Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap hasil riset dan inovasi yang dikembangkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan bahwa Prabowo memberikan perhatian besar terhadap berbagai teknologi pengelolaan sampah yang telah dikembangkan BRIN.

"Alhamdulillah Bapak Presiden sangat gembira dan berterima kasih kepada Brin yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah," kata Arif Satria di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Video editor: Aqshal

#brin #kepalabrin #prabowo

Baca Juga BRIN Lapor Teknologi Nuklir ke Prabowo, Mensesneg: Itu untuk Energi dan Medis di https://www.kompas.tv/nasional/684563/brin-lapor-teknologi-nuklir-ke-prabowo-mensesneg-itu-untuk-energi-dan-medis




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684659/full-kepala-brin-presiden-prabowo-beri-atensi-riset-pengelolaan-sampah-hingga-genteng-dari-limbah
Transkrip
00:00Terima kasih atas kesempatan pada hari ini.
00:03Tentu hari ini adalah hari yang sangat membahagikan buat para Presiden BRIN
00:07karena untuk pertama kali BRIN mendapat kesempatan untuk berdialog dengan Bapak Presiden.
00:15Kita juga untuk mengomerkan sebagian besar inovasi-inovasi unggulan dari BRIN
00:20dan Alhamdulillah Bapak Presiden sangat gembira
00:25dan berterima kasih kepada BRIN yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi-inovasi
00:32untuk menyelesaikan berbagai masalah.
00:35Salah satu inovasi yang tadi disebut oleh Bapak Presiden dan kemudian beliau sangat tertarik
00:41adalah terkait dengan soal sampah.
00:43Karena BRIN sudah menyediakan berbagai level teknologi untuk menyelesaikan masalah sampah
00:49baik pada level rumah tangga melalui lasamor yang sangat sederhana
00:55di mana sampah-sampah organik bisa diselesaikan di tingkat rumah tangga
01:00kemudian di tingkat desa di mana ada teknologi pirolisis
01:06yang hasilnya bisa menghasilkan bahan bakar untuk kebutuhan para nelayan
01:11sekaligus untuk para petani.
01:13Teknologi ini sudah diterapkan di 80 titik.
01:15Kemudian juga ada teknologi PSEL yang skala besar 100 ton per day
01:20ada juga yang 50 ton per day
01:22dan ada banyak variasi teknologi sampah ini.
01:25Karena Bapak Presiden sangat berkepentingan terhadap pentingnya
01:30kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, kota yang bersih
01:35karena ini sangat penting untuk menunjang wisata.
01:39Rekan-rekan media semua, kemudian Bapak Presiden juga tadi
01:43mencermati inovasi-inovasi BRIN dalam bidang energi
01:46di mana BRIN diminta untuk terus mengkaji
01:50untuk bagaimana mencapai kedaulatan energi, kemandirian energi
01:54karena kita tidak boleh tergantung dengan asing.
01:58Jadi menghadapi dinamika geopolitik global
02:00maka resiliensi sebuah bangsa sangat penting
02:04dan resiliensi itu hanya bisa kita lakukan melalui terobosan teknologi
02:09untuk meningkatkan kemandirian energi.
02:11Salah satu yang tadi beliau sangat tertarik adalah
02:14bagaimana memanfaatkan CNG.
02:17Jadi CNG sebagai gas alam Indonesia ini sangat melimpah
02:20namun pada set yang sama kita tergantung pada LPG.
02:24Selama ini impor LPG sangat besar.
02:26Nah temuan dari BRIN berkolaborasi dengan Praeh Nobel dari Jepang
02:31Praeh Nobel tahun 2025 dengan Metal Organic Framework
02:34kita bisa sekarang ini menghasilkan satu terobosan penting
02:39yaitu bagaimana menghasilkan ANG
02:41absorb natural gas dari CNG dengan tekanan 30 bar
02:47dan kemudian memiliki daya simpan volume yang lebih besar.
02:52Jadi kalau orang saat ini menggunakan LPG misalnya 3 kg
02:56menghasilkan waktu 10 hari
03:00sekarang dengan teknologi baru bisa 15 hari.
03:03Satu setengah kali.
03:05Nah sekarang riset terus kita lakukan
03:06agar bisa dua kali lipat.
03:08Kalau ini diterapkan maka bisa menghemat 26 triliun per tahun
03:12terkait dengan energi ini.
03:14Nah ini riset terus kita lakukan
03:15ini sedang masih uji coba
03:17mohon doanya kalau ini bisa kita kembangkan lebih jauh
03:21ini akan menjadi revolusi energi di Indonesia.
03:24Kemudian Bapak Presiden juga mencermati teknologi genteng.
03:28Jadi memang beberapa kali Bapak Presiden memberikan arahan kepada BRIN
03:33untuk melakukan riset untuk menghasilkan teknologi genteng secara mandiri.
03:38Nah BRIN telah hadir dengan teknologi genteng yang ramah lingkungan
03:42yang berbasis pada limbah dari sawit, limbah dari kelapa, serabut kelapa.
03:49Dan itu sangat bagus sekali karena ringan ramah lingkungan
03:53dan sekarang sudah di uji coba di INIAS.
03:55Kami berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat
03:57untuk melakukan uji coba pemanfaatan genteng ini.
04:00Dan kita juga punya rumah tahan gempa
04:04berbagai tipe yang bisa dibangun dalam 14 hari
04:07dan dalam 30 hari bisa siap kuni.
04:10Nah jadi saya kira banyak terbosan-terbosan lain
04:12selain dalam bidang energi juga dalam bidang penerbangan.
04:14Tadi juga beliau sangat tertarik sekali dengan N219
04:17yang sudah dikembangkan oleh BRIN dengan PTDI
04:20dan sekarang kita sedang mengembangkan untuk pesawat Ampibi.
04:24Nah ini risetnya sedang berlangsung
04:25dan moga-moga ini bisa disegara selesai
04:30dan kemudian setelah sertifikasi bisa dikembangkan di Indonesia
04:33untuk bisa mengatasi masalah konektivitas antar pulau.
04:36Karena dengan pesawat Ampibi maka tidak diperlukan investasi untuk runway
04:40karena kita menggunakan air sebagai tempat pendaratan
04:45dan untuk launitas penerbangan itu.
04:48Nah kemudian juga kembali soal energi tadi
04:52kita diminta untuk mengkaji
04:54apa implikasi kalau kita terapkan B60
04:56apa implikasi kalau kita terapkan B100
04:58kemudian bagaimana kalau E30
05:01karena Brazil sudah sampai E100.
05:04Jadi BRIN diminta untuk mengkaji secara holistik
05:07policy terkait dengan energi ini.
05:10Dan kemudian
05:15terakhir ya
05:16selain soal resiliensi tadi
05:19Bapak Presiden
05:20terus menyemangati para Presid
05:23agar tetap sabar
05:25namun juga harus kerja keras
05:26karena untuk meraih Indonesia 2045
05:28nomor 4 besar di dunia ini
05:30diputuhkan kerja keras dan kesabaran
05:33karena dan beliau sudah membuktikan bahwa
05:36beliau menyampaikan
05:37sekarang ya sekarang BRIN sudah sering diundang rapat di istana
05:41kemudian diskusi dengan Bapak Presiden
05:43dan hari ini kami para Presid diundang
05:46150 orang untuk dialog lebih jauh lagi
05:48serta mengamirkan
05:49ini bukti bahwa Bapak Presiden
05:51memiliki komitmen besar
05:51untuk memperkuat teknologi
05:54karena beliau selalu mengatakan bahwa
05:56penguasaan teknologi adalah soal martabat bangsa.
05:59Terima kasih
06:17Beliau memang tidak memberikan
06:20statement secara eksplisit
06:21terkait soal pendana riset
06:22akan tetapi beliau
06:23sudah memberikan polisi
06:26akan ada tambahan 4 triliun dana riset
06:29dan saat ini memang
06:30antara Mind Dikti Saintec dan BRIN
06:32sedang menyusun proposal
06:34dan proporsi sedang diatur
06:37dan jadi kita sekarang sudah
06:39menyampaikan proposal tersebut
06:41untuk tambahan 1 triliun dana riset
06:43untuk menghasilkan
06:45yang tadi sudah saya sampaikan.
06:46Satu lagi
06:47tadi Pak Presiden juga sangat tertarik dengan sepatu ini
06:49ini sepatu
06:50sepatu dari karet ya
06:52yang harganya sangat murah
06:55harganya kurang dari 75 ribu
06:58ada lagi sepatu yang lebih murah lagi
07:00harganya 47 ribu
07:02ya
07:03Pak Wakil mana?
07:05Jadi yang tadi dipakai Pak Wakil Kepala
07:08itu harganya 47 ribu
07:09itu dari limbah
07:10sawit
07:11itu lebih murah lagi
07:12jadi Pak Presiden
07:13jadi sudah menyampaikan bahwa ini
07:16industri sepatu ini
07:17industri rakyat yang harus juga harus kembangkan
07:19yang terakhir ya
07:20sekalian bahwa
07:21untuk
07:23dunia ketiga ini
07:25segera soal
07:26pangan
07:27energi air
07:28itu sudah saatnya
07:29kita
07:30suasemada
07:31kita memiliki resiliensi
07:33dan memiliki ketahanan
07:34yang baik
07:35karena begitu kita sudah selesai urusan
07:37pangan energi air
07:38artinya kita sudah melewati
07:40sebagai negara berkembang
07:48nah sekarang ini sedang ini Pak
07:51kan itu kan
07:51tabungnya menggunakan komposit
07:53nah sekarang
07:54dari sisi teknis
07:56sedang di uji coba
07:57untuk
07:58Horeka
07:59ya
07:59kita akan melihat
08:00bagaimana pemanfaatan
08:02teknologi baru
08:03dengan
08:03metal organic framework
08:04yang bisa menyerap gas
08:06dalam jumlah besar
08:07volume lebih besar
08:07menggunakan CNG
08:09nah sekarang lagi digaji
08:11dari sisi
08:12tabungnya
08:13kompositnya
08:14ini menggunakan komposit
08:14yang berbeda dengan
08:15tabung logam saat ini
08:29ya jadi soal nuklir tadi
08:31kan nuklir itu kan
08:32tidak hanya untuk energi
08:33nuklir ini
08:34termasuk untuk pangan
08:35nuklir untuk
08:38kesehatan
08:38jadi sekarang itu
08:39kita sudah
08:40tadi saya sampaikan
08:41ada
08:42radio farmaka
08:43yang sudah
08:44dikembangkan
08:45dan ini akan sangat penting
08:46untuk identifikasi
08:47cancer
08:48maupun untuk
08:49mengatasi cancer
08:49nah karena itu
08:50ini nuklir
08:52untuk pangan
08:52dan kesehatan
08:53ini harus kita dorong
08:54termasuk di dalamnya
08:55adalah bagaimana
08:56pengapetan pangan
08:57dengan nuklir
08:58kalau kita ekspor
09:00buah-buahan
09:00memang beberapa
09:02negara mencaratkan
09:03adanya
09:03iradiasi
09:04supaya apa
09:05supaya bahan
09:06buah-buahnya itu
09:07lebih awet
09:07dan sekarang kita
09:08sudah kembangkan
09:09fasilitas itu
09:09di pasar jumat
09:11ya di
09:11BRIN
09:12juga ada di
09:13Sorpong
09:13yang sangat
09:15penting untuk
09:17peningkatan kualitas
09:18produk-produk ekspor kita
09:28ya
09:28ya
09:29ya
09:41justru ini yang
09:42tadi sedang kita
09:43diskusikan dengan
09:44Pak Menteri SDM
09:45dan juga Pak Presiden
09:46tapi Pak Presiden
09:46sangat berpesan
09:47kalau bisa dipercepat
09:48untuk implementasi
09:51pemanfaatan ENG
09:52ya dengan teknologi
09:53baru ini
09:54karena ini satu
09:56hemat divisa
09:57tapi yang kedua
09:58lebih penting lagi adalah
09:59memiliki
10:00simpanan gas
10:02yang lebih besar
10:03untuk ukuran yang sama
10:04dia punya
10:06daya simpan yang lebih besar
10:07nah sehingga tadi
10:08saya sampaikan
10:09kalau biasanya orang
10:10menggunakan tabung 3 kilo
10:1110 hari
10:12maka dengan menggunakan
10:13ENG yang dimiliki oleh
10:14BRIN ini
10:15bisa 15 hari
10:17itu kan efisiensi
10:18yang sangat
10:19bagus sekali
10:23ya
10:23ya tadi kita bertiga
10:25Pak Presiden
10:25saya dengan Pak Bahlil
10:26Pak Bahlil juga menyampaikan juga
10:27nah sekarang ini
10:28kita akan follow up
10:29dengan Pak Bahlil
10:30untuk bagaimana
10:31kerangka implementasinya
10:32harmonisasi seperti apa
10:33tapi jelas
10:34di kami
10:35ini kami sedang
10:36uji coba
10:37yang minggu
10:38tahun 2026
10:39itu di coba
10:40mungka-mungka 2027
10:41bisa kata rilis
10:42ini contoh sepatu
10:4347 ribu nih
10:44dari teknologi BRIN
10:46Pak Waka
10:48oke cukup
10:49oke
10:51makasih banyak
10:51makasih
10:52apa
10:54ya
11:05ya memang
11:06Pak Bahlil
11:07Lampung
11:07dan juga
11:09berbagai pemegang otoritas
11:10yang ada di Indonesia
11:11sudah koreasi dengan BRIN
11:12BRIN termasuk
11:13yang terlipat dalam proses itu
11:14dan itu pula
11:15yang kemarin
11:16sudah di
11:17apa namanya
11:18didiskusikan
11:19bagaimana soal
11:20keamanan data
11:20dan lain sebagainya
11:21tapi yang jelas
11:22semua
11:23terkait dengan
11:24soal penyimpanan data
11:25dan lain sebagainya
11:25yang untuk Indonesia
11:27itu BRIN
11:28yang akan memiliki
11:30otoriti
11:31insya Allah aman
11:32mungka-mungka aman
11:33insya Allah
11:33nah tapi yang paling penting lagi
11:34kita insya Allah juga
11:35akan launching
11:36satri juga
11:37BRIN
11:37BRIN Neo 1
11:39itu produksi BRIN sendiri
11:40Pak BD nya ada di Bogor
11:42segera kita akan launching
11:43awal
11:432027
11:46Pak BD nya Pak
11:47soal
11:47Cal Nino
11:48yang diperlisi
11:50akan berlanjut
11:51dengan periode
11:52waktu yang cukup panjang
11:53dari Brin sendiri
11:54ada inovasi
11:56atau riset yang memang
11:57sudah disampaikan
11:59lupa ke Presiden
12:00untuk menekan
12:01dantang El Nino
12:02lebih panjang
12:02Pak BD
12:03ya minggu lalu
12:04saya diundang oleh
12:04Pak Presiden
12:05untuk menyampaikan
12:06teknologi-tronologi
12:06apa yang dimiliki oleh
12:07BRIN
12:08untuk mengatasi El Nino
12:09pada prinsipnya
12:10El Nino tahun ini
12:11itu panjang
12:12lamanya El Nino
12:13relatif sama
12:14namun
12:15hanya saja
12:16lebih panas
12:17dan lebih kering
12:17nah sehingga Pak Presiden
12:19sudah menugaskan
12:19BRIN
12:20satu
12:20menyelesaikan
12:21teknologi
12:22modifikasi cuaca
12:23nah modifikasi cuaca ini
12:25kita memiliki
12:26teknologi
12:26NACL
12:282 mikron
12:292 sampai
12:305 mikron
12:31artinya teknologi
12:32yang
12:32apa namanya
12:33bisa membuat efisiensi
12:35untuk
12:36modifikasi cuaca
12:37kemudian juga
12:38dengan flare
12:38kemudian yang ketiga
12:39dengan drone
12:40kemudian yang kedua
12:42tadi Pak Presiden
12:43juga sangat senang
12:44dengan terobosan BRIN
12:45adanya
12:47teknologi
12:47desalinasi laut
12:48yang saat ini
12:49sudah diterapai
12:50di 40 wilayah pesisir
12:52kemudian yang kedua
12:53adalah arsinum
12:53jadi arsinum itu
12:55air banjir
12:56air limbah
12:58air payo
12:59bisa menjadi
12:59air siap minum
13:01tadi Pak Presiden
13:01juga mencoba
13:02Pak Presiden
13:03langsung minum
13:03air tersebut
13:04Pak Menteri Bahlil
13:05juga minum
13:06Menteri
13:07KKP
13:08juga minum
13:09dan itu
13:10sudah kita
13:10buktikan di berbagai
13:11lokasi pencana
13:12kemudian yang ketiga
13:13Pak Presiden
13:14juga menugaskan
13:15BRIN untuk
13:15melihat potensi
13:17sungai bawah tanah
13:18jadi hari minggu kemarin
13:19saya ke
13:19Bumen
13:20untuk melihat
13:22di Goa Barat
13:23yang selama ini
13:24sumber air
13:24di bawah tanah
13:26di Goa Barat itu
13:26dimanfaatkan oleh
13:27masyarakat
13:28namun
13:29namun
13:30ada hal yang harus
13:31diselesaikan oleh
13:32BRIN
13:32satu
13:32men-track
13:33bagaimana
13:34alur dari
13:35sungai bawah tanah itu
13:37yang saat ini
13:37belum terdeteksi
13:38secara akurat
13:39kemudian yang kedua
13:40adalah bagaimana
13:41mengolah air
13:42bawah tanah
13:43yang seringkali
13:44mengandung ekoli
13:45mengapa ekoli
13:46karena di bawah tanah
13:47di Goa-Goa
13:48banyak kelawar
13:49nah dengan
13:50banyak kandungan ekoli itu
13:51maka
13:52BRIN diminta
13:53untuk bisa
13:54mengolah airnya
13:55dengan lebih baik
13:55nah kami sekarang
13:56akan membuat
13:57living laboratory
13:58di
13:59Kebumen
14:00agar bisa
14:01membuat air
14:02di bawah tanah itu
14:03lebih bersih
14:04lebih aman
14:05dan juga
14:06lebih higienis
14:07dan kemudian juga
14:08kami sedang
14:10mengidentifikasi
14:11di Gunung Kidul
14:11dan di berbagai tempat
14:12dan itu
14:13sebagian
14:15tempat ya
14:16Pak Presiden juga
14:16concern toal
14:17air bawah tanah
14:19yang kemudian
14:19keluar di laut
14:20nah sekarang
14:21kami sedang kaji
14:22untuk men-track
14:23di berbagai wilayah
14:24karena di Lombok
14:25sudah ada
14:25di Gunung Kidul
14:26juga sudah ada
14:27dan sekarang
14:27apa yang lokal
14:28masyarakat itu
14:29bagaimana kita bisa
14:30dampingi
14:30aspek teknologinya
14:33cukup ya
14:35oke
Komentar

Dianjurkan