00:00Jadi ini yang menjadi apresiasi bagi kami, yang luar biasa sekali, bahwa Presiden di akhirnya daripada sambutan kami, kami jujur
00:09menyampaikan terima kasih yang mendalam karena Bapak sudah membuat kata pengantar di buku ini.
00:18Kata pengantarnya, Kop Negara, Pemirsa Snek, makasih ya. Ini kelihatannya tambah storan kelihatannya.
00:29Kemudian, tanda tangannya basah, Pak. Ini semakin golkar tidak bisa kemana-mana.
00:41Jadi, mohon maaf, Cak Imin sekalipun sudah jadi ketumpar terlama, belum tentu punya buku tanda tangan oleh Presiden.
00:52Itu belum tentu, Cak.
00:55Nah, itulah perbedaan antara perbaduan antara gaya politik timur dan Jawa, dan Jawa saja, kira-kira begitu.
01:04Bapak-Ibu semua, saya pikir demikian.
01:07Terima kasih.
01:09Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih atas semua ucapan dari WA Group maupun WA-WA yang lain.
01:19Saya tahu betul, dalam cyberproses, saya pertama mengucapkan terima kasih yang tulus-tulusnya kepada Bapak Presiden yang telah membimbing kami.
01:33Mengarahkan semua kota kabinet, banyak orang-orang yang memberikan kontribusi terbaiknya.
01:40Baik teman-teman saya dari senior saya di HMP, di HIPMI, di KNPI, maupun yang lain.
01:46Di usia saya yang kelima puluh tahun, Bapak Presiden, izinkan saya untuk menyampaikan satu cerita.
01:54Tapi cerita itulah yang mencambuk saya, kenapa harus saya membuat sepuluh buku ini.
02:00Suatu ketika, saya di SMP, itu kondektor angkot.
02:08Saya pulang karena kehidupannya keras.
02:11Ya karena keras di Papua, udah tahulah bagaimana kalau kehidupan di terminal.
02:17Kadang-kadang teh Papua lancar, kira-kira begitu.
02:20Satu ketika saya pulang, Bapak Presiden, saya dipukul oleh ayah saya, almarhum ayah saya.
02:26Kata almarhum ayah saya, kamu ini mau jadi apa?
02:30Hidup kamu begini terus.
02:33Ketika saya mau dicambuk, rotan yang dari ayah saya itu diambil oleh ibu saya.
02:40Untuk saya jangan sampai dipukul.
02:41Tapi, karena ibu saya nggak kuat, maka saya dipukul oleh ayah saya.
02:46Mulai dari situ, saya katakan bahwa,
02:48saya banyak mengecewakan orang tua,
02:51yang begitu tidak sempurna karena keras ditanam di hati saya.
02:56Suatu saat, saya akan berikan jawaban yang terbaik kepada kedua orang tua saya.
03:06Jadi buku ini saya persembahkan untuk almarhum ayah saya.
03:10Sekalipun beliau sudah tidak ada,
03:12tapi mungkin beliau akan ingat.
03:16Terima kasih kepada saya.
Komentar