Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Bola liar isu ijazah Jokowi yang lebih dari setahun jadi polemik nasional, kini ada di tangan Majelis Hakim yang mulia.

Sidang perkara Dokter Tifa baru berlangsung pada tahap awal. Sementara, perkara Roy Suryo masih tahap praperadilan atas penangkapan dan penahanannya.

Dengan meja peradilan sudah digelar, muncul pertanyaan apakah perkara fitnah dan pencemaran nama baik yang menjerat Roy dan Dokter Tifa, cukup diadili tanpa harus membuktikan keaslian ijazah Jokowi? Atau, dua sisi koin yang harus dikaitkan dan sama-sama menuntut pembuktian?

Bagaimana dengan mantan presiden Jokowi? Apakah dengan statusnya sebagai penggugat, Jokowi mutlak hadir langsung di persidangan dan wajib menunjukkan ijazah aslinya?

Baca Juga Kubu Roy Suryo Klarifikasi soal Video Penangkapan seperti Film G30S PKI: Yang Beredar Hanya Cuplikan di https://www.kompas.tv/nasional/678687/kubu-roy-suryo-klarifikasi-soal-video-penangkapan-seperti-film-g30s-pki-yang-beredar-hanya-cuplikan

#roysuryo #tifa #jokowi

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Noval

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678696/full-menanti-jokowi-hadir-di-sidang-roy-suryo-dokter-tifa-dalam-kasus-ijazah-bola-liar
Transkrip
00:00:06Bola liar tudingan ijasa palsu mantan Presiden Jokowi akhirnya berlabuh di pengadilan.
00:00:12Sidang perdana perkara Dr. Tifa telah digelar di pengadilan negeri Jakarta Timur hari Kamis
00:00:17dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa.
00:00:21Dalam sidang, kuasa hukum Dr. Tifa mempersoalkan kelengkapan berkas,
00:00:25sementara Dr. Tifa sendiri menolak opsi berdamai lewat Restoratif Justice.
00:00:31Karena kami melihat sendiri pada waktu penyerahan itu, itu hampir 1,5 meter.
00:00:36Tapi yang diberikan ya seperempatnya. Oleh sebab itu kami minta keceluruhan.
00:00:43Ijin untuk tolong, izin menjawab yang mulia.
00:00:45Untuk di dalam kehatian baru hanya terdapat berita acara pemeriksaan yang bisa kami berikan yang mulia.
00:00:52Saudara bisa melakukan atau mengupayakan perdamaian dengan korban.
00:00:57Izin yang mulia, pertama saya tidak akan melakukan Restoratif Justice.
00:01:02Kedua, saya akan melakukan perlawanan.
00:01:07Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum menyebut Jokowi mengalami kerugian imaterial,
00:01:13merasa direndahkan oleh Dr. Tifa akibat tuduhan ijazahnya palsu.
00:01:17Bahwa akibat perbuatan terdakwa tersebut, saksi Insinyur Haji Jokowi Dodo secara personal,
00:01:24merasa telah dina sehina-hinanya dan direndahkan serendah-rendahnya.
00:01:32Menghadapi dakwaan fitnah dan pencemaran nama baik,
00:01:36Dr. Tifa menantang Jokowi datang langsung ke pengadilan dan membawa ijazahnya.
00:01:41Agar Pak Jokowi Dodo itu membuktikan bahwa saya melakukan pencemaran nama baik,
00:01:45bahwa saya telah memfitnah,
00:01:47maka Pak Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya.
00:01:51Maka Pak Jokowi Dodo mutlak wajib hukumnya hadir di persidangan.
00:01:58Kuasa hukum Jokowi Dodo, Yaakub Hasibuan menegaskan,
00:02:01kliennya siap hadir di pengadilan dan akan menunjukkan ijazahnya.
00:02:06Kami juga baru bertemu langsung dengan Pak Jokowi juga dan beliau menyatakan siap untuk hadir,
00:02:10tentunya untuk merupakan, kembali lagi, merupakan penghormatan beliau,
00:02:15dapat menunjukkan ijazahnya di forum yang sangat penghormat ini dan forum yang valid.
00:02:22Di luar sidang perkara Dr. Tifa, sidang pra-peradilan Roy Suryo sudah dimulai sejak hari Senin.
00:02:28Roy mengajukan bugatan pra-peradilan karena menilai penangkapan,
00:02:31penggeledahan dan penahanannya oleh Polda Metro Jaya akhir Juni lalu
00:02:35tidak sah.
00:02:36Nyatakan bahwa penggeledahan yang dilakukan permohon terhadap rumah,
00:02:42kediaman permohon adalah tidak sah dan lawan hukum
00:02:45oleh karena tidak didasari oleh izin dari kekuatan dan negeri sekebar yang berhenti.
00:02:53Sebaliknya, di sidang sehari berikutnya,
00:02:56Polda Metro Jaya meminta hakim menolak gugatan Roy Suryo
00:03:00dan menyatakan proses penangkapan hingga penggeledahan sah adanya.
00:03:04Untuk penggeledahan, penangkapan dan penahanan terhadap diri pemohon,
00:03:08merupakan suatu rangkaian yang sah menurut hukum dan haruslah dinyatakan sah menurut hukum.
00:03:15Sidang perkara pencemaran nama baik Jokowi oleh Dr. Tifa
00:03:18akan kembali dilanjutkan kamis depan dengan agenda perlawanan dari kuasa hukum terdakwa.
