Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Keberadaan peradilan militer memiliki sejarah panjang dalam sistem peradilan di Indonesia.

Selain menjalankan fungsi penegakan hukum bagi prajurit TNI, peradilan militer juga terus beradaptasi dengan perkembangan hukum dan tuntutan profesionalisme, termasuk dalam proses rekrutmen hakim militernya.

Peradilan militer terus berbenah, baik dari sisi kelembagaan maupun kualitas sumber daya manusianya, demi menjaga hukum dan disiplin di lingkungan TNI.

Kita bahas lebih lengkap bersama Marsma TNI Dr. Tri Achmad Bhaykhonni, Panitera Muda Perkara Pidana Militer Mahkamah Agung, terkait pemahaman yang lebih luas mengenai sejarah peradilan militer, sekaligus pentingnya sistem rekrutmen hakim militer dalam menjaga profesionalisme dan kualitas penegakan hukum di lingkungan peradilan militer.

Baca Juga Mahkamah Syar'iyah Menyikapi Pembaruan KUHP dan KUHAP dalam Sistem Peradilan Nasional | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/681508/mahkamah-syar-iyah-menyikapi-pembaruan-kuhp-dan-kuhap-dalam-sistem-peradilan-nasional-ma-news

#mahkamahagung #manews #tni #peradilanmiliter

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681894/menilik-sejarah-peradilan-militer-dan-pola-rekrutmen-hakim-ma-news
Transkrip
00:05Intro
00:11Keberadaan peradilan militer memiliki sejarah panjang dalam sistem peradilan di Indonesia
00:16tidak hanya menjalankan fungsinya dalam melakukan penegakan hukum bagi prajurit TNI
00:21Peradilan militer terus beradaptasi mengikuti perkembangan hukum dan tuntutan profesionalisme
00:27termasuk dalam melakukan proses rekrutmen hakim militernya
00:31Sudah bersama saya Saudara Marsmat TNI Dr. T. Ahmad Baikoni SHMH
00:37selaku penitra muda perkara pidana militer Mahkamah Agung
00:41Patri bagaimana sejarah dan perkembangan lembaga ini hingga menjadi bagian dari sistem peradilan di bawah naungan Mahkamah Agung
00:48Baik terima kasih Mbak Clara
00:50Assalamualaikum Wr. Wb
00:52Bismillahirrahmanirrahim
00:53Kalau berbicara tentang pengadilan militer itu sama juga dengan berbicara tentang perkembangan adab manusia
01:02Kenapa? Karena pengadilan militer ini berkembangnya atau tumbuhnya itu berhubungan baik dan selaras dengan perkembangan adab dari manusia
01:13Nah khusus berbicara tentang Indonesia ini tidak lepas dari masa penjajahan Belanda
01:19Nah di pengadilan Belanda di Indonesia itu khusus pengadilan militer itu tumbuh mulai dari awal tahun 1900-an
01:27Pada saat itu Belanda membuat peradilan militer itu ada tiga
01:31Yang pertama adalah peradilan militer khusus untuk angkatan darat
01:35Yang kedua pengadilan militer khusus angkatan laut
01:39Dan yang ketiga adalah yang namanya temporary krisrat atau pengadilan militer sementara
01:47Kemudian berdasarkan undang-undang nomor 4 tahun 2004 tentang kekuasaan kehakiman
01:53Nah disitulah baru diimanatkan supaya berada di bawah satu atap Mahkamah Agung
01:58Apa yang berada di bawah satu atap yaitu organisasi, administrasi, dan finansial
02:04Kursus pengadilan militer itu melalui Kepres 56 tahun 2004
02:08Yang mana kemudian pada tanggal 1 September 2004
02:13Panglima TNI menyerahkan pengelolaan pengadilan militer itu kepada Mahkamah Agung
02:18Sehingga lengkap menjadi empat lingkungan peradilan
02:20Organisasi, administrasi, dan finansial
02:23Dan ada satu tonggak sejarah lagi yaitu berdasarkan Undang-Undang 31 tahun 1997
02:29Tentang peradilan militer
02:31Dimana di dalam Undang-Undang itu memuat hukum acara peradilan militer
02:35Yang ini hampir seluruhnya menyamai ataupun mengadopsi Undang-Undang 881 tentang KUHAP
02:44Berbicara soal sumber daya manusianya Pak Tri
02:46Lantas bagaimana proses rekrutmen untuk hakim militer saat ini
02:51Dan kemudian apa saja kompetensi dan kriteria yang menjadi perhatian utama
02:55Agar nantinya hakim militer ini dapat menjalankan tugasnya secara profesional
03:01Sebelum dilahirnya Undang-Undang 31 tahun 1997
03:06Itu seluruh kewenangan berada di bawah Mabes TNI
03:12Namun sejak Kepres nomor 56 tahun 2004
03:18Tentang organisasi, administrasi, dan finansial dirimpahkan kepada Makam Agung
03:22Ini kemudian menjadi perubahan yang sangat signifikan
03:25Yaitu untuk rekrutmen hakim dilaksanakan oleh Makam Agung
03:28Sarat-sarat menjadi seorang hakim berdasarkan Undang-Undang 31 tahun 1997
03:33Itu mempunyai ideologi Pancasilaan
03:37Tidak pernah melanggar hukum
03:39Dan kepangkatannya minimal kapten
03:41Setelah dinyatakan lulus
03:43Maka para calon-calon hakim ini
03:45Kemudian akan dilimpahkan kepada
03:47Pustiklak Makam Agung
03:49Di Megamendung
03:50Dididik di sana selama satu tahun
03:52Yang model pendidikannya, kurikulumnya
03:54Itu sama persis dengan model pendidikan hakim
03:58Dari lingkungan yang lain
03:59Demikian
04:00Baik, terima kasih Marsma TNI Dr. T. Ahmad Baikoni
04:03Selaku Panitra Muda Perkara Pidana Militer Makam Agung
04:07Selamat kembali bertugas
04:08Ya saudara, peradilan militer terus berbenah
04:11Tidak hanya dari sisi kelembagaannya
04:13Namun juga kualitas sumber daya manusianya
04:16Agar dapat menjaga kualitas hukum
04:19Dan juga disiplin dari lingkungan TNI
04:22Semoga pembicaraan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas
04:27Tentang sistem peradilan militer
04:28Dan juga pentingnya
04:30Proses rekrutmen hakim militer
04:32Dalam menegakkan hukum
04:33Khususnya dalam peradilan militer
04:35Claudia Karla, Hanel Raffalino, Kompas TV Jakarta
04:39Terima kasih Tidak
04:43Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan