00:00Rekan-rekan media yang telah setia menunggu pada malam ini telah ada tindak-tindakan hukum yang dilakukan oleh tim penyidik
00:129.
00:15Di hadapan kami ada Pak Jambas selaku koordinator tim 9. Waktu dan tempat kami persilakan.
00:26Terima kasih Pak Kapus Pen. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:32Sebelumnya marilah kita panjatkan kesukur karena Tuhan yang mahu kuasa karena pada hari ini kita masih diberikan kesehatan panjang umur
00:40dan semoga kedepannya kita diberikan pelindungan oleh Tuhan yang mahu kuasa.
00:46Yang saya hormati sahabat-sahabat media masa, media online yang terkenan selalu mengupdate berita di kesehatan Republik Indonesia.
01:03Saya sampaikan terima kasih.
01:05Kami bersama-sama dengan tim 9 akan menyampaikan beberapa hal tapi mungkin singkat-singkat saja.
01:14Yang pertama, Saudara Eva telah ditetapkan tersangka dan dilakukan penanganan 20 hari ke depan sampai tanggal 24.
01:27Kalau tidak salah, eh tanggal 20 hari ke depan pokoknya dari hari ini.
01:32Di rutan KPK Jabang Jakarta Timur yang baru saya minta menyaksikan.
01:45Yang kedua, sebagai bentuk anggotabilitas, saya sangat menghormati teman-teman wartawan juga.
01:57Tetapi yang lebih penting juga, kita harus membangun peradaban pembangunan hukum yang saling menghargai.
02:08Utamanya dalam proses penyidikan masih beraguga tak bersalah.
02:14Oleh karena kita saling menghormati proses ini.
02:20Semoga kedepannya, tim 9 tetap melaksanakan tugas sebaik-baiknya.
02:26Oleh karena nanti, prosesnya akan kita sampaikan lebih lanjut.
02:32Itu yang dapat saya sampaikan.
02:36Perkembangan, update, penanganan dari mantan Jambisus.
02:42Untuk itu, saya ucapkan terima kasih.
02:45Mohon maaf.
02:47Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:50Pak, Pak, Pak, Pak, Pak, gimana Pak terkait konfliksi perkara, Pak?
02:54Pak, konfliksi perkara sejauh ini bagaimana, Pak?
02:56Karena konfliksi itu diberasa, Pak.
02:58Konfliksi perkara sejauh ini bagaimana, Pak?
02:59Yang, Ben, yang mana nih?
03:02Saya, narga, gini.
03:04Hanya dua pertanyaan ya?
03:06Ini sudah terlalu malam ya.
03:08Ya, silakan.
03:08Pak, izin Pak Fahmi dari Tribun News.
03:12Ya, sebentar.
03:13Kebanyakan menanyakan kenapa di KPK.
03:16Ya, kan?
03:17Nah, kita memastikan yang bersambutan pernah setidaknya bersasa menangani kasus-kasus liar.
03:28Ya, kasus liar.
03:31Kami memandang perlu untuk pelindungan yang bersangkutan juga, untuk proses amutabilitas, transparansi, dan kita sinergi dengan KPK juga, lekaranya, untuk
03:45menyamin proses kedepannya dan yang bersangkutan, mohon maaf, mungkin lebih nyaman.
03:52Karena yang bersangkutan banyak menangani kasus besar, kita ketahui.
03:57Nah, itulah salah satu pertimbangannya kenapa di sana.
04:01Nah, dan itu sangat masuk akal.
04:06Ini penetapan tersangkanya di kasus apa ya, Pak?
04:10Kasus yang tadi siang kami sampaikan, TPP.
04:14Pak, terongkaskan kehidupan perkara, Pak.
04:16Pak, kalau tidak perlu saya perkara, saya jawab, Pak.
04:20Andi dari Kata Data, Pak.
04:22Untuk modus yang digunakan sama Pak Febri itu apa ya, Pak?
04:25Boleh dijelaskan sedikit nggak, Pak?
04:26Sama terakhir, kalau boleh tahu kerugian negara, kerugian keuangan negara, sama kerugian perekonomian negara itu kenapa?
04:34Sama terakhir, kalau boleh aja, Pak.
04:35Kenapa rompinya, kenapa Pak Febri tadi nggak pakai rompi ya, Pak?
04:39Makasih.
04:39Ya, kalau masa rompi, tadi mohon maaf, karena buru-buru juga udah malam ya.
04:46Terus yang kedua, modus yang merendah secara umum, dugaan TPPU yang dilakukan oleh penyelenggahan negara dalam jabatannya sebagai jaksa atau
05:01pejabat sutural selama dia menjabat, mengabdikan diri di kejaksaan.
05:06Dan lebih detailnya, tidak akan saya sampaikan karena terkait dengan pembuktian.
05:15Dan kalau kita sampaikan, akan sangat menyulitkan kita ke depannya.
05:19Ya.
05:19Oleh karena saya mohon sekali, untuk hari ini kita sampai di sini dulu, dan pastinya ke depannya akan kita sampaikan
05:29progresnya.
05:30Ya, itu saja.
05:32Baik, saya rasa sudah cukup komprehensif ya.
05:35Oke, baik.
05:36Ya, makasih ya.
05:37Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
05:38Selamat malam.
05:39Selamat malam.
Komentar