- 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengabulkan eksepsi atau nota keberatan dr. Tifa dan menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum batal demi hukum.
Putusan sela ini memunculkan berbagai pertanyaan, mulai dari apakah perkara otomatis berakhir, apakah jaksa masih dapat mengajukan dakwaan baru, hingga apa makna hukum dari putusan tersebut.
Baca Juga Singgung Buzzer! Kubu Tifa Soroti Soal Jokowi Tak Hadir di Persidangan, Sindir Soal Nyali di https://www.kompas.tv/video/681936/singgung-buzzer-kubu-tifa-soroti-soal-jokowi-tak-hadir-di-persidangan-sindir-soal-nyali
Kuasa hukum Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa putusan tersebut lebih merupakan koreksi terhadap konstruksi surat dakwaan, bukan penghentian perkara.
Dalam wawancara bersama Guru Besar Hukum Pidana Unissula sekaligus mantan Hakim Tinggi, Prof. Binsar Gultom, dibahas secara mendalam peluang JPU memperbaiki surat dakwaan, kemungkinan upaya hukum lanjutan, serta apakah putusan ini dapat menjadi rujukan bagi langkah hukum Roy Suryo yang tengah mengajukan praperadilan.
Simak analisis lengkapnya dalam ZOOMCAST.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/682163/full-prof-binsar-gultom-ungkap-putusan-hukum-dr-tifa-nasib-roy-suryo-soal-kasus-ijazah-jokowi
Putusan sela ini memunculkan berbagai pertanyaan, mulai dari apakah perkara otomatis berakhir, apakah jaksa masih dapat mengajukan dakwaan baru, hingga apa makna hukum dari putusan tersebut.
Baca Juga Singgung Buzzer! Kubu Tifa Soroti Soal Jokowi Tak Hadir di Persidangan, Sindir Soal Nyali di https://www.kompas.tv/video/681936/singgung-buzzer-kubu-tifa-soroti-soal-jokowi-tak-hadir-di-persidangan-sindir-soal-nyali
Kuasa hukum Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa putusan tersebut lebih merupakan koreksi terhadap konstruksi surat dakwaan, bukan penghentian perkara.
Dalam wawancara bersama Guru Besar Hukum Pidana Unissula sekaligus mantan Hakim Tinggi, Prof. Binsar Gultom, dibahas secara mendalam peluang JPU memperbaiki surat dakwaan, kemungkinan upaya hukum lanjutan, serta apakah putusan ini dapat menjadi rujukan bagi langkah hukum Roy Suryo yang tengah mengajukan praperadilan.
Simak analisis lengkapnya dalam ZOOMCAST.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/682163/full-prof-binsar-gultom-ungkap-putusan-hukum-dr-tifa-nasib-roy-suryo-soal-kasus-ijazah-jokowi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Menyatakan perawanan dari tim advokat terdakwa tersebut diterima
00:04atas nama terdakwa Tifa Usia Tiasuma, batal demi hukum.
00:09Ini perkara tetap bisa berlanjut dan Caksa tinggal memperbaiki dakwannya.
00:13Eksepsi ini diterima, kami pun akan terus berjuang.
00:16Jadi putusan dari Dr. Tifa Usia Tiasuma,
00:19ini akan kemudian nanti harus berlaku juga untuk kemudian kasus saya.
00:24Tidak bisa dilanjutkan. Apakah mengguburkan juga semua proses hukumnya?
00:28Apa benar dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum itu
00:33tidak diuraikan Jaksa secara jelas cermat?
00:36Walaupun mungkin dalam hal ini ada yang sudah ikut restoratif justis.
00:46Apakah nanti pengadil itu tetap dan tinggi akan menerima,
00:52menunda-nunda perkara ini hingga kerapi pertambaran kedua,
00:57bahkan ada saya dengar ketiga.
01:00Putusan setelah pengadilan negeri Jakarta Timur
01:02yang mengabulkan eksepsi Dr. Tifa
01:04yang menyatakan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum
01:07batal demi hukum.
01:09Putusan ini memunculkan berbagai pertanyaan.
01:12Mulai dari makna hukumnya,
01:14peluang JPU mengajukan dakwaan baru,
01:16hingga bagaimana sebenarnya pengaruh terhadap perkara
01:19pra-peradilan Rosuryum.
01:20Yang tentunya masih berproses sampai saat ini.
01:23Untuk membahasnya,
01:24telah hadir secara virtual bersama saya,
01:26yakni guru besar ahli hukum pidana Uni Sula Semarang,
01:30sekaligus mantan hakim tinggi pengadilan tinggi Jakarta,
01:34yaitu Prof Binsar Gultum.
01:37Halo Prof, bagaimana kabar Prof?
01:39Halo, selamat malam Pak.
01:41Siap.
01:42Bagaimana kabar Prof?
01:43Baik, sehat.
01:45Baik, langsung saja Prof,
01:47kita dengan situasi kita yang sehat,
01:49tentu banyak hal yang saat ini publik soroti,
01:52khususnya di hari ini,
01:54di 23 Juli 2026,
01:56terkait eksepsi Dr. Tifa.
01:59Majelis Hakim PN Jakarta Timur
02:01menyatakan dakwaan JPU batal demi hukum,
02:04namun eksepsi atau nota keberatan Dr. Tifa diterima.
02:08Sebenarnya, seperti apa maksud hukumnya sih Prof?
02:11Penjelasannya seperti apa Prof?
02:12Ya, saya pun ikut mencermati pembacaan putusan Majelis Hakim
02:22pengadilan negeri Jakarta Timur tersebut.
02:26Setelah mencermatinya,
02:30saya melihat rasio eksiden di pertimbangan hukum
02:35yang dibacakan Majelis Hakim
02:37sebagaimana diatur dalam pasal 75.
02:40masyarakat nasional itu ya,
02:44hanya disebutkan
02:48bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum itu
02:51tidak disusun secara cermat,
02:55jelas, dan lengkap
02:56dengan tindak pidana yang didakwakan.
03:01Saya perhatikan di sini Majelis Hakim dalam timurnya
03:04tanpa menguraikan secara jelas
03:10bagaimana peranan daripada terdakwa Dr. Tifa dan kawan-kawan.
03:15Menjadi pertanyaan menarik memang bagi saya,
03:19apa benar dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum itu
03:24tidak diuraikan Jaksa secara jelas cermat
03:27lengkap peranan terdakwa Dr. Tifa dan kawan-kawan.
03:34apa peranan-peranannya mereka masing-masing,
03:39apakah hanya sendirian Dr. Tifa tidak ikut di situ Roy dan yang lain-lain,
03:48walaupun mungkin dalam hal ini ada yang sudah ikut restoratif justice ya,
03:57R. J. Nah, jadi jika demikian halnya,
04:05pantasalah Majelis Hakim mengabulkan permohonan perlawanan
04:12atau eksepsi timbas hukum Dr. Tifa tersebut.
04:18Oke.
04:18Nah, kemudian ada yang menarik
04:21atau aneh bagi saya
04:26jawaban kuasa hukum
04:28Pak Jokowi yang bernama Rifai
04:34terhadap putusan seperti ini
04:36pihak Jaksa biasanya nanti akan memperbaiki konstruksi pasalnya
04:40ya, disesuaikan dengan amanah dalam putusan tersebut
04:43dan kemudian nanti Jaksa bisa mengajukan kembali dakwaan ke persidangan.
04:47Jadi kembali lagi, ini lebih kepada koreksi dari bentuk dakwaan yang dianggap
04:51obscur libel dan tidak berkaitan dengan terhentinya perkaraan.
04:55Ini perkaraan tetap bisa berlanjut dan Jaksa tinggal memperbaiki dakwannya.
04:59Demikian.
04:59Garis besarnya nantinya pasal yang sudah diterapkan?
05:02Sedang masih bisa dilanjutkan, karena tadi kan jelas amanahnya hanya sekedar
05:05memperbaiki konstruksi dakwaan dalam konteks dianggap obscur libel.
05:09Jadi beliau nanti tinggal pihak Jaksaan, tinggal melakukan koreksi pasal-pasal
05:14entah nanti menggunakan kuap lama seluruhnya atau kuap baru seluruhnya
05:17karena ini kan ada leks favorio ya.
05:19Mana pasal yang menguntungkan, maka itu yang digunakan.
05:21Tapi mungkin pencampuran ini yang dianggap menjadi sebuah keambiguan, sebuah kekaburan.
05:27Menurut saya ini sebuah koreksi yang cukup bagus ya,
05:29daripada perkara berlanjut sampai di tengah-tengah baru ini jadi persoalan.
05:32Maka di tahap awal ini adalah dilakukan koreksi oleh majelis.
05:36Pihak Jaksa tinggal memperbaiki dan menjemurnakan.
05:39Tentunya nanti dakwaan yang baru akan lebih sempurna lagi
05:41dan mudah-mudahan bisa segera belaju ke persidangan pokok-pokokara.
05:45Dikatakan di sana oleh beliau itu nanti JPU katanya akan melakukan perbaikan
05:52terhadap surat dakwaan Jaksa yang dianggap tidak lengkap itu.
05:58Saya mau mengatakan bahwa dasar hukum dilakukannya perlawanan atau eksepsi itu
06:08terhadap surat dakwaan, itu menurut pasal 206 ya, KUHAB nasional.
06:18Itu ada tiga.
06:21Pertama, mengenai kompetensi kewenangan mengadili.
06:25Surat dakwaan itu tidak dapat diterima.
06:27Oke, surat dakwaan tidak dapat diterima.
06:29Itu nomor dua.
06:32Kemudian yang ketiga, surat dakwaan harus dibatalkan.
06:36Nah, mencermati amar putusan daripada Majelis Hakim PN Jaksa Timur itu,
06:49dikatakan kalau eksepsi daripada tim kuasa hukum itu diterima.
06:56Nah, kemudian dengan sendirinya dakwaan Jaksa penutup itu dibatalkan.
07:05Artinya tidak sah.
07:08Oke.
07:10Dan, selanjutnya, ya ini inti amar putusan PN Jaksa Tim ya, selanjutnya pokok perkara tidak perlu diteruskan.
07:22Tidak perlu dilakukan lagi pemeriksaan pokok perkara.
07:26Nah, ini kan menjadi bumerang ini.
07:28Ya, betul.
07:29Jadi masalah ini.
07:31Apa yang perlu dipertanyakan kepada saya?
07:35Dalam kasus ini kan memang jadi sorotan ya, Prof.
07:38Apakah mungkin dengan ini JPU menyatakan,
07:41persidangan tidak bisa dilanjutkan,
07:43apakah menggugurkan juga semua proses hukumnya?
07:46Apakah dengan ini ya tidak akan ada,
07:48atau otomatis perkara ini selesai dengan JPU masih,
07:51atau JPU masih berpeluang untuk mengajukan dakwaan baru?
07:54Nah, ini menjadi menarik pertanyaan Abang Prayogi, ya.
08:05Perlu diketahui bahwa yang menjadi objek perkara ini adalah pencemaran,
08:15nama pembahasan, fitnah terhadap Pak Jokowi.
08:20Dan perkara ini sudah P21 lengkap dikirimkan kepada pengadilan.
08:32Di dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum,
08:37seharusnya Jaksa akan membuktikan,
08:47akan membuktikan kebenaran surat dakwaannya
08:50apakah benar atau tidak benar pencemaran nama baik
08:56daripada Pak Jokowi.
08:59Bukan soal ijasa, hati-hati.
09:01Ini saya lihat menjadi bola liar.
09:04Yang menjadi objek perkara di sini adalah pencemaran nama baik
09:09dan fitnah.
09:13Nah, makanya saya katakan
09:15di dalam penetapan
09:24Roy Suryo sebagai tersangka.
09:27Ini jadi,
09:29saya kaitkan langsung ke perapitnya.
09:35ketika Roy Suryo
09:38dinyatakan secara sah
09:42sebagai tersangka,
09:46maka otomatis
09:54segala sesuatu
09:57yang berkaitan dengan dokter Tifa
10:01adalah juga sebagai
10:04terdakwa.
10:05Jika dalam amar putusan
10:08setelah majelis hakim
10:10menyatakan dakwaan JPU
10:11tidak dapat diterima,
10:16mungkin saja
10:21kasus itu akan dapat
10:23dikembalikan kepada Jaksa Penuntut Umum.
10:25Dikembalikan? Seperti itu?
10:27Oke.
10:29Iya, kan tadi ada pendapat
10:31daripada Pak Rifai.
10:35Pendapat Pak Rifai mengatakan
10:37nanti Jaksa Penuntut Umum
10:38akan dapat memperbaiki.
10:41Memperbaiki dan melengkapi
10:42seperti itu surat dakwaan, betul.
10:44Ya, melengkapinya.
10:46Tetapi ada tiga dasar
10:50dilakukannya
10:52permohonan
10:54eksepsi
10:54terhadap surat dakwaan.
10:57Satu, tadi
10:58apakah
11:01kompetensi kewenangannya
11:03merupakan kewenangan
11:05daripada pengadilan negeri
11:06Jakarta Timur?
11:10Kedua,
11:12apakah surat dakwaan
11:14tidak dapat diterima?
11:15Kaitan nomor dua.
11:19Ketiga, apakah
11:21dibatalkan?
11:22Ya.
11:24Nah,
11:26tadi kita sudah sependapat
11:27kalau
11:30amar putusan
11:31daripada pengadilan negeri
11:33Jakarta Timur
11:34surat dakwaan
11:38dibatalkan.
11:39Dibatalkan.
11:39itu hukum.
11:41Tidak sah.
11:43Sehingga tidak perlu
11:44dilanjutkan
11:44pokok
11:45pemeriksaan
11:46pokok perkara.
11:47Oke.
11:48Ya kan?
11:48Nah,
11:49silakan.
11:50Seperti ini Prof,
11:51kan di dalam
11:52perkara ini
11:54Hakim kan menilai surat dakwaan
11:55itu seperti yang Prof
11:56sampaikan tadi.
11:57Bahwasannya
11:57dinyatakan tidak cermat,
11:59kabur,
11:59atau istilahnya
12:00observable.
12:01Seperti itu kan.
12:02Nah,
12:03apakah Prof
12:03membaca ini adalah
12:04unsur yang memang
12:05karena kasus ini
12:06terkait
12:07ada
12:08nama
12:08quote-unquote
12:09Pak Jokowi-nya
12:10atau memang
12:10benar-benar
12:11fokus kepada
12:13dakwaan yang dilimpahkan
12:14seperti itu?
12:15Atau seperti apa Prof?
12:18Oh,
12:19tidak ada hubungannya ini
12:20karena ada hubungannya
12:21dengan Pak Jokowi.
12:23Nah,
12:24disitulah
12:25yang disebut tadi
12:26perlu saya sampaikan
12:28saya pada
12:29posisi
12:32penjelasan
12:32daripada
12:34polemik
12:34kasus ini ya.
12:35Tidak pada
12:36posisi mencari
12:37siapa yang
12:38menang dan kalah.
12:40Tetapi
12:40harus kita
12:41tempatkan
12:42ini
12:43asas
12:44equality
12:44for the law.
12:47Ada
12:47keseimbangan
12:50kesetaraan
12:51antara
12:52warna
12:53negara
12:54tanpa
12:55melihat
12:55status
12:56jabatan
12:58kekayaan.
12:59Tetapi
13:00di depan hukum
13:01sama
13:02haknya.
13:03Makanya
13:04mau saya luruskan
13:05apa yang
13:06disampaikan
13:07oleh
13:09Pak Rifai
13:10maupun
13:12amar putusan
13:13pengadilan
13:14negeri
13:17Jakarta Timur
13:17ini
13:19kalaulah
13:22akhirnya
13:25surat dakwaan
13:27ini
13:28telah dibatalkan
13:29seperti sekarang
13:30putusannya
13:31telah dibatalkan
13:34secara sah
13:35dan tidak
13:36memiliki
13:37kekuatan
13:38hukum
13:38akhirnya
13:39dihentikan
13:40perkara ini
13:42ini
13:44satu-satunya
13:46jalan.
13:48Satu-satunya
13:50jalan.
13:53Ada
13:53upaya
13:54hukum
13:54banding
13:55ke
13:56pengadilan
13:57tinggi
13:58DKI
13:59Jakarta.
14:00Itu
14:02melalui
14:03verjet
14:04atau
14:04perlawanan.
14:07Perlawanan.
14:08Nah
14:09jadi inilah
14:11satu-satunya
14:11solusi
14:14melakukan
14:15banding ke
14:16pengadilan
14:16tinggi DKI
14:17Jakarta
14:18bukan
14:18melakukan
14:23koreksi
14:24atau perbaikan
14:25terhadap
14:29surat dakwaan
14:31jaksa
14:31oleh jaksa
14:32sendiri
14:32bukan.
14:33Oke oke.
14:34Apakah maksudnya
14:35ini adalah
14:36sorry prof
14:37apakah maksudnya
14:38dalam hal ini
14:39nanti berkesempatan
14:40JPU
14:41mengajukan dakwaan
14:42barukah
14:42seperti itu
14:43atau bagaimana prof?
14:44Tidak.
14:45Oh karena prof
14:45kan mengatakan
14:46tadi tidak melengkapi.
14:47Tidak ada
14:48jaksa
14:48akan
14:49mengajukan
14:50dakwaan
14:51baru.
14:52Makanya tadi
14:53andai kata
14:56dasar
14:56permohonan
14:58eksepsi itu
14:59tidak dapat
15:01diterima
15:01boleh saja
15:04jaksa
15:05akan membuat
15:05kembali
15:06baru.
15:07Lain lagi
15:07putusan
15:08daripada
15:09putusan selak
15:10daripada
15:11majelis
15:12pengadilan
15:14negeri
15:15Jakarta Timur.
15:16Tapi ini kan
15:17batal.
15:18Dengan batalnya
15:19ini tidak sah.
15:20Berarti
15:21selesailah
15:22perkara.
15:23Nah
15:24tapi dengan
15:25ini tidak
15:26akan
15:28dibongkar
15:29lagi
15:29perkaranya
15:30selesai
15:31sampai di situ
15:31ini kan
15:32sangat
15:33mengecewakan
15:35pencari
15:36keadilan.
15:38Untunglah
15:39masih ada
15:40ya
15:41dasar
15:42hukum
15:42untuk upaya
15:43hukum
15:44banding
15:45ya
15:46terkait
15:47dengan
15:48putusan
15:48selak
15:49ini.
15:50Satu-satunya
15:51jalan adalah
15:51perlawanan
15:52atau verset
15:53itu diatur
15:55di dalam
15:55pasal
15:58206
15:59ya
16:00ayat 5
16:02kuhab baru.
16:03Nah
16:04disini nanti
16:05pengadilan tinggi
16:06melalui
16:07surat penetapannya
16:08ya
16:09akan
16:10membatalkan
16:11putusan
16:12selah
16:12dari
16:15PN
16:15Jakarta Timur
16:17dan
16:18memerintahkan
16:19kepada
16:19PN
16:20yang berwenang
16:21dalam hal ini
16:22PN Jakarta Timur
16:23untuk
16:24memeriksa
16:25kembali
16:26perkara tersebut
16:29ya
16:30tentu
16:31saja
16:31supaya
16:32mengatakan
16:33surat daku
16:34anjak
16:34dinyatakan
16:35sah
16:36dan dapat
16:37dilanjutkan
16:39dengan
16:40pemeriksaan
16:40pokok perkara.
16:41Oke.
16:42Nah
16:43jadi disini
16:44perlu dicatat
16:44lagi
16:46apakah
16:48nanti
16:48pengadilan
16:49tinggi
16:50akan
16:51menerima
16:53permohonan
16:55banding
16:56tersebut
16:58dan
16:59membatalkan
17:00putusan
17:01selah
17:02PN
17:03Jakarta Timur
17:03atau tetap
17:04menguatkan
17:05putusan
17:08selah
17:09daripada
17:10PN
17:11Jakarta Timur
17:12ini
17:12harus berdoa
17:15benar-benar ini
17:15dalam hal ini
17:17kuasa hukum
17:18Pak Jokowi
17:19karena
17:20apabila
17:21ini sampai
17:22berhenti
17:22selesai
17:23sudah
17:25ini juga
17:27akan
17:27diteropong
17:30oleh
17:31Roy Suryo
17:33sebagai peluang
17:35Roy Suryo
17:35di persidangannya
17:36nanti
17:36sekarang
17:38ya dalam
17:39pokok perkara
17:39karena dia
17:40sekarang masih
17:40kasus
17:41profit
17:41ini memang
17:43perkara ini
17:44sangat menarik
17:45perhatian
17:45publik
17:47dan ini dia
17:47publik hukumnya
17:49oke
17:49apa dalam arti
17:50Prof ingin mengatakan
17:51bahwasannya dengan
17:52dokter Tifa saat ini
17:53tengah menjalani
17:54proses persidangan
17:55dan eksepsi saat ini
17:56apakah itu sebagai
17:58celah yang memang
17:58dimanfaatkan Roy Suryo
18:00untuk jelang persidangannya
18:01mencuri celah
18:02seperti itu
18:04ya
18:04sepertinya ini
18:05memang
18:06ada
18:08rencana-rencana
18:10terselubung
18:10disini
18:11mencari
18:13mencuri
18:15kalau boleh saya katakan
18:17celah
18:17mau dilihat
18:20seperti apa
18:20perkara Tifa
18:23yang sederhana
18:24berlanjut sekarang
18:25makanya
18:27dengan adanya
18:28upaya
18:30hukum banding
18:31perlawanan
18:32ya
18:33versek terhadap
18:34putusan celah itu
18:39inilah
18:40kesempatan
18:42IJakarta
18:43memeriksa
18:45benar-benar
18:46perkara ini
18:47karena
18:48apabila kita
18:49cermati
18:50tadi
18:51pertimbangan
18:53putusan
18:54daripada
18:56Majelis
18:57Pengadilan Negeri
18:58Jakarta Timur
19:01hanya menyebut
19:02tidak
19:04diuraikan
19:05surat dakwan itu
19:06secara cermat
19:07jelas
19:07dan lengkap
19:09hanya
19:10begitu saja
19:11sehingga dengan
19:11istilah
19:13tidak cermat
19:14maka
19:15dikabungkan
19:16berbicara
19:18konteks
19:19cermat
19:19yang Prof
19:20katakan
19:20di dalam perkara
19:21ini kan
19:22dikatakan
19:22ada pasal
19:23yang dinilai
19:24tumpang
19:24tindih
19:25Prof
19:25nah
19:25Prof
19:26sendiri
19:26sedalam
19:27kan Prof
19:28tadi
19:28mengatakan
19:29bahwasanya
19:29perlu ada
19:30kecermatan
19:31terkait
19:31di dalam
19:32proses hukum
19:33ini
19:33tentunya
19:33seperti itu
19:34nah
19:35dihakim
19:35sendiri
19:36dalam perkara
19:36Dr. Tifa
19:37menyoroti
19:38bahwa adanya
19:39penggunaan pasal
19:40yang dinilai
19:40tumpang
19:41tindih
19:41seperti itu
19:42sehingga
19:43disebut
19:43bahwa dakwaan
19:44dinyatakan
19:45batal
19:45demi hukum
19:46Prof
19:46sendiri
19:46sudah
19:47kurang lebih
19:4735 tahun
19:48dalam proses hukum
19:4936 lebih
19:52apakah
19:52hal seperti ini
19:53tumpang
19:54tindih
19:54pasal
19:54dalam perkara
19:55itu hal
19:56yang
19:56lumrah
19:57terjadi
19:57atau
19:58sebenarnya
19:59baru pertama
20:00kali ini
20:00yang menurut
20:01Prof
20:01unik
20:02terkait
20:02perkara-perkara
20:03yang pernah
20:04Prof
20:04jalani
20:06saya tidak
20:07melihat
20:07di sini
20:07ada
20:08tumpang
20:08tindih
20:09biasanya
20:10kan
20:10ada
20:13dakwaan
20:14yang
20:14utama
20:15primer
20:17lalu
20:18subsidi
20:20lebih
20:20subsidi
20:21dan seterusnya
20:23nah
20:24di sini
20:26memang
20:27di dalam
20:32kasusnya
20:33dokter
20:33tifa ini
20:34ya
20:36ini
20:36sifatnya
20:37kan
20:39pasal
20:40yang didakuakan
20:41kan pasal
20:41sebenarnya
20:43ini
20:43penghinaan
20:46dan
20:46pencemaran
20:47nama
20:47lain
20:49betul
20:49ya
20:50itu
20:51yang didakuakan
20:52di sana
20:52itu
20:54yang dibuktikan
20:55nah
20:56tapi
20:57karena ini
20:57masih
20:58sifatnya
20:59tadi
20:59masuk
21:01kepada
21:02keberatan
21:02terhadap
21:03surat dakwaan
21:04sebenarnya
21:05antara
21:06jaksa
21:09dan tim
21:10penasihat
21:11hukum
21:11daripada
21:12pihak
21:14terkait
21:15yang harus
21:17bisa
21:19beradu
21:20argumentasi
21:21hakim
21:22yang akan
21:23menilai
21:23kan
21:23gitu
21:24betul
21:24iya
21:26di satu
21:27sisi
21:27aku
21:28yang tidak
21:32sependapat
21:33atau masih
21:33penasaran
21:34apakah
21:35iya
21:36benar
21:39seperti
21:40yang disampaikan
21:41pertimbangan
21:42hukum
21:42majelis
21:43pengadilan
21:43negeri
21:44Jakarta Timur
21:45itu
21:45hanya
21:46kalimat
21:47tidak cermat
21:48tidak jelas
21:49tidak lengkap
21:50surat dakwaan
21:51jaksa
21:51sehingga
21:53itu
21:53dibatalkan
21:55ataukah
21:56ada
21:57sebenarnya
21:58di dalam
21:58surat dakwaan
21:59itu
22:00terurai
22:00dengan jelas
22:02ya
22:04dengan jelas
22:05peranan
22:06daripada
22:07si
22:09terdakwa
22:11dan kawan-kawan
22:12peranan seperti apa
22:14maksud
22:14Prof?
22:16peranan
22:16seperti apa
22:17itu ada yang
22:18tidak disebutkan
22:18di sana
22:18dan setidaknya
22:20di dalam surat dakwaan
22:21ada yang
22:21tidak disebutkan
22:22pasal 55
22:23KUHAP lama
22:23eh
22:25KUHAP lama
22:25dan pasal 20
22:28KUHAP
22:44KUHAP
22:45dasar
23:14dasar
23:15serta tadi
23:15mengatakan
23:16ada peluang
23:17banding
23:17karena
23:18proses ini
23:19dibatalkan
23:20ada kesempatan
23:21untuk banding
23:21kira-kira
23:23hal seperti apa
23:25apakah dengan
23:25banding nanti
23:26persidangan ini
23:27akan jauh
23:28jadi lebih sorotan
23:29atau akan
23:30tetap
23:31hasilnya sama
23:31murah
23:32seperti apa
23:33akan menjadi
23:34sorotan
23:35tajam
23:36alasan
23:38kalau
23:42putusan
23:44banding
23:45tetap
23:46menguatkan
23:47putusan
23:49tingkat pertama
23:51disini
23:52akan benar-benar
23:54sia-sialah
23:55seolah-olah
23:56ya
23:56proses
23:58perkara ini
24:00berlanjut
24:00sampai
24:01hampir
24:03satu setengah
24:04tahunan
24:04betul
24:06prosesnya
24:06sangat lama
24:07masalah
24:07pencemaran
24:08dan
24:09fitnah ini
24:11tapi
24:12kalau
24:13hakim
24:14tinggi
24:15majelis
24:15hakim tinggi
24:16secara cermat
24:17disini
24:21ya
24:22menganalisis
24:23melihat
24:24sebagai
24:25judek
24:25fakti
24:26yang kedua
24:26ya
24:28mungkin
24:29tidak
24:31ada
24:32disana
24:32dugaan
24:34pencemaran
24:34nama baik
24:35dan fitnah
24:35apalagi
24:36pasal-pasal
24:37yang didakuakan
24:37oleh
24:38jaksa
24:39penuntut
24:39umum
24:39itu
24:39adalah
24:41pasal
24:42pasal
24:43yang
24:44cukup
24:45berat
24:45ya
24:46pasal
24:4727
24:47pasal
24:4832
24:48atau
24:4935
24:50undang-undang
24:50ITE
24:51ya
24:53jadi ini
24:55sebenarnya
24:56ada apa
24:58disini
24:58putusan
24:59pengadilan
25:00negeri
25:01jakarta
25:01timur
25:02sekalipun
25:03kita tetap
25:03menghargai
25:04ya
25:05putusan
25:06tersebut
25:07ya itulah
25:07produksi
25:08daripada
25:09hakim
25:09pengadilan
25:11negeri
25:12Jakarta Timur
25:13oke
25:14karena itulah
25:14ada kesempatan
25:15upaya hukum
25:16banding
25:17banding
25:18oke
25:18satu-satunya
25:18jalan
25:19verjet
25:19ini
25:20dasar hukumnya
25:21pasal
25:21206
25:22dari ayat 1
25:24sampai ke
25:24pasal
25:26ayat 6
25:27ini ya
25:28oke
25:28begitu
25:29prof
25:30binsar
25:30tadi prof
25:31mengatakan
25:31bahwasannya
25:32masih ada
25:33upaya
25:33banding
25:34kemudian
25:35tentunya
25:36terkait
25:36asepsi
25:36dokter
25:37tifa
25:37nah
25:38ini
25:38maksudnya
25:38seperti
25:39apa
25:39sih
25:39prof
25:39apakah
25:40nanti
25:40proses ini
25:41akan terus
25:41panjang
25:42atau
25:42seperti
25:42apa
25:43sebenarnya
25:43bro
25:43ya
25:45begitu
25:48nah
25:49jadi
25:49dalam hal
25:51majelis
25:51hakim
25:52tinggi
25:52nanti
25:53berpendapat
25:56bahwa
25:57perlawanan
25:57kuasa
25:58hukum
25:59dokter
26:00tifa
26:00ternyata
26:02tidak
26:03diterima
26:04ya
26:05tanda kutip
26:06tidak diterima
26:07jadi
26:07bukan dikabulkan
26:08tapi
26:09tidak diterima
26:11maka
26:12sesuai pasal
26:13206
26:14ayat 5
26:16kitab undang-undang
26:18hukum
26:18acara pidana
26:19yang baru
26:20pengadilan
26:22tinggi nanti
26:23akan
26:23mengeluarkan
26:25surat
26:27penetapan
26:28dengan
26:30membatalkan
26:34putusan
26:35selak
26:37daripada
26:38pengadilan
26:39negeri
26:41Jakarta Timur
26:41dan
26:43ini penting
26:45pengadilan
26:48tinggi nanti
26:49akan
26:49memerintahkan
26:50kepada
26:53PN
26:53yang berwenang
26:55yakni
26:56PN
26:57Jakarta Timur
26:58untuk
27:00memeriksa
27:01kembali
27:02pokok
27:04perkara
27:05jadi pokok
27:06perkara
27:06diperiksa
27:07di sini
27:07ya
27:08ya tentu saja
27:14di sini
27:14jadi
27:16menyatakan
27:17nanti
27:17setelah
27:20pokok
27:21perkara itu
27:22diperiksa
27:23surat dakwaan
27:24akan
27:25dinyatakan
27:26sah
27:27dan dapat
27:28dilanjutkan
27:29pemeriksaannya
27:30kepada
27:31pokok
27:32perkara
27:32jadi ini
27:34akan
27:34diadili oleh
27:36pengadilan
27:36negeri
27:37Jakarta Timur
27:38sebagaimana
27:39layaknya
27:45persidangan
27:46di tingkat
27:47pertama
27:47sampai
27:48putusan
27:48akhir
27:49setelah itu
27:50nanti
27:50kalau memang
27:51banding
27:52atau
27:52kalau memang
27:53diterima
27:54ya sudah
27:54inkrah
27:55perkara itu
27:57jadi
27:58supaya
27:58jelas
27:59tadi
28:00saya ulangi
28:00ketika
28:02upaya
28:02hukum
28:03banding
28:03sudah
28:03dilakukan
28:04karena ini
28:05satu-satunya
28:05solusi
28:08untuk
28:09menyatakan
28:10surat dakwaan
28:11ini
28:11benarkah
28:12batal
28:13atau
28:13tidak
28:15itu
28:16satu-satunya
28:17solusi
28:17tadi kan
28:18ada upaya
28:18hukum
28:19banding
28:20namanya
28:21perlawanan
28:22atau
28:22verset
28:23itu
28:24diatur
28:24di dalam
28:25pasal
28:26206
28:27kuhab
28:29baru itu
28:29nah
28:31satu hal
28:33yang penting
28:33di sana
28:34ketika
28:35majelis
28:36hakim
28:37tinggi
28:37DKI
28:39tidak
28:40menerima
28:42perlawanan
28:43daripada
28:44kuasa hukum
28:45dokter
28:45Tifa
28:45tidak
28:47menerima
28:47berarti
28:49disanalah
28:52kesempatan
28:52pengadilan
28:53negeri
28:55eh maaf
28:56pengadilan
28:56tinggi
28:57DKI Jakarta
28:59akan
29:00menyatakan
29:01putusan
29:03pengadilan
29:04negeri
29:05Jakarta Timur
29:06tadi
29:07yaitu
29:08putusan selat
29:09tadi
29:09batal
29:11dibatalkan
29:13mengadili
29:14sendiri
29:15dengan
29:18memerintahkan
29:19dalam surat
29:20penetapannya
29:21supaya
29:25kasus itu
29:26dikembalikan
29:27kepada
29:27PN
29:28yang bersengkutan
29:28untuk
29:30diadili
29:30sebagaimana
29:32layaknya
29:32dengan perkara
29:34biasa
29:35berarti
29:36di sana
29:36sudah terjadi
29:37pemeriksaan
29:38pokok perkara
29:39ya berarti
29:41di sana
29:41eksepsi
29:42bukan lagi
29:44diterima
29:46karena itu
29:47tadi sudah selesai
29:48sudah selesai
29:48betul
29:49sudah selesai
29:50jadi akhirnya
29:51di sana
29:52tidak ada lagi