00:03:24Sementara untuk gugatan pra-peradilan Roy Suryo,
00:03:28diagendakan sidang pembacaan putusan akhir digelar pada selasa depan.
00:03:32Proses peradilan Roy dan Dr. Tifa bisa mengakhiri polemik keaslian ijazah
00:03:37yang telah menjadi bola liar di masyarakat lebih dari setahun terakhir.
00:03:42Di sisi lain, kehadiran mantan Presiden Jokowi di persidangan
00:03:46penting untuk mengklarifikasi fitnah dan pencemaran nama baik
00:03:50yang ditujukan ke Roy dan Dr. Tifa.
00:03:58Halo selamat malam saudara, bola liar kembali menggelinding ke hadapan Anda.
00:04:03Bola liar isu jasa Jokowi yang lebih dari setahun jadi polemik nasional
00:04:07kini ada di tangan majelis hakim yang mulia.
00:04:10Sidang perkara Dr. Tifa baru berlangsung pada tahap awal,
00:04:13sementara perkara Roy Suryo masih tahap pra-peradilan
00:04:16atas penangkapan dan penahanannya.
00:04:20Dengan meja peradilan sudah digelar muncul pertanyaan,
00:04:23apakah perkara fitnah dan pencemaran nama baik yang menjerat Roy dan Dr. Tifa
00:04:28cukup diadili tanpa harus membuktikan keaslian ijazah Jokowi
00:04:34atau dua sisi koin yang harus dikaitkan dan sama-sama menuntut pembuktian?
00:04:40Bagaimana dengan mantan Presiden Jokowi?
00:04:43Apakah dengan statusnya sebagai penggugat, Jokowi mutlak hadir langsung di persidangan
00:04:49dan wajib menunjukkan ijazah aslinya?
00:04:52Saudara, inilah bola liar bersama saya,
00:04:56My Sister Tarigan.
00:05:01Kita bahas isu ini dengan sejumlah narasumber yang sudah hadir di studio.
00:05:05Saya menyapa, Firman Tolaksana, Presiden Hukum Jokowi.
00:05:08Halo, Bang Firman.
00:05:12Andi Aswan, Ketua Pemilitan Gibran Nusantara, Bang Andi.
00:05:19Arianto Sutadi, Penasihat Ahli Kapolri.
00:05:21Selamat malam, Arianto.
00:05:24Abdullah Alkatiri, Penasihat Hukum Tifa Ujia Tia Suma.
00:05:28Halo, Alkatiri.
00:05:29Michael Sinaga, Kreator Konten Simpatisan Roy CS.
00:05:34Halo, Michael.
00:05:34Selamat malam.
00:05:36Abdul Ghafur Sanghaji, Penasihat Hukum Roy Suryo.
00:05:39Halo, Bang Sanghaji.
00:05:41Sama-sama datang.
00:05:43Saya menyapa di floor ada Pak Binsar Gultom,
00:05:46Hakim Tinggi, Pengelian Tinggi Jakarta 2022-2025.
00:05:50Selamat malam, Pak Gultom.
00:05:52Selamat malam.
00:05:54Dan yang sudah langganan di panggung ini,
00:05:56saya menyapa Bang Rai Rangkuti, Direktur Esekutif Lengkar Madani.
00:05:59Halo, Bang.
00:06:00Halo, selamat malam semuanya.
00:06:02Oh, selamat malam.
00:06:03Saya ke Bang Sanghaji dulu, kalau begitu.
00:06:06Bang Sanghaji, apakah memang sesuai tuntutan Anda
00:06:08bahwa Jokowi mutlak hadir di persidangan?
00:06:11Karena ini deliknya delik aduan absolut.
00:06:14Oke.
00:06:15Maka untuk membuktikan fitnah dan pencemaran nama baik,
00:06:19si pelapor harus hadir.
00:06:20Karena fitnah dan pencemaran nama baik itu kan
00:06:23melekat pada harkat dan martabat seseorang.
00:06:25Tidak bisa diwakilkan oleh orang lain.
00:06:28Ini kan bukan delik laporannya.
00:06:31Tapi karena kualifikasi deliknya adalah delik aduan absolut,
00:06:36maka seseorang yang melaporkan peristiwa pidana
00:06:38dan kemudian sudah melahirkan beberapa tersangka
00:06:42dan sudah ada dua terdakwa yang berkasnya sudah dilimpa ke pengadilan,
00:06:47meskipun untuk Mas Roy masih dalam proses pra-peradilan,
00:06:50maka secara hukum untuk membuktikan fitnah dan pencemaran nama baik itu,
00:06:56seseorang itu harus didengar dong keterangannya.
00:06:58Karena tidak bisa diwakilkan oleh orang lain.
00:07:00Jadi bagaimana kita membuktikan pencemaran nama baik dan fitnah
00:07:04kalau yang mendalilkan pencemaran nama baik dan fitnah saja
00:07:08tidak hadir dalam persidangan.
00:07:09Jadi menurut saya pembuktian pidana itu kan adalah pembuktian material.
00:07:15Dan pembuktian material itu pembuktian yang komprehensif selengkap-lengkapnya.
00:07:20Meskipun keterangan Pak Jokowi ada dalam berita acara pemeriksaan,
00:07:23tapi kan berita acara pemeriksaan itu kan masih keterangan sepihaknya Pak Jokowi.
00:07:26Perlu dilakukan cross-examination, perlu di-challenge oleh penuntut umum,
00:07:32oleh hakim, juga oleh kuasa hukum terdakwa, termasuk juga terdakwa.
00:07:37Sehingga kita mendapatkan fakta yang terang-beneran.
00:07:40Apakah ada pencemaran nama baik dan fitnah?
00:07:43Ataukah jangan-jangan memang ijazah ini bermasalah?
00:07:45Oke, kita membutuhkan keterangan dari yang merasa di fitnah.
00:07:48Jadi Bang Firman, apakah Pak Jokowi akan hadir di persidangan
00:07:51dan konsisten, intens, ikut terus dalam sidang?
00:07:55Jadi kalau bicara masalah Pak Jokowi akan hadir,
00:07:58bila mana diundang, dia akan hadir.
00:08:01Akan hadir, pasti?
00:08:03Seperti itu di sana.
00:08:03Intens nggak kira-kira?
00:08:04Dalam persidangan, sidangnya sekelu lama soalnya.
00:08:06Kalau intens kan nggak akan seperti itu, buat apa dia intens?
00:08:10Nggak mungkin juga dia tiap hari.
00:08:13Kemarin kami hadir di sana menghormati peradilan yang ada.
00:08:18Dan tentu Bapak akan hadir dalam rangka menyampaikan ijazahnya juga.
00:08:23Kenapa saya sampaikan begitu?
00:08:25Karena memang beberapa kali beliau sampaikan,
00:08:28dan ini adalah suatu forum yang sangat terhormat.
00:08:31Forum hukum.
00:08:32Yang mana nanti tentu dua ijazahnya,
00:08:35IJ SMA dan S1,
00:08:39itu sudah dikjaksakan.
00:08:42Mungkin beliau juga akan bawa yang SD dan SMP,
00:08:46supaya tuntas.
00:08:47Nah, nanti akan diperlihatkan jika disetujui oleh persidangan,
00:08:51diundang dan sebagainya.
00:08:52Dan kemudian akan merupakan forum yang terhormat,
00:08:55bahwa memang disampaikan bahwa di sini hanya forumnya.
00:08:58Nah, kemudian nanti mungkin untuk pembuktian-pembuktian berikutnya,
00:09:01akan ada dari UGM dan sebagainya,
00:09:03ada saksi dan sebagainya,
00:09:05ada bukti tertulis dan sebagainya,
00:09:06akan dipakai ke sana.
00:09:07Saya pikir itu yang paling baik.
00:09:08Oke, Bang Akertiri,
00:09:10apakah menurut Anda sendiri bahwa nanti Pak Jokowi
00:09:12pasti akan hadir di persidangan?
00:09:14Kalau memang Pak Jokowi itu memang benar-benar konsekuen
00:09:18dengan laporannya,
00:09:19dan haruslah.
00:09:20Harus.
00:09:21Tidak bisa tidak seperti Bang Sang Adi katakan tadi.
00:09:24Karena ini delik aduan absolut.
00:09:26Delik aduan absolut.
00:09:27Kalau dia merasa menghina,
00:09:29masa orang lain mewakili?
00:09:30Oh, ini harus dari dirinya sendiri
00:09:32yang menyampaikan di dalam persidangan itu.
00:09:35Tapi kemarin waktu di salah satu TV,
00:09:38salah satu lawyernya mengatakan
00:09:40ada kemungkinan menggunakan Zoom.
00:09:42Nah, itu kami protes.
00:09:44Kenapa?
00:09:44Kenapa?
00:09:45Apa bedanya?
00:09:45Kan sama-sama dengan keterangan si penguat.
00:09:47Tapi kan sudah tidak ada korelasinya lagi pakai Zoom.
00:09:51Itu kan waktu COVID dulu.
00:09:52Oke.
00:09:53Memang Zoom ini diperbolehkan
00:09:54jika memang ada alasan.
00:09:57Contohnya,
00:09:58pada waktu di BAP,
00:09:59di kepolisian,
00:10:00dia ada di Indonesia.
00:10:02Setelah di persidangan,
00:10:03ternyata dia sudah di Australia contohnya.
00:10:05Nah, itu bisa ada alasan.
00:10:07Tapi kalau alasannya dia tidak bisa
00:10:09karena dia keliling Indonesia,
00:10:10menemani satu partai,
00:10:12ya tidak bisa dong.
00:10:13Tapi bukankah itu tidak mengurangi substansi ya?
00:10:16Kan keterangannya sama,
00:10:17orangnya sama.
00:10:17Ya, kita kan harus ditanya orang ini.
00:10:21Benar-benar ditanya dan harus berkomunikasi
00:10:23secara fisik.
00:10:24Kita harus lihat
00:10:26suasana kebatinannya juga.
00:10:28Jadi maksud Anda harusnya
00:10:30nanti Pak Jokowi hadir intens,
00:10:32jangan cuma sekali dua kali
00:10:33hadir di persidangan.
00:10:34Memang bakal berkali-kali.
00:10:35Bakal berkali-kali.
00:10:36Karena yang dilaporkan kan beberapa orang.
00:10:38Apalagi,
00:10:39apa namanya,
00:10:40perkanannya di split kan.
00:10:41Contohnya,
00:10:42Roy Suryo dengan Dr. Tifa sudah di split.
00:10:44Masih ada lagi kan,
00:10:45yang lain-lain yang belum.
00:10:46Tapi Pak Firman barusan bilang
00:10:47tidak perlu terlalu intens
00:10:48ketanya ke persidangan.
00:10:49Ya,
00:10:50artinya kalau memang
00:10:51mau pegang dengan hukum yang benar,
00:10:53ketentuan undang-undang yang benar,
00:10:55ya harus hadir.
00:10:56Ya harus hadir, Bang.
00:10:57Jangan sekali dua kali.
00:10:58Kita kan gak bisa mendahului
00:11:00sesuatu hal yang belum terjadi.
00:11:02Saya sampaikan tadi adalah,
00:11:04kita gak tahu tiba-tiba
00:11:05ternyata di ujung,
00:11:06satu kali di depan barengan,
00:11:08ada mekanis peradilan.
00:11:10Biarkan mereka yang menentukan.
00:11:12Jadi kita tidak bisa
00:11:13membahas ini terlalu lebar.
00:11:15Tapi beliau menyampaikan,
00:11:16Bapak Jokowi menyampaikan,
00:11:17akan hadir.
00:11:18Dan ini adalah forum
00:11:19yang sangat terhormat
00:11:20untuk menyampaikan apa.
00:11:22Dan ini kan satu peristiwa sebenarnya,
00:11:24walaupun ada beberapa terdakwa lah.
00:11:26Seperti itu ya.
00:11:26Sekarang sudah putifah jadi terdakwa.
00:11:28Seperti itu.
00:11:29Jadi akan menggunakan mekanisme itu.
00:11:31Dan kalau gak diundang bagaimana?
00:11:32Bagaimana?
00:11:32Masa kucuk-kucuk datang?
00:11:33Eh, gak boleh juga.
00:11:34Tapi intinya kalau diundang pasti datang.
00:11:36Pasti.
00:11:36Pasti datang.
00:11:37Gak kena dalasan.
00:11:37Iya dong.
00:11:38Karena kan,
00:11:39untuk membuktikan,
00:11:41sekali lagi,
00:11:41ini menurut hemat kami,
00:11:43yang ingin disampaikan itu adalah
00:11:44membuktikan,
00:11:45diminta kepada seluruh masyarakat.
00:11:47Ya,
00:11:48kan mungkin akan ada
00:11:50pemberitaan seperti itu,
00:11:51ya disampaikan aja.
00:11:52Kan gitu.
00:11:52Nah,
00:11:53jika mekanisme peradilan menyetujuinya,
00:11:55kan itu aja.
00:11:56Jadi gak mungkin kita
00:11:57sumbar mengatakan,
00:11:58blablabla,
00:11:59gak mungkin lah.
00:12:00Tapi beliau udah menyampaikan kepada kami kemarin,
00:12:02beberapa hari lalu,
00:12:02beliau akan hadir.
00:12:04Jadi,
00:12:05Michael,
00:12:05kalau Anda ingin mengorek apa
00:12:07dari seorang Jokowi?
00:12:09Nah.
00:12:09Nah.
00:12:10Kehadirannya,
00:12:10dari kehadirannya,
00:12:11apa yang pengen diketahui,
00:12:12apa yang pengen didengar langsung
00:12:14dari keterangan Pak Jokowi?
00:12:16Nah,
00:12:17kemarin kita ingat ada sidang di CLS di Solo.
00:12:19Ya,
00:12:20dimana tiba-tiba ada dua orang
00:12:22ibu-ibu yang agak tua
00:12:24yang mengaku teman KKN
00:12:26di Ketoyan,
00:12:28katanya.
00:12:29Lalu tiba-tiba mereka menyebut,
00:12:31kami memanggil beliau dulu,
00:12:33Jack.
00:12:34Ya kan?
00:12:35Hal-hal seperti ini kan
00:12:36tidak bisa dikonfirmasi langsung
00:12:38kalau orangnya gak ada.
00:12:40Ya kan?
00:12:41Saya tanya,
00:12:42Kak Tarigan,
00:12:44kira-kira kalau saya tanya,
00:12:46Anda dulu SD di mana?
00:12:47Pasti jawabnya 5 detik.
00:12:49Di ini.
00:12:50Nama ibu Anda siapa?
00:12:52Jawabnya 5 detik.
00:12:53Nah,
00:12:53kalau orang-orang ini
00:12:55menjawabnya harus mikir,
00:12:57hmm,
00:12:57kayaknya Jack,
00:12:58hmm,
00:12:59hmm,
00:13:00apakah itu benar jawaban
00:13:01yang terjadi sebenarnya?
00:13:03Atau memang sudah
00:13:04dibuat di kertas?
00:13:06Ya kan?
00:13:07Nanti kau jawab ini ya,
00:13:08kau jawab ini ya,
00:13:09kau jawab ini.
00:13:10Ya,
00:13:10itu dua-duanya sah.
00:13:12Menjadi saksi itu
00:13:13boleh dipersiapkan dulu
00:13:14atau memang boleh
00:13:15secara ingatan.
00:13:16Tetapi,
00:13:17kalau Pak Jokowi hadir,
00:13:19kita akan bisa
00:13:20memverifikasi nih,
00:13:21data-data banyak nih
00:13:22saya dapatkan,
00:13:23salah satunya dari
00:13:24PDI Perjuangan.
00:13:25Soalnya Pak Tuh?
00:13:26Oh banyak,
00:13:27tentang tim kampanye
00:13:282014-2019.
00:13:30Jadi nanti banyak.
00:13:32Saya gak mau buka di sini,
00:13:33ntar biar di persidangan aja.
00:13:35Pak Jokowi ada di situ,
00:13:37saya kasih data-datanya
00:13:38ke Pak Alkatiri
00:13:39dan ke Bangga Fursa Ngaji
00:13:41nanti di persidangannya Pak Roy
00:13:43supaya diverifikasi.
00:13:44Contoh,
00:13:45nama ibunya siapa sih?
00:13:47Itu kan pertanyaan yang bodoh ya.
00:13:49Tapi nanti
00:13:50akan ada pertanyaan-pertanyaan
00:13:51mengenai
00:13:53perkuliahan
00:13:54dan
00:13:54sekolahnya beliau
00:13:56yang tidak bisa dijawab
00:13:57dan mereka saya yakin
00:13:59tidak bisa memprepare itu.
00:14:01Tapi disampaikan
00:14:02barusan siap kok
00:14:03menunjukkan hijauan dari SOS.
00:14:08Tentu kan
00:14:08ini
00:14:09sebenarnya sidang
00:14:10buat Ibu Tifa.
00:14:12Oh iya betul.
00:14:13Kan buat Pak Jokowi.
00:14:15Makanya akan
00:14:15dibanyak bertanya
00:14:17dan membuktikan kepalsuan
00:14:18apa yang diduga
00:14:19seperti itu kan beliau.
00:14:21Kalau Pak Jokowi
00:14:21tanyakan mengenai
00:14:23kenapa sih aduan,
00:14:25mana ijasanya,
00:14:26ini ijasanya,
00:14:27kan gitu.
00:14:27Jadi
00:14:28ya boleh-boleh aja
00:14:29kalau mau bertanya
00:14:30tapi kan apakah relevan
00:14:31atau tidak,
00:14:32substansi atau tidak
00:14:33ya kan itu nanti kan ditimbang
00:14:34sama hakim.
00:14:35Jaksa juga bisa keberatan
00:14:36misalnya seperti itu.
00:14:37Tapi
00:14:37saya gak mau ngomong-ngomong
00:14:38terlebih banyak
00:14:38tapi
00:14:39ini gak perlu dibahas
00:14:40karena contohnya kan
00:14:41CLS
00:14:42gak ada urusan dengan ini.
00:14:44Jadi saya ingin kita fokus
00:14:45kalau ingin kita berdiskusi
00:14:47mengenai ini
00:14:47itu disampaikan
00:14:48Bapak akan hadir
00:14:49dan ini adalah
00:14:51forum yang terhormat
00:14:53karena memang
00:14:54Bapak akan menunjukkan ini
00:14:55di forum persidangan
00:14:57forum hukum
00:14:58sehingga tunggu aja.
00:14:59Jadi
00:14:59kalau nanti ke depan
00:15:01ternyata
00:15:01hakim menyatakan
00:15:02kita ngapain
00:15:03bahas panjang-panjang lebar
00:15:05kita anak bangsa
00:15:05kita dame-dame aja lah.
00:15:07Diskusinya yang bagus-bagus aja
00:15:08jadi gak usah terlalu
00:15:09bagaimana
00:15:10tapi saya pastikan
00:15:10Bapak jika diundang
00:15:12beliau sampai ke kami
00:15:13dia akan hadir.
00:15:15Kalau jawaban saya
00:15:16soal CLS itu Bang
00:15:17CLS itu kan waktu itu
00:15:19kuasa hukumnya beliau
00:15:20JB Irpan
00:15:21kalau saya gak salah
00:15:22waktu di Solo
00:15:24mengatakan
00:15:24oke dokumennya
00:15:26akan kami bawa
00:15:26oke Pak Jokowi-nya
00:15:28akan dihadirkan
00:15:29tapi saya minta izin dulu ya
00:15:31ternyata gak hadir
00:15:33dokumen Polda Metro Jaya
00:15:34tidak diwakilin
00:15:35tidak hadir
00:15:36sekali lagi
00:15:36saya gak mau panjang lebar CLS
00:15:38tapi dia kan diwakilkan
00:15:40kan gitu
00:15:40Pak boleh saya sebentar
00:15:41silahkan Pak Polda Tom
00:15:42silahkan
00:15:43udah siap
00:15:43eh silahkan
00:15:44nah
00:15:44ini judulnya memang
00:15:47di depan
00:15:48menanti
00:15:49Jokowi disidang
00:15:50dokter Tifa Roy Suryo
00:15:53saya berbeda pendapat
00:15:56dengan
00:15:56kedua
00:15:59tadi
00:16:00sekalipun
00:16:02kasus ini
00:16:03merupakan
00:16:04delik aduan
00:16:07kalau menurut saya
00:16:09tidak harus datang
00:16:10Pak Jokowi
00:16:12kenapa alasannya
00:16:14selain
00:16:16sudah dikuasakan
00:16:17kepada penasihat
00:16:19hukumnya
00:16:20kedua
00:16:22faktor
00:16:22keamanan
00:16:23beliau
00:16:24apakah
00:16:25ada yang menjamin
00:16:26ya
00:16:28ini
00:16:29perlu menjadi catatan
00:16:30tapi kalau memang
00:16:31beliau
00:16:32harus datang
00:16:33tidak menjadi persoalan
00:16:35meski tadi
00:16:36dibilangnya
00:16:37delik aduan
00:16:38absolut
00:16:38jadi harusnya datang
00:16:40yang merasa di fitnah
00:16:40iya tapi kan tidak mutlak
00:16:42harus dia juga datang
00:16:44karena
00:16:45paling banter
00:16:47nanti
00:16:47majelis hakim
00:16:48akan bertanya
00:16:49jadi maksud
00:16:50Pak Gultom
00:16:51sekali dua kali
00:16:53datang
00:16:53Pak Binsar
00:16:54Pak Binsar
00:16:54ya maaf ya
00:16:56sekali dua kali
00:16:58datang
00:16:59selanjutnya
00:17:00tidak perlu
00:17:00atau bisa ditoleransi
00:17:02tidak perlu intens
00:17:03datang
00:17:04atau maksud
00:17:04Bapak sendiri
00:17:05barusan
00:17:05yang usah hadir
00:17:07tidak ada kewajiban
00:17:08sama sekali
00:17:08tidak keharusan
00:17:09sama sekali
00:17:11hari awal
00:17:12tapi kalau dia rela
00:17:13sebagai negarawan
00:17:15keamanan beliau
00:17:16juga terjamin
00:17:18no problem
00:17:19kan paling banter
00:17:21nanti majelis hakim
00:17:22bertanya kepada
00:17:23beliau terkait
00:17:24dengan ijazah itu
00:17:26apakah ini
00:17:27benar ijazah
00:17:29Pak Jokowi
00:17:30ya
00:17:32ini menurut
00:17:34saudara
00:17:35Pak Jokowi
00:17:36karena persidangan
00:17:36bagaimanapun
00:17:37saudara nanti dipanggil dia
00:17:39seperti kami
00:17:40dulu memanggil
00:17:42mantan presiden
00:17:43Biji Habibie
00:17:44waktu di kasus
00:17:46pelanggaran
00:17:48hambrat
00:17:48timur-timur
00:17:49lepasnya timur-timur
00:17:50dia memang
00:17:52menjadi saksi
00:17:53kalau ini bukan
00:17:54menjadi saksi kan
00:17:55pelapor
00:17:56saksi pelapor
00:17:58saksi pelapor
00:18:01saksi pelapor
00:18:03mutlak hadir
00:18:04mutlak hadir
00:18:06kalau dia statusnya
00:18:08saksi
00:18:09tapi kalau dia
00:18:11hanya pengunjung
00:18:12sidang atau
00:18:13mendengar
00:18:14persidangan
00:18:16tidak mutlak
00:18:16nah
00:18:18kalau memang
00:18:19ada kaitannya
00:18:20dengan
00:18:22pertanyaan
00:18:23benarkah ini
00:18:24ijazah saudara
00:18:25benar
00:18:26menurut
00:18:27saudara
00:18:28ini asli apa
00:18:29tidak
00:18:29saya tidak tahu
00:18:30pasti dijawabnya begitu
00:18:31karena ini saya
00:18:33peroleh dari
00:18:33Universitas Gaya Mada
00:18:35UGM
00:18:36kan begitu
00:18:38nah UGM
00:18:40nanti yang akan
00:18:41menyatakan ini
00:18:42asli
00:18:43apa tidak
00:18:44kalau tidak
00:18:45lewat pengadilan
00:18:47setelah
00:18:48dilakukan
00:18:49ada gugatan
00:18:50terkait
00:18:51dengan
00:18:51ijazah itu
00:18:53nah inilah
00:18:54bola liarnya
00:18:55saya lihat
00:18:55mengapa
00:18:56jadi ijazah
00:18:57dipersoalkan
00:18:58sementara objek perkara kita
00:19:00adalah
00:19:00pencemaran
00:19:01nama baik
00:19:02dan
00:19:03fitnah
00:19:05kalau saya
00:19:06masih berpanjang ini
00:19:07diberi kesempatan
00:19:08masuk saya ke
00:19:09itu nanti kita akan bahas
00:19:11di sekmen berikutnya
00:19:12saya minta pendapat
00:19:13Bapak Sal ini
00:19:14saya ke Bang Ray
00:19:15kalau begitu
00:19:15pokoknya sudah berjelit-jelit
00:19:17kita membahasal yang sama
00:19:18Bang Ray
00:19:18jadi saya minta
00:19:19keterangan Bang Ray sendiri
00:19:21apakah
00:19:22kedatangan
00:19:23Pak Jokowi
00:19:25itu bisa
00:19:26setidaknya memberikan
00:19:27secercah apa
00:19:28keterangan yang selama ini
00:19:29membuat kita bertanya-tanya
00:19:30kalau kata Bang Sang Haji
00:19:32saksi pelapor juga
00:19:33mutlak hadir
00:19:34kata Pak Bintar tadi
00:19:35jadi kalau menurut Anda
00:19:36gimana
00:19:37bagi saya sih
00:19:38gak ada pilihan
00:19:39bagi Pak Jokowi
00:19:40kecuali harus hadir
00:19:41harus hadir
00:19:41kenapa gitu
00:19:42karena apa
00:19:43kalau beliau tidak hadir
00:19:44orang akan mengatakan
00:19:46dan membuat asumsi
00:19:47yang makin
00:19:47makin mencuat
00:19:48memang
00:19:49mungkin Pak Jokowi ini
00:19:51tidak memiliki
00:19:51ijazah asli
00:19:53gak berani hadir tuh
00:19:55ke persidangan gitu
00:19:56kalau
00:19:57ini kan selama ini
00:19:59yang membuat orang
00:20:01memiliki bayangan
00:20:02bahwa seolah-olah
00:20:03ijazah Pak Jokowi
00:20:04itu tidak asli
00:20:05karena beliau itu
00:20:07tidak mau berkenan
00:20:08menyampaikannya kepada publik
00:20:09secara langsung
00:20:10ini loh ijazah saya
00:20:11gitu
00:20:11nah itu satu tuh
00:20:13membuat
00:20:14apa namanya itu ya
00:20:16tingkat perhatian publik
00:20:17soal kehasilan ijazah itu
00:20:18meningkat gitu
00:20:19kalau kemudian
00:20:20di pengadilan juga
00:20:21gak hadir
00:20:21makin meningkat lagi
00:20:23yang berujung
00:20:24nanti justru kepada
00:20:25pertanyaan publik
00:20:27kepada
00:20:28objektifitas pengadilannya
00:20:29harus hadir fisik
00:20:30atau boleh zoom
00:20:31menurut Abang Reh?
00:20:32fisik dong
00:20:32gak ada alasan pakai zoom
00:20:33oh gak ada alasan pakai zoom
00:20:34gak ada alasan pakai zoom
00:20:35hadirnya harus
00:20:36sekali dua kali
00:20:37sesekali saja
00:20:38atau intens
00:20:39datang aja terus?
00:20:40sebaiknya hadir
00:20:40setiap waktu
00:20:41sebagai bentuk?
00:20:42sebagai bentuk
00:20:43untuk menunjukkan
00:20:44bahwa ijazah
00:20:45beliau ini
00:20:45memang benar-benar
00:20:46asli
00:20:46tidak perlu
00:20:47tidak perlu hadir
00:20:48setiap saat
00:20:48pada saat dia sebagai saksi
00:20:50pelapor itu
00:20:53ini kan pertanyaannya Pak Binsar
00:20:55kira-kira
00:20:56seharusnya hadir
00:20:58apa enggak
00:20:58kalau saya mengatakannya
00:21:00kalau perlu hadir
00:21:01setiap waktu
00:21:01setiap sidang harus hadir
00:21:03tujuannya bukan
00:21:04karena kewajiban itu
00:21:06bukan
00:21:06karena apa?
00:21:07menunjukkan bahwa beliau
00:21:08betul-betul fit
00:21:10mengatakan bahwa
00:21:11ijazah ini asli
00:21:12gitu loh
00:21:13nah kalau beliau
00:21:14datang sekali
00:21:16nah ini yang menimbulkan
00:21:18pertanyaan-pertanyaan publik itu
00:21:20apalagi enggak hadir
00:21:21oke coba
00:21:22soal kehadiran
00:21:23saya ke Bang Andi
00:21:24baru-baru ini ketemu
00:21:25sama Pak Jokowi kan
00:21:26kira-kira
00:21:27apakah Pak Jokowi
00:21:28sudah menyampaikan kepada Anda
00:21:29siap untuk datang
00:21:30intens ke pengadilan
00:21:31apa yang dikatakan
00:21:32Prof Firman itu
00:21:33itu sama
00:21:34jadi beliau ini
00:21:35menunggu waktu ini
00:21:36sebetulnya
00:21:36menunggu sidang ini
00:21:38sidang pembuktian
00:21:39yang sebenarnya
00:21:40bukan sidang di lapangan
00:21:42menunjukkan kayak begini
00:21:44inilah sidang yang ditunggu
00:21:46tunggu beliau
00:21:46untuk menjelaskan
00:21:48kepada publik
00:21:49bahwa ijazah beliau itu
00:21:51asli yang dituduh palsu
00:21:52oleh para terdakwa tersebut
00:21:54dan juga
00:21:56ingin memberikan
00:21:57suatu pembelajaran
00:21:57yang paling baik
00:21:58kepada masyarakat
00:21:59beliau adalah
00:22:01mantan presiden
00:22:02dua periode
00:22:03presiden ketujuh
00:22:04Republik Indonesia
00:22:05sekarang
00:22:06adalah kembali
00:22:07sebagai rakyat biasa
00:22:09beliau
00:22:10tak hukum untuk itu
00:22:11ketika pengadilan
00:22:13mengundang beliau
00:22:14untuk hadir sebagai
00:22:15saksi pelapor itu
00:22:16untuk menunjukkan
00:22:18ijazahnya
00:22:18jelas inilah
00:22:20yang ditunggu-tunggu beliau
00:22:22untuk bisa menjelaskan
00:22:23ijazah beliau
00:22:24yang selama ini
00:22:25digoreng-goreng
00:22:26oleh mereka itu
00:22:28menframing mereka itu
00:22:29mendonggret mereka itu
00:22:31ya
00:22:31yang dia lakukan
00:22:32mereka itu terhadap
00:22:33Pak Jokowi
00:22:34dan juga
00:22:35menarik-narik
00:22:36ke porsi
00:22:37ke politik
00:22:38oke
00:22:38ya
00:22:39maksudnya kemana
00:22:40pemakzulan
00:22:41maski
00:22:41kan
00:22:42saya lanjutkan lagi
00:22:44ke Bang Andi
00:22:44karena itu sangat menarik
00:22:45tapi pertanyaannya adalah
00:22:46apakah
00:22:47perkara fitnah
00:22:48dan pencempatan
00:22:49yang mau baik
00:22:49yang menjelaskan Roy
00:22:50dan juga Dr. Tifa
00:22:51bisa berdiri sendiri
00:22:52tanpa harus membuktikan
00:22:54keaslian ijazah
00:22:55Jokowi terlebih dahulu
00:22:56nanti dijawab
00:22:57Bapak-Bapak
00:22:57kami sering kembali saudara
00:22:58tetap di Bola Liar
00:23:22Terima kasih
00:23:29menunjukkan ijazahnya
00:23:30Bola Liar
00:23:31Jumat 3 Juli
00:23:32pukul setengah sembilan malam
00:23:34live di Kompas TV
00:23:36Para peradilan tersangka
00:23:37kasus tudingan ijazah
00:23:38palsu Jokowi
00:23:39Roy Suryo
00:23:40dan peradilan Dr. Tifa
00:23:41mulai bergulir di pengadilan
00:23:42Jokowi Dodo
00:23:43mengalami kerugian
00:23:44immaterial
00:23:45merasa telah dina
00:23:46sehina-hinanya
00:23:48Jokowi Dodo
00:23:48wajib untuk menunjukkan
00:23:50ijazah aslinya
00:23:51wajib hadir di persidangan
00:23:53sudah mulai muncul
00:23:54statement-statement
00:23:54yang bersayap
00:23:55dari lawyer yang asli ya
00:23:57dan beliau menyatakan
00:23:57siap untuk hadir
00:23:58dapat menunjukkan ijazahnya
00:24:00Bola Liar
00:24:01Jumat 3 Juli
00:24:02pukul setengah sembilan malam
00:24:04live di Kompas TV
00:24:06Para peradilan tersangka
00:24:07kasus tudingan ijazah
00:24:08palsu Jokowi
00:24:09Roy Suryo
00:24:10dan peradilan Dr. Tifa
00:24:11mulai bergulir di pengadilan
00:24:13Jokowi Dodo
00:24:13mengalami kerugian
00:24:14immaterial
00:24:15merasa telah dina
00:24:16sehina-hinanya
00:24:18Jokowi Dodo
00:24:18Jokowi Dodo
00:24:19wajib untuk menunjukkan
00:24:20ijazah aslinya
00:24:21wajib hadir di persidangan
00:24:23sudah mulai muncul
00:24:24statement-statement
00:24:24yang bersayap
00:24:25dari lawyer yang asli ya
00:24:27dan beliau menyatakan
00:24:27siap untuk hadir
00:24:28dapat menunjukkan ijazahnya
00:24:30Bola Liar
00:24:31Jumat 3 Juli
00:24:32pukul setengah sembilan malam
00:24:34live di Kompas TV
00:24:36Para peradilan tersangka
00:24:37kasus tudingan ijazah
00:24:39palsu Jokowi
00:24:39Roy Suryo
00:24:40dan peradilan Dr. Tifa
00:24:41mulai bergulir di pengadilan
00:24:43Jokowi Dodo
00:24:43mengalami kerugian
00:24:44immaterial
00:24:45merasa telah dina
00:24:47sehina-hinanya
00:24:48Jokowi Dodo
00:24:48wajib untuk menunjukkan
00:24:50ijazah aslinya
00:24:51wajib hadir di persidangan
00:24:53sudah mulai muncul
00:24:54statement-statement
00:24:54yang bersayap
00:24:55dari lawyer yang asli ya
00:24:57dan beliau menyatakan
00:24:58siap untuk hadir
00:24:59dapat menunjukkan ijazahnya
00:25:00Bola Liar
00:25:01Jumat 3 Juli
00:25:02pukul setengah sembilan malam
00:25:04live di Kompas TV
00:25:06Para peradilan tersangka
00:25:08kasus tudingan ijazah
00:25:09palsu Jokowi
00:25:09Roy Suryo
00:25:10dan peradilan Dr. Tifa
00:25:11mulai bergulir di pengadilan
00:25:13Dodo
00:25:13mengalami kerugian
00:25:14immaterial
00:25:15merasa telah dina
00:25:17sehina-hinanya
00:25:18Jokowi Dodo
00:25:18wajib untuk menunjukkan
00:25:20ijazah aslinya
00:25:21wajib hadir di persidangan
00:25:23sudah mulai muncul
00:25:24statement-statement
00:25:25yang bersayap
00:25:25dari lawyer yang asli ya
00:25:27dan beliau menyatakan
00:25:28siap untuk hadir
00:25:29dapat menunjukkan ijazahnya
00:25:30Bola Liar
00:25:31Jumat 3 Juli
00:25:32pukul setengah sembilan malam
00:25:34live di Kompas TV
00:25:36Para peradilan tersangka
00:25:38kasus tudingan ijazah
00:25:39palsu Jokowi
00:25:39Roy Suryo
00:25:40dan peradilan Dr. Tifa
00:25:41mulai bergulir di pengadilan
00:25:43Jokowi Dodo
00:25:43mengalami kerugian
00:25:44immaterial
00:25:45merasa telah dina
00:25:47sehina-hinanya
00:25:48Jokowi Dodo
00:25:49wajib untuk menunjukkan
00:25:50ijazah aslinya
00:25:51wajib hadir di persidangan
00:25:53sudah mulai muncul
00:25:54statement-statement
00:25:55yang bersayap
00:25:55dari
00:25:58jadi Bang Andi
00:25:59setelah bertemu
00:26:00dengan Pak Jokowi
00:26:01Anda membacanya
00:26:02apa yang diinginkan
00:26:03Pak Jokowi
00:26:04ingin terus datang
00:26:05intens hadir
00:26:06atau yang seperti
00:26:07Pak Firman bilang
00:26:07kalau dipanggil
00:26:08baru saya datang
00:26:09ya beliau
00:26:10eager untuk datang
00:26:11oh iya
00:26:12eager untuk datang
00:26:13tapi kan
00:26:13kata Pak Prof Firman
00:26:15juga mengatakan kan
00:26:15masa ujuk-ujuk
00:26:16harus datang
00:26:17kan harus ada undangannya
