Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seorang warga negara Indonesia diduga menjadi korban pembunuhan di Yerevan, Armenia. Diduga, korban dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri yang juga sesama warga negara Indonesia.

Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Seorang warga negara Indonesia, Valenth Alexie Tamboto, meregang nyawa di Armenia usai ditemukan tewas di kamar mess-nya pada Rabu, 15 Juli 2026 lalu.

Keluarga meminta pemerintah memproses kepulangan jenazah Valenth dan menangkap pelaku yang tega menghabisi nyawa Valenth dengan sadis.

Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Kyiv bekerja sama dengan otoritas setempat untuk menyelidiki kasus ini.

Dari hasil penyidikan awal, diduga korban dibunuh oleh rekan kerjanya yang juga sesama WNI. Sejumlah WNI lainnya juga tengah diperiksa untuk penyidikan lebih lanjut.

KBRI Kyiv telah menyampaikan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia untuk mendapatkan akses penanganan jenazah korban.

Valenth Alexie Tamboto bekerja di bidang marketing IT konsultan di salah satu perusahaan di Republik Armenia.

Di mata keluarga, ia dikenang sebagai sosok yang penyayang dan juga menjadi tulang punggung keluarga.

#wni #armenia #pembunuhan

Baca Juga [FULL] Analis Bahas soal Houthi Sekutu Iran Umumkan Blokade Laut Arab Saudi, Apa Dampaknya? di https://www.kompas.tv/internasional/681628/full-analis-bahas-soal-houthi-sekutu-iran-umumkan-blokade-laut-arab-saudi-apa-dampaknya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681631/wni-tewas-diduga-dibunuh-rekan-kerjanya-sesama-wni-di-armenia-berita-utama
Transkrip
00:00Kita wali berita utama, saudara dengan informasi seorang warga negara Indonesia
00:04diduga menjadi korban pembunuhan di Yerevan, Armenia.
00:08Diduga korban dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri yang juga sesama warga negara Indonesia.
00:19Duka mendalam menyelimuti sebuah keluarga di Kabupaten Marus, Sulawesi Selatan.
00:24Seorang warga negara Indonesia, Valen Aleksi Tamboto, meregang nyawa di Armenia
00:30usai ditemukan tewas di kamar mesnya pada Rabu 15 Juli 2026 lalu.
00:36Diduga, Valen dibunuh.
00:39Keluarga meminta pemerintah memproses kepulangan jenazah Valen
00:43dan menangkap laku yang tega menghabisi nyawa Valen dengan sadis.
00:47Dari informasi yang saya dapat, mereka menemukan bahwa kakak saya
00:53dalam keadaan kaku di dalam kamar ini.
00:57Kami, jujur, kami minim informasi tentang jenazah itu.
01:01Tapi, dari informasi yang kami dapatkan, mereka semua bilang bahwa itu memang jenazah kakak saya.
01:08Tapi ada foto-foto yang diirim ke keluarga?
01:10Bukti bahwa itu kakaknya.
01:12Sampai sekarang itu tidak ada.
01:14Dan kami juga sudah dibantu ya dari pihak KBRI.
01:18Kami sudah hubungi.
01:19Hingga sekarang pihak KBRI memang belum bisa dapat akses untuk langsung menemui jenazah juga.
01:27Kementerian Luar Negeri bersama KBRI KIF bekerja sama dengan otoritas setempat untuk menyelidiki kasus ini.
01:33Dari hasil penyelidikan awal, diduga korban dibunuh oleh rekan kerjanya yang juga sesama WNI.
01:41Sejumlah WNI lainnya juga tengah diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut.
01:45KBRI KIF telah menyampaikan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Armenia
01:50untuk mendapatkan akses penanganan jenazah korban.
01:53Korban dan pihak yang diduga sebagai pelaku merupakan warga negara Indonesia.
01:58Dan sejumlah WNI juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan kasus ini.
02:02KBRI KIF juga terus berkoordinasi dengan Kementerian dan lembaga terkait di Indonesia
02:09untuk melakukan berbagai verifikasi, data korban, serta mendaklajuti berbagai informasi
02:15termasuk informasi yang diterima dari pihak yang mengaku sebagai keluarga salah satu WNI
02:22yang saat ini berada dalam penanganan aparat di Armenia.
02:27Valen Aleksi Tamboto bekerja di bidang marketing IT konsultan di salah satu perusahaan di Republik Armenia.
02:34Di mata keluarga, ia dikenang sebagai sosok yang penyayang dan juga menjadi tulang punggung keluarga.
Komentar

Dianjurkan