Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Inilah detik-detik kedatangan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming di Kompleks Parlemen Senayan.

Gibran akan mendampingi Presiden Prabowo menyamaikan pidatonya di sidang tahunan MPR RI 2026.

Sidang Tahunan MPR RI digelar di Kompleks Senayan Jakarta pada Jumat (14/8/2026).

#prabowo #sidangtahunanmpr #breakingnews #pidatoprabowo #dpr #mpr

Produser: Theo Reza

Baca Juga Momen Jokowi Duduk Diapit 3 Wapres RI Saksikan Pidato Prabowo di Sidang Tahunan MPR 2026 di https://www.kompas.tv/nasional/685560/momen-jokowi-duduk-diapit-3-wapres-ri-saksikan-pidato-prabowo-di-sidang-tahunan-mpr-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685562/detik-detik-wapres-gibran-tiba-hadiri-sidang-tahunan-mpr-2026
Transkrip
00:00Sejak seingat saya April 2025, itu bahwa salah satu persoalan yang bermasalah itu komunikasi.
00:07Nah, saya melihat perlu diperkuat lagi yang disebut dengan komunikasi presidensial.
00:14Komunikasi presidensial itu kan karakternya tiga.
00:18Pertama itu ofisial resmi, yang kedua itu direktif, memberi arahan ke bawah, kemudian yang ketiga otoritatif.
00:28Nah, dalam banyak momentum, saya melihat ada sebenarnya opini publik yang kontroversial diragam komunikasi pemerintah.
00:40Contohnya misalnya, bagaimana pernyataan-pernyataan presiden ketika misalnya turun ke bawah,
00:50maksud saya Mbak Nanda, itu ke wilayah kerja-kerja teknokrasi komunikasi, entah itu di KSP, entah itu di Bakom ya.
00:58Oke, Pak Gun Gun, maaf kita potong dulu, kita tahan dulu sebentar, karena kita akan lihat dulu bagaimana situasi terkini
01:03di Kompleks Parlemen Senaya Jakarta.
01:05Kita sudah lihat, ini ya Pak Gun Gun dan Bang Rio, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sudah tiba di Gedung
01:12Nusantara di Kompleks...
01:14Oh, ternyata, Wapres Republik Indonesia Gibran Raka Bumbeng Raka, beserta istri sudah tiba.
01:26Oke, tampaknya kalau ini sebentar lagi akan ada kedatangan presiden ya, sudah tiba sebentar lagi seharusnya.
01:32Kalau misalkan melihat dari tahun lalu bagaimana alurnya.
01:35Nah, kita kembali lagi, sembari melihat visual terkini, Saudara.
01:43Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Raka Bumbeng Raka sudah tiba di Gedung Nusantara untuk mengikuti sidang tahunan EPR.
01:52Dia juga akan mendengarkan pidato kenegaraan yang nantinya akan disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
02:00Terut, didampingi juga oleh Wakil Ketua DPR RI, beserta juga dengan anggota DPD RI.
02:14Yang kemudian akan nanti diarahkan untuk masuk ke ruang rapat paripurna.
02:18Sembari kita melihat bagaimana situasi terkini dari Kompleks Pelemen Senai Jakarta, kita lanjutkan dialognya tadi, Pak Gun Gun, terkait dengan
02:23evaluasi.
02:24Ada dua poin tadi yang sudah disampaikan.
02:25Ya, poin kedua tadi soal komunikasi kebijakan ya, karena dalam konteks negara demokrasi kebijakan tanpa komunikasi kebijakan biasanya itu akan
02:34lahir kerusakan.
02:35Karena tidak dipahami, tidak mendapatkan dukungan gitu dari publik, publik terasnya rendah maksud saya.
02:42Nah, sehingga ini kemudian perlu jadi catatan.
02:44Kemudian yang ketiga, bagaimana pelibatan kelompok-kelompok di luar pemerintah dalam komunikasi deliberatif ya,
02:52dalam komunikasi yang sifatnya itu timbal balik, ya, resiprokal.
02:56Jangan kritik pada pemerintah itu selalu kemudian ditapsiri sebagai kebencian pada pemerintah.
03:02Anda ingin menyebut ini sebagai anti-kritik atau bagaimana berarti?
03:04Enggak, saya ini bicara suatu hal yang normatif sebenarnya.
03:10Bahwa konteks negara demokrasi itu butuh kritik sebagai nutrisi bagi pemerintahan.
03:16Ya, contoh.
03:19Kanal-kanal itu kan harus dibangun jauh lebih produktif, bukan hanya ketika misalnya ada kritik seperti melalui media
03:27ataupun mungkin dari kekuatan sipi di diskusi-diskusi yang tercecer ya.
03:34Itu harusnya diberi kanal supaya kemudian ada kelanjutannya dari kritik itu kemudian terkonfirmasi pemerintah mendengar dan menindaklanjuti.
03:44Nah, ini penting dalam konteks suara kelompok di luar kekuasaan yang terkanalisasi dalam satu komunikasi yang produktif
