Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
OGAN ILIR, KOMPAS.TV - Wilayah Sumatera Selatan kini bersiaga menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan seiring lonjakan jumlah titik panas yang terdeteksi dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan hasil pemantauan citra satelit BMKG per 7 Juli 2026, terdeteksi sebanyak 130 titik panas (hotspot), dengan sembilan di antaranya berupa titik api. Angka ini meningkat cukup signifikan karena pada 6 Juli lalu hanya terdeteksi 54 hotspot.

Memasuki musim kemarau, cuaca yang semakin kering dan minim curah hujan membuat risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian meningkat. Kondisi ini juga dapat mempercepat penyebaran api sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin.

Selain mewaspadai potensi karhutla, masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan di tengah cuaca panas ekstrem.

Baca Juga Hari Ke-10 Pemadaman di TPA Jatiwaringin. 91 Persen Area Sudah Berhasil Padam | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/679561/hari-ke-10-pemadaman-di-tpa-jatiwaringin-91-persen-area-sudah-berhasil-padam-kompas-siang

#cuacapanas #karhutla #bmkg #sumsel

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679566/bmkg-deteksi-lonjakan-tititk-panas-wilayah-sumatera-selatan-siaga-karhutla-kompas-siang
Transkrip
00:01Wilayah Sumatera Selatan kini bersih agak menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan seiri lonjakan jumlah titik panas yang terdeteksi dalam
00:09beberapa hari terakhir.
00:12Berdasarkan hasil pemantauan citra satelit BMKG per 7 Juli 2026 terdeteksi sebanyak 130 titik panas atau hotspot dengan 9 diantaranya
00:24berupa titik api.
00:25Ini meningkat cukup signifikan karena pada 6 Juli lalu hanya terdeteksi 54 hotspot.
00:32Memasuki musim kemarau, cuaca yang semakin kering dan minim curah hujan membuat risiko terjadinya karhut lagi yang meningkat.
00:41Kondisi ini juga dapat mempercepat penyebaran api sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin.
00:48Selain mewaspadai potensi karhutlah, masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan di tengah cuaca panas ekstrim.
01:06Untuk mengetahui perkembangan terkini terkait lonjakan titik panas di Sumatera Selatan,
01:11kita telah bergabung dengan Jurnalis Kompas TV Purwantoro.
01:14Selamat siang Purwantoro.
01:16Seperti apa kondisi terkini di lapangan menyusul lonjakan jumlah titik panas di wilayah Sumatera Selatan?
01:23Ya selamat siang lintang.
01:25Jadi memang titik panas sendiri memang cukup signifikan naiknya.
01:31Namun beberapa titik panas tersebut, sejumlah wilayah itu terdeteksi adanya titik api.
01:41Seperti yang terjadi kemarin di Kabupaten Okanidir, di Dua Desa di Ketamatan Indralaya Utara,
01:49terjadi kebakaran lahan yang mengakibatkan sekitar 10 hektare lahan terbakar.
01:57aktifitas-aktifitas masyarakat atau manusia yang saat ini berada pada kekeringan yang cukup tinggi
02:11karena tidak terjadinya apa, tidak turunjangkan dalam 10 hari terakhir ini
02:18membuat potensi-potensi kebakaran cukup mudah terbakar.
02:27Apalagi jenis tubuhan atau vegetasi yang ada di Sumatera Selatan umumnya kering, bergambu, dan mudah terbakar.
02:38Namun, 10 hektare lahan ini sudah dapat dipadamkan oleh tim gabungan menggalakni BDPD TNI Polri
02:46melalui darat dan udara sekitar pukul 16 waktu Indonesia bagian barat kemarin.
02:52Dan saat ini terjadi kebakaran juga di lahan gambut di Ogan Komering Ilir
03:00yang kejadiannya kemarin petang baru dapat dipadamkan oleh tim darat dari menggalakni Kementerian Kehutanan
03:09itu sekitar setenah hektare dari dua hektare yang terbakar.
03:13Pagi ini mereka melanjutkan lagi bersama BDPD Kabupaten Ogan Komering Ilir
03:20untuk melakukan pemadaman potensi-potensi terjadinya kebakaran memang cukup tinggi.
03:29Ini sudah diperingatkan oleh BMKG dengan prediksi-prediksinya
03:34setiap hari di tengah minimnya curah hujan atau menuju ke punca kemarau lintang.
03:41Purwantoro daerah mana saja yang menjadi perhatian dan langkah antisipasi apa yang disiapkan oleh pemerintah daerah
03:48menyusul status siaga karhutlah?
03:51Ya lintang untuk status siaga karhutlah sendiri di Sumatera Selatan
03:55sudah ditetapkan sejak satu bulan lalu.
03:58Bulan lalu memang dengan penambahan-penambahan alat dan personil.
04:06Fokus saat ini seperti yang diinformasi oleh Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan
04:12dan wilayah Sumatera bahwasannya mereka akan fokus pada wilayah organ ilir.
04:21Karena memang di wilayah-wilayah tersebut terdapat beberapa objek vital
04:26seperti jalan lintas timur, kemudian jalan tol, dan sejumlah pipa-pipa pertamina.
04:33Dan mereka akan menambah jumlah personil di setiap titik terutama di organ ilir dan organ kemering ilir
04:42yang terdapat lahan-lahan gambus yang kedalamannya cukup dalam
04:48dan kemudian melakukan frekuensi patroli udara dan patroli darat itu lebih diintensifkan lagi
04:57untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan, lintang.
05:03Baik.
05:05Karakter dari kondisi lahan di Sumatera Selatan yang memang berkarakter kering
05:08dan sebagian merupakan lahan gambut inilah yang menjadi kendala petugas
05:12untuk memadamkan api dan menambah titik hotspot di sana.
05:15Terima kasih.
05:16Purwantoro melaporkan langsung dari Palembang, Sumatera Selatan.
Komentar

Dianjurkan