00:01Saudara-saudara sekalian dengan kooperasi Merah Putih ini untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia dari sejak kita menerima kedaulatan,
00:14untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri sehingga tidak bisa kita dipermainkan oleh saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan
00:38pasar.
00:38Kita tidak anti pasar, tidak bisa kita anti pasar, ekonomi adalah didasarkan atas bergeraknya pasar,
00:52tapi pasar bisa dimanipulasi, pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar.
01:06Dan karena itu, rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus berdayakan melalui kooperasi.
01:19Kooperasi yang dibantu, kooperasi yang diperkuat, kooperasi yang diberdayakan.
01:28Saudara-saudara sekalian, semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui kooperasi Merah Putih.
01:41Sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan.
01:54Subsidi adalah uang rakyat, barang yang disubsidi, disubsidi oleh uang rakyat untuk rakyat dan bukan dagangan.
02:09Saudara-saudara, BUMN adalah milik seluruh rakyat Indonesia.
02:13BUMN tidak boleh milik direksi, bukan milik komisaris, bukan pula sumber dana bagi penguasa.
02:42Maaf, agak terlalu semangat.
02:47Ketika kita bentuk dana antara, ya itu adalah dana kedaulatan kita, Sovereign Wealth Fund.
02:55Kita menemukan bahwa ada 1074 BUMN.
03:06Dan BUMN-BUMN itu ada yang punya anak perusahaan, dan ada yang punya cucu perusahaan.
03:16Bahkan ada yang punya cicit perusahaan.
03:19Ini luar biasa.
03:23Saya mengira BUMN itu adalah 300 atau 400.
03:285074.
03:31Dan BUMN-BUMN ini
03:38Kadang-kadang bekerja seenaknya.
03:44Tidak bertanggung jawab kepada bangsa, kepada negara.
03:49Pemerintah tidak dianggap.
03:53Saya tidak faham bagaimana bisa terjadi seperti ini.
04:03Mungkin harus kita bentuk suatu pengadilan ad-hoc khusus untuk kita usut pengurus-pengurus direksi 30 tahun kebelakang mungkin.
04:24Tapi saya juga akan menghadapi majlis, saya akan menghadapi DPR, saya akan minta kalau perlu kita memberi juga peluang semacam
04:36amnesti khusus untuk mereka yang tobat, mereka yang sadar, mereka yang mengakui.
04:47Nah ini saya serahkan kepada wakil-wakil rakyat untuk memutuskan.
05:00Kalau saya laporkan semuanya, saya takut rakyat kita marah semuanya.
05:07Saudara-saudara,
05:11terlalu banyak BUMN yang tidak produktif.
05:15Rugi terus laporannya untung.
05:19Ngarang aja itu, untungnya itu.
05:25Kita kena masalah.
05:27Karena banyak perusahaan-perusahaan asing kan juga kerjasama dengan BUMN kita.
05:32Jadi kita harus menghilangkan ini, permainan-permainan ini.
05:36Tapi, saya dengan bangga, hari ini saya melaporkan kepada majlis yang terhormat.
05:45Hari ini, kita telah menutup 290 BUMN.
05:54Pada Desember 31, 2026, kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN.
06:10750 BUMN lebih akan kita tutup.
06:15Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan.
06:23Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia.
06:33Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja kita telah menghemat biaya overhead sekitar 50 triliun rupiah.
06:46Hanya dari gaji, direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan, dinas, bla bla bla bla bla, kita sudah menghemat 50
06:59triliun rupiah lebih.
07:02Target kita, Desember 31, target kita, kita harus menghemat 70 triliun lebih.
07:10Kita bisa bayangkan dengan 50 triliun berapa puskesmas bisa kita perbaiki, berapa sekolah bisa kita renovasi, berapa rumah untuk rakyat
07:29kita bisa kita berikan.
07:31Jadi seluruh daripada sekalian, untuk itu saya memberi penghargaan khusus kepada pimpinan dari Danantara, dengan seluruh timnya, seluruh jaringannya.
07:51Silahkan berdiri.
07:55Kita tepuk tangan.
08:04Juga tim pertanian, tim ekonomi, saya minta berdiri semua.
08:09Saya minta majlis memberi penghargaan ke mereka, tim ekonomi juga yang...
08:15Menteri Keuangan, Menteri Ekon.
08:21Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman.
08:26Tapi kalau saya umumkan subsidi tambah, mengkerut beliau.
08:32Saudara-saudara, akhir tahun lalu, kita telah tutup seribu tambang timah ilegal di Bangka Belitung.
08:46Seribu tambang ilegal, saya telah minta Panglima TNI dan Kapolri untuk usut masak seribu tambang pejabat TNI dan pejabat Polri,
09:04tidak tahu.
09:12Kapolri dan Panglima TNI, usut, untuk apa negara kasih pangkat, kasih jabatan, mereka-mereka kalau tidak bisa tertipkan ini.
09:25Saya bicara atas nama rakyat Indonesia. Ini wakil-wakil rakyat semua di sini.
09:36Terima kasih.
Komentar