03:57dengan rejim siapapun yang berkuasa.
04:00Siapapun yang berkuasa.
04:02Entah itu Pak Prabowo, Pak Jokowi kemarin ya, atau Pak SBI sebelumnya.
04:07Kalau kemudian kritik itu diposisikan sebagai sebuah ancaman bagi kredibilitas pemerintah,
04:17maka disitulah menurut saya letak kekeliruan karena akan melahirkan jarak atau gap komunikasi yang melebar.
04:28Makanya ini kan Pak Prabowo masih sampai 2029, kanalisasi suara-suara berbeda itu melalui misalnya
04:37apa namanya proses-proses dialog yang jauh lebih produktif tapi juga tertindaklanjuti, itu menurut saya jadi penting.
04:44Oke, ini menarik untuk membedah satu persatu terkait dengan poin evaluasi dari Pak Gun Gun.
04:49Saya mau ke Bang Ryo dulu.
04:50Untuk poin pertama tadi disampaikan oleh Pak Gun Gun mengenai program prioritas Presiden Prabowo Subianto,
04:55ada dua tadi yang disinggung, MBG dan juga KOPDES.
04:58Saya mau ke MBG lebih dulu, Bang.
05:00Kalau MBG sendiri dilihatnya ada alur yang skit begitu Bang, salah satunya.
05:04Ya, tentu saja kami dari Partai Gerindra, kami juga tidak defensif.
05:08Kami harus membuka diri dan kami tahu banyak sekali ada kekurangan-kekurangan yang sudah terjadi.
05:14Tapi sebelum kita masuk ke situ, saya ingin sedikit mengelaborasi terkait dengan filosofi atau tujuan utama.
05:20Daripada program prioritas pemerintah seperti MBG dan juga KOPDES.
05:23Kalau kita berbicara MBG ini kan memiliki dua, seperti koin dengan dua mata sisi.
05:28Di jangka pendek kita memiliki dampak perekonomian terhadap perekonomian lokal,
05:32untuk petani nelayan UMKM lokal kita, juga untuk tenaga kerja lokal yang dipekerjakan di dapur-dapur.
05:37Lalu di jangka panjang kita berbicara tentang pemberdayaan daripada sumber daya manusia kita.
05:41Ini sudah ada research bahkan dari PBB, dari World Food Organization, juga dari PBB yang menyatakan bahwa program makan bergizi
05:52gratis ini merupakan sebuah investasi yang bisa melahirkan imbal balik sekitar 5 sampai 30 kali lipat.
05:57Apa saja matriks-matriksnya?
05:59Seperti peningkatan daripada attendance atau kehadiran di sekolah, seperti daripada peningkatan daripada pencapaian akademik.
06:04Dan pada jangka panjang ini dapat meningkatkan pendapatan mereka ketika anak-anak kita masuk ke dalam struktur daripada tenaga kerja.
06:10Ini sudah terbukti bahwa ini merupakan memang instrumen untuk berinvestasi pada sumber daya manusia kita.
06:14Juga dengan Kopdes, Mbak Nanda.
06:16Kopdes ini kita perlu pahami, Kopdes ini bukan hanyalah sekedar gerai retail.
06:20Kopdes ini kan memiliki tiga fungsi utama di sini, Mbak Nanda.
06:24Fungsi pertama daripada Kopdes ini adalah sebagai off-taker.
06:26Off-taker daripada produk-produk andalan daripada setiap desa, setiap kelurahan, produk pertanian, produk perikanan, dan sebagainya.
06:33Bagaimana caranya produk ini dibeli, memutus mata rantai yang terlalu panjang yang selama ini mengikis keuntungan daripada petani dan nelayan
06:40kita.
06:40Juga lalu di-onboard, lalu setelah dibeli dengan harga yang baik, ini juga dapat diintegrasikan kepada baik itu program prioritas
06:47pemerintah,
06:47seperti produk-produk pertaniannya masuk ke dalam program seperti MBG.
06:51Produk-produk pertanian perikanan dapat disalurkan ke pasar nasional melalui gerai-gerai retail nasional,
06:56baik itu gerai Kopdes maupun gerai swasta lainnya, sampai diintegrasikan terhadap pasar ekspor.
07:01Itu fungsi pertama tuh, fungsi off-taking.
07:03Lalu yang kedua adalah fungsi pembiayaan.
07:05Jadi selama ini petani kita, nelayan kita di desa-desa ini memiliki masalah dengan pembiayaan yang terlalu mahal.
07:11Jadi Kopdes akan menyelesaikan masalah itu.
07:13Juga yang terakhir adalah membangun infrastruktur, seperti gudang, cold storage, logistik, dan sebagainya.
07:17Nah itu tadi ya, mengenai MBG dan juga Kopdes.
07:20Sembari kita membahas mengenai evaluasi tadi, juga sembari melihat juga bagaimana situasi terkini.
07:25Bang Riau dan juga Pak Gunggun di Kompleks Polemen Senai Jakarta, sudah ada beberapa tadi yang hadir.
07:29Salah satunya adalah Wapreyes Gibran, Raka Buming, yang sudah tiba begitu ya.
07:33Tapi tadi kalau misalkan saya...
Komentar

Dianjurkan