00:00Di tengah ketakutan dan trauma perang, anak-anak di Gaza mendapat kesempatan untuk kembali merasakan sedikit kehidupan masa kanak-kanaknya.
00:08Mereka bisa menyaksikan film animasi, bukan di bioskop mewah, namun di antara tenda-tenda pengungsian.
00:20Suasana di kem pengungsian Gaza terasa berbeda.
00:24Hangat, karena keluarga bersama anak-anak berkumpul di antara tenda menantikan pemutaran film.
00:31Sebelum film dimulai, sejumlah anak menari dan bermain.
00:36Wajah-wajah yang selama ini terlihat cemas dan takut akibat perang, kini menatap layar besar dengan penuh antusias.
00:48Para pengungsi menyebut suasana ini membawa mereka pada kenangan sebelum perang menerjang.
00:54Duduk bersama di depan televisi, menonton program hiburan, kini hanya menjadi kenangan.
01:25Di tengah perang, kegiatan ini berubah menjadi sarana dukungan psikososial.
01:30Bagi anak anak dan keluarga berkumpul di antara.
01:33Saya sebuah mesele laik, saya mempercayang sangat semenir.
01:37Saya menghargikan saya ke existem dan saya kubur di sisi sinema.
01:39Di situasi ini dalam situasi tersebut, di situasi di jahat, di jahat kemahuan maksudnya.
01:45Saya tidak berbindah kemahuan iaitu dalam kemahuan.
01:50Saya menemukan diri saya hingga wadah kemahuan menengahuan.
01:51Menurut saya juga berbindah kemahuan dan rahabat kemahuan.
01:54Jadi kita mengalami dati jahat kemahuan maksudnya.
02:02Bagi anak-anak Gaza mungkin hanya beberapa jam mereka bisa melupakan ketakutan, tapi ingatan bahagia ini akan menancap di Kalbu
02:12selamanya.
Komentar