Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Dosen Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari mempertanyakan keberadaan personel TNI yang melakukan penjagaan di rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di tengah pembahasan mengenai penanganan dugaan mega korupsi.

Ia mempertanyakan alasan institusi militer terlibat dalam situasi yang menurutnya berada di ranah sipil.

"Presiden belum menjelaskan kepada publik kenapa ada militer dalam penjagaan rumah seorang jaksa. Bukankah itu pelanggaran konstitusi yang serius?" ujar Feri di Sapa Malam KompasTV, Sabtu (11/6/2026).

Menurutnya, sebagai kepala pemerintahan dan pemegang komando atas institusi negara, Presiden Prabowo Subianto perlu memberikan sikap yang lebih tegas agar keterlibatan militer di ruang sipil tidak kembali terjadi.

Menanggapi pandangan tersebut, Sugiat menilai komitmen Presiden Prabowo terhadap pemberantasan korupsi sudah terlihat melalui berbagai langkah yang diambil pemerintah sejak awal masa kepemimpinannya.

Ia mengatakan seluruh aparat penegak hukum berada dalam satu komando untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi yang menjadi perhatian Presiden.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/680016/penjagaan-tni-di-rumah-eks-jampidsus-febrie-feri-singgung-ketegasan-prabowo
Transkrip
00:00Oke, kalau kemudian ini saya juga tertarik dengan pernyataan Anda bahwa ini menguatkan sinergitas antara lembaga penegak hukum
00:05dan dari konferensi pers tadi sore juga ditegaskan lagi oleh teman-teman dari Komisi 3
00:09Anda melihat awalnya kasus ini kemudian muncul ke publik, ada kesan bahwa ada upaya ego sektoral di sini
00:15ada ego dari lembaga penegak hukum masing-masing dalam penanganan kasus ini Pak Sugiat?
00:20Ya saya tidak ingin membahas yang sudah berlalu ya, tapi kita...
00:23Tapi kesan itu ada?
00:23Saya ingin fokus ke depan saja, bahwa setelah katakanlah Jaksa Agung Muda Tindak Pindana Khusus itu sudah mengundurkan diri
00:33dan hari ini sudah ditersanggakan, saya pikir ada semangat bersama dari setiap institusi penegak hukum
00:39apakah kepolisian maupun kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini setuntas-tuntasnya
00:43Pertama ini menjadi atensi presidennya, kedua ini juga sudah menjadi atensi publik
00:47Pasti publik akan melakukan mekanisme pengawasan
00:50Apalagi kemarin DPR juga sudah hadir ketika konferensi pers
00:54dan komisi tiga juga sudah membentuk tim pengawas
00:57agar kasus ini benar-benar diusuk-tuntas setuntas-tuntasnya
01:00Bong Ferry, Anda melihat awalnya juga seperti itu?
01:03Apakah ada kesan ego sektoral di awal?
01:04Makanya kemudian penegasan sinergitas itu terlihat sekarang ini?
01:09Saya tidak melihat soal ego sektoralnya, saya melihat kekacauan konstitusionalnya
01:14Bahwa ada institusi tertentu yang harus jauh dari urusan sipil masuk ke dalam penanganan kasus ini
01:24dan itu bagi saya aneh betul, begitu ya
01:26dan presiden hanya menggunakan istilah introspeksi diri masing-masing
01:32Harusnya presiden dengan lebih tegas menyampaikan soal
01:36harus menegakkan konstitusi
01:38segala institusi yang melanggar konstitusi harus menerima perbaikan
01:45Jadi harus tegas bahwa presiden sudah menyatakan pemberantasan korupsi harus serius
01:50dan ini bagian, kalau itu bagian dari ini
01:53presiden harus memastikan tidak ada ruang dari institusi yang bukan penegak hukum
01:59kemudian untuk ikut campur
02:01dan kita bisa lihat bahwa keributan ini adalah keributan dari sebelumnya juga
02:06bahwa kejaksaan tidak dilindungi oleh militer
02:10dan polisi ingin memastikan perkara ditangani
02:14ini ada berkelindan
02:16kita tidak bilang bahwa kepolisian sudah baik
02:19tetapi kita melihat ada upaya
02:21untuk kemudian menyelesaikan kasus-kasus tertentu
02:25dan anehnya ada militer
02:27kedua, presiden belum menjelaskan kepada publik
02:32kenapa ada militer dalam penjagaan rumah seorang jaksa
02:36bukankah itu pelanggaran konstitusi serius
02:38sebagai seorang pemimpin
02:41seluruh institusi itu, beliau adalah komandonya
02:44di bawah beliau
02:46maka harusnya ada ketegasan sikap
02:49bahwa ini tidak boleh berulang
02:51tidak boleh militer masuk ke ruang sipil
02:54militer tidak digunakan sebagai alat negara
02:57untuk kepentingan koruptor
02:59sehingga militer harus betul-betul dilakukan
03:02ekolosi serius untuk itu
03:03dan bagi saya itu sangat penting
03:06untuk menegaskan pilihan presiden
03:08dalam kasus-kasus seperti ini
03:10karena sudah disinggung pernyataan presiden
03:11bagaimana Pak Sugiet merespon pandangan dari Bung Ferry ini?
03:14ada yang tepat atau ada yang keliru?
03:15saya pikir kita mencerna apa yang disampaikan presiden
03:20tidak hanya sepenggal-sepenggal
03:21bahkan kita kalau katakanlah mengingat kembali
03:24apa yang menjadi pidatu presiden ketika dilantik
03:27begitu juga dengan asal citranya
03:28begitu juga setiap beliau rapat apakah di DPR maupun di kabinet
03:32beliau sudah mewanti-wanti bahwa
03:33pada pemerintahan Prabowo Subianto
03:35jangan ada lagi yang bermain-main
03:37siapapun itu, pejabat manapun itu
03:39kalau masih bermain-main akan disikat
03:41dan memang selama dua tahun
03:42pemerintahan Pak Prabowo itu kan dibuktikan
03:44misalnya bagaimana pemerintahan Pak Prabowo tegas
03:46terhadap oligarki-oligarki yang menguasai
03:49begitu banyak katakanlahan perkebunan
03:50tambang dan sebagainya
03:52kan disikat semua
03:53belum lagi misalnya kasus-kasus besar
03:54yang melibatkan pejabat negara
03:56yang mungkin dianggap publik dekat dengan presiden
03:58seperti kasus BGN
03:59juga disikat tanpa pandang bulu
04:01saya pikir itu menjadi komitmen yang sangat konkret
04:03dari presiden Prabowo terkait dengan
04:05penegakan pemberantasan korupsi
04:06yang kedua
04:07yang saya sekali lagi menyampaikan
04:10optimisme tadi
04:12apalah momentum dari kasus ini
04:13bahwa ada soliditas
04:15sinergisitas dan kolaborasi yang sangat kuat
04:18dari institusi penegak hukum
04:19itu kembali menjadi satu komando
04:21dibawah kepemimpinan presiden
04:22misalnya kejaksaan
04:23kepolisian
04:24bahkan kata-kata seperti yang disinggung oleh
04:27Bang Periam Sarita di TNI
04:28itu bagian dari satu komando
04:30dari pemerintahan Pak Prabowo
04:32pertama adalah menjaga stabilitas
04:33yang kedua adalah mendukung
04:35penegakan
04:35pemberantasan korupsi
04:36yang sudah dicanangkan oleh presiden Prabowo
04:38sejak beliau dilantik
04:39baik
04:39saya optimis
04:40kasus ini misalnya
04:41saya sangat optimis
04:42mungkin pada periode sebelumnya
04:45tidak akan mungkin
04:46misalnya seorang Jampisus
04:47menjadi bersangka
04:48tapi pada pemerintahan Pak Prabowo
04:49lah ini bisa terjadi
04:50ini menunjukkan bukti yang sangat kuat
04:52bahwa pemerintahan Pak Prabowo
04:54itu tidak akan mungkin
04:55membiarkan
04:55sekali lagi
04:57budaya korupsi
04:58tindak pidana korupsi
04:59itu masih bermain-main
05:00di Republik ini
05:01nah
05:01Bung Ferry
05:02kalau dengan kasus korupsi
05:04yang sebesar ini
05:05bahkan disebut oleh
05:06Ketua Komisi 3
05:07DPR ini mega korupsi
05:09ini akan ada tantangan
05:11nggak saat mendalami itu
05:12menelusuri ini
05:13sampai ke akar-akar
05:14apakah akan ada tantangan
05:15nuansa politik
05:16yang akan berkelindan di situ
05:17Bung Ferry
05:19kalau dilihat
05:20dari karut-marutnya
05:21institusi yang terlibat
05:23lepas dari kapitalisasi
05:25bahwa ini adalah
05:26langkah Pak Prabowo
05:27tapi
05:28jika kita mau
05:30dan berharap
05:31ini akan selesai
05:32mestinya memang Pak Prabowo
05:34harus membentuk
05:35upaya dan mekanisme
05:37khusus ya
05:37karena ini akan
05:38membongkar
05:39katakanlah mega korupsi
05:41yang melibatkan aparat
05:42bahkan institusi
05:43tertentu turun
05:44ada kesan
05:45bahwa ini
05:46upaya saling melindungi
05:48kalau bicara
05:49satu komando
05:50Bang Sugiat
05:52sebenarnya
05:52siapapun
05:54presidennya
05:54ya pasti
05:55dibawa presiden
05:56tapi bagaimana
05:57presiden
05:58mengomandoi
05:59institusi-institusi
06:01yang ada di bawahnya
06:02itu akan
06:03memperlihatkan
06:03seorang presiden
06:04yang baik atau tidak
06:05katakanlah presiden
06:07sudah memberikan
06:08tekanan
06:08tapi mekanisminya
06:09seperti apa
06:10misalnya
06:11kalau presiden
06:12mau bijaksana
06:14memastikan
06:15ada tim khusus
06:16agar
06:17penanganan
06:18kasus ini
06:19juga akan terlepas
06:20dari berbagai
06:21kepentingan
06:22institusi
06:22dan memastikan
06:23bahwa komando
06:24presiden
06:24betul-betul
06:26bicara
06:26pemberantasan korupsi
06:27bukan di ujung
06:29baru ngaku
06:29bahwa ini
06:30kerja-kerja
06:31presiden
06:32keinginan
06:33presiden
06:33padahal
06:34yang memilih
06:35dan menentukan
06:36mereka adalah
06:37presiden itu
06:37sendiri
06:38baik
06:39Pak Suget
06:39tangkapannya gimana Pak?
06:41ya saya pikir
06:42begini
06:43bahwa apa yang
06:44menjadi
06:44kasus ini kan
06:45sebetulnya kan
06:46sama seperti
06:47kasus-kasus besar lain
06:48kalau ini di pemerintahan
06:49sebelum-sebelumnya
06:50saya pikir
06:51ini tidak akan terjadi
06:52seorang jampisus
06:53misalnya tersangka
06:54bahkan ketika
06:55sebelum tersangka sendiri
06:56ini berkali-kali
06:57misalnya disampaikan
06:58oleh Mabes Polder
06:59ketika konfirmasi pers
07:00bahwa ini sejak awal
07:01menjadi atensi presiden
07:03saya pikir
07:03saya pikir
07:05kita serahkan
07:05kepada mekanisme hukum
07:06katakanlah
07:07hari ini
07:08berkasnya sudah
07:09dilimpahkan kepada
07:10Kejaksaan Agung
07:10kita kasih kesempatan
07:12kepada Kejaksaan Agung
07:13untuk menuntaskan
07:14kasus ini
07:14bukan hanya misalnya
07:15dalam konteks
07:16menersanggakan
07:17katakanlah
07:18Pebri Adrianza
07:19dan
07:19Doni Rito
07:20misalnya
07:21kalau ada misalnya
07:22pelaku-pelaku lain
07:23yang terlibat dalam kasus ini
07:24silahkan diungkap
07:25seungkap-ungkapnya
07:25kalau pun
07:26nanti ini kasusnya
07:27berlarut-larut
07:28ada mekanisme yang lain
07:29misalnya ada supervisi
07:30dari KPK
07:31tapi saya yakin dan percaya
07:32bahwa ketika
07:33kasus ini dilimpahkan
07:34Kejaksaan Agung
07:35akan bisa diuntuntaskan
07:36oleh pihak Kejaksaan Agung
07:37dengan setuntasnya
07:38apalagi ini sudah
07:39menjadi atensi presiden
07:40dan menjadi atensi publik
07:41mari kita lihat
07:42beberapa waktu ke depan
07:43apalagi ini kan
07:44sudah sangat cepat sebetulnya
07:45bahwa apa yang dilakukan oleh
07:47kita mengapresiasi
07:48Kortas Tipikor
07:49Mabes Polri
07:50bersama
07:51Polda Metro Jaya
07:52bekerja dengan sangat cepat
07:53untuk membongkar
07:54kasus ini
07:54kita juga mengapresiasi
07:56bagaimana
07:57Kejaksaan Agung
07:58bisa memberikan
07:59transparansi
07:59dalam kasus ini
08:00kita juga mengapresiasi
08:02misalnya Komisi 3
08:03DPR RI juga
08:04selalu melakukan
08:05mekanisme pengawasan
08:06dengan membentuk tim pengawasan
08:07saya pikir
08:08kasus ini akan menjadi
08:09momentum pelajaran
08:10berharga bagi kita
08:11terkait dengan
08:11pemberasalan korupsi
08:12di Indonesia
08:13oke
08:13Bu Ferry
08:14Pak Sugiat
08:15terima kasih banyak
08:16sudah mau berbagi pandangan
08:16bersama saya kali ini
08:17sehat selalu semuanya
08:18selamat malam
08:19terima kasih
08:20selamat malam
08:20sesaat lagi disampai Indonesia
08:22malam
08:23timnas Inggris
08:24menggelar latihan terakhir
08:26jelang melawan
08:27Norwegia
08:27di Miami
08:28Amerika Serikat
08:29latihan ini
08:30turut disaksikan
08:31mantan bintang Inggris
08:32David Beckham
08:33tetapi Kompas TV
Komentar

Dianjurkan