Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi meluncurkan layanan bus khusus Aparatur Sipil Negara atau ASN.

Layanan ini ditujukan untuk menunjang mobilitas pegawai menuju pusat perkantoran provinsi di Salor, Distrik Kurik, yang selama ini terkendala jarak tempuh agar kinerja ASN tetap optimal.

Jarak yang cukup jauh dari pusat kota menuju Kantor Pemerintahan Provinsi Papua Selatan yang baru tak menjadi alasan kinerja tidak optimal.

Pemprov Papua Selatan melalui Dinas Perhubungan menggandeng Perum DAMRI menyiapkan lima unit bus untuk mengangkut sekitar 100 ASN setiap harinya.

Bus disediakan secara gratis dengan titik kumpul di sebuah lokasi bekas kantor lama Pemprov Papua Selatan pada pukul 06.30 WIT, dan berangkat menuju kantor baru di Salor.

Langkah ini disambut baik para ASN, mengingat jarak tempuh dari Kota Merauke ke kawasan perkantoran di Salor cukup jauh dan membutuhkan biaya transportasi yang tidak sedikit, terlebih saat ini terjadi kenaikan BBM nonsubsidi.

Program ini dijalankan selama empat hari kerja dan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta kedisiplinan para pegawai.

Selain itu, jadwal bus juga diatur tepat waktu agar tak mengganggu jam masuk dan tiba di Kantor Pemprov Papua Selatan tepat waktu.

#pemprovpapuaselatan #bus #asn

Baca Juga Alasan Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatannya, Ini Kata Mensesneg di https://www.kompas.tv/nasional/682468/alasan-gubernur-bi-perry-warjiyo-mundur-dari-jabatannya-ini-kata-mensesneg



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682471/pemprov-papua-selatan-luncurkan-bus-khusus-asn-untuk-menunjang-mobilitas-pegawai
Transkrip
00:00Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi meluncurkan layanan bus khusus aparatur sipil negara atau ASN.
00:06Layanan ini ditujukan untuk menunjang mobilitas pegawai menuju pusat perkantoran provinsi di Salor,
00:13distrik kurik yang selama ini terkendala jarak tempuh agar kinerja ASN tetap optimal.
00:24Jarak yang cukup jauh dari pusat kota menuju kantor pemerintahan Provinsi Papua Selatan yang baru tak menjadi alasan kinerja tidak
00:33optimal.
00:33Pemprov Papua Selatan melalui Dinas Perhubungan menggandeng Perum Damri menyiapkan 5 unit bus untuk mengangkut sekitar 100 ASN setiap harinya.
00:43Bus disediakan secara gratis dengan titik kumpul di sebuah lokasi bekas kantor lama Pemprov Papua Selatan pada pukul 6.30
00:52Witt dan berangkat menuju kantor baru di Salor.
00:55Langkah ini disambut baik para ASN mengingat jarak tempuh dari kota Merauke ke kawasan perkantoran di Salor cukup jauh dan
01:03membutuhkan biaya transportasi yang tidak sedikit.
01:05Terlebih saat ini terjadi kenaikan harga BBM non-subsidi.
01:10Dengan adanya armada-armada yang disediakan ini kami merasa sangat terbantu karena jarak tempuh kami dari kota ke kantor baru
01:23kami kan cukup jauh.
01:24Jadi itu sangat membantu kami teman-teman yang berdomisili di Merauke.
01:29Cukup nyaman namun untuk melihat ke depan kan pasti akan ada banyak pegawai yang memilih untuk pergi untuk menggunakan akomodasi
01:41yang disediakan di puluh sini.
01:43Jadi mungkin perlu ada penambahan lagi supaya semua bisa terakomodir.
01:49Ya sangat membantu sekali untuk kami ke kantor ini dan sangat jauh di Salor.
01:56Saya waktu dari kota Merauke ke Salor, saya menggunakan mobil kantor, mobil dinas, inspektoran.
02:04Tidak ada biaya, tidak dipuat biaya.
02:07Berarti gratis ya Bu ya?
02:08Iya gratis untuk ASN.
02:09Oke, kalau secara armada ini sudah berapa armada Bu, bus yang ada?
02:14Lima.
02:15Apakah itu perlu ditambah Ibu rasa?
02:16Perlu ditambah karena pegawai sangat banyak.
02:19Program ini dijalankan selama empat hari kerja dan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta kedisiplinan para pegawai.
02:27Selain itu, jadwal bus juga diatur tepat waktu agar tak mengganggu jam masuk dan tiba di kantor Pemprov Papua Selatan
02:34tepat waktu.
02:36Katlin Romera, Kompas TV, Merauke, Papua Selatan.
02:41Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi meluncurkan layanan bus khusus aparatur sipil negara.
02:47Dan terkait hal ini, kita akan membahas lebih lanjut bersama Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan, Bapak Michael Runi Gomar.
02:54Selamat pagi.
02:55Pak Michael, ini terkait dengan bus ASN.
02:58Boleh dijelaskan sedikit terkait dengan bagaimana sebenarnya program ini berjalan?
03:05Sudah berapa lama berjalan, Pak?
03:09Selamat sehat, Mbak Gladys.
03:11Bisa didengar dengan baik?
03:13Ya.
03:14Terdengar dengan jelas, Bapak. Silahkan.
03:16Baik.
03:17Ya.
03:19Program layanan angkutan bus ASN yang merupakan kebijakan dari Bapak Gubernur Provinsi Papua Selatan, Bapak Dr. Insinyur Apollo Savanpo STMT,
03:30merupakan kebijakan yang sangat baik untuk kami para ASN, Aparatur Sipil Negara, di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Selatan.
03:40Secara umum, fasilitas armada yang kami siapkan kurang lebih 5 unit untuk melakukan pelayanan kepada Aparatur Sipil Negara,
03:49mulai dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu di awal-awal pelaksanaan launching pada tanggal 20 April 2026.
03:58Sehingga kurang lebih sudah berjalan selama 3 bulan menjelang 4 bulan.
04:05Dan pelaksanaan layanan angkutan bus ASN ini dimulai pada pukul 06.30 sampai dengan tiba di Salor,
04:14di pusat pemerintahan Papua Selatan, dan juga pada saat jam 16.05 sudah berangkat kembali,
04:23mengangkut ASN kembali lagi dari Salor menuju ke Merauke.
04:285 unit armada bus yang kami siapkan ini akan memfasilitasi kurang lebih 100 Aparatur Sipil Negara
04:34di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Selatan.
04:36Dan kami berharap adanya layanan bus ini juga tentunya memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat
04:46yang ada di, yang berjualan di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Selatan.
04:53Tetapi juga yang paling penting memberikan kesempatan kepada Aparatur Sipil Negara
04:58yang bisa mendapatkan layanan secara nyaman, aman, dan baik karena jarak yang cukup jauh kurang lebih 60 km
05:08sehingga kalau pulang pergi kurang lebih sekitar 120 km lebih.
05:12Sementara begitu.
05:14Pak Michael, titik mana saja yang sudah terjangkau dengan bus ASN ini?
05:19Ada 5 armada apakah tersebar untuk 5 titik kumpul atau seperti apa?
05:24Untuk saat ini kita masih pool bis, pool bis untuk tempat berkumpulnya ASN
05:32dan juga tempat tinggal, tempat nginap atau tempat untuk siapkan bis itu di bekas Hotel Asmat.
05:41Di Hotel Asmat itu adalah pool bekas kantor gubernur sebelumnya
05:46dan masyarakat atau Aparatur Sipil Negara setiap pagi tepat jam 06.30 sudah berkumpul dan sudah melakukan perjalanan
05:54dari Merauke melalui titik kumpul Hotel Asmat ke Salor yang kurang lebih 1,5 jam.
06:03Kalau kita jalan santai kurang lebih 1,5 jam.
06:07Dan sampai saat ini para ASN dapat menikmati perjalanan dengan baik, nyaman.
06:13Dan mereka pun bisa hadir tepat waktu sebelum pelaksanaan apel jam 08.00 pagi.
06:19Sehingga tidak terjadi pengurangan perhitungan TPP apabila tidak mengikuti apel.
06:25Dan sudah sampai saat ini berjalan dengan baik.
06:28Dan kami pun meminta testimoni dari para ASN, tanggapan menjadi bahan input masukan saran kepada kami
06:37sebagai dinas perhubungan yang mengelola layanan bis ASN.
06:41Dan banyak hal juga yang disampaikan kepada kami.
06:44Akhirnya menjadi bahan evaluasi ke depan untuk kami terus melakukan perbaikan
06:48dan pelayanan yang baik kepada Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Selatan.
06:52Jadi jauh lebih disiplin ya Pak, kalau terlambat tidak bisa ikut bus gratis.
06:57Benar, jadi tingkat kinerja dan juga pelayanan dari Aparatur Sipil Negara
07:04kehadiran Aparatur Sipil Negara bila kita bandingkan sebelum ada layanan bis ASN
07:09mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret, bahkan sampai dengan awal April
07:16kehadiran Aparatur Sipil Negara di kantor pusat pemerintahan Salor di Kurik, distrik Kurik
07:23memang sangat rendah dan jumlahnya sangat terbatas.
07:27Akibat dari jarak yang cukup jauh, kurang lebih 60 km, kemudian ongkos biaya tarif yang harus dibayarkan kepada ojek
07:36ataupun kepada mobil.
07:38Akhirnya mereka, teman-teman ASN ini banyak yang juga tidak aktif dan tidak disiplin untuk masuk kantor.
07:45Dampak yang setelah pelayanan bis ASN ini, kami melihat bahwa di setiap OPD sudah berjalan dengan baik
07:52dan mereka aktif untuk mengikuti bis setiap pagi dan bisa hadir tepat waktu sebelum pelaksanaan apel
07:59di setiap OPD-OPD masing-masing.
08:02Kami dari tiga bis yang ada, tiga unit armada yang ada, kita membagi dua unit untuk wilayah kantor gubernur
08:11dengan kantor DPRP, DPRP Papua Selatan dan tiga unit lagi untuk melayani ASN di wilayah kantor-kantor organisasi perangkat daerah.
08:21Walaupun di dalam satu kompleks pusat pemerintahan, tetapi lokasinya saja yang berbeda, pelayanannya juga tetap berjalan bersama.
08:29Sejumlah ASN menilai bahwa armadanya ini masih kurang Pak, dari lima armada yang disediakan masih kurang.
08:35Apakah ini ada rencana penambahan dan apa saja hambatan untuk menyediakan bus ASN ini?
08:42Baik, bagaimana ini kita sesuai dengan arahan dari Bapak Gubernur, kebijakan Bapak Gubernur
08:48bahwa kami juga melaporkan hasil pelayanan yang sudah berjalan kurang lebih tiga bulan ini kepada pimpinan
08:55dan arahan dari Bapak Gubernur atas kebijakan beliau, kita akan melakukan pengadaan bis untuk penambahan unit armada
09:03dalam rangka pelayanan bis ASN.
09:06Ini kami rencanakan di tahun 2027, sebanyak lima unit, lima sampai enam unit.
09:12Semoga dengan kehadiran pengadaan kebijakan dari Bapak Gubernur ini,
09:18kami bisa melakukan pengadaan dan juga bisa membantu fasilitasi layanan angkutan kepada aparatur si pendegara
09:24di lingkungan pemerintah Kabupaten, di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Selatan.
09:28Kami juga melihat bahwa teman-teman aparatur si pendegara mendapatkan layanan yang baik
09:37dan tingkat kinerja optimalisasi layanan yang baik, tingkat kinerja dari teman-teman ASN juga sangat baik
09:45dan mereka juga sangat berharap adanya penambahan armada untuk bisa diikuti
09:54dan bisa mendapatkan fasilitas layanan yang lebih baik lagi ke depan.
09:58Karena cukup banyak juga karena terbatas, cukup banyak juga yang ketinggalan,
10:03tidak sempat untuk bisa mengikuti layanan bis untuk transportasi dari Merauke ke kantor pusat pemerintahan.
10:12Ini menarik ya, jadi kalau tidak mau ketinggalan, datang lebih pagi, biar bisa lebih disiplin, kinerja lebih optimal.
10:20Dan Bapak terakhir, bagaimana harapan dan juga imbauan Bapak kepada seluruh ASN di Papua Selatan terkait bus ASN ini?
10:29Ya, kami berharap dengan kehadiran kami, kebijakan dari Bapak Gubernur untuk memfasilitasi layanan
10:34angkutan bis ASN kepada para ASN, kami berharap tingkat kinerja pelayanan kepada masyarakat
10:42dan juga optimalisasi kinerja di masing-masing OPD yang dilaksanakan oleh para ASN ini dapat meningkat.
10:50Nah, sebagaimana kita tahu bahwa Provinsi Papua Selatan merupakan daerah otonomi baru,
10:56daerah otonomi baru yang perlu melakukan banyak terobosan-terobosan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat
11:04dan juga kinerja yang lebih baik sehingga menjadi penilaian dari pemerintah pusat
11:09bahwa pembentukan daerah otonomi baru Provinsi Papua Selatan ini dapat melakukan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat.
11:18Secara khusus, pelayanan kepada aparatur si pendegaran yang akan memfasilitasi layanan angkutan bis ASN
11:26sehingga optimalisasi kinerja dan juga layanan kepada masyarakat, pelayanan publik kepada masyarakat bisa berjalan terus dengan baik.
11:34Saya pikir itu.
11:35Baik, terima kasih Bapak Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan, Bapak Michael Runi Gomar telah bergabung di Jurnal Lusantara.
11:42Sehat selalu, Bapak.
Komentar

Dianjurkan