Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Perlombaan pacu perahu dan parade kapal hias tetap digelar di Sungai Batanghari, Kota Jambi, meski kabut asap pekat menyelimuti wilayah tersebut. Buruknya kualitas udara dan terbatasnya jarak pandang tidak menyurutkan antusiasme warga untuk menyaksikan perlombaan.

Warga tetap bertahan di sekitar lokasi untuk menyaksikan para peserta unjuk kemampuan. Sebagian warga menggunakan masker saat menyaksikan perlombaan di tengah kondisi udara yang dipenuhi kabut asap.

Perlombaan pacu perahu tersebut merupakan bagian dari Festival Batanghari 2026 di Kota Jambi. Festival ini mengangkat Sungai Batanghari sebagai bagian penting dari sejarah perdagangan dan perjalanan jalur rempah Nusantara.

#festivalbatanghari #jambi #pacuperahu #sungaibatanghari #kabutasap #festival2026

Baca Juga Israel Bombardir Gaza, Fasilitas Air Hancur dan Warga Berupaya Selamatkan Korban | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/687378/israel-bombardir-gaza-fasilitas-air-hancur-dan-warga-berupaya-selamatkan-korban-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/688077/senyum-anak-anak-gaza-saat-menyaksikan-bioskop-keliling-di-tengah-ketakutan-perang-berut
Transkrip
00:00Di tengah ketakutan dan trauma perang, anak-anak di Gaza mendapat kesempatan untuk kembali merasakan sedikit kehidupan masa kanak-kanaknya.
00:08Mereka bisa menyaksikan film animasi, bukan di bioskop mewah, namun di antara tenda-tenda pengungsian.
00:20Suasana di kem pengungsian Gaza terasa berbeda.
00:24Hangat, karena keluarga bersama anak-anak berkumpul di antara tenda menantikan pemutaran film.
00:31Sebelum film dimulai, sejumlah anak menari dan bermain.
00:36Wajah-wajah yang selama ini terlihat cemas dan takut akibat perang, kini menatap layar besar dengan penuh antusias.
00:48Para pengungsi menyebut suasana ini membawa mereka pada kenangan sebelum perang menerjang.
00:54Duduk bersama di depan televisi, menonton program hiburan, kini hanya menjadi kenangan.
01:25Di tengah perang, kegiatan ini berubah menjadi sarana dukungan psikososial.
01:30Bagi anak anak dan keluarga berkumpul di antara.
01:33Saya sebuah mesele laik, saya mempercayang sangat semenir.
01:37Saya menghargikan saya ke existem dan saya kubur di sisi sinema.
01:39Di situasi ini dalam situasi tersebut, di situasi di jahat, di jahat kemahuan maksudnya.
01:45Saya tidak berbindah kemahuan iaitu dalam kemahuan.
01:50Saya menemukan diri saya hingga wadah kemahuan menengahuan.
01:51Menurut saya juga berbindah kemahuan dan rahabat kemahuan.
01:54Jadi kita mengalami dati jahat kemahuan maksudnya.
02:02Bagi anak-anak Gaza mungkin hanya beberapa jam mereka bisa melupakan ketakutan, tapi ingatan bahagia ini akan menancap di Kalbu
02:12selamanya.
Komentar

Dianjurkan