00:00Pasien BPJS mengantari 8 jam di IGD, Menkes Budi Gunadi merasa gagal.
00:06Meninggalnya pasien BPJS kesehatan, Yurizal Tericaya Rawan,
00:10setelah sempat mengeluhkan masa tunggu hingga 8 jam di IGD
00:14sebelum mendapatkan ruang rawat inap,
00:16memicu keprihatinan mendalam dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
00:21Di hadapan awak media, di kantor ke Menkes,
00:24Budi menyampaikan duka citanya sekaligus mengaku merasa gagal sebagai menteri
00:28ketika masih ada masyarakat yang meninggal dunia di usia muda.
00:32Budi menegaskan bahwa amanat Presiden untuk menaikkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia
00:37dari 72 menjadi 76 tahun bukanlah sekedar target statistik,
00:42melainkan tanggung jawab moral.
00:45Kejadian ini disadari Budi sebagai bukti bahwa pemerintah masih memiliki banyak pekerjaan rumah,
00:50terutama dalam membenahi keterbatasan fasilitas, alat kesehatan, hingga ketersediaan tenaga medis.
00:57Meninggalnya Yurizal menjadi sorotan publik setelah almarhum sempat membagikan pengalaman yang menunggu lama di IGD melalui platform threats.
01:05Menanggapi insiden tersebut, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, Selamat Budi Arto,
01:11menduga adanya keterlambatan atau kelalaian dalam penanganan kondisi darurat pasien di rumah sakit terkait.
01:17Selamat menekankan bahwa sesuai standar internasional,
01:20penanganan kondisi gawat darurat seharusnya dilakukan dalam hitungan menit.
01:24Ia menilai, lamanya waktu tunggu yang berujung fatal ini mengindikasikan adanya masalah mendasar
01:30pada sistem tata kelola dan kegawat daruratan di rumah sakit.
Komentar