Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BEGINI TERNYATA KARAKTERISTIK ERUPSI GUNUNG BATUR TAHUN 1926
Tahukah kamu? Erupsi Gunung Batur pada Agustus - September 1926 menjadi salah satu peristiwa geologi paling bersejarah yang mengubah lanskap Kintamani secara permanen.
Berbeda dengan letusan eksplosif yang memicu lahar panas berkecepatan tinggi, erupsi tahun 1926 memiliki karakteristik berbeda.
Yuk cari tau seperti apa fakta menarik mengenai erupsi gunung batur 1926 di podcast kami.
šŸ“Œ Saksikan full episode di youtube⁠ BeritaBali.com⁠
https://s.id/100tahunrarudbatur
#GunungBatur #GeologiBali #Erupsi1926 #BlackLavaBatur #RarudBatur #SejarahBali #GeoparkBatur #Kintamani #InfoBali #BudayaBali

Transkrip
00:00Pak Budi, seperti apa sih karakteristik erupsi Gunung Batur pada tahun 1926 itu dan dampak geologisnya yang ditimbulkan?
00:10Kalau kita melihat dari material yang dikeluarkan, ada material-material yang sifatnya itu piroklastik atau debu bertebangan, material-material yang
00:24terlontar keluar, ada juga yang leleran.
00:28Jadi kombinasi keduanya itu. Nah dengan kombinasi kedua itu, maka hal-hal yang berkaitan dengan jarak, mungkin yang berkaitan dengan
00:36lava, dia tidak akan jauh.
00:39Kalau kita lihat dalam peta yang ada saat ini, ada sekitar jarak 1, 2, bahkan ada 3 atau 4 km
00:46dari titiknya.
00:48Tetapi kalau hal-hal yang berkaitan dengan lontaran piroklastik, bisa jadi akan sangat jauh dari itu.
00:55Sehingga kita mengantisipasinya, perlu mengantisipasi jarak yang paling aman berdasarkan dari jenis material yang dikeluarkan.
01:06Jadi sifatnya sepertinya lebih kepada sifat-sifat yang eksplosif.
01:12Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan