Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan kasus yang tengah ditangani Kejaksaan Agung merupakan salah satu dugaan mega korupsi.

Menurutnya, selain barang bukti yang telah diamankan, masih terdapat potensi lokasi penyimpanan atau "bunker" lain yang akan ditelusuri penyidik.

Habiburokhman menjelaskan, penanganan perkara dipimpin Jampidsus dengan dukungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri, disupervisi KPK, serta akan diawasi langsung oleh Panitia Kerja (Panja) Komisi III DPR.

"Karena ini memang kasus yang dapat dikatakan sebagai salah satu mega korupsi, mengingat jumlah barang bukti yang sudah diamankan saja sudah demikian besarnya. Ini ada beberapa tempat lagi yang juga akan dilakukan, ada potensi juga bungker-bungker lainnya," kata Habiburokhman, Sabtu (11/6/2026).

Ia menegaskan Panja Komisi III nantinya akan mengawasi secara teknis jalannya penanganan perkara, termasuk proses penggeledahan dan pencarian barang bukti, agar berjalan transparan dan tuntas.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Frashiva Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/680002/mega-korupsi-habiburokhman-sebut-masih-ada-potensi-bunker-lain
Transkrip
00:00Nah, kami ya tadi juga sudah berinisiatif menghadiri dan mendorong pertemuan antara
00:11Kortans di Bikor, Barisim Nampes Polri, dan pihak Jam Pitsus yang baru terkait penanganan perkara ini
00:23yang sekarang dilengani oleh living sectornya. Dan Pitsus tetap bersineri dengan Kortans di Bikor
00:34dan nanti akan disupervisi oleh KPK dan juga akan diawasi langsung oleh panjang yang akan kita bentuk dalam rapat ini.
00:49Rapat hari ini nanti teman-teman akan menyampaikan sikapnya sekaligus menyatakan apakah setuju atau tidak kita membentuk panjang
00:57pada dia kerja. Jadi nanti akan secara teknis memantau, apa namanya, mengawasi langsung pelaksanaan penanganan Bikor kasus ini.
01:09Karena ini memang kasus yang dapat dikatakan sebagai salah satu mega korupsi
01:15mengingat jumlah, ya. Barang bukti yang sudah diamankan saja sudah demikian kesannya.
01:23Ini ada beberapa tempat lagi yang juga akan dilakukan potensi, ya.
01:28Juga bangker-bangker lainnya.
01:30Mungkin itu, mungkin pertama peri perjuangan Pak Palahamru.
01:38Pertama jadi kesimpulannya nanti Pak Palahamru apakah setuju, ya, apa namanya, dibentuk panjang ini, ya.
01:47Lalu lantai ketua panjang, saya, apa namanya, langsung oleh ketua komisi tiga.
01:53Ya, silakan.
01:56Terima kasih pimpinan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:00Seperti yang disampaikan pimpinan tadi, bahwa hari ini kita sudah melakukan koordinasi
02:08juga sebagai fungsi kita di DPR yaitu pengawasan.
02:13Kita tadi hadir di Kecaksaan Agung bersama Kortas dan juga bersama Campitsus.
02:19Tentunya, skandal dalam proses yang terjadi dan sudah ditetapkan tersangka.
02:30Ini adalah sesuatu yang sungguh sangat memalukan.
02:34Dan sungguh sangat mengecewakan hati nurani rakyat seluruh Indonesia.
02:39Oleh karena itu, saya meminta pelaku tersangka diadili yang seberat-beratnya.
02:50Kalau bisa dihukum mati.
02:53Karena apa?
02:54Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak.
02:58Bayangkan blackout PLN karena kasus batu barat.
03:04Bayangkan soal krakatustir.
03:07Asal duit.
03:08Ini kan sangat sungguh menjijikkan.
03:13Apalagi dilakukan oleh aparat penegak hukum yang kita cintai ini.
03:18Saya sepakat dengan pimpinan mengusuhkan untuk dibikin panjang terkait kasus yang saat ini lagi kita dalam ini.
03:33Terima kasih.
03:34Panjang dan Tuhan panjang.
03:35Habibur Roman setuju?
03:37Setuju.
03:38Setuju?
03:39Setuju.
03:40Oke.
03:41Kemudian menggolkan Pak Ritwanto.
03:44Terima kasih Pak Ritwanto.
03:45Kami dari Frasi Partai Gokar sangat menyayangkan dan juga sangat mengecam.
03:55Ternyata di antara aparat penegak hukum ada yang berpilaku sebaliknya.
04:02Ini dari Frasi Gokar kita minta untuk disututas.
04:07Kita juga masih banyak tempat-tempat persembunyian dari harta-harta yang tidak jelas,
04:14yang diduga hasil daripada kejahatan ini untuk diungkap.
04:19Kami yang mendukung penuh tim tas korupsi dari Mabespori
04:23untuk menyelesaikan
04:32mendukung sepenuhnya.
04:34Panjang.
04:35Untuk panjang.
04:35Ketuanya.
04:36Dan penahan kesulitan ketuanya adalah ketua kami, Pak Ritwanto.
04:40Terima kasih.
04:40Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan