Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TANGERANG, KOMPAS.TV - Memasuki hari ke-10, pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin masih terus dilakukan. Sebanyak 91 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan.

Pemadaman dilakukan dengan metode water bombing dan melalui jalur darat.

Tiga helikopter water bombing dikerahkan sejak pukul 08.00 pagi.

Tim pemadam juga memadamkan langsung titik-titik api melalui selang yang terhubung dengan mobil pemadam kebakaran.

Meski demikian, pihak BPBD Kabupaten Tangerang mewaspadai potensi munculnya api yang dapat menimbulkan asap kembali ke permukiman warga.

Sebanyak 158 warga terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pemerintah Desa Tanjakan Mekar bersama kepolisian melakukan penjagaan di rumah-rumah warga yang ditinggal mengungsi akibat terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin.

Penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindak kriminal saat rumah warga ditinggal penghuninya.

Penjagaan dilakukan sejak hari pertama pengungsian guna mengantisipasi hilangnya barang berharga milik warga.

Menurut Kepala Desa, Tanjakan Mekar menjadi wilayah yang paling terdampak asap kebakaran, meski lokasi TPA berada di luar wilayah desa.

Baca Juga Usut 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita 74 Kg Emas hingga Brankas Berisi Uang Dolar | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/679559/usut-3-kasus-korupsi-polisi-sita-74-kg-emas-hingga-brankas-berisi-uang-dolar-kompas-siang

#damkar #kebakaran #tpajatiwaringin #bpbd

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679561/hari-ke-10-pemadaman-di-tpa-jatiwaringin-91-persen-area-sudah-berhasil-padam-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara memasuki hari ke-10, pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin masih terus dilakukan.
00:0591 persen area terbakar telah berhasil dipadamkan.
00:11Pemadaman dilakukan dengan metode waterbombing dan melalui jalur darat.
00:16Tiga helikopter waterbombing dikerahkan sejak pukul 8 pagi.
00:21Tim pemadam juga memadamkan langsung titik-titik api melalui selang yang terhubung dengan mobil pemadam kebakaran.
00:32Bagaimana kondisi terkini operasi pemadaman TPA Jatiwaringin?
00:37Kita akan tanyakan pada jurnalis Kompas TV, Claudia Karla dan Jurukamera Bondan Wicaksono di Kabupaten Takarang, Banten.
00:44Karla, selamat siang.
00:4591 persen area TPA Jatiwaringin sudah berhasil dipadamkan.
00:49Apa upaya agar api tidak menyala kembali?
00:55Selamat siang, lintang dan juga saudara benar sekali.
00:5891 persen area yang sebelumnya terbakar ini sudah berhasil dipadamkan.
01:04Di mana total keseluruhan area yang terbakar ini 15 hektare dari 33 hektare luas TPA Jatiwaringin.
01:11Dan sekarang juga sedang dilakukan upaya-upaya pemadaman yang sedang dilakukan oleh tim gabungan pemadam yang akan langsung diperlihatkan oleh
01:20Jurukamera Bondan Wicaksono pada saat ini.
01:24Di mana saat ini terlihat lintangnya juga saudara.
01:27Ini adalah pemadaman yang dilakukan melalui metode jalur darat.
01:31Di mana juga menggunakan eskavator untuk membuka titik-titik api yang tertimbun di dalam tumpukan ataupun juga gunungan sampah di
01:41TPA Jatiwaringin.
01:43Lalu kemudian apabila telah dibuka nantinya tim pemadam ini akan menyalurkan atau menyeramkan air ke titik-titik api tersebut melalui
01:51selang yang terhubung oleh mobil pemadam kebakaran.
01:54Selain menggunakan metode darat, ini juga salah satunya menggunakan zat kimia yang diletakkan atau diberikan kepada titik-titik api untuk
02:05kemudian mempercepat proses pemadaman.
02:08Selain dengan metode darat, lintang dan juga saudara, metode udara juga dilakukan dengan digunakan holikopter.
02:14Yang menggunakan metode watak bonggung, di mana holikopter ini mengambil air dari sumber air terdekat dan lantinya akan menyeramkan air
02:23tersebut.
02:24Ini juga api yang tulis dijangkau melalui seluruh darat oleh tim pemadam kebakaran.
02:30Dan hingga saat ini, penelitian saudara total ada 20.
02:35Muda pemadam kebakaran yang disiagakan dan juga helikopter ini terus.
02:39Dan hingga saat ini, minta dan juga saudara untuk helikopter waterbombing ini terus berputar untuk memudamkan titik-titik api.
02:48Dan untuk mengetahui wilayah mana yang saat ini menjadi fokus dari proses pemadaman,
02:53saya akan langsung menanyakan kepada Kepala Manggala Agni Daub Sulawesi I, Ishak Andi Kuna.
03:00Halo Bapak, selamat siang. Bapak, terkait dengan proses pemadaman saat ini, saya lihat kan ini ada metode darat dilakukan,
03:07lalu kemudian juga metode udara dilakukan.
03:10Dan prediksinya Pak, bila sebelum ini 91 persen area terbakar sudah berhasil dipadamkan dengan metode seperti ini,
03:17targetnya akan selesai dalam waktu berapa lama?
03:20Iya, baik.
03:26Terima kasih.
03:52sore ini.
03:54Bapak, ini kan metode yang dilakukan, darat maupun udara terus dilakukan.
03:59Lalu bagaimana upaya untuk memastikan agar tidak ada titik-titik api yang kembali muncul, Bapak,
04:05pasca proses pemadaman yang dilakukan, mengingat ini kondisinya cuaca masih terus terik hingga siang hari ini?
04:13Tetap dilakukan ya upaya-upaya pembasahan, meskipun mungkin kita secara kasat mata kita sudah tidak melihat api atau asap yang
04:20muncul di permukaan,
04:21namun upaya-upaya pembasahan itu terus dilakukan untuk apa?
04:24Untuk mencegah kembalinya muncul-muncul api permukaan.
04:28Oleh karena itu, metode pembasahannya dengan menyeluruhkan pipa-pipa ke areal-areal permukaan di TPA ini yang nantinya akan disuplai
04:37langsung dari sumber air untuk melakukan pembasahan secara kontinu,
04:42tidak putus-putus agar tidak ada lagi kejadian terulang kebakaran.
04:46Pak, ini terakhir sebelumnya dikatakan menggunakan zat kimia untuk kemudian mempercepat proses pemadaman api.
04:52Zat kimia apa, Pak, yang digunakan untuk mempercepat proses pemadaman?
04:57Iya, pemadaman kita lakukan dengan menggunakan beberapa metode ya, metode pemadaman darat, pemadaman udara,
05:06dan juga menggunakan alat-alat dukungan alat berat ya, eskavator, untuk membongkar titik-titik api yang masih tersembunyi di bawah.
05:15Kami juga menggunakan bantuan racun api atau yang sering kita kenal dengan flame freeze,
05:21yang mana itu bisa memutus rantai oksigen yang ada di dalam permukaan sehingga apinya cepat padam.
05:29Terima kasih Pak Ishak, selamat kembali bertugas.
05:34Ya, diberikan Lintan dan juga Saudara, di mana kalau kita bandingkan saat ini untuk asap yang keluar dari TPA Jatiwaring
05:40ini,
05:40ini sudah sangat jauh lebih baik dibandingkan dengan awal-awal terjadi proses kebakaran.
05:47Namun berdasarkan informasi yang kami peroleh juga, untuk tempat pengungsian, pos kepengungsian yang berada di Tanjakan Mekar,
05:55kantor desa Tanjakan Mekar ini saat ini sudah tidak ada lagi warga yang mengungsi,
05:58karena memang terlihat asapnya sudah tipis sehingga menurut kepala desa setempat ini warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
06:09Dan hingga hari ini terakhir yang kami dapatkan, 72 warga masih terkena ataupun juga terdampak mengalami ispa akibat dari kebakaran
06:19ini.
06:20Terima kasih, Claudia Karla dan Bondan Wicaksono dari TPA Jatiwaring ini, Tangerang, Banten.
06:25Selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan