Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kelompok Houthi Yaman mengumumkan blokade laut segera terhadap Arab Saudi. Mereka memperingatkan bahwa serangan lebih lanjut akan memicu eskalasi menyeluruh dan keras.

Bagaimana dampaknya aksi ini terhadap situasi konflik di Teluk?Kita akan bahas bersama Analis Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Fauzia Cempaka Timur.



#houthi #iran #

Baca Juga Jawab soal Kursi Gibran Tak Sejajar Prabowo di Sidang Kabinet, Mensesneg: hanya Kebutuhan Teknis di https://www.kompas.tv/nasional/681625/jawab-soal-kursi-gibran-tak-sejajar-prabowo-di-sidang-kabinet-mensesneg-hanya-kebutuhan-teknis

arabsaudi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/681628/full-analis-bahas-soal-houthi-sekutu-iran-umumkan-blokade-laut-arab-saudi-apa-dampaknya
Transkrip
00:00Saudara kelompok Houthi Yaman yang merupakan sekutu Iran mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi.
00:06Lalu bagaimana dampaknya terhadap situasi konflik di Teluk?
00:10Kita bahas bersama dengan analis senior Indo-Pacific Strategic Intelligence Mbak Fauzia Cempaka Timur
00:16yang telah bergabung bersama kami di Sapa Indonesia Malam.
00:19Selamat malam Mbak Fauzia.
00:21Selamat malam Mas Yasser.
00:22Mbak Fauzia ini ada kaitannya nggak sih ini yang dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman
00:28yang mengumumkan bahwa akan memblokade laut untuk Arab Saudi.
00:32Karena kalau kita lihat Houthi Yaman ini sekutunya juga dengan Iran.
00:37Betul Mas. Jadi satu hal yang memang terjadi pasca pemakaman dari Ali Hamenei adalah
00:45ketika rombongan dari Houthi ini kembali ke Yaman.
00:49Nah salah satu bandara landasan pacu di bandara yang akan dilakukan pelandasan.
00:57Begitu ya dari kombongan Houthi ini itu dibom begitu ya oleh pemerintah Yaman sebenarnya
01:02untuk menghentikan delegasi ini kembali.
01:07Meskipun pada akhirnya delegasi ini akhirnya berhasil landing di bandara lain begitu.
01:11Namun tentu saja ini ketika dilakukan adanya pemboman pada landasan pacu ini
01:16ini menimbulkan sebuah fiksi tentu saja baik antara pemerintah Yaman dari kementerian pertahanannya
01:23dan juga dengan pihak Houthi sendiri yang tentu saja menyangka bahwa di belakang dukungan
01:31atau dukungan yang diberikan oleh Arab Saudi terhadap pemerintah Yaman ketika terjadi pemboman terhadap landasan pacu ini.
01:37Jadi retaliasi yang terjadi saat ini pada penutupan BAPL Mandet ini dilakukan untuk retaliasi atau pembalasan
01:45pada pemboman landasan pacu yang pernah dilakukan beberapa hari lalu begitu.
01:51Jadi ini yang kita lihat memang saat ini adalah juga merupakan bentuk aktifasi.
01:56Karena saya melihat bagaimana ada tiga hal ya mas ya yang menurut saya sangat menandakan eskalasi yang akan meningkat.
02:03Dan salah satunya adalah tentu terkait dengan bagaimana proksi BAPL Mandet yang saat ini dikuasai oleh Houthi.
02:10Dan tidak hanya Houthi saja, kita lihat ada ratusan orang turun ke jalan juga melakukan dukungan
02:16untuk apa yang dilakukan Houthi untuk menutup BAPL Mandet untuk kapal-kapal Arab Saudi.
02:22Bapak Fauzia maaf saya potong, sehingga ini bisa dilihat bahwa kedepannya ini memang Iran,
02:27pemimpin tertinggi Iran dan juga beberapa pejabat tinggi Iran benar-benar membuktikan omongannya
02:32bahwa mereka tidak main-main dalam perang ataupun serangan balik terhadap Amerika Serikat.
02:38Betul mas, ini sudah saya lihat dari 28 Februari hingga akhir Juni lalu,
02:43itu sudah dua sampai tiga kali pemerintah Houthi ini atau pimpinan Houthi menyatakan
02:48siap untuk mengaktifasi penutupan BAPL Mandet.
02:51Namun tidak dilakukan mas, sampai akhirnya tercapai Burgenstock Agreement begitu.
02:56Nah kita lihat saat ini adalah bentuk realisasi yang pertama nih mas,
03:00sejak chapter kedua terjadi sejak serangan tanggal 7 Juli lalu oleh Amerika Serikat.
03:05Nah ini menunjukkan bagaimana ternyata Houthi memang bisa saja melakukan realisasi.
03:10Namun yang kita lihat bagaimana saat ini yang dilakukan adalah
03:12pemblokadean terhadap kapal khusus Saudi Arabia.
03:16Namun kita harus lihat bagaimana pemblokadean pada kapal Saudi Arabia ini
03:20tentu di lapangan bisa terjadi miskalkulasi.
03:23Yang artinya jika kapal lain juga mengalami hal demikian meskipun dia bukan berbenbira Saudi Arabia,
03:30maka ini akan menjadi full scale of war yang artinya eskalasi yang sifatnya horizontal tidak akan terelakkan.
03:36Sehingga kalau kita lihat respons, kita masih menunggu ya sebenarnya apa reaksi dari Arab Saudi sendiri
03:43dan juga Amerika Serikat tentunya.
03:45Kalau yang Anda baca, respons dari mereka akan seperti apa?
03:49Nah saat ini tentu kita sangat menunggu ya karena dari Arab Saudi.
03:53Karena Arab Saudi sebenarnya kalau kita dengar juga,
03:56Arab Saudi ini juga tidak menutup pintu negosiasi atau sebagai pihak yang melakukan mediasi
04:04terhadap kembalinya US atau Amerika Serikat dan Iran ke meja perundingan.
04:09Jadi di sisi lain tentu ini menjadi sebuah dilema bagi Saudi Arabia
04:14karena saat ini kita tahu bahwa sejak 28 Februari hingga Juni Saudi Arabia ini terdampak pada military-military base
04:20atau basis-basis pangkalan militer Amerika Serikat yang ada di negaranya.
04:24Namun saat ini dia menjadi pihak yang terkena resiko secara langsung.
04:28Tidak hanya bicara tentang militer yang sebelumnya memang pangkalan militer,
04:33tapi sekarang bicara tentang kebutuhan ekonominya di mana kapal-kapalnya yang mau lewat ini ditutup.
04:39Nah kalau kita tahu memang dalam konteks Hormuz ini yang memiliki akses alternatif untuk ke Bab El-Mandeb
04:46itu adalah jalurnya Saudi Arabia.
04:48Jalur Saudi Arabia ya.
04:49Betul.
04:50Sehingga kalau seandainya ini, kalau betul-betul ditutup oleh Houthi ini tentu akan berdampak yang luar biasa terhadap Arab Saudi
04:57sendiri.
04:57Kalau kita lihat memang ini eskalasi perangnya nampaknya semakin tinggi,
05:01tapi di sisi lain ada secerca harapan Mbak Fauzia.
05:04Ya karena tadi Ismail Bage juga bilang, Marco Rubio juga bilang bahwa sebenarnya masih ada kesempatan,
05:09kok masih ada peluang, kok untuk diplomasi, negosiasi.
05:12Nah seberapa besar Anda melihat peluang ini terjadi di tengah, saling serang yang terus terjadi,
05:17apalagi blokade laut Arab Saudi yang mau dilakukan oleh Houthi?
05:21Ya, kalau kita lihat memang ada dua indikator yang bisa dibilang merupakan eskalasi yang lebih tinggi,
05:28yaitu statement yang disampaikan full scale of war atau perang eksistensial bagi Iran ini,
05:34bukan hanya disampaikan oleh pimpinan ARGC.
05:37Tapi yang menyampaikan ini adalah Pezeskian, presiden.
05:40Betul, presiden Iran.
05:41Intinya adalah sipil, aktor sipil.
05:43Tentu ketika disampaikan oleh aktor sipil, pimpinan sipil dengan pimpinan militer,
05:47konsekuensinya berbeda mas.
05:49Yang artinya konsekuensi eskalasi yang mungkin saja meningkat,
05:53ini lebih tinggi ketika disampaikan oleh pimpinan sipil.
05:55Terlebih presiden Pezeskian.
05:57Yang kedua adalah kita lihat bagaimana ada tanker-tanker minyak yang berusaha mencoba meletasi selat,
06:04ini juga masih terus dihentikan.
06:07Bahkan angkanya menyampaikan bahwa sejak ditutup kembali,
06:10angkanya hanya sekitar 2 sampai 5 kapal yang sangat-sangat kecil jumlahnya.
06:15Bahkan lebih kecil dibandingkan pada saat blokade periode Februari hingga Juni, mas.
06:20Nah, ini menunjukkan konsekuensi yang lebih besar.
06:23Nah, tapi kalau kita bicara apakah diplomasi tetap berjalan,
06:26tentu saat ini berjalan.
06:28Karena statement ini disampaikan setidaknya oleh pihak Iran maupun Amerika Serikat.
06:31Dan Amerika Serikat sendiri, Rubio.
06:34Dan sedangkan dari pihak Iran sendiri disampaikan oleh Bagehi.
06:37Bagaimana saat ini mediator termasuk Saudi Arabia,
06:41itu juga menjadi pihak yang disampaikan gagasan-gagasan untuk kembali lagi ke meja perundingan.
06:46Dan salah satu poin perundingan yang selalu disampaikan oleh kedua belah pihak ini adalah bagaimana selat hormus itu.
06:54Nah, kuncinya menurut Anda akan bisa mencapai titik temu jika selat hormus ini bisa jadi salah satu poin diskusi
07:04ataupun poin perundingan antara kedua belah pihak?
07:07Tentu memang sumbatnya ada di kasus hormus.
07:11Yang artinya pada saat bereskalasi pun itu terjadi karena ada dua pemahaman yang berbeda.
07:16Dari Amerika Serikat sendiri ingin kembali ke posisi awal.
07:19Yang artinya jalur utara dan selatan milik Oman dan Iran dua-duanya teraktifasi.
07:24Sedangkan kalau dari Iran sendiri inginnya adalah hanya yang dari utara.
07:28Yang artinya hanya pihak Iran sendiri yang mengatur bagaimana kapal ini fluktuasinya atau berjalan berlayarnya.
07:35Ini mengikuti jalur yang sudah ditentukan Iran.
07:37Nah, tentu kalau tadi pertanyaannya apakah selat hormus ini akan menjadi poin penentu, saya setuju mas.
07:43Karena memang ini yang menjadi sumbat dan ini juga yang akan menjadi penentu.
07:47Makanya kalau kita lihat satu hal yang dilakukan oleh Arashi ketika serangan gelombang Amerika Serikat sampai ke gelombang tiga dan
07:55empat adalah
07:56dia pergi ke Oman mas.
07:57Jadi ini yang menandakan sebenarnya betapa pentingnya diskusi antara Oman dan isu hormus ini
08:03sebagai penentu apakah ini akan bereskalasi atau justru akan terdeeskalasi mas.
08:08Iya, ini yang kita nantikan bersama.
08:10Seperti apa eskalasi yang terjadi di Timur Tengah antara Iran dan juga Amerika Serikat.
08:15Terima kasih Analisa New York Indo-Pacific Strategic Intelligence.
08:18Mbak Fauzia Cempaka Timur telah berbagi perspektifnya di Sapa Indonesia Malam.
Komentar

Dianjurkan