00:00Jelang pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sejumlah nama masuk bursa kandidat.
00:07Penentuan Ketua Umum Baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU tinggal hitungan jam saja.
00:13Mulai dari petahana Yahya Kolelstakuf atau Gus Yahya, kemudian Abdul Hakim Mahfuz alias Gus Kikin selaku Ketua PWNU Jawa Timur,
00:21serta Ketua PWNU Jawa Tengah Abdul Ghaffar Razin.
00:25Pemilihan Ketua Umum dan Roy Samak pada muktamar tahun ini berbeda.
00:30Ada perubahan tata tertib pemilihan Ketua Umum.
00:32Tata tertib dan mekanisme pemilihan Ketua Umum akan dibahas dalam sidang komisi organisasi.
00:49Sidang komisi organisasi dalam muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menyepakati hanya Ketua Umum dan Roy Samak tidak boleh rangkap jabatan,
01:00karena menjadi simbol organisasi.
01:02Sementara pejabat struktural NU lainnya boleh rangkap jabatan.
01:06Hasil dari sidang komisi ini akan dirumuskan dalam sidang pleno.
01:15Hasil yang disepakati adalah khusus untuk mandataris muktamar,
01:21di dalam hal ini Roy Samak dan juga Ketua Umum tidak boleh rangkap jabatan politik,
01:27termasuk Ketua Partai, kemudian pimpinan DPR, DPD, Presiden, Gubernur, Menteri, dan sejenisnya yang didefinisikan secara rinci mengenai apa itu jabatan
01:45politik.
01:48Malam ini agenda muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan memilih Rais Am dan Ketua Umum PBNU untuk periode 2026 hingga
01:562031.
01:57Siap untuk laporannya malam ini, jurnalis Kompas TV Mustakim dari lokasi muktamar NU di Jombang, Jawa Timur.
02:04Soal mekanisme dulu Mustakim, awalnya kan sudah ada laporan dua kemungkinan opsi pemilihan Ketua Umum.
02:10Untuk saat ini sudahkah mengerucut satu di antara dua opsi itu akan dipilih yang mana?
02:18Terima kasih Tifal, selamat malam saudara.
02:25Sidang baru saja kembali dibuka setelah diskores cukup lama ya, dari jam 5 tadi sore,
02:32karena tidak menemui titik temu terkait dengan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.
02:39Ada dua opsi yang ditawarkan terkait dengan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU ini.
02:44Pertama adalah melalui pemilihan langsung atau one man one vote, dan yang kedua adalah melalui mekanisme AHWA.
02:53Artinya para pemilik suara, store nama ke AHWA, maksimal 5 nama dan nanti AHWA yang akan memilih dan menentukan siapa
03:02yang berhak atau bisa menjadi Ketua Umum PBNU.
03:05Artinya belum tentu suara terbanyak itu bisa menjadi Ketua Umum PBNU.
03:12Karena yang menentukan yang akan menjadi Ketua Umum PBNU nantinya adalah AHWA atas persetujuan dari Ra'is'am.
03:20Dan dua opsi ini cukup sengit, sehingga tadi sidang beberapa kali diskors dan ini sedang mulai dilanjutkan.
03:28Oke, maka kemudian ini sambil menunggu juga satu dari dua opsi mana yang paling memungkinkan.
03:35Yang juga menarik dicermati adalah nama calon kuatnya.
03:39Dari sekian banyak nama yang beredar di publik, apakah sampai dengan saat ini nama itu makin mengerucut?
03:44Atau malah bertambah lagi opsi untuk potensi Ketua Umum untuk periode 5 tahun berikutnya, Mustaqib?
03:53Ya, dengan mekanisme baru ini saya kira akan ada kemungkinan muncul nama-nama baru di luar nama-nama yang sudah
04:02beredar.
04:03Karena apa? Karena masing-masing pemilik suara itu bisa mengusulkan maksimal sampai 5 kandidat yang diusulkan ke AHWA untuk dipilih
04:15menjadi Ketua Umum PBNU setelah disetujui oleh Ra'is'am.
04:19Nah, kalau menilik dari hari-hari sebelumnya, ada beberapa nama yang muncul dan masuk ke bursa calon Ketua Umum.
04:28Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ada nama Petahana, Gus Yahya, Yahya Khalil Setakuf, ada nama Gus Kikin, pengawas penuh pesantren
04:40Tobireng, ada nama Gus Rozin, Gus Yusuf, Gus Salam, dan juga ada beberapa nama lain yang mungkin belum terekam.
04:51Nah, dari beberapa nama itu, dari obrolan dengan beberapa Muktamirin maupun beberapa orang yang cukup menguat di atas kertas adalah
04:59Gus Yahya dan Gus Kikin.
05:01Namun, mekanisme pemilihan siapa yang akan terpilih antara Gus Yahya dengan Kikin bisa jadi akan ditentukan opsi apa yang akan
05:12diputuskan malam ini oleh Muktamirin.
05:15Apakah melalui pemilihan langsung, one man one vote, atau melalui AHWA. Saya kira opsi ini...
05:29Kami alami gangguan teknis atas laporan langsung jurnalis Kompas TV, Mustakim.
05:36Mustakim, saya pastikan dulu suara saya tidak jelas saat ini, Mustakim.
05:45Oke, dari beberapa nama potensial itu tadi, saya melihat begini, dengan opsi belum ditetapkan untuk pemilihan Ketua Umum akan bagaimana
05:54sistemnya,
05:55kemudian nama masih berseliuran di muka publik, maka kemungkinannya akan pada pukul berapa proses pemilihan Ketua Umum akan dilangsungkan di
06:02malam puncak Muktamir kali ini, Mustakim.
06:07Ya, kalau merujuk apa jadwal yang disusun oleh Panitia, jadwal pemilihan tabulasi AHWA, pemilihan AHWA, dan pemilihan ROISAM,
06:22serta Ketua Umum PBNU, itu antara setengah 8 malam sampai setengah 12 malam.
06:27Tapi saya kira kemungkinan jadwalnya akan molor, karena ini saja sidang baru membahas kembali terkait dengan rencana voting mekanisme pemilihan
06:40Ketua Umum PBNU, Tifal.
06:43Mustakim melaporkan langsung dari Jombang, Jawa Tibur. Terima kasih.
06:47Terima kasih.
Komentar