Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
KOMPAS.TV - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta proses penyidikan dugaan korupsi eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dilakukan secara transparan dan profesional.

Pernyataan itu disampaikan merespons belum ditahannya Febrie meski telah berstatus tersangka dalam kasus yang ditangani oleh kepolisian dan kini dilanjutkan penyidikannya oleh Kejaksaan Agung.

"Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan sekarang ini, tentu saja proses itu membutuhkan waktu untuk penyidik," ujar Puan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (21/7/2026) (2:09).

Selain itu, Puan Maharani juga mendorong pemerintah untuk mengevaluasi seluruh sekolah dasar negeri (SDN) yang sepi peminat dalam tahun ajaran baru ini. Puan meminta pemerintah mencari tahu penyebab SDN sepi peminat.

Baca Juga Puan Respons Belum Ditahannya Febrie Adriansyah, Minta Proses Hukum Transparan di https://www.kompas.tv/nasional/681553/puan-respons-belum-ditahannya-febrie-adriansyah-minta-proses-hukum-transparan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/681615/full-puan-soroti-transparansi-kasus-eks-jampidsus-febrie-hingga-sd-negeri-sepi-peminat
Transkrip
00:01Untuk Lemhanas, kami nanti akan meminta penjelasan secara detail di saat masa efisiensi seperti ini dan situasi global seperti ini,
00:15apakah memang dibutuhkan untuk mengirim kepala daerah untuk peningkatan kapasiti building itu sampai ke luar negeri.
00:25Jadi nanti mungkin komisi terkait yang akan meminta penjelasan terkait dengan hal tersebut.
00:32Kemudian untuk pembayaran sejumlah uang terkait perubahan ke warga negaraan, kami berharap tidak ada WNI yang merubah ke warga negaraannya.
00:48Semoga semua warga negara Indonesia tetap cinta Indonesia.
00:55Selamat pagi Mbak Puan, Pak Rasko dan Kang Cucun.
01:00Saya Nanda Aprilia dari Kepulauan.
01:24Ini yang jadi sorotan juga mengenai soal surat edaran Direktur Jenderal Pajak.
01:44Terima kasih.
02:08Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan sekarang ini.
02:14Tentu saja proses itu membutuhkan waktu untuk penyidik.
02:28Kami menghormati proses itu membutuhkan waktu untuk mengumpulkan bukti dan hal-hal lainnya.
02:37Namun yang kami harapkan agar nantinya proses itu tetap dilakukan secara transparan dan jangan kemudian membuat sinergi antara kejaksaan dan
02:50kepolisian itu menjadi renggang.
02:53Karena satu kasus kemudian jangan membuat sinergi antara satu lembaga itu kemudian tidak terjalin sinerginya.
03:06Apa tadi pertanyaan yang lainnya?
03:11Nah sekolah sepi peminat ini memang pertama itu di komisi kami juga di komisi 10.
03:21Itu juga beberapa waktu lalu menurut laporan juga sudah menjadi pertanyakan dan meminta kepada kementerian terkait untuk mengevaluasi hal tersebut.
03:32Apakah kemudian jaraknya memang cukup jauh dari tempat penduduk atau kemudian kualitasnya atau kemudian memang muridnya yang tidak ada dan
03:47lainnya sebagainya.
03:48Jadi evaluasi ini memang harus dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah dan harus ada evaluasi ulang terkait dengan hal tersebut.
04:00Ini jangan sampai menimbulkan ketidakpercayaan kepada masyarakat karena kan beberapa waktu lalu pemerintah meminta kesadaran dari semua masyarakat untuk melaporkan
04:19pajaknya secara mandiri.
04:20Namun sekarang dilakukan hal tersebut. Jadi ini memang nanti di komisi terkait kami juga akan meminta keterangan terkait dengan hal
04:28itu supaya kepercayaan dari masyarakat jangan kemudian menurun karena adanya paksaan atau hal lain yang membuat kesadaran masyarakat yang kemarin
04:41itu sudah mau melaporkan pajaknya secara mandiri kemudian menjadi berubah.
04:47Terima kasih.
04:48Sudah? Cukup? Ya.
04:51Ada stup. Ada yang mau menambahkan?
04:54Terima kasih.
04:55Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan