22:51yang boleh mengajukan
22:51kalau menurut ketentuan
22:52kuap yang
22:53yang baru ini
22:54jadi kalau ditanya
22:55bukti permulaan
22:56apakah harus diperiksa dulu
22:58segala macam
22:58kalau udah terang-benerang
22:59seperti ini
23:00kalau saya boleh
23:01analogi
23:02ada pembunuhan
23:03udah ada mayat terkapar
23:05ada terduga
23:05enggak perlu kita periksa dulu
23:07orang udah mati
23:08ada korban
23:08siapa pelaku
23:09dia lah tersangka
23:10enggak usah diperiksa dulu
23:11gitu
23:12jadi mencari-cari masalah
23:14jadi ya
23:15itu jelas terang-benerang
23:16tapi kita perlu
23:17pakai prosedur-prosedur
23:18yang sangat-sangat trivial
23:20sangat-sangat
23:21legalistis
23:22seperti itu
23:23sudah terang ya
23:24sudah cukup terang
23:25kalau menurutnya
23:25penyelenggaran negara
23:26pasti kaitannya korupsi
23:27enggak mungkin pidana yang lain
23:28apalagi dia punya kewarangan yang besar
23:30kita coba ke Pak Handika
23:32Pak Handika
23:32Anda sudah bergabung bersama kami?
23:35masih
23:35masih
23:36oke baik
23:37semoga sinyalnya aman ya
23:39Pak Handika
23:40jadi pertanyaannya adalah
23:41tadi disampaikan oleh Pak Yunus
23:43ada dugaan aset yang disembunyikan
23:45kemudian ini masalah TPPU
23:47dimana diduga bahwa memang Eva punya
23:50lalu kemudian ada rekan lainnya
23:51yang juga terlibat memiliki 74 kg emas
23:54bersama dengan setengah triliun uang
23:56punya siapa?
23:58Pak Yunus itu prejudesnya kan tinggi banget
24:01melebih dari fakta dan bukti
24:05ya satu itu kedua
24:07kalau dikaitkan dengan TKP
24:09baik yang di Cipete Sentul
24:11di restoran The Clan
24:12kemudian di apa
24:13di Money Changer
24:15sama di Sentul ya
24:16kita sampaikan begini
24:18memang betul
24:19di The Clan
24:20restoran itu terjadi
24:21cuci-mencuci
24:22itu betul setiap hari ada
24:23tapi itu cuci-mencuci
24:25piring kotor
24:27gelas kotor
24:28tapi gak ada mencuci uang
24:30kenapa?
24:31karena gak ada uang yang kotor Pak
24:33uangnya bersih semua
24:35ngapain dicuci?
24:36boleh saya
24:37interupsi sedikit ya
24:39silahkan Pak
24:39Money Changer itu
24:41bentar dulu
24:42Money Changer bisnisnya ada dua ya
24:45bisnis Money Changer ada dua
24:47tukar jual beli uang
24:49dan jual beli banknotes
24:51ini tidak ada transaksi itu
24:52sudah ada ahli DBI menjelaskan
24:54Money Changer hanya buat menampung
24:56procedure of crime saja
24:57itu yang terjadi
24:58tidak ada transaksi Money Changer itu
25:00tidak punya stok segala macam
25:02itu bisa dibuktikan nanti itu
25:04hanya buat menampung saja
25:06ini namanya
25:06concealment within business structure
25:08sembunyi dibalik korporasi
25:10yang dikendalikan
25:11ini modus cuci uang juga
25:12selain beliau punya sekian belas
25:14perusahaan untuk menyembunyikan
25:15hasil kejahatan itu
25:17itu aja tambah dari saya
25:19makasih
25:19ya ini kan
25:20itu kan tuduhan Pak Yunus
25:22jadi di Money Changer itu
25:25memang ada dua metode transaksi
25:26transaksi yang pakai KTP
25:28sama non-KTP
25:28nah yang non-KTP itu jumlahnya
25:30kecil-kecil
25:31pertanyaannya siapa yang melakukan
25:32itu banyak anggota Pak
25:35banyak anggota dari sebelah
25:37tapi kami gak mau buka juga
25:41anggota sebelah
25:44anggota apa itu
25:45anggota apa
25:46Pak Andika
25:47Pak Andika
25:47silahkan diluruskan
25:48anggota siapa
25:49maksudnya apa
25:50transaksinya apa
25:51Pak Jules kan lebih tahu dari saya
25:54gak ada yang jelaskan
25:55Anda yang bilang
25:56ada yang jinggung anggota tadi
