Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pasca-terjangan banjir, rumah-rumah warga di wilayah Trishuli, Nepal, hampir sepenuhnya tertutup lumpur tebal. Banjir meluluhlantakkan permukiman serta merusak jalan, jembatan, dan sejumlah infrastruktur lainnya.

Hampir 400 orang di wilayah tersebut dinyatakan hilang. Tim pencarian dan penyelamatan masih menyisir area di sekitar sungai yang mengalami kerusakan parah untuk mencari para korban yang belum ditemukan.

Proses pencarian terus dilakukan di tengah kondisi wilayah yang dipenuhi lumpur dan material sisa banjir.

#banjirnepal #nepal #trishuli #bencanabanjir #pencariankorban #himalaya

Baca Juga Banjir Dahsyat Nepal, 600 Tewas dan 2.400 Hilang akibat Banjir Bandang dan Longsor | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/688055/banjir-dahsyat-nepal-600-tewas-dan-2-400-hilang-akibat-banjir-bandang-dan-longsor-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/688080/pascabanjir-nepal-rumah-warga-trishuli-tertutup-lumpur-dan-hampir-400-orang-hilang-berut
Transkrip
00:00Pasca terjangan banjir, rumah-rumah di wilayah Trishuli, Nepal,
00:05hampir sepenuhnya tertutup pelumpur tebal.
00:08Banjir meluluh lantakan permukiman serta merusak jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya.
00:15Hampir 400 orang di wilayah ini dinyatakan hilang.
00:19Tim pencarian dan penyelamatan masih menyisir area sungai yang hancur untuk mencari korban.
00:32TKP yang berubah jadi lautan lumpur membuat proses evakuasi berlangsung sulit.
00:38Tim penyelamat harus berjebaku untuk bisa menembus lumpur dan puing untuk mencari para korban yang terjebak banjir.
00:45Tim SAR berlomba dengan waktu untuk menemukan dan menyelamatkan sebanyak-banyaknya korban.
00:56Karena medan yang berlumpur, dua orang tim penyelamat dari Angkatan Darat Nepal
01:01mesti berjebaku menerobos lumpur tebal dan memasuki terowongan yang terendam banjir untuk mencari para korban.
01:08Upaya itu pun berbuah manis.
01:10Dua korban berhasil diselamatkan.
01:24Penyelamatan dua korban berlangsung dramatis.
01:27Keduanya merupakan pekerja di area pembangkit listrik tenaga air yang sudah terjebak banjir selama dua hari.
01:34Kedua pekerja itu diselamatkan dari terowongan pembangkit listrik tenaga air yang terdampak banjir di distrik Rasuwa pada hari Jumat.
01:42Dan langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
01:53Seorang korban lain juga berhasil dievakuasi oleh menggunakan helikopter.
01:58Ia ditemukan saat tim SAR menyisir TKP via jalur udara.
02:03Seorang penyelamat pun turun dari heli dan membantu mengangkat korban dari timbunan lumpur.
02:09Korban lalu dipindahkan ke dalam heli.
02:12Dan dibawa ke tempat yang aman untuk selanjutnya mendapat perawatan.
02:26Proses evakuasi terus dilakukan dengan berbagai cara.
02:30Seorang lansia di New Wukot, Nepal bahkan harus diangkut menggunakan alat berat setelah ditemukan tertimbun lumpur.
02:37Tim SAR menggendongnya ke fasilitas kesehatan terdekat.
02:41Sejumlah korban selamat lainnya pun segera mendapat perawatan di vaskas-vaskas darurat.
02:59Saudara banjir bandang yang menerjang Nepal tak hanya menyisakan lumpur dan puing tetapi juga luka mendalam bagi para penyintas.
03:08Sejumlah korban harus menghadapi kenyataan pahit setelah kehilangan anggota keluarga yang tersapu derasnya air bah.
03:15Seluruh korban kini dihantui rasa trauma.
03:23Duka mendalam menyelimuti para korban yang kehilangan keluarga dan orang-orang tercinta mereka akibat banjir.
03:31Mereka tak berdaya menghadapi bencana yang datang tanpa peringatan dan merenggut nyawa orang-orang terkasih.
03:38Salah satu korban menceritakan kepiluannya pasca kehilangan anggota keluarga sekaligus komunitas di tempat tinggalnya.
03:46Pasca terjangan banjir bandang pada Rabu lalu.
03:56Terima kasih telah menonton!
04:27Pasca terjangan banjir bandang pada Rabu lalu.
04:57Pasca terjangan banjir bandang pada Rabu lalu.
05:04Badan Penanggulangan Bencana Nepal mencatat jumlah korban tewas telah mencapai 626 orang.
05:11Sementara 2.426 orang masih dinyatakan hilang. Lebih dari 3.700 orang telah diselamatkan.
05:20Sementara itu media pemerintah China mencatat 7 orang tewas dan 554 orang masih hilang akibat banjir bandang.
05:35Seorang warga negara asal Italia bercerita banjir ini terjadi saat ia sedang dalam perjalanan menuju Gunung Kailash, tempat suci bagi
05:43beberapa agama bersama dengan para pelancong internasional lainnya.
05:47Saat berada di bus, tiba-tiba gelombang besar air, lumpur dan puing-puing menerjang kawasan tempat mereka menunggu untuk menyeberangi
05:55perbatasan antara Nepal dan China.
05:58Lotu Molo dan rekan-rekan perjalanan berhasil menyelamatkan diri dari dahsyatnya banjir dengan mendaki lereng gunung di sisi sungai.
06:14Pemerintah Tiongkok dan Nepal telah mengeluarkan peringatan banjir bandang susulan yang beresiko dipicu oleh hujan di wilayah tersebut.
06:22Warga diminta waspada dan mengungsi.
06:24Pemerintah Tiongkok menemukan sebuah danau alami baru terbentuk usai longsor dan banjir bandang di wilayah Gerong, dekat perbatasan Nepal.
06:33Danau baru itu diduga terbentuk dari reruntuhan gletser, pemicu banjir bandang pada Rabu lalu.
06:56Saudara bencana alam yang terjadi di Nepal tak terjadi secara tunggal.
07:00Ilmuwan menduga bencana air bah itu terjadi akibat perubahan iklim.
07:05Bencana air bah ini juga jadi alarm keras bagi kita.
07:09Negara yang juga berada di kawasan rawan bencana mulai dari banjir, longsor, gempa bumi hingga letusan gedung api.
07:17Perubahan pola cuaca, hujan ekstrim dan meningkatnya suhu dapat memperbesar ancaman terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan.
07:26Karena itu penguatan sistem peringatan dini, pemantauan kondisi lingkungan, serta kesiap siagaan masyarakat sangatlah penting.
07:34Sebab mencegah selalu lebih baik dari mengobati.
Komentar

Dianjurkan