Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BUTON, KOMPAS.TV - Gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) pagi memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah termasuk Sulawesi Tenggara.

Dalam video amatir yang direkam warga, terlihat air laut tiba-tiba bergerak memasuki daratan di kawasan Tanamaeta, Buton.

Air laut dengan cepat menggenangi kawasan pantai membuat warga panik dan bergegas menjauh dari garis pantai.

Air laut sempat mengalami kenaikan dan memasuki kawasan pesisir.

Warga yang melihat fenomena tersebut langsung menjauh dari pantai karena khawatir terjadinya gelombang susulan.

Namun, beberapa jam kemudian air laut kembali surut.

Meski demikian, warga masih bertahan di tempat yang lebih aman dan tetap siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya gelombang susulan.

Gelombang air laut juga sampai permukiman warga di Kepulauan Selayar, tampak air masuk ke jalanan rumah warga setempat.

Diketahui kini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah mencabut peringatan dini tsunami menyusul gempa kuat yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.

#gempa #tsunami #ntt

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685696/detik-detik-gelombang-air-tsunami-terjang-pesisir-buton-selayar-pasca-gempa-m-7-7-di-ntt
Transkrip
00:00Kau enak, istri.
00:02Ih, itu, ih, dia suruh.
00:03Ih, saya takut, ih.
00:05Ih, itu, ih.
00:06Ih, ya Allah.
00:08Ih, kalau kulinya siapa ya kau?
00:10Bapakku.
00:20Ih, saya takut.
00:22Ih, iya takut.
00:23Ih, iya takut.
00:26Buatannya juga gitu apanya aksil?
00:28Di sana sudah meti lagi.
00:31Ih, dah putar-putar, dah tidak turun.
00:32Sana kasihin cepat nih.
00:34Ih, ngiringnya.
00:36Ih, iya.
00:38Ih, iya.
00:44Astagfirullahaladzim, Ya Allah.
00:46Ih, iya, astagfirullahaladzim.
00:52Ya Allah.
00:53Tolong.
00:55Ya Allah.
00:57Bibi.
00:58Air dia.
01:00Air laut di anak, jagi di masyarakat.
01:03Dia mengungsi.
01:03Eh, siswa.
01:04Eh, siswa.
01:05Eh, siswa.
01:10Jadi, sudah pada mengungsi ini.
01:13Kerta, karena...
01:14...
01:18...
01:19...
01:25...
01:27Sampai mie yang enggak sampai mie yang enggak ampuhin
02:13Kau enak, enak, enak.
02:20Kau enak, enak.
02:45Kau enak, enak.
02:58Sudah naik air, guys.
03:07Ya Allah, air dia naik.
03:09Air dia naik.
03:11Astaghfirullah kencangnya.
03:14Ya Allah, tolong.
03:18Ya Allah, bibi, air dia naik.
03:22Air laut dia naik, jadi di masyarakat dia mengungsi.
03:26Eh, sesuai, sesuai, sesuai, sesuai.
03:32Jadi, sudah pada mengungsi ini, karena air dia naik.
03:39Jadi, satu kampung, satu kampung desa Bajo, berbondong-bondong, mengungsi di sekolah.
03:52Karena air laut dia naik, karena genpa.
04:00Tadi sudah simpat naik airnya, tapi sekarang sudah turun lagi.
04:04Saya cepat ini.
04:08Sana sudah...
04:11Sana sudah...
04:13Tadi sudah.
04:14Tadi.
04:15Tadi sudah.
04:16Tadi sudah.
04:17Tadi.
04:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan