Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MANGGARAI, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Ketua Komisi IX DPR RI mengunjungi lokasi terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).

Dalam kunjungannya, Purbaya ingin memastikan penyaluran logistik dan bantuan terdistribusi dengan baik.

Purbaya menyampaikan akan meyiapkan anggaran bencana mencapai Rp5 triliun melalui BNPB untuk memulihkan daerah-daerah terdampak gempa NTT.

"Kalau itu BNPB, kita sediakan cukup banyak harusnya sih kita bisa sediakan sampai Rp5 triliun. Tapi kita akan tunggu permintaan BNPB seperti apa dan yang penting kalau ada kebutuhan daerah harus lancar penyaluran barang dan dananya, kita akan monitor," ujar Purbaya.

Baca Juga Menkeu Purbaya Tinjau Pengungsian Korban Gempa NTT, Pemerintah Siapkan Anggaran | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/686435/menkeu-purbaya-tinjau-pengungsian-korban-gempa-ntt-pemerintah-siapkan-anggaran-sapa-malam

#menkeu #purbaya #ntt #gempa

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686663/menkeu-purbaya-siapkan-anggaran-bencana-rp5-t-untuk-tangani-gempa-ntt
Transkrip
00:05Bagaimana tangkapan terkait permintaan Pak Upasti tadi?
00:08Pak, Pak, disitai juga.
00:09Pak, disitai juga.
00:12Pemintaan banyak, saya minta penambahan tenda.
00:17Saya pikir itu akan di BNPB karena sudah mulai mengirim,
00:20tapi kita monitor, kalau kurang kita minta lebih banyak lagi.
00:23Tapi saya minta nanti Dirjen Penimbangan Keuangan Besar Daerah
00:29monitor terus kondisi keuangan di sini, di kabupaten sini,
00:34dan yang terkena rencana ini untuk memastikan mereka cukup dana
00:39untuk membantu masyarakat di sini.
00:41Kalau untuk perbaikan kondisi ekonomi,
00:46Bupati bilang tadi masih belum mikirkan,
00:48itu masih memikirkan tanggap berat ini.
00:51Saya pikir wajar, keadaannya kan masih baru.
00:53Tapi kita di pusat monitor terus keadaannya
00:56dan akan menyiapkan anggaran sesuai dengan yang dibutuhkan
01:00tentunya dengan pertunjuan Bapak Presiden
01:01dan menunggu pertunjuan Bapak Presiden.
01:03Kan Bapak Rp44 miliar sudah dikirim ke BNPB?
01:09Kita lihat nanti, saya bilang ke Bapak Bupati pakai dulu itu,
01:13nanti kalau kurang laporkan kami, nanti kami laporkan Bapak Presiden,
01:16nanti Bapak Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih
01:19untuk daerah yang terkena bencana seperti Aceh.
01:21Ya, approach-nya akan mirip Aceh mungkin,
01:24tapi kita lihat bagaimana keparahan bencana di sini.
01:28Apakah perlu suat gas khusus atau tidak perlu.
01:32Kalau saya pikir sih, kalau emang bisa tanggap langsung,
01:34ya langsung aja di daerah yang nanganin pusat membantu gitu.
01:38Jadi Bapak Bupati, Bapak Bupati kan berperan lebih besar
01:44dibanding kayak di Aceh.
01:46Di Aceh kan semua infrastrukturnya keganggu di sini kan enggak,
01:48jadi institusi pengundang masih berjalan dengan baik.
01:53Itu yang kita dukung.
01:55Tapi tentunya nanti, kita kan kalau dari pusat,
01:58pasti kalau keadaan seperti ini, BNPB dulu.
02:00Badan yang jalan.
02:02Kita pastikan anggaran BNPB cukup.
02:05Terkait bantuan hari ini, Pak Menteri,
02:06untuk bantuan hari ini tadi?
02:08Nanti kita akan keadaan mana?
02:09Wairi, Pak.
02:10Wairi, berapa?
02:11Wairi.
02:13Ke Wairi, nanti saya akan serahkan di sana.
02:15Enggak banyak banget sih kalau dibanding skala bencana.
02:18Nanti kita lihat dulu seperti apa.
02:19Ini kan bantuan pertama lah.
02:26Dari...
02:27Bukan dari anggaran, jadi dari orang-orang ke MNQ.
02:30Nanti kalau anggaran, nanti akan lebih besar.
02:32Kita lihat seperti apa kebutuhan di sini.
02:35Bagaimana komunikasi dengan NPP, Pak?
02:37Karena banyak tinggal-tinggal di posku pengusian,
02:41belum ada itu, Pak.
02:42Masih darurat sih.
02:43Bahkan baru masuk ke pelabuhan, apa namanya?
02:45Krio.
02:45Krio baru masuk ke kemarin dan hari ini.
02:48Saya pikir belan-belan akan mengalir ke sini juga.
02:51Kita akan cek dengan...
02:53Anggaran tangkap darurat, Pak Menteri?
02:55Belum, belum.
02:57BNPB itu kalau itu BNPB kita sediakan cukup banyak.
03:00Harusnya sih kita bisa sediakan sampai 5T ya.
03:04Tapi kita akan tunggu permintaan dari BNPB seperti apa.
03:08Dan yang penting kalau ada kebutuhan daerah harus lancar
03:13penyaluran barangnya dan dananya.
03:15Kita akan monitor itu terus.
03:17Terima kasih ya.
03:18Terima kasih.
03:25Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan