Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebanyak 15 saksi yang diperiksa, di antaranya orang terdekat korban hingga orang-orang yang sempat berkomunikasi dengan korban.

Hasil autopsi dan ponsel korban juga akan dianalisis. Namun, polisi belum menangkap terduga pelaku maupun menetapkan tersangka. Dari pemeriksaan sementara, ditemukan fakta baru bahwa korban memiliki masalah keuangan atau utang piutang.

#satpam #motifpembunuhan #satpamtewas

Baca Juga Hakim Tak Jelas! Prof. Binsar Ungkap Nasib Roy Usai Eksepsi Tifa Diterima & Sikap Kuasa Hukum Jokowi di https://www.kompas.tv/video/682488/hakim-tak-jelas-prof-binsar-ungkap-nasib-roy-usai-eksepsi-tifa-diterima-sikap-kuasa-hukum-jokowi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682490/polisi-periksa-15-saksi-ungkap-fakta-baru-dugaan-motif-pembunuhan-satpam-tewas-terborgol
Transkrip
00:00Polisi memeriksa 15 saksi dalam kasus tewasnya Sumarna,
00:04sapam yang tewas tenggelam dengan tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
00:09Namun polisi belum menetapkan tersangka maupun menangkap terduga pelaku.
00:1515 saksi diperiksa diantaranya orang terdekat korban hingga orang yang sempat berkomunikasi terakhir dengan korban.
00:22Hasil otopsi dan ponsel korban juga akan dianalisis.
00:26Namun polisi belum menangkap terduga pelaku maupun menetapkan tersangka.
00:30Dari pemeriksaan sementara ditemukan fakta bahwa korban memiliki masalah keuangan ataupun utang-piutang.
00:39Terhadap 15 saksi diperiksa sementara, kemudian hasil otopsi turun hari ini akan kami analisa oleh penyidik.
00:47Untuk terkait ya, kita juga sudah melakukan hipotesa atau beberapa kemungkinan.
00:53Sudah banyak kemungkinan yang kita kumpulkan itu untuk kami dalami lebih lanjut terkait dengan permasalahan yang ada di korban.
01:02Sementara untuk yang di sosial media itu belum ada ya, kita belum ada mengamankan dari pelaku yang ada di Waduk
01:12Jatiluhur.
01:13Itu sementara belum kita siap.
01:18Seorang satpam yang berjaga malam di objek vital bendungan Jatiluhur Purwakarta ditemukan tewas tenggelam dengan kondisi tangan terborgol, sodara.
01:27Sebelum ditemukan tewas, korban diduga sempat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi vandalisme di area Waduk.
01:39Subarna, 40 tahun, seorang satpam di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat,
01:45ditemukan tewas mengambang dengan dua tangan terborgol ke belakang pada Jumat lalu.
01:51Evakuasi jenazah dilakukan warga bersama petugas pengamanan Waduk Jatiluhur di area Tanggul Ubruk.
01:58Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta.
02:04Sebelum ditemukan tewas, korban hilang kontak dan diduga sempat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi vandalisme di area Waduk.
02:13Polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.
02:18Untuk luka kita masih melakukan visum di Rumah Sakit Bayu Asih.
02:22Untuk hasil belum kami terima.
02:25Sementara jenazah masih dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit.
02:30Kan dilakukan otopsi?
02:31Betul. Nanti setelah kita melakukan visum, kita akan mengirimkan jenazah ke Rumah Sakit Saptik Asih untuk melakukan otopsi lebih lanjut.
02:38Untuk melakukan penyelidikan, mengetahui penyebab dari kematian korban.
02:43Untuk informasi tersebut, kami masih dalami.
02:46Beberapa saksi sudah kami periksa.
02:48Untuk motif ataupun pelaku atau ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
02:55Sementara keluarga korban meminta polisi untuk melakukan pengusutan secara tuntas.
03:00Pasalnya tewasnya anggota keluarga mereka dianggap janggal.
03:04Keluarga mempersilahkan, kalau memang ada yang mau diusut, dihasilkan usut dengan tuntas sesuai dengan jalurnya.
03:10Janggal aja, kenapa dia ada di air gitu kan.
03:13Dengan tangan terbolgol?
03:13Dengan dalam keadaan tangan terbolgol.
03:15Bolgol yang dia bawa sendiri kan, dia sebagai petugas seperti kan bawa borgol kan.
03:19Cuman, jenisnya ada di saku, kalau masa dia bisa borgol sendiri.
03:24Tangannya dikebelakang.
03:26Bupati Purwakarta, Saipul Bahri Binsel mendatangi rumah duka untuk menyampaikan duka cita.
03:32Setelah bertemu dengan keluarga korban, Saipul menyatakan akan melakukan evaluasi sistem keamanan.
03:37Perusahaan juga diminta untuk memasang CCTV di wilayah rawan.
03:41Kamera pengawas ya, harus ada CCTV dan sebaiknya penugasan terhadap pengamanan itu harus disesuaikan dengan area dan tingkat kerawanan.
03:53Misalnya kalau tingkat kerawanan dan arealnya yang luas, ya nggak bisa oleh satu orang dong.
03:58Ya kan, harus orangnya harus ditambah.
04:00Terus kalau tempatnya di situ memang objek vital, ya nggak bisa kita gelap, harus penerangannya harus ditambah.
04:08Periswa bermula saat korban menjalankan tugas pengamanan pada Kamis Malam di kawasan Waduk Jatiluhur.
04:14Korban kemudian dilaporkan hilang kontak pada pukul 3 Jumat ini hari.
04:19Rekan korban bersama Kepala Satam kemudian mencari di sebelah titik di kawasan Waduk.
04:24Korban baru ditemukan pada Jumat siang.
04:28Henry Rawan, Kompas TV, Purwakarta, Jawa Barat.
04:34Kita perbaru informasi terkait meninggalnya.
04:37Satam di Waduk Jatiluhur bersama Jurnal Skompa TV, Henry Irawan di Mapores, Purwakarta, Jawa Barat.
04:44Henry, untuk saat ini apa hasil dari pemeriksaan 15 saksi yang telah diperiksa oleh pihak kepolisian?
04:57Tewasnya saat PAM PJT 2 Jatiluhur di Ekni Sumarna yang ditemukan tenggelam di tepi danau Jatiluhur dengan tanangan terboga ini
05:06terus dilakukan penyelidikan secara mendalam oleh Sertes Krim Polres Purwakarta.
05:11Sejauh ini polisi telah melakukan tiga kali olah TKP yang dilakukan juga meminta bantuan dari Polda Jawa Barat.
05:21Selain itu polisi juga telah memeriksa sebanyak 15 orang saksi yang yakni orang-orang terdekat dengan korban
05:30dan orang-orang yang berkomunikasi termasuk keluarga, rekan kerja korban, dan orang-orang yang dicurigai atau diduga
05:38awalnya sebagai orang yang berkomunikasi dengan korban.
05:44Hingga saat ini polisi belum menentukan tersangka dari kelima belas orang tersebut
05:50dan masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain pada hari ini
05:54untuk mengetahui atau mengungkap apa sebenarnya penyebab pembunuhan dan dugaan pembunuhan
06:01dan siapa pelakunya.
06:03Karena informasi yang kami terima dari pihak kepolisian bahwa saat ditemukan
06:08atau hasil pisum sementara yang kami dapatkan bahwa korban selain meninggal dengan tangan terboga
06:17juga terdapat luka di bagian kepala belakang dan wajah.
06:22Dan untuk pakaian korban saat ditemukan tidak kotor dengan kondisi tersebut
06:28polisi menduga bahwa korban telah tidak berdaya ataupun meninggal dunia saat di posatpam
06:36kemudian digotong ke lokasi ataupun dibuang ke dana ujah terlehur.
06:42Hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan pihak kepolisian
06:47terutama untuk menggali informasi-informasi lain apakah pelaku tersebut memang sesuai indikasi
06:56atau kecurigian awal yakni ada permasalahan atau cekcok dengan geng motor atau sekelompok pemuda
07:03namun fakta baru mengungkapkan dari pemeriksaan polisi hingga saat ini
07:08bahwa korban juga memiliki permasalahan masalah keuangan atau hutang-pehutang
07:15hingga saat ini polisi pun masih terus melakukan penyelidiki dan melakukan analisa
07:19terhadap hasil otopsi maupun menganalisa ponsel yang milik korban.
07:29Apakah polisi juga dapat mengidentifikasi siapa terduga pelaku
07:32dan apakah juga hari ini ada saksi yang akan diperiksa kembali?
07:37Hingga saat ini polisi belum menentukan adanya pelaku
07:42ataupun menetapkan tersangka dari saksi yang telah diperiksa
07:45namun informasi yang kami terima hari ini polisi pun atau penyidik
07:49akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi lain
07:53agar kasus dugaan terbunuhnya saat PAM di objek Pital Jatulur ini
08:00dapat segera diungkap.
08:02Juno.
08:03Masih atas laporan dari Junos Kompas TV, Hendri Irawan dari Mapo Res, Purwakarta, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan