Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sekolah Rakyat yang menjadi program pemerintah tidak hanya fokus dalam pendidikan, tetapi juga pengembangan karakter.

Akan tetapi, latar belakang dan kebiasaan siswa yang berasal dari keluarga yang berbeda menjadi tantangan.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulon Progo, Yogyakarta, ini sudah beroperasi dengan jumlah siswa yang mencapai 359.

Tak mudah bagi siswa di awal masuk sekolah. Karena harus masuk asrama, mereka harus beradaptasi. Ada yang menangis rindu orang tua hingga belum terbiasa menjaga kebersihan diri.

Di sinilah peran wali asuh Sekolah Rakyat dibutuhkan. Wali asuh pun memberikan pendampingan penuh. Dibutuhkan kesabaran yang tinggi untuk merawat siswa-siswi Sekolah Rakyat.

Untuk mengobati rasa kangen dengan orang tua, terkadang pihak asrama memfasilitasi komunikasi melalui video call.

Terlebih, ponsel siswa dikumpulkan sesuai aturan sekolah.

Wali asuh pun turut membantu mencuci pakaian siswa serta memenuhi kebutuhan lainnya.

#waliasuh #sekolahrakyat #siswa

Baca Juga Respons Menteri ESDM soal Turunnya Harga BBM Nonsubsidi: Sesuai Pasar Internasional | JMP di https://www.kompas.tv/nasional/683891/respons-menteri-esdm-soal-turunnya-harga-bbm-nonsubsidi-sesuai-pasar-internasional-jmp



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/683893/kisah-wali-asuh-sekolah-rakyat-dampingi-siswa-yang-rindu-orang-tua-hingga-belajar-mandiri-jmp
Transkrip
00:00Saudara sekolah rakyat yang menjadi program pemerintah tidak hanya fokus dalam pendidikan tetapi juga pengembangan karakter.
00:07Akan tetapi latar belakang dan kebiasaan siswa yang berasal dari keluarga yang berbeda menjadi tantangan.
00:18Sekolah rakyat terintegrasi satu kulon progo Yogyakarta ini sudah beroperasi dengan siswa yang mencapai 359.
00:25Tak mudah bagi siswa di awal masuk sekolah. Karena harus masuk asrama, mereka harus beradaptasi.
00:32Ada yang menangis rindu orang tua hingga belum terbiasa menjaga kebersihan diri.
00:38Disinilah peran wali asuh sekolah rakyat dibutuhkan.
00:42Wali asuh memberikan pendampingan penuh, dibutuhkan kesabaran yang tinggi untuk merawat siswa-siswi sekolah rakyat.
00:49Dapat cerita juga dari teman-teman sama wali asuh, kebiasaan, kebersihan.
00:55Sekedar sikat gigi saja.
00:58Ternyata di rumah dia tidak pernah punya sikat gigi.
01:01Alhamdulillah disini dapat terus kami ajari untuk pakai melajaran sikat gigi.
01:05Dan melaksanakannya setiap habis mandi dan sebelum tidur.
01:11Untuk mengobati rasa kangen dengan orang tua, terkadang pihak asrama memfasilitasi komunikasi video call.
01:17Terlebih ponsel siswa dikumpulkan sesuai aturan sekolah.
01:21Wali asuh pun turut membantu mencuci pakaian siswa serta kebutuhan lainnya.
01:27Ada yang ngompol juga dari wali asuh-wali asrama ya tetap mencucikan,
01:33menjemur busanya juga.
01:35Ya unik lah gitu memang.
01:36Kalau dari Pak Menteri juga menyampaikan.
01:38Profesor Noh juga menyampaikan.
01:40Kalau ingin belanja masalah, datanglah ke sekolah rakyat seperti itu.
01:45Tapi kami selaku yang sudah di sekolah rakyat, kami tidak mengeluh.
01:48Kami berusaha untuk istilahnya mengure masalah itu untuk menjadi sesuatu yang sesuai harapan.
01:56Meski tugas wali asuh cukup berat, mereka berharap siswa didik sekolah rakyat memiliki karakter,
02:01kemandirian, dan juga prestas yang dapat membanggakan orang tua mereka.
02:08Yogyakarta
Komentar

Dianjurkan