00:00Dinas Kesehatan Kabupaten Garut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium
00:04untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan usai menyantap makan bergizi gratis atau MBG.
00:10Sementara hingga kini ratusan korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas.
00:21Penyebab pasti dugaan keracunan masal yang menimpa ratusan warga Cibatu Garut Jawa Barat hingga kini belum terjawab.
00:28Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap kondisi para korban keracunan.
00:34Dinkes juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
00:37Sementara itu sebagian korban masih mengalami gejala mual, lemas, dan pusing.
00:42Salah satu korban Widya bilang mengaku ada keluhan setelah menyantap makanan MBG milik adiknya
00:47yang terdiri dari tempe, telur ceplok, dan sayur sop.
00:52Saya pikir itu lambung. Ternyata teman-teman yang lain juga sama.
00:58Gua makan apa?
00:59MBG.
01:00Kenapa nggak ada MBG?
01:01Dari kapan makannya bu?
01:02Kemarin.
01:03Kemarin.
01:04Saya minta sama adik saya sebetulnya, adik saya yang punya, yang dapat jatah MBG.
01:08Cuma saya iseng minta sama adik saya.
01:12Eh ternyata...
01:12Menunya apa itu waktu yang dimakan itu menu?
01:15Tempe, telur ceplok.
01:18Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Garut,
01:23Asep Surahman bilang, pihaknya mengaku kondisi para korban telah mendapatkan penanganan
01:28dan saat ini relatif terkendali.
01:30Kita belum bisa pastikan apakah dari makanan itu atau mungkin dari jajanan lain yang tidak bisa.
01:38Kita nggak belum bisa dipastikan.
01:41Sementara hingga kini ratusan korban dugaan keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis
01:45atau MBG di Kecamatan Cibatu, Garu, Jawa Barat, masih mendapatkan perawatan di puskesmasa tempat.
01:52Tidak hanya para santri, pelajar SD, SMP hingga guru, orang tua pun menjadi korban keracunan
01:58yang merupakan santri di pesantren Al-Mansurya, Posiandu Cikukulu, Paut Al-Muhtar, SDN 1 Sukanegara
02:05dan SDN 4 Sukanegara Wilayah Desa Sukanegara.
02:08Rata-rata mereka mengalami pusing, mual, diari, dan juga lemas.
Komentar