00:00Sorry, sorry, sorry, saya lupa tadi, sebelum kita, mana tadi Ananda tadi dokter itu, sini
00:07Bapak Ibu semua, sini, sini deh, sini deh, saya lupa tadi, saya sedikit menceritakan
00:16khusus untuk Ananda yang IP-nya bagus ini, saya ini punya kemiripan dengan dia
00:26Hidupnya dia ini mirip sama saya, ibunya sebagai apa Ibu?
00:31Asisten rumah tangga Pak
00:32Asisten rumah tangga itu bahasa lain dari pembantu rumah tangga kan?
00:36Jangan kamu malu, ibu saya itu pembantu rumah tangga, ibu hando saya, tukang cuci pakaian di rumah orang
00:45Dan saya gak pernah malu untuk mengatakan itu, ayah kamu kerja apa?
00:52Buru dulu, buru bangunan, buru apa?
00:55Buru bangunan, sama, ayah saya buru bangunan gajinya 7.500 per hari
01:00Mulai hari ini, kamu jangan merasa minder untuk ketemu sama anak gubernur, apalagi anak menteri
01:08Gak boleh, karena mereka belum tentu lebih baik daripada kamu
01:15Dan kamu harus punya keyakinan
01:18Kamu harus punya keyakinan
01:20Bahwa yang bisa membuat kita beda dan hidup lebih baik
01:25Itu bukan orang lain, kita sendiri
01:28Saya ceritakan ini ketika saya mencalonkan Ketua Umum Hibmi
01:32Tahun 2014
01:35Ketua Umum Hibmi itu, kalau bukan anak konglomerat, anak jeneral, anak menteri
01:43Kalau dia bukan anak itu, gak bisa jadi Ketua Umum Hibmi
01:47Maka kemudian, 2014 saya mencalonkan diri jadi ketua Umum Hibmi
01:52Waktu itu hampir semua orang gak percaya
01:54Darung orang under estimate semua, anggap enteng macam-macam
01:59Tapi saya katakan untuk mereka, boleh orang tua kalian hebat
02:03Boleh om-om kalian orang hebat, belum tentu kamu lebih baik daripada saya
02:08Dan saya taruh
02:11Saya ikut kompetisi itu
02:14Dan dua kali munasnya
02:16Munas pertama di Bandung
02:19Saya begitu lihat
02:20Menang tipis, kalah tipis
02:22Deadlock
02:24Lanjutkan di Bogor
02:26Dan kemudian itulah pertama
02:28Ketua Umum Hibmi
02:30Yang dari keluarga konglomerat
02:32Itu pertama itu
02:34Bukan dari konglomerat
02:36Tapi konglomerat
02:37Jadi kamu gak boleh
02:38Ini ya
02:40Sekarang saya mau tanya kamu
02:41Kamu sekarang hebat
02:42Terima kasih kepada teman-teman
02:45DPR Sumsel ya
02:46Makasih banyak, makasih
02:47Kamu IP-mu 3,91
02:50Nah itu bedanya kamu sama saya
02:53Perbedanya cuma disitu
02:56Latar belakang keluarga sama nih
02:58Bedanya IP saya S1 itu
03:01Gak sampai 3
03:02Cuma 2,75 gitu
03:052,75 atau 2,8
03:06Mungkin gara-gara itu juga
03:08Ui gak percaya
03:08Kalau saya bisa kumlaut
03:09Kira-kira begitu
03:10Makasih banyak, makasih banyak, makasih banyak
03:15Terima kasih.
Komentar