00:00Saudara KPK menangkap tiga orang pejabat Universitas Jenderal Sudirman di Purwokerto dan Banyumas, Jawa Tengah.
00:06OTT ini berkaitan dengan dugaan penerimaan suap atau gratifikasi pihak Rektor Unsud dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
00:20Ketiga orang pejabat yang diamankan KPK adalah NF, NAP, dan ES.
00:26Sedangkan dari pihak swasta yaitu MW, AW, dan MY.
00:31Keenam orang itu menjalani pemeriksaan di Gedung Satres Krim Polresta Banyumas sekitar sejak pukul 13 hingga pukul 22.30.
00:41Setelah dilakukan pemeriksaan, keenam orang itu langsung dibawa ke Jakarta.
00:46Meski belum mengetahui secara pasti kasus apa yang menjerat jajaran rektoratnya, pihak kampus menghormati proses hukum di KPK.
00:57Yang pertama, sampai saat ini proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangan KPK dan belum ada penjelasan resmi mengenai hal itu.
01:10Karena itu, kami belum mengetahui secara persis perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat.
01:23Tapi, terlepas dari apapun, Unsud tentu saja menghormati seluruh proses hukum yang sedang ditangani oleh KPK ini.
01:35Kita tinjau perkembangan terbaru soal pemeriksaan rektor Unsud dalam kasus korupsi penerimaan mahasiswa.
01:40Lewat laporan langsung jurnalis Kompas TV Eril Nata dan Bimo Wicaksana langsung dari Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan.
01:46Sudahkah ada penjelasan dari KPK Eril soal kronologi OTT dan soal peristiwa dugaan gratifikasi itu dari KPK?
01:56Hingga sore hari ini, Tival masih dilakukan pemeriksaan terhadap penyidik KPK yang dimana dalam hal ini sendiri KPK telah menangkap
02:03dalam operasi tangkap tangan ini
02:05sebanyak 9 orang yang sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK yang dimana sebelumnya juga kita melihat bahwa KPK telah
02:10melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang
02:13yang dimana 12 orangnya merupakan yang berada di Perwokerto dilakukan pemeriksaan dan 2 orang lainnya di daerah Jakarta.
02:19Hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik KPK yang dimana memang jika kita mengetahui bahwa dugaan dari operasi tangkap
02:28tangan ini
02:28terkait dengan adanya kasus suap penerimaan uang oleh penyelenggaraan negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru
02:35yang dimana dalam hal ini juga ada beberapa orang yang dibawa dalam 9 orang tersebut, salah satunya terkait dengan adanya
02:41Rektor Universitas Jenderal Sudirman dan juga beberapa pimpinan lain.
02:45Dan berikut pernyataan dari jurubicara KPK terkait dengan operasi tangkap tangan yang berada di daerah Perwokerto ini.
02:53Sehingga saat ini total ada 9 orang yang sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif masih di tahap penyelidikan
03:03dimana dari 9 orang itu diantaranya adalah Rektor, 2 Wakil Rektor dan juga pihak-pihak lainnya.
03:14Terlebih, dugaan korupsi terjadi di tahap awal, yaitu di tahap seleksi penerimaan mahasiswa baru.
03:31Ya, gelar perkara pun masih dilakukan oleh penyelidik KPK yang dimana dalam hal ini juga KPK memiliki waktu 1x24 jam
03:39untuk menentukan status dari 9 orang yang dilakukan pemeriksaan pada sore hari ini.
03:43Dan tentunya informasi selanjutnya juga ada dikatakan bahwa nantinya akan dilakukan konferensi pers
03:49terkait dengan bagaimana kronologinya. Tentunya hal ini Tifal yang akan kita tunggu terkait dengan penetapan status
03:53dari 9 orang yang dilakukan pemeriksaan pada sore hari ini. Tifal.
03:57Eril Nata, untuk prosesnya betul bahwa masih diperiksa, masih menunggu hasilnya.
04:03Tapi untuk kedatangan dari pihak unsut, terutama ini mengingat Rektorat yang ditindak dalam OTT kemarin,
04:09apakah juga sudah ada tanda-tandanya di gedung merah putih?
04:17Ya hingga sore hari ini kami masih mencoba mengkonfirmasi dengan juru bicara KPK
04:22terkait dengan proses yang dilakukan terkait pemeriksaan yang menyeret dari Rektor Universitas Jenderal Sudirman
04:28dan juga beberapa pimpinannya. Namun memang nantinya dikatakan bahwa kronologi lalu juga terkait dengan barang bukti
04:34hingga tersangka ataupun status dari 9 orang ini nantinya akan diumumkan pada saat konferensi pers. Tifal.
04:41Eril Nata dan Bimewi Caksana langsung dari gedung merah putih KPK Jakarta Selatan. Terima kasih.
Komentar