00:01Ya Mas Julius, apakah kalian mencium kalau sampai Kapolri diganti ini akan menimbulkan gejolak di internal?
00:07Oh kalau di bagian itu sudah pasti gejolak, institusi manapun ya, kalau kepimpinannya diganti gejolak pasti ada.
00:15Karena pimpinan itu adalah salah satu target dari jenjang karir.
00:19Jenjang karir itu di institusi manapun pasti ada kompetisi.
00:21Tapi yang paling penting gini dulu deh sebelum ke arah sana Mas Ister, saya mau bilang bahwa perdebatannya bukan terletak
00:29head to head antara Kapolri dengan Presiden.
00:31Selesai. On behalf Presiden, Presiden bilang program saya terpenuhi sempurna, SPPG-nya enak, makanannya dan segala macem. Selesai.
00:38Tapi siapa pengawas kinerjanya supaya bisa memunculkan indikator yang tadi Bang Rai bilang?
00:44Hari ini Senayan ngomong apa? Hari ini Komisi 3 ngomong apa? Jangan-jangan ada program-program khusus Senayan juga yang
00:52kemudian membuat Senayan senang sehingga tidak ada evaluasi.
00:55Padahal tugas dia berdasarkan konstitusi. Nah ini yang harus didorong satu. Yang kedua adalah Senayan juga rumah masyarakat.
01:01Kita lihat Komisi 3 syuting dengan berbagai macam kasus. Output dari syuting-syuting kasus itu apa? Apa masukan buat Kapolri?
01:08Apa buat Presiden?
01:10Jadi head to headnya itu adalah antara Komisi 3 dan kelompok politik yang tadi dimaksud oleh Pak Anand dengan Presiden.
01:16Sepanjang itu enggak ada. Enggak akan diganti. Presiden bilang akusi yes kalau kata Presiden.
01:22Saya ke Pak Arianto. Bagaimana rumor surprise ini Presiden Prabowo apakah Anda melihat memang masih kesulitan berkonsolidasi termasuk mengganti Kapolri?
01:31Itu yang terjadi Anda lihat? Itu yang Anda baca?
01:33Kalau saya melihat Pak Presiden pasti sekarang menghitung-hitung setiap hari itu.
01:37Menghitung-hitung setiap hari?
01:38Iya menghitung-hitung setiap hari itu. Karena ada dorongan yang sudah diganti.
01:41Di lain sisi. Tapi dalam penampilan-penampilan selama ini berapa kali Pak Presiden itu menyanjung ya.
01:47Mulai seulang tahun 1 Juli kemarin MBK berhasil itu.
01:50Karena memang kenyataannya kayak gitu. Jadi dia sekarang ya juga masih berpikir kan.
01:57Sementara ini didorong kesini katanya pursi kurang baik. Tapi survei hari ini bagus.
02:03Kan kayak gitu kan. Jadi beda-beda pendapat. Di tengah-tengah beda-beda pendapat ini Presiden pasti akan melihat kira
02:10-kira itu tadi situasinya yang paling tepat kapan.
02:14Sekarang ini sedang menjelang ini. Agustus ini. Apalagi ada rumus di mana-mana banyak yang hampir rame gitu. Masih itu
02:21dihitung oleh Presiden itu.
02:23Tidak hanya nurutin satu desakan dari sini aja. Tapi juga pasti. Kan semuanya yang menanggung risiko kan beliau.
02:29Jadi itu benar-benar rumor. Jelas Pak Sikip masih akan tetap jadi Kapolri.
02:34Saya tidak mengatakan gitu ya. Itu tetap mengatakan Presiden aja.
02:37Oke baik.
02:39Baik. Coba Bang Reh tolong disimpulkan dipertegas. Apakah memang saat ini Pak Prabowo masih kesulitan berkonsolidasi termasuk mengatakan Kapolri?
02:47Iya. Saya juga agak bingung dengan Pak Prabowo.
02:52Kalau disebut sebagai macan, kalau urusan ini nggak kelihatan macannya.
02:56Nah yang kedua adalah pada dasarnya beliau nggak punya kesulitan. Mengganti Kapolri, mengganti menteri apa kesulitannya.
03:03Nah kalau tapi disebut karena ada, mungkin karena ada desakan kelompok-kelompok yang tadi disebutkan oleh Pak Sugeng.
03:09Ya mungkin karena itu. Tapi kan kemudian jadi nggak sehat.
03:13Pertimbangannya bukan karena pertimbang demi kepentingan konstitusi kan.
03:16Demi kepentingan kinerja, demi kepentingan memperbaiki institusi polisi.
03:20Tapi kepentingannya adalah demi blok-blok politik.
03:23Boleh karena itulah saya mengatakan jadi awal ganti.
03:26Sebab kalau Pak Sigit tetap dipertahankan, blok-blok politiknya ada.
03:30Sekarang pertanyaannya adalah apakah Pak Prabowo mau mempertahankan blok-blok ini?
03:35Atau memulai tradisi yang lebih baik terhadap institusi polisi yang bebas dari blok-blok politik.
03:42Oke coba saya ke Pak.
03:43Kenapa itu disatakan blok politik?
03:45Karena Pak Sigit ini memang punya kecenderungan dekat dengan politik.
03:48Itulah makanya istilah parcok di 2024 muncul.
03:51Karena dianggap polisi banyak sekali terlibat dalam urusan pemilu dan juga urusan pilgada.
03:58Oke, baik. Pak Juanda tapi singkat saja.
04:00Rumor surpres ini menandakan bahwa Presiden tengah kesulitan berkonsolidasi.
04:04Bagaimana?
04:05Sulit berkonsolidasi termasuk pergantian Kapolri.
04:08Dengan adanya rumor ini.
04:09Saya kira dalam konteks siapa presidensi ya, dalam konstitusi, yang memegang kendali di Republik secara ekstret itu Presiden.
04:19Tidak ada kendala apapun.
04:20Tidak ada.
04:21Ini persoalan kebijakan dan...
04:24Tapi kadang-kadang kenapa muncul rumor?
04:26Ya.
04:27Dalam hal ini kan memang berselewatan politik.
04:29Politik yang kadang-kadang politik subjektif.
04:31Politik yang kelompok.
04:37Saya kira ini hal yang kita harus buang.
04:40Kalau kita mau mengakui dan memperhentikan negara hukum.
04:44Nah, satu hal lagi sebelum saya lupa.
04:47Baik, singkat saja Pak.
04:48Untuk si Bang Rai tadi mengatakan kembali ke sana bahwa Kapolri bagaimana misalnya menolak.
04:57Dalam struktur ketatangan Indonesia, Kapolri ini kan di bawah Presiden.
05:03Mana ada Kapolri atau Bawaan yang berani membantah.
05:07Siap melaksanakan gitu lah ya.
05:09Iya.
05:09Oke, baik. Terima kasih.
05:10Terima kasih untuk seluruh resumber yang sudah hadiah malam ini dan semua teman-teman mahasiswa.
05:14Dengan demikian saya masih tertarikan pamit.
05:16Sampai jumpa minggu depan di Bola Liar.
Komentar