25:58tapi kecil-kecil itu transaksinya
26:00transaksi apa sih Pak
26:02transaksi apa
26:02kecil-kecil transaksi apa aja
26:04anggota tari-menari atau apa
26:06itu bukan Money Changer
26:08yang sebenarnya bisnisnya
26:09itu yang saya dengar langsung
26:11ini gini Pak Jules
26:13Pak Jules ya
26:14coba jangan priudis dulu lah
26:16hormati dulu fakta-fakta yang diperoleh
26:19dalam tahap penyidikan
26:20dan proses perkembangan penyidikan ke depan
26:22hormati dulu
26:23jangan membangun opini yang berlebihan Pak
26:25Bapak ini kan seorang akademisi ya
26:28analis
26:29hormati dulu fakta yang sedang
26:30dicari penyidik
26:32kita tunggu dulu
26:33justru
26:33akademisi itu
26:35bicara teoritis
26:38akademisi kan dia menggunakan
26:40ukuran-ukuran teoritis
26:41untuk menjelaskan
26:43satu fenomena dari fakta
26:45itu justru harus menjadi
26:48ini kan untuk publik
26:50kalau tidak boleh prejudis Pak
26:52tidak ada penjahat yang ketiga
26:54peradilan saja
26:55kayak peradilan media
26:56peradilan bentuk sudah dibuat
26:58opini bersalah
26:59tapi semua perang sudah terbebari
27:03dengan opini itu
27:04bukan
27:05penasihat
27:06yang fair lah
27:08orang hukum itu harus
27:10prejudis
27:11maka ini kita hormati proses penyidikan
27:12yang sedang dilakukan tim sembilan
27:14ayo kita hormati
27:15ya itu kan presumption of innocence
27:18ini harus presumption of guilty
27:20supaya ketangkap
27:22gitu loh
27:23ya kalau kayak gini
27:24tujuannya kan sudah
27:25semua
27:26tujuannya kan
27:27semua penjahat
27:28semua penjahat
27:31seperti yang Anda bela
27:32akan lolos
27:33kalau begitu caranya
27:35kalau begitu
27:36aku mohon pamit nih
27:37gak ada ruang
27:38untuk kita berdialog
27:39kalau begini
27:40sudah
27:40memang sudah perlu dialog
27:42baik
27:43coba Pak Handika
27:44penjelasan Anda
27:46kami berikan waktu
27:47untuk Anda menjelaskan
27:48lebih jauh
27:49tegang pembunuh
27:50apa yang aku mau
27:51jelaskan lagi
27:52kalau forum ini
27:53sudah sepakat
27:54membangun opini
27:55periudis
27:56oh itu analisa mereka
27:57Anda punya
27:58Anda punya
27:59ruangnya
28:00Anda punya penjelasan Anda
28:02kami dengarkan
28:02silahkan
28:04apa yang harus aku jelaskan Bu
28:07karena forum ini
28:08sudah dipuasai
28:09narasumber ya
28:10asal usul
28:11uang itu dari siapa
28:13asal usul
28:14asal usul uang itu
28:15di forum-forum persidangan
28:16apakah nanti
28:17dibokok perkara
28:18atau di peradilan
28:21jadi soal pengledahan
28:22tanya saya nih
28:23tanya soal apa nih
28:24tanya apa nih ke saya
28:25kalau soal pengledahan
28:26bisa berarti
28:28ya
28:29soal pengledahan
28:30yang dimana dulu
28:32pengledahan kan Anda
28:33itu mempertanyakan
28:34soal wilayah
28:35erudiksi
28:36yang overlapping kan
28:37menurut Anda
28:38ini
28:39tolong dibedakan
28:40itu adalah
28:42dari yang diajukan
28:43oleh tim lawyernya
28:43Pak Febri
28:45sementara kami
28:46dari lawyernya Pak Idon
28:47belum mengajukan pra
28:48jadi itu pertanyaan
28:50lebih tepat
28:51diajukan kepada
28:52tim lawyernya Pak Febri
28:53lebih representatif
28:54daripada saya
28:55tapi saya hanya
28:57sudah menjelaskan
28:57bahwa terkait
28:58hasil pengledahan
28:59di Sentul
29:00ya
29:01itu jika dihubungkan
29:03dengan persoalan
29:04si Pak Tan Kiang
29:05itu gak nyambung
29:06kami dapat info
29:07BIP yang
29:08dikatanya
29:10diberikan oleh
29:11Pak Tan Kiang
29:12itu
29:12diproduksi
29:13sebelum tahun
29:142018
29:15sementara
29:16di Sentul
29:16itu diproduksinya
29:18kapan?
29:18di atas tahun
29:192020
29:21gak nyambung
29:22kemudian
29:23kalau dikatakan
29:24dengan urusan
29:26PLN
29:26klien kami
29:28Idon itu
29:28gak pernah ada
29:29urusan dengan
29:30PLN
29:31gak ada
29:32ngurusi
29:32para supplier
29:33atau gak pernah
29:34ngurusi
29:35masalah hukumnya
29:35jadi benar-benar
29:36gak ada hubungan
29:37dengan itu
29:37yang ketiga
29:38terkait piutang
29:39piutang
29:40ke anak usaha
29:41Pintepertamina
29:42kami juga
29:43gak ada urusan
29:43dengan itu
29:45mau dihubungkan
29:46bagaimana
29:46pakai duit
29:47menurut Anda
29:48gak nyambung
29:51silakan
29:51Pak Saud
29:52jadi gini
29:53saya tidak
29:54saya gak masuk
29:56ke ini ya
29:56gak masuk ke materinya
29:57tapi maksud saya gini loh
30:00kasus ini
30:01menyangkut banyak orang
30:02gatekeeper nya aja
30:03lebih dari 7 orang
30:04hitungan saya
30:04oke yang udah pas itu
30:05mencapai 4 sampai 5
30:06dan kasusnya itu
30:08banyak sekali
30:08mulai dari
30:09dia menjabat
30:10tahun 2015
30:10kemudian
30:12dilantik
30:12Menteri Jan Pisus
30:132022
30:14sampai
30:152026
30:16ini banyak sekali
30:17jadi makanya ini
30:18harus dipila-pila nih
30:20yang satu bicara PLN
30:21yang satu
30:22yang nanti bicara
30:22adubara
30:23banyak banget
30:24makanya saya bilang nih
30:26yang 9 orang ini
30:27mesti ditambah
30:28sampai 20 orang
30:28jadi dibagi-bagi
30:29kasusnya itu
30:30karena memang sekarang
30:31tumpang tindi
30:32kan gini
30:33emang bisa
30:35di rumah kamu
30:35jadi 71 kilo
30:36tiba-tiba
30:37enggak kan
30:37ya enggak dong
30:39enggak
30:39nambah itu
30:401 on dulu
30:413 on
30:41ini banyak
30:42jadi ini kita sekarang
30:44bicara
30:45sekaligus
30:46satu orang ini
30:48padahal di tempat ini
30:49perbantuannya banyak lagi
30:50ini kita belum kejar nih
30:51satu-satu nih
30:52yang dilindungi LPSK
30:54belum kita tanya lagi tuh pak
30:55jadi banyak sekali
30:57nah kalau kita pun
30:58tanyakan kepada beliau
30:59tadi yang barusan ini
31:00dia pasti dia
31:01makanya dia kan
31:01dia bilang
31:02oh itu bukan tugas saya
31:03itu tugasnya yang satu lagi
31:04jadi memang banyak
31:05jadi kita dialognya
31:06dari pagi sampai sore nih
31:07bagus nih
31:10iya bener
31:11banyak banget
31:12kasusnya
31:12dicicil
31:13dicicil banget
31:13banyak banget kasusnya
31:15kilar perkara ini
31:16iya
31:17banyak banget
31:17kemarin pun kami
31:18laporkan lagi
31:20baru ya
31:20untuk dikeluarkan
31:21seperindik baru
31:22oke
31:23tanggal 19 Agustus
31:25kemarin
31:26kami datang
31:27ke Jampitsus
31:28untuk meminta
31:29Jampitsus
31:30menerbitkan
31:31seperindik baru
31:32Jampitsus
31:32menerbitkan
31:33seperindik baru
31:34itu yang anda minta
31:35nanti dijawab
31:35komisial komisial komisial
31:36tetap di pola liar
31:37terima kasih
31:40terima kasih
31:41terima kasih
Komentar