00:00Terima kasih atas kesempatan pada hari ini.
00:03Tentu hari ini adalah hari yang sangat membahagikan buat para Presiden BRIN
00:07karena untuk pertama kali BRIN mendapat kesempatan untuk berdialog dengan Bapak Presiden.
00:15Kita juga untuk mengomerkan sebagian besar inovasi-inovasi unggulan dari BRIN
00:20dan Alhamdulillah Bapak Presiden sangat gembira
00:25dan berterima kasih kepada BRIN yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi-inovasi
00:32untuk menyelesaikan berbagai masalah.
00:35Salah satu inovasi yang tadi disebut oleh Bapak Presiden dan kemudian beliau sangat tertarik
00:41adalah terkait dengan soal sampah.
00:43Karena BRIN sudah menyediakan berbagai level teknologi untuk menyelesaikan masalah sampah
00:49baik pada level rumah tangga melalui lasamor yang sangat sederhana
00:55di mana sampah-sampah organik bisa diselesaikan di tingkat rumah tangga
01:00kemudian di tingkat desa di mana ada teknologi pirolisis
01:06yang hasilnya bisa menghasilkan bahan bakar untuk kebutuhan para nelayan
01:11sekaligus untuk para petani.
01:13Teknologi ini sudah diterapkan di 80 titik.
01:15Kemudian juga ada teknologi PSEL yang skala besar 100 ton per day
01:20ada juga yang 50 ton per day
01:22dan ada banyak variasi teknologi sampah ini.
01:25Karena Bapak Presiden sangat berkepentingan terhadap pentingnya
01:30kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, kota yang bersih
01:35karena ini sangat penting untuk menunjang wisata.
01:39Rekan-rekan media semua, kemudian Bapak Presiden juga tadi
01:43mencermati inovasi-inovasi BRIN dalam bidang energi
01:46di mana BRIN diminta untuk terus mengkaji
01:50untuk bagaimana mencapai kedaulatan energi, kemandirian energi
01:54karena kita tidak boleh tergantung dengan asing.
01:58Jadi menghadapi dinamika geopolitik global
02:00maka resiliensi sebuah bangsa sangat penting
02:04dan resiliensi itu hanya bisa kita lakukan melalui terobosan teknologi
02:09untuk meningkatkan kemandirian energi.
02:11Salah satu yang tadi beliau sangat tertarik adalah
02:14bagaimana memanfaatkan CNG.
02:17Jadi CNG sebagai gas alam Indonesia ini sangat melimpah
02:20namun pada set yang sama kita tergantung pada LPG.
02:24Selama ini impor LPG sangat besar.
02:26Nah temuan dari BRIN berkolaborasi dengan Praeh Nobel dari Jepang
02:31Praeh Nobel tahun 2025 dengan Metal Organic Framework
02:34kita bisa sekarang ini menghasilkan satu terobosan penting
02:39yaitu bagaimana menghasilkan ANG
02:41absorb natural gas dari CNG dengan tekanan 30 bar
02:47dan kemudian memiliki daya simpan volume yang lebih besar.
02:52Jadi kalau orang saat ini menggunakan LPG misalnya 3 kg
02:56menghasilkan waktu 10 hari
03:00sekarang dengan teknologi baru bisa 15 hari.
03:03Satu setengah kali.
03:05Nah sekarang riset terus kita lakukan
03:06agar bisa dua kali lipat.
03:08Kalau ini diterapkan maka bisa menghemat 26 triliun per tahun
03:12terkait dengan energi ini.
03:14Nah ini riset terus kita lakukan
03:15ini sedang masih uji coba
03:17mohon doanya kalau ini bisa kita kembangkan lebih jauh
03:21ini akan menjadi revolusi energi di Indonesia.
03:24Kemudian Bapak Presiden juga mencermati teknologi genteng.
03:28Jadi memang beberapa kali Bapak Presiden memberikan arahan kepada BRIN
03:33untuk melakukan riset untuk menghasilkan teknologi genteng secara mandiri.
03:38Nah BRIN telah hadir dengan teknologi genteng yang ramah lingkungan
03:42yang berbasis pada limbah dari sawit, limbah dari kelapa, serabut kelapa.
03:49Dan itu sangat bagus sekali karena ringan ramah lingkungan
03:53dan sekarang sudah di uji coba di INIAS.
03:55Kami berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat
03:57untuk melakukan uji coba pemanfaatan genteng ini.
04:00Dan kita juga punya rumah tahan gempa
04:04berbagai tipe yang bisa dibangun dalam 14 hari
04:07dan dalam 30 hari bisa siap kuni.
04:10Nah jadi saya kira banyak terbosan-terbosan lain
04:12selain dalam bidang energi juga dalam bidang penerbangan.
04:14Tadi juga beliau sangat tertarik sekali dengan N219
04:17yang sudah dikembangkan oleh BRIN dengan PTDI
04:20dan sekarang kita sedang mengembangkan untuk pesawat Ampibi.
04:24Nah ini risetnya sedang berlangsung
04:25dan moga-moga ini bisa disegara selesai
04:30dan kemudian setelah sertifikasi bisa dikembangkan di Indonesia
04:33untuk bisa mengatasi masalah konektivitas antar pulau.
04:36Karena dengan pesawat Ampibi maka tidak diperlukan investasi untuk runway
04:40karena kita menggunakan air sebagai tempat pendaratan
04:45dan untuk launitas penerbangan itu.
04:48Nah kemudian juga kembali soal energi tadi
04:52kita diminta untuk mengkaji
04:54apa implikasi kalau kita terapkan B60
04:56apa implikasi kalau kita terapkan B100
04:58kemudian bagaimana kalau E30
05:01karena Brazil sudah sampai E100.
05:04Jadi BRIN diminta untuk mengkaji secara holistik
05:07policy terkait dengan energi ini.
05:10Dan kemudian
05:15terakhir ya
05:16selain soal resiliensi tadi
05:19Bapak Presiden
05:20terus menyemangati para Presid
05:23agar tetap sabar
05:25namun juga harus kerja keras
05:26karena untuk meraih Indonesia 2045
05:28nomor 4 besar di dunia ini
05:30diputuhkan kerja keras dan kesabaran
05:33karena dan beliau sudah membuktikan bahwa
05:36beliau menyampaikan
05:37sekarang ya sekarang BRIN sudah sering diundang rapat di istana
05:41kemudian diskusi dengan Bapak Presiden
05:43dan hari ini kami para Presid diundang
05:46150 orang untuk dialog lebih jauh lagi
05:48serta mengamirkan
05:49ini bukti bahwa Bapak Presiden
05:51memiliki komitmen besar
05:51untuk memperkuat teknologi
05:54karena beliau selalu mengatakan bahwa
05:56penguasaan teknologi adalah soal martabat bangsa.
05:59Terima kasih
06:17Beliau memang tidak memberikan
06:20statement secara eksplisit
06:21terkait soal pendana riset
06:22akan tetapi beliau
06:23sudah memberikan polisi
06:26akan ada tambahan 4 triliun dana riset
06:29dan saat ini memang
06:30antara Mind Dikti Saintec dan BRIN
06:32sedang menyusun proposal
06:34dan proporsi sedang diatur
06:37dan jadi kita sekarang sudah
06:39menyampaikan proposal tersebut
06:41untuk tambahan 1 triliun dana riset
06:43untuk menghasilkan
06:45yang tadi sudah saya sampaikan.
06:46Satu lagi
06:47tadi Pak Presiden juga sangat tertarik dengan sepatu ini
06:49ini sepatu
06:50sepatu dari karet ya
06:52yang harganya sangat murah
06:55harganya kurang dari 75 ribu
06:58ada lagi sepatu yang lebih murah lagi
07:00harganya 47 ribu
07:02ya
07:03Pak Wakil mana?
07:05Jadi yang tadi dipakai Pak Wakil Kepala
07:08itu harganya 47 ribu
07:09itu dari limbah
07:10sawit
07:11itu lebih murah lagi
07:12jadi Pak Presiden
07:13jadi sudah menyampaikan bahwa ini
07:16industri sepatu ini
07:17industri rakyat yang harus juga harus kembangkan
07:19yang terakhir ya
07:20sekalian bahwa
07:21untuk
07:23dunia ketiga ini
07:25segera soal
07:26pangan
07:27energi air
07:28itu sudah saatnya
07:29kita
07:30suasemada
07:31kita memiliki resiliensi
07:33dan memiliki ketahanan
07:34yang baik
07:35karena begitu kita sudah selesai urusan
07:37pangan energi air
07:38artinya kita sudah melewati
07:40sebagai negara berkembang
07:48nah sekarang ini sedang ini Pak
07:51kan itu kan
07:51tabungnya menggunakan komposit
07:53nah sekarang
07:54dari sisi teknis
07:56sedang di uji coba
07:57untuk
07:58Horeka
07:59ya
07:59kita akan melihat
08:00bagaimana pemanfaatan
08:02teknologi baru
08:03dengan
08:03metal organic framework
08:04yang bisa menyerap gas
08:06dalam jumlah besar
08:07volume lebih besar
08:07menggunakan CNG
08:09nah sekarang lagi digaji
08:11dari sisi
08:12tabungnya
08:13kompositnya
08:14ini menggunakan komposit
08:14yang berbeda dengan
08:15tabung logam saat ini
08:29ya jadi soal nuklir tadi
08:31kan nuklir itu kan
08:32tidak hanya untuk energi
08:33nuklir ini
08:34termasuk untuk pangan
08:35nuklir untuk
08:38kesehatan
08:38jadi sekarang itu
08:39kita sudah
08:40tadi saya sampaikan
08:41ada
08:42radio farmaka
08:43yang sudah
08:44dikembangkan
08:45dan ini akan sangat penting
08:46untuk identifikasi
08:47cancer
08:48maupun untuk
08:49mengatasi cancer
08:49nah karena itu
08:50ini nuklir
08:52untuk pangan
08:52dan kesehatan
08:53ini harus kita dorong
08:54termasuk di dalamnya
08:55adalah bagaimana
08:56pengapetan pangan
08:57dengan nuklir
08:58kalau kita ekspor
09:00buah-buahan
09:00memang beberapa
09:02negara mencaratkan
09:03adanya
09:03iradiasi
09:04supaya apa
09:05supaya bahan
09:06buah-buahnya itu
09:07lebih awet
09:07dan sekarang kita
09:08sudah kembangkan
09:09fasilitas itu
09:09di pasar jumat
09:11ya di
09:11BRIN
09:12juga ada di
09:13Sorpong
09:13yang sangat
09:15penting untuk
09:17peningkatan kualitas
09:18produk-produk ekspor kita
09:28ya
09:28ya
09:29ya
09:41justru ini yang
09:42tadi sedang kita
09:43diskusikan dengan
09:44Pak Menteri SDM
09:45dan juga Pak Presiden
09:46tapi Pak Presiden
09:46sangat berpesan
09:47kalau bisa dipercepat
09:48untuk implementasi
09:51pemanfaatan ENG
09:52ya dengan teknologi
09:53baru ini
09:54karena ini satu
09:56hemat divisa
09:57tapi yang kedua
09:58lebih penting lagi adalah
09:59memiliki
10:00simpanan gas
10:02yang lebih besar
10:03untuk ukuran yang sama
10:04dia punya
10:06daya simpan yang lebih besar
10:07nah sehingga tadi
10:08saya sampaikan
10:09kalau biasanya orang
10:10menggunakan tabung 3 kilo
10:1110 hari
10:12maka dengan menggunakan
10:13ENG yang dimiliki oleh
10:14BRIN ini
10:15bisa 15 hari
10:17itu kan efisiensi
10:18yang sangat
10:19bagus sekali
10:23ya
10:23ya tadi kita bertiga
10:25Pak Presiden
10:25saya dengan Pak Bahlil
10:26Pak Bahlil juga menyampaikan juga
10:27nah sekarang ini
10:28kita akan follow up
10:29dengan Pak Bahlil
10:30untuk bagaimana
10:31kerangka implementasinya
10:32harmonisasi seperti apa
10:33tapi jelas
10:34di kami
10:35ini kami sedang
10:36uji coba
10:37yang minggu
10:38tahun 2026
10:39itu di coba
10:40mungka-mungka 2027
10:41bisa kata rilis
10:42ini contoh sepatu
10:4347 ribu nih
10:44dari teknologi BRIN
10:46Pak Waka
10:48oke cukup
10:49oke
10:51makasih banyak
10:51makasih
10:52apa
10:54ya
11:05ya memang
11:06Pak Bahlil
11:07Lampung
11:07dan juga
11:09berbagai pemegang otoritas
11:10yang ada di Indonesia
11:11sudah koreasi dengan BRIN
11:12BRIN termasuk
11:13yang terlipat dalam proses itu
11:14dan itu pula
11:15yang kemarin
11:16sudah di
11:17apa namanya
11:18didiskusikan
11:19bagaimana soal
11:20keamanan data
11:20dan lain sebagainya
11:21tapi yang jelas
11:22semua
11:23terkait dengan
11:24soal penyimpanan data
11:25dan lain sebagainya
11:25yang untuk Indonesia
11:27itu BRIN
11:28yang akan memiliki
11:30otoriti
11:31insya Allah aman
11:32mungka-mungka aman
11:33insya Allah
11:33nah tapi yang paling penting lagi
11:34kita insya Allah juga
11:35akan launching
11:36satri juga
11:37BRIN
11:37BRIN Neo 1
11:39itu produksi BRIN sendiri
11:40Pak BD nya ada di Bogor
11:42segera kita akan launching
11:43awal
11:432027
11:46Pak BD nya Pak
11:47soal
11:47Cal Nino
11:48yang diperlisi
11:50akan berlanjut
11:51dengan periode
11:52waktu yang cukup panjang
11:53dari Brin sendiri
11:54ada inovasi
11:56atau riset yang memang
11:57sudah disampaikan
11:59lupa ke Presiden
12:00untuk menekan
12:01dantang El Nino
12:02lebih panjang
12:02Pak BD
12:03ya minggu lalu
12:04saya diundang oleh
12:04Pak Presiden
12:05untuk menyampaikan
12:06teknologi-tronologi
12:06apa yang dimiliki oleh
12:07BRIN
12:08untuk mengatasi El Nino
12:09pada prinsipnya
12:10El Nino tahun ini
12:11itu panjang
12:12lamanya El Nino
12:13relatif sama
12:14namun
12:15hanya saja
12:16lebih panas
12:17dan lebih kering
12:17nah sehingga Pak Presiden
12:19sudah menugaskan
12:19BRIN
12:20satu
12:20menyelesaikan
12:21teknologi
12:22modifikasi cuaca
12:23nah modifikasi cuaca ini
12:25kita memiliki
12:26teknologi
12:26NACL
12:282 mikron
12:292 sampai
12:305 mikron
12:31artinya teknologi
12:32yang
12:32apa namanya
12:33bisa membuat efisiensi
12:35untuk
12:36modifikasi cuaca
12:37kemudian juga
12:38dengan flare
12:38kemudian yang ketiga
12:39dengan drone
12:40kemudian yang kedua
12:42tadi Pak Presiden
12:43juga sangat senang
12:44dengan terobosan BRIN
12:45adanya
12:47teknologi
12:47desalinasi laut
12:48yang saat ini
12:49sudah diterapai
12:50di 40 wilayah pesisir
12:52kemudian yang kedua
12:53adalah arsinum
12:53jadi arsinum itu
12:55air banjir
12:56air limbah
12:58air payo
12:59bisa menjadi
12:59air siap minum
13:01tadi Pak Presiden
13:01juga mencoba
13:02Pak Presiden
13:03langsung minum
13:03air tersebut
13:04Pak Menteri Bahlil
13:05juga minum
13:06Menteri
13:07KKP
13:08juga minum
13:09dan itu
13:10sudah kita
13:10buktikan di berbagai
13:11lokasi pencana
13:12kemudian yang ketiga
13:13Pak Presiden
13:14juga menugaskan
13:15BRIN untuk
13:15melihat potensi
13:17sungai bawah tanah
13:18jadi hari minggu kemarin
13:19saya ke
13:19Bumen
13:20untuk melihat
13:22di Goa Barat
13:23yang selama ini
13:24sumber air
13:24di bawah tanah
13:26di Goa Barat itu
13:26dimanfaatkan oleh
13:27masyarakat
13:28namun
13:29namun
13:30ada hal yang harus
13:31diselesaikan oleh
13:32BRIN
13:32satu
13:32men-track
13:33bagaimana
13:34alur dari
13:35sungai bawah tanah itu
13:37yang saat ini
13:37belum terdeteksi
13:38secara akurat
13:39kemudian yang kedua
13:40adalah bagaimana
13:41mengolah air
13:42bawah tanah
13:43yang seringkali
13:44mengandung ekoli
13:45mengapa ekoli
13:46karena di bawah tanah
13:47di Goa-Goa
13:48banyak kelawar
13:49nah dengan
13:50banyak kandungan ekoli itu
13:51maka
13:52BRIN diminta
13:53untuk bisa
13:54mengolah airnya
13:55dengan lebih baik
13:55nah kami sekarang
13:56akan membuat
13:57living laboratory
13:58di
13:59Kebumen
14:00agar bisa
14:01membuat air
14:02di bawah tanah itu
14:03lebih bersih
14:04lebih aman
14:05dan juga
14:06lebih higienis
14:07dan kemudian juga
14:08kami sedang
14:10mengidentifikasi
14:11di Gunung Kidul
14:11dan di berbagai tempat
14:12dan itu
14:13sebagian
14:15tempat ya
14:16Pak Presiden juga
14:16concern toal
14:17air bawah tanah
14:19yang kemudian
14:19keluar di laut
14:20nah sekarang
14:21kami sedang kaji
14:22untuk men-track
14:23di berbagai wilayah
14:24karena di Lombok
14:25sudah ada
14:25di Gunung Kidul
14:26juga sudah ada
14:27dan sekarang
14:27apa yang lokal
14:28masyarakat itu
14:29bagaimana kita bisa
14:30dampingi
14:30aspek teknologinya
14:33cukup ya
14:35oke
Komentar