29:52istilah
29:53eksepsi
29:54ruang ini
29:55sudah
29:56pernyataan
29:56dari pengadilan
29:58tinggi
29:59kan sudah
30:01dikatakan
30:01tidak dapat
30:02diterima
30:02tidak diterima
30:03ini
30:03kalau PN
30:05tadi
30:05diterima
30:07eksepsi itu
30:08tetapi kalau
30:09di PET
30:11DKI
30:12sudah mengatakan
30:13tidak diterima
30:15loh itu
30:16kan lebih tinggi
30:17ya
30:17ya otomatis
30:19dong
30:19pengadilan
30:20negeri
30:22Jakarta Timur
30:22harus memeriksa
30:23pokok perkara
30:25berjalan
30:26sebagaimana
30:26mestinya
30:27oke
30:27nah
30:31inilah
30:32yang menjadi
30:32penoman juga
30:33nanti terkait
30:34dengan
30:35kasusnya
30:36Rui
30:39jadi tidak perlulah
30:40dia menunggu-nunggu
30:41oke
30:42berarti celahnya adalah
30:43melihat kita
30:44bisa melihat dari
30:45perkara Tifa
30:46nanti akan bisa
30:47berkaitan otomatis
30:48dengan Rui Suryo
30:49maksud Prof
30:49seperti itu ya
30:50jelas
30:50karena ini
30:51kasus yang
30:53terpisah
30:54di Splitsing
30:55ya
30:57terpisah
30:57tapi berkaitan
30:58seperti itu ya Prof
30:59sangat berkaitan
31:01ini
31:01Prof
31:02tadi Prof
31:03juga menyinggung
31:04bahwasannya
31:05putusan
31:06SFC ini
31:06juga akan
31:07bersinggungan
31:08berkaitan
31:09dengan
31:10perapitnya
31:10Rui Suryo
31:11tentunya kita lihat
31:12di perapit yang kedua
31:15apa namanya
31:16tidak dikabulkan
31:17bahwasannya
31:17terbukti bahwasannya
31:18dia juga
31:18diputuskan seperti itu
31:19akan seperti apa
31:21dampaknya
31:21dan kemudian
31:22mengingat perapit
31:23yang pertama kan
31:24disana
31:25dikabulkan
31:25terkait penangkapan
31:26itu tidak
31:27penangkapan
31:28dan penggeledahan
31:29penggeledahan
31:29tidak sah
31:30kemudian status
31:31tersangka
31:31dinyatakan
31:32yes
31:32itu status
31:33penetapan tersangka
31:35seperti itu
31:35apakah dengan
31:36status tersangka
31:37terhadap
31:37Roy Suryo
31:38kemudian dengan
31:39SFC
31:39Dr. Tifa
31:40saat ini
31:41itu ada
31:42suatu
31:42hal yang mungkin
31:44Prof melihat
31:44ada kesinambungan
31:46satu dengan yang lain
31:47seperti apa
31:48Prof
31:48lihatnya
31:50ada kesinambungan
31:52karena ini perkara
31:54disiplin
31:55berkas yang terpisah
31:59nah
32:01makanya
32:03seperti tadi
32:04saya lihat
32:04mengapa
32:07Roy
32:09sengaja
32:12menunda-nunda
32:14perkara ini
32:15hingga
32:16profit
32:16pertama
32:17dan kedua
32:18bahkan
32:18ada saya
32:19dengar ketiga
32:20untuk melihat
32:22secara gamblang
32:23perjalanan
32:25perkara
32:26dokter
32:27yang sudah
32:28masuk kepada
32:29pemeriksaan
32:30pokok perkara
32:31dan ternyata
32:33di dalam
32:33pokok perkara
32:34sekarang
32:34di tingkat
32:35PN
32:38itu
32:40eksepsi
32:41daripada
32:43tim kuasa
32:44hukumnya
32:44Roy
32:45itu
32:45dikabulkan
32:46dengan
32:48dikabulkannya
32:49makanya
32:50jadi
32:51dibatalkan
32:53surat dakwaan
32:54JPU
32:54dan menjadi
32:57menarik
32:57bagi saya
32:58surat dakwaan
32:59Jaksa
32:59sebenarnya
33:00Jaksa itu
33:01adalah pada
33:02prinsipnya
33:02itu
33:03menuntut
33:06perdakwa itu
33:07supaya
33:08terbukti
33:09bersalah
33:10jarang
33:11terjadi
33:14Jaksa
33:15Peruntut
33:15Umum
33:17membebaskan
33:18jarang
33:20Jaksa Peruntut
33:20membebaskan
33:21membebaskan
33:23terdakwa
33:24yang bisa
33:26membebaskan
33:27hanya hakim
33:27apabila tidak
33:28terbukti bersalah
33:29berarti dalam perkara ini
33:31quote in quote
33:32ada sesuatu
33:33menurut Prof
33:33saya tidak bisa
33:35menduga-duga
33:35makanya
33:36ini yang
33:36mau saya lihat
33:37disini
33:37hukumnya
33:38kembali lagi
33:38pertanyaan
33:39abang tadi
33:41relevansinya
33:42atau
33:42kaitannya
33:44ke
33:45prapit
33:46rasul
33:47antara
33:48prapit
33:48dengan
33:49dokter
33:50tifa ini
33:51sekarang kan
33:53semua
33:54kita
33:54mengetahui
33:56kasusnya
33:57dokter
33:59tifa
34:01telah
34:04dibatalkan
34:06dibatalkan
34:07dakuannya
34:09kalau ini
34:11sampai
34:11tidak
34:12ada
34:13perbaikan
34:14yang terjadi
34:17nanti di pengadilan
34:18tinggi setelah
34:18banding
34:20saya tidak dapat
34:21membayangkan
34:22tapi saya bukan
34:23mau menggurui
34:24pengadilan tinggi
34:25dalam hal ini
34:25karena mereka
34:26independen
34:29bebas
34:30menilai
34:31tetapi
34:33satu-satunya
34:34upaya hukum
34:35dan inilah
34:35satu-satunya
34:36kesempatan
34:37bagi
34:38kuasa hukum
34:40Pak Jokowi
34:42untuk
34:46beradu
34:48bukan argumentasi
34:49tapi bukti
34:51bukti
34:53yang harus
34:53disampaikan
34:55apakah
34:56betul
34:57ada
34:59pencemaran
35:00nama baik
35:03dan
35:06fitnah
35:07bagaimana
35:08diatur
35:09di dalam
35:09surat dakwaan
35:10jaksa
35:11penutup umum
35:11itu
35:14nah
35:15disini memang
35:15tidak ada lagi
35:16di pengadilan tinggi
35:17pemeriksaan
35:19saksi-saksi
35:21sudah tidak ada
35:22dia hanya membaca
35:23berkas
35:24makanya ini
35:25yudek
35:26fakt yang kedua
35:27pengadilan tinggi
35:30nah
35:31jadi
35:32ini
35:35masyarakat
35:36lah nanti
35:36yang menilai
35:37seperti apa
35:38pertimbangan
35:39hukum
35:40daripada
35:40majelis
35:41pengadilan tinggi
35:42DKI Jakarta
35:44ya dan kawan-kawan
35:45sehingga insya Allah
35:46kalau memang hukum itu lurus
35:48ini tidak hanya menjadi presiden
35:51tapi menjadi jurisprudensi
35:52jadi putusan dari
35:54Dr. Tifa Usiyatiyasuma
35:56ini akan kemudian nanti
35:58harus berlaku juga
35:59untuk kemudian
36:00kasus saya
36:01meskipun saya tetap harus
36:02menjalani persidangan dulu
36:03kemudian kita masukkan
36:05gugata yang sama
36:06Prof
36:06tadi setelah
36:08sidang selat Dr. Tifa
36:10Roy Surya itu mengatakan
36:12bahwasannya
36:12putusan eksepsi ini
36:14bisa menimbulkan
36:15jurisprudensi
36:17atau
36:18kesetidaknya
36:19sebagai pertimbangan
36:20bagi perkara
36:20Roy Surya
36:22seberapa kuat
36:23putusan
36:24Tifa ini bisa menjadi
36:26jurisprudensi Prof?
