Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kebakaran hutan dan gelombang panas terjadi di berbagai belahan dunia seiring meningkatnya suhu global. Suhu permukaan laut dunia juga tercatat sebagai yang tertinggi untuk periode tahun ini di tengah menguatnya fenomena El Nino yang diperkirakan mencapai tingkat ekstrem.

Kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah di Amerika Utara dan Eropa. Gelombang panas ekstrem juga terjadi di Amerika Utara, Amerika Selatan, India, serta sejumlah wilayah Eropa, termasuk Prancis dan Spanyol.

Para ilmuwan menilai kombinasi pemanasan global akibat aktivitas manusia dan El Nino berpotensi memicu lonjakan suhu global serta mengganggu pola cuaca di berbagai kawasan.

Tahun 2026 mencatat banyak rekor cuaca ekstrem. Namun, menurut statistik iklim, tahun ini masih berada di peringkat ketiga tahun terpanas setelah 2024 dan 2025. Ilmuwan iklim Berkeley Earth, Zeke Hausfather, memperkirakan peluang 2026 menjadi tahun terpanas meningkat menjadi sekitar 35 persen.

Data menunjukkan 82 persen wilayah lautan mengalami gelombang panas. NOAA memperkirakan El Nino kali ini berpotensi menjadi yang terkuat dalam sejarah. Meski demikian, penyebab utama rekor suhu saat ini adalah perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas.

#perubahaniklim #elnino #gelombangpanas #kebakaranhutan #suhuglobal #kompastv

Baca Juga Kebakaran Bromo Kembali Meluas, Wagub Jatim Emil Dardak Angkat Bicara | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/684694/kebakaran-bromo-kembali-meluas-wagub-jatim-emil-dardak-angkat-bicara-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/684697/el-nino-menguat-82-persen-lautan-dunia-kini-alami-gelombang-panas-kompas-siang
Transkrip
00:00Kebakaran hutan dan gelombang panas masih terjadi di berbagai belah dunia
00:04seiring dengan meningkatnya suhu global.
00:08Suhu permukiman laut atau permukaan laut dunia juga tercatat sebagai yang tertinggi
00:13untuk periode tahun ini di tengah menguatnya fenomena El Nino
00:17yang diperkirakan mencapai tingkat ekstrim.
00:25Kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah di Amerika Utara dan Eropa
00:29gelombang panas ekstrim juga terjadi di berbagai belahan dunia.
00:34Sementara itu suhu permukaan laut dunia tercatat sebagai yang tertinggi
00:38untuk periode tahun ini di tengah menguatnya fenomena El Nino.
00:44Para ilmuwan menilai kombinasi pemanasan global akibat aktivitas manusia dan El Nino
00:49berpotensi memicu lonjakan suhu global serta mengganggu pola cuaca di berbagai kawasan.
00:56Tahun 2026 mencatat banyak rekor cuaca ekstrim.
01:00Namun menurut statistik iklim, tahun ini masih berada di peringkat ketiga,
01:05tahun terpanas setelah 2024 dan 2025.
01:10Para ilmuwan memperkirakan,
01:12suhu global masih berpotensi terus meningkat hingga akhir tahun.
01:16Ilmuwan iklim dari Berkeley Earth,
01:19Zach Housefather memperkirakan,
01:21peluang 2026 menjadi tahun terpanas meningkat sekitar 35 persen.
01:27Dunia kembali dihadapkan pada ancaman perubahan iklim yang semakin nyata
01:31dengan dampak yang diperkirakan akan terus memburuk.
01:59Data menunjukkan 82 persen wilayah lautan mengalami gelombang panas.
02:04Para ahli menjelaskan,
02:06karena lautan menutupi lebih dari 70 persen permukaan bumi,
02:10peningkatan suhu laut umumnya baru tercermin pada suhu rata-rata global
02:14sekitar satu setengah bulan kemudian.
02:18Ilmuwan di Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat atau NOAA
02:23memperkirakan,
02:24El Nino kali ini berpotensi menjadi yang terkuat dalam sejarah,
02:28sehingga melepaskan lebih banyak panas yang tersimpan di lautan
02:32dan memperkuat kenaikan suhu global.
02:35Meski demikian,
02:36penyebab utama rekor suhu yang terjadi saat ini adalah perubahan iklim
02:40akibat emisi gas rumah kaca dari pembakaran batu bara,
02:44minyak dan gas,
02:45sedangkan kontribusi El Nino relatif lebih kecil.
03:12Lainan iklim Kopernikus mencatat,
03:15Eropa mengalami rangkaian gelombang panas luar biasa sejak bulan Mei
03:19disusul beberapa gelombang panas pada Juni dan Juli
03:22yang masih berlanjut di Perancis dan Spanyol.
03:25Selain Eropa,
03:27gelombang panas ekstrim juga melanda Amerika Utara,
03:30Amerika Selatan,
03:31dan India.
Komentar

Dianjurkan