00:02Terima kasih Anda masih menyaksikan Breaking News Kompas TV, Komisi 3 DPR memastikan akan mengawal kasus kematian Sutrimo, pria yang
00:11bekerja sebagai Karungga, ex-Jampitsus Febri Adriansyah.
00:18Anggota Komisi 3 DPR RI, Hinca Panjaitan, meminta polisi menuntaskan kasus kematian Sutrimo secara transparan.
00:25Hinca mengakui misteri kematian Sutrimo membutuhkan penyidikan berbasis saintifik agar hasilnya akurat sehingga bisa tidak memakan waktu.
00:40Proses ekshumasi Sutrimo yang akan berlangsung 12 Agustus jadi rangkaian penyidikan yang bisa mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
00:50Memang untuk soal kematian ini membutuhkan scientific identificationnya, membutuhkan skill yang cukup, bukti-bukti yang akurat agar tidak salah menyimpulkan.
01:01Jadi kita hormati proses penyidikan ini, tapi kita minta tuntaskan sampai selesai.
01:08Nah Komisi 3 tentu akan mengawal sampai tuntas ini.
01:15Di Rabu, Lusa, kami akan melakukan ekshumasi.
01:24Kalau dia nggak, otopsi itu paling baik tentu secepat mungkin gitu ya, begitu orang itu meninggal.
01:45Merasa ada yang tidak wajar dalam kematian Sutrimo, keluarga mendiang pegawai eks Jampitsus ini akhirnya melaporkan kasusnya ke polisi dengan
01:53dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana.
01:57Kejanggalan yang jadi landasan laporan diantaranya, hilangnya kontak dari pihak pengantar jenazah yang sempat berjanji mengembalikan barang-barang pribadi korban,
02:07termasuk telepon genggam Sutrimo, dan adanya temuan busa yang keluar dari mulut Sutrimo saat detik-detik terakhirnya meninggal dunia.
02:17Pertama, di nilai janggal itu kan setelah berselang sehari, begitu yang tadinya dari pihak pengantar jenazah itu kan berjanji akan
02:25mengirimkan
02:27handphone dan barang-barang pribadi milik almarhum lewat paket begitu kan ketika dihubungi nomor yang tadi pengantar jenazah itu ternyata
02:37sudah tidak bisa dihubungi dari situ awalnya.
02:39Lalu tiba-tiba terus kan di media masa mulai di blow up begitu kan ada foto yang berbusa dan lain
02:48-lain segala macam.
02:49Ini dari keluarga jadi bertanya-tanya begitu kan segala macam itu.
02:55Kasus kematian Sutrimo kini resmi naik ke tahap penyidikan.
02:58Penyidik menerapkan pasal dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana.
03:02Untuk mencari bukti material baru, Bitreskrimum Polda Metro Jaya menjatuhalkan proses ekshumasi atau pembongkaran makam korban di Banyumas, Rabu 12
03:13Agustus.
03:15Langkah ini diambil setelah lebih dari dua minggu korban dimakamkan.
03:18Kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan.
03:23Insya Allah hari Rabu, Lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas.
03:34Sebagaimana laporan polisi yang kami terima itu adalah pasal pembunuhan ataupun pembunuhan berencana.
03:4624 saksi sudah kami periksa apa kami minta keterangan di dalam proses penyelidikan.
03:55Tenggat waktu ini pun menjadi tantangan terbesar dalam membongkar penyebab kematian Sutrimo.
04:01Dokter forensik Rumah Sakit Universitas Indonesia menegaskan,
04:05otopsi idealnya dilakukan sesaat setelah korban dinyatakan meninggal dunia.
04:10Jedah waktu lebih dari dua minggu dipastikan memicu proses pembusukan alami jenazah
04:15yang berpotensi menyulitkan tim dokter forensik dalam mendeteksi penyebab pasti kematian korban.
04:22Tapi masih bisa ditemukan kalau dalam waktu tiga minggu itu dokter?
04:27Tergantung sebenarnya mau kita cari apa.
04:30Kan gitu, gitu ya.
04:32Jadi tergantung juga tadi pembusukannya sudah sejauh mana.
04:36Itu yang sebenarnya kita belum tahu kan gitu.
04:38Jadi mungkin aja ternyata tanahnya tadi justru baik sehingga mempreservasi jenazahnya gitu.
04:44Sehingga masih ada organ-organ yang masih cukup baik pemeriksaannya.
04:48Karena itu salah satu kemungkinan gitu.
04:51Tapi mungkin juga kalau misalnya ternyata kondisi tanahnya justru mempercepat membusukkan,
04:55ya ada kemungkinan kita memang nggak ketemu apa-apa.
04:59Pembuktian ilmiah melalui pembongkaran makam ini akan menjadi kunci utama
05:03membongkar misteri kematian Sutrimo secara terang benerang.
05:07Termasuk mengusut apakah kematian Sutrimo murni karena medis
05:11atau dugaan pembunuhan seperti yang disangkakan keluarga.
05:16Tim Reputan, Kompas TV
05:22Ex-Humasi, Pegawai Ex-Jampit Susutrimo dimulai hari ini di Banyumas, Jawa Tengah, Saudara.
05:28Kita dengarkan kembali pernyataan Kapit Humas,
05:31Pol Dametro Jaya, Kombes Budi Hermanto,
05:33dan Karodok Pol, Pus Dokes Polri, Brinkjen Sumihastri, Purwanti.
05:38Nama budaya, salam kebajikan.
05:41Yang kami hormati rakan-rakan media hadir pada pagi hari ini,
05:46hadir juga Ketua PDFMI,
05:50Persatuan Dokter Forensik Mediko-Legal Indonesia, Brinkjen Polisi, Dr. Hastri.
05:57Hadir bersama kita juga, Bapak Direskrim Um, Polda Jawa Tengah,
06:03Bapak Direskrim Um, Polda Metro Jaya, Kapolres, Ta, Banyumas, Kabit Dokes, Polda Metro Jaya, Kabit Dokes, Polda Jawa Tengah.
06:15Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan kepada teman-teman dan masyarakat,
06:21pelaksanaan ekshumasi di hari Rabu 12 Agustus 2026,
06:28sekira pukul 9.30 akan dimulai.
06:32Ada tiga tahapan kegiatan hari ini.
06:36Yang pertama, pelaksanaan bongkar kuburan,
06:41atau lebih banyak kita kenal dengan istilah ekshumasi.
06:45Yang kedua, ada pemeriksaan luar jenazah.
06:49Ini sesuai untuk mengetahui identitas jenazah
06:53sesuai dengan surat permohonan penyidik terhadap identitas yang diperiksa.
07:00Yang ketiga, ada pemeriksaan bagian dalam.
07:03Nanti secara materi lengkap akan disampaikan oleh ketua PDFMI.
07:12Pelaksanaan hari ini, ini merupakan proses dari penyidikan.
07:17Ini kolaborasi, dukungan dari Polda Jawa Tengah,
07:21Poresta Banyumas, bersama Polda Metro Jaya dan Ditreskrim Um Polda Metro Jaya.
07:28Ada dua laporan masyarakat.
07:30Yang pertama, Dibareskrim.
07:31Yang kedua, laporan keluarga almarhum, sodara S di Poresta Banyumas.
07:39Nah, berawal dari proses penyidikan yang dilakukan sampai dengan naik tahap penyidikan,
07:45pada saat sekarang kita akan melaksanakan ekshumasi.
07:48Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan sekalian,
07:53kita memberi ruang, ruang empati kepada keluarga almarhum.
07:59Jadi pada saat ini kami sampaikan,
08:02keluarga almarhum sudah memberikan izin,
08:05memberikan restu secara resmi untuk dilakukan ekshumasi,
08:09pemeriksaan jenazah,
08:10untuk mengetahui riwayat medis maupun apa yang akan kita harapkan
08:19di dalam penemuan ini oleh tim gabungan dokter forensik.
08:24Jadi tim gabungan dokter forensik ini terdiri dari PDFMI Jaya,
08:29ada PDFMI Jawa Tengah, dan PDFMI Jawa Timur.
08:33Mungkin demikian yang bisa kami sampaikan dari dokter.
08:38Melanjutkan dari Bapak Khabit Tumas,
08:41langsung saja dari tiga tahap tersebut,
08:43kami juga dari perimpunan dokter forensik mediko-legal Indonesia,
08:48melibatkan beberapa ahli di dalamnya,
08:51selain spesialis forensik mediko-legal,
08:54kami juga mengajak teman-teman dari laboratorium forensik
08:58dan dari laboratorium toksikologi di UI,
09:02juga di UNER, untuk memeriksa hasil lab-nya nanti,
09:06dan juga dari ahli DNA dan ahli histopatologi anatomi.
09:11Sehingga kita bekerja dengan menyeluruh komprehensif
09:16dan hasilnya juga berdasarkan dari hasil pemeriksaan laboratorium nanti
09:22yang kita dapatkan.
09:24Mohon doanya rekan-rekan dan seluruh masyarakat,
09:27sehingga kita bisa membuat jelas apakah cara dan sebab kematiannya
09:34natural atau anatural kematian seperti itu.
09:38Sehingga kami juga mohon waktu ya untuk bekerja hari ini dengan maksimal.
09:45Begitu aja Pak Khabit Tumas.
09:46Terima kasih dok, ya mungkin.
09:48Ya izin, saya ingin dari MikroTV terkait dengan proses ekshumasi ini,
09:56setelahnya itu akan membutuhkan hasil berapa waktu,
10:00dan apakah ada kesulitan setelah melihat kontur tanah dan lain-lainnya
10:04dalam proses ekshumasi hari ini?
10:05Ya, berdasarkan geografis di sini dan tanah juga cukup kering dan bagus,
10:11kesulitan mungkin bisa minimal ya, bisa kita dapatkan mungkin jelasah
10:17masih dalam keadaan bagus, saya sendiri belum melihat karena lagi proses ekshumasi.
10:22Ekshumasi itu memeriksa makamnya, jenis tanahnya, panjang makamnya,
10:28juga pengambilan sampel di sekitar tanah makam seperti itu.
10:31Baru ini penggalian, baru kita periksa luar, baru tadi periksa dalam.
10:40Prosesnya kan kita pengambilan sampel, kita tidak langsung menyatakan apa bagaimana,
10:46nanti mungkin nunggu hasil lab, tapi sementara mungkin nanti ada,
10:51Pak Khabit Tumas ya, ada kabar lagi nanti sore.
11:04Apakah ini akan mengganggu hasil dari penelitian ini atau ekshumasi otopsi ini, Bu?
11:11Memang proses pembusukan pasti sudah terjadi karena sudah lebih dari 10 hari,
11:16dari tanggal 23 Juli ya.
11:18Tapi kita berharap kita mendapatkan karena keadaan lingkungannya yang kering dan bagus di sini.
11:26Tapi apakah itu masih bisa jamin, masih bisa terdeteksi seandainya sutrimu itu meninggal tidak wajar, Bu?
11:32Makanya kita tunggu nanti hasil labnya.
11:34Makasih, Bu.
11:43Pemeriksaan dalam itu lengkap, seluruh organ kita periksa nanti.
11:48Mungkin itu ya, rekan-rekan nanti setelah pelaksanaan ekshumasi,
11:53pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam,
11:55kita akan menyampaikan lagi kepada teman-teman di Poresta Banyumas.
11:59Tolong beri ruang kepada tim yang saat ini bekerja untuk agar leluasa dan perlu kami sampaikan,
12:08pelaksanaan ekshumasi pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam ini pasti profesional,
12:14proporsional dan akuntabel.
12:16Dan yang pasti dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
12:20Makanya ini merupakan tim gabungan.
12:22Terima kasih rekan-rekan sekalian.
12:24Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
12:27Om Santi Santi Santi Om.
Komentar