36:28oh belum bisa
36:29karena
36:29ini masih ada upaya
36:31hukum banding
36:33verjet
36:36kecuali
36:37nanti
36:40putusan
36:42pengadilan
36:43tinggi DKI
36:44katakan
36:46menguatkan
36:49putusan
36:50tingkat pertama
36:51oke
36:54itu boleh
36:55dijadikan itu
36:56menjadi salah satu
36:57jurisprudensi
36:58karena upaya hukum
36:59untuk kasasi
37:00terkait
37:01dengan
37:02putusan
37:04selat
37:04tidak ada
37:05berarti
37:08jurisprudensi
37:09yang disebutkan
37:09Roy Surya
37:10masih
37:10jauh lah
37:11prosesnya
37:12tunggu banding
37:13kita lihat dulu
37:14kita lihat dulu
37:15putusan pengadilan
37:16tinggi ini
37:16seperti apa
37:17kami juga sudah
37:18kemarin
37:18kami sudah masukkan
37:20pada hari Kamis
37:20permohonan
37:21pra-peradilan yang ketiga
37:22dan pra-peradilan yang ketiga
37:24ini
37:24insya Allah
37:25kalau itu
37:25insya Allah
37:26akan juga
37:28kita memperoleh
37:29hasil yang sama
37:30setelah
37:30pra-peradilan yang pertama
37:31kenapa
37:31saya gak bisa bocorkan
37:33apa permintaan kita
37:33tapi permintaan kita tuh
37:35ada hubungannya memang
37:36dengan pra-peradilan yang pertama
37:37melihat
37:38jauhnya proses
37:40perkara yang sama
37:41terhadap
37:42Roy Surya
37:43karena sekarang masih
37:43perapit dan
37:44direncanakan akan
37:45perapit ketiga
37:46seperti itu
37:46apakah Roy Surya
37:48analisa dari
37:49Prof sendiri
37:50tunggu selesai dulu
37:52sidangnya si
37:53dokter Tifa
37:54baru
37:55Roy Surya maju
37:56atau nanti mungkin
37:57ada nih
37:58Prof perapit
37:59sampai keempat
38:00kelima
38:00ke enam
38:00gitu
38:00ada gak sih Prof
38:01sebenarnya
38:03oh sebentar
38:04saya jawab dulu
38:05kalau sudah ada
38:07hari
38:07Kamis
38:09atau hari Jumat
38:09yang lalu
38:12rapit ketiga
38:13sudah dimajukan
38:14maksudnya
38:14kapan
38:16kalau sudah dimajukan
38:18ke pengadilan
38:18itu tidak boleh
38:20lagi
38:21ditunda-tunda
38:23karena
38:24setelah
38:25tiga hari
38:25dia
38:26majelis
38:27hakim
38:28dalam hal ini
38:30usus
38:31usus ketua
38:31pengadilan
38:32negeri Jakarta Timur
38:33sudah harus menetapkan
38:34siapa
38:35hakimnya
38:36yang akan
38:37mengadili
38:38kasus tersebut
38:40dan perlu
38:41diketahui
38:42apakah ini
38:43tadi sudah
38:43saya sampaikan
38:44atau belum
38:44kalau belum
38:46nanti mohon
38:49ditegor saya
38:50atau disampaikan
38:54tadi kan
38:55saya katakan
38:55ini
38:56tidak
38:57tidak
38:57lajim
39:00perapit
39:01ini
39:02sampai
39:03dua
39:03tiga kali
39:04biasanya
39:04sekali
39:05biasanya
39:06sekali
39:08dan itu pun
39:10perapit itu
39:10terjadi
39:11apabila
39:13pokok
39:13perkaranya
39:13belum
39:14diserahkan
39:15kepada
39:15pengadilan
39:16setempat
39:17nah
39:19ini
39:19perkaranya
39:20sudah masuk
39:21lebih dahulu
39:24berbarengan
39:24dengan
39:25kasusnya
39:26dokter
39:26tiba kan itu
39:27iya
39:28nah
39:29kemudian
39:29yang kita dengar
39:30sekarang ini
39:31yang diperapitnya
39:33yang ketiga ini
39:34akan
39:35diajukan
39:37rehabilitasi
39:37dan ganti rugi
39:38rehabilitasi
39:40dan ganti rugi
39:41nah
39:42saya
39:43berpendapat
39:44nah ini
39:45tadi yang saya katakan
39:46sudah lebih
39:4736 tahun
39:48sebagai hakim
39:48tidak
39:51lajim
39:52kalau
39:56penetapan
39:57tersangka itu
39:58sudah sah
39:59secara hukum
40:01akan
40:03dikabulkan
40:06ganti rugi
40:08dan
40:09rehabilitasi
40:10terkecuali
40:12tidak
40:14sah
40:14secara hukum
40:15penetapan
40:16tersangka
40:16barulah
40:19gugatan
40:20ganti rugi
40:22dan rehabilitasi
40:23itu
40:23dapat dikabulkan
40:24itu
40:25jadi saya
40:26bukan
40:27mau menakut-nakutin
40:28pihak
40:30daripada
40:31roh ini
40:32kalau menurut saya
40:34sih lebih bagus
40:35itu dihentikan
40:36saja
40:39rapit
40:40tiganya
40:40permohonan
40:41rapit yang ketiga ini
40:42dan
40:44tidak perlulah
40:46dia mengintip
40:48kasusnya
40:49dokter Tifa
40:49ini
40:50kalau misalnya
40:52seperti pertanyaan
40:53abang
40:54Prayogi tadi
40:55oh menunggu lagi
40:58perkaranya
40:59Tifa
40:59sampai
41:00tuntas
41:01dari
41:03upaya hukum
41:04bandingnya
41:05wah
41:05ini bahaya
41:07itu
41:07ini namanya
41:09permainan politis
41:10saya kira
41:11disini harus
41:12diambil sikap tegas
41:14ya
41:15dan
41:16tidak bisa
41:17itu jadi
41:18jadikan alasan
41:19untuk menunda
41:20kasus itu
41:22dilanjutkan
41:23kepada
41:23perkara
41:24oke
41:25gitu
41:26oke
41:26kalau Prof
41:27ini kan dibatasi juga
41:2814 hari
41:29juga
41:30setelah
41:31SFC ya
41:32ya
41:33memutuskan itu
41:34segera
41:35oke
41:35kalau Prof tadi
41:36mengatakan
41:37perapit
41:38lumrahnya
41:39pada umumnya
41:39terjadi itu
41:40satu kali
41:41seperti itu
41:41kalau kita
41:42satu kali
41:43kita lihat
41:44baru kali ini dalam sejarah
41:45baru kali dalam sejarah
41:47pertama berbicara
41:48mengenai
41:49penahanan ya
41:50penahanan
41:51Roy Suryo
41:51kemudian
41:52status tersangka
41:53kemudian
41:54proyeksinya
41:55terancananya
41:55yang ketiga itu
41:56adalah tentang
41:56rehabilitasi
41:57dan ganti rugi
41:59gitu
42:00sebenarnya
42:01apa yang harus
42:02dibenahi
42:03dari proses hukum kita
42:04sehingga
42:04perapit
42:05yang harusnya
42:06satu kali
42:06kemudian ini
42:07bisa lebih
42:08dari satu kali
42:09sehingga
42:10mungkin dengan
42:10kasus-kasus yang lain
42:11nanti tidak akan terjadi
42:12hal serupa
42:13seperti ini
42:14siapa yang harus
42:14membenahi
42:15regulasi hukum kita
42:16proses hukum kita
42:18seperti apa Prof
42:20ya karena
42:21memang di dalam
42:22KUHAB
42:23baru ini
42:24tidak ada
42:24pengaturan
42:25pembatasan
42:25perapit itu ya
42:27makanya
42:27secara teknis
42:30satu-satunya
42:31jalan
42:32memang
42:32ketua
42:33mahkamah agung
42:34lah
42:34yang harus
42:35mengeluarkan
42:36surat
42:38semacam
42:40peraturan
42:40mahkamah agung
42:41tentang
42:42pembatasan
42:43pra-peradilan itu
42:44cukup
42:45sekali
42:46saja
42:47tidak boleh
42:48dua kali
42:50itu pun
42:52harus
42:53berkasnya
42:54belum
42:55dilimpahkan
42:56ke pengadilan
42:59jadi
43:00mekanismenya
43:01seperti itu
43:02perapit itu
43:03dilakukan
43:03pada saat
43:05berkas perkara
43:06belum
43:08dimasukkan
43:09makanya
43:09di dalam
43:10KUHAB
43:10baru yang ada
43:11sekarang
43:13selama
43:14perkara
43:16perapitnya
43:17belum diputus
43:17dihitung
43:19tujuh hari ya
43:21itu
43:21tidak boleh
43:22masuk pokok perkara
43:23karena
43:23kalau masuk
43:24nanti pokok perkara
43:25otomatis
43:26bugur
43:27perkara
43:28perapit
43:29yang sedang
43:29berlanjut
43:30di dalam
43:32KUHAB
43:32lama dulu
43:33seperti itu
43:33kejar-kejaran
43:35perapit
43:37sedang
43:38berlangsung
43:41tiba-tiba
43:42ini lagi
43:44seru-serunya
43:44di perapit
43:45wah
43:46tiba-tiba
43:47penyidik
43:47langsung
43:48segera
43:48membawa
43:50berkas
43:51lewat
43:53kejaksaan
43:53lewat
43:54kejaksaan
43:55langsung
43:55dimasukkan
43:56perkara
43:57berkas
43:58perkara
43:59maka
44:00langsung
44:00bugur
44:00itu
44:01tanpa
44:02diperiksa
44:03lagi
44:03lebih lanjut
44:03perapitnya
44:04itu
44:04oke
44:05itu
44:06oke
44:07pertanyaan terakhir
44:07saya
44:08prof
44:08jika tadi
44:09prof mengatakan
44:10yang tidak harus
44:11menunggu persidangan
44:12dokter tifa
44:12selesai
44:13sampai
44:13banding
44:14seperti itu
44:14lumrahnya
44:15banding
44:17menang
44:17salah
44:18verjet
44:19yang tadi
44:19perlawanannya
44:20betul
44:20lumrahnya
44:21Roy Suryo
44:22sendiri
44:22harus segera
44:23cepatkah
44:24diproses hukum
44:24dengan perkara ini
44:26atau seperti
44:26apa
44:26prof
44:29sebenarnya
44:30dia tidak perlu
44:31lagi melakukan
44:31upaya
44:33permohonan
44:34perapit
44:35ganti rugi
44:36rehabilitasi
44:37sekalipun
44:38itu
44:38merupakan
44:40hak
44:40dia ya
44:42tapi
44:43karena itu
44:44sudah
44:44dicatat
44:45di dalam
44:46registrar
44:47pengadilan
44:49mau tidak
44:49mau
44:50itu harus
44:50disidangkan
44:53harus disidangkan
44:55secepatnya
44:557 hari
44:56nanti
44:56ditunggu
44:57apapun
44:58putusannya
44:59hakim tunggal
45:01ya monggo
45:02silahkan
45:02seperti apa
45:03nanti
45:03putusannya
45:04oke
45:05nah
45:05tapi karena
45:10pemeriksaan
45:11terdakwa
45:12terdakwa itu
45:13sudah sah
45:14ya
45:15secara sah
45:17secara hukum
45:17tidak ada
45:19alasan
45:20pemeriksaan
45:20perkara nanti
45:21tidak akan
45:22diperiksa
45:24kecuali
45:25tadinya
45:26tidak sah
45:28kalau
45:29penggeledahan
45:31penangkapan
45:33tidak sah
45:34no problem
45:35oke
45:36itu sudah selesai
45:37ya
45:38inilah kuncinya
45:39penetapan tersangka
45:40karena sudah sah
45:41secara hukum
45:41mau tidak mau
45:42itu harus
45:43diperiksa
45:43perkaraannya
45:44oke
45:45terima kasih
45:46prof
45:46atas
45:47insightnya
45:48tentang
45:48tentunya hukum
45:50dalam kasus
45:51istidangkan
45:51dokter Tifa
45:52dan juga Roy Suryo
45:53terima kasih
45:54atas waktunya
45:55dan insightnya
45:55bersama kami
45:56di Kompas TV
45:57Prof Binsar Gultom
45:59Guru Besar Ahli Hukum
46:00Pidana
46:00Uni Sula Semarang
46:02dan mantan hakim
46:03tinggi
46:03pengadilan tinggi
46:04Jakarta
46:05terima kasih
46:06Prof
46:06terima kasih
46:07terima kasih
46:08terima kasih
46:10terima kasih
46:11terima kasih
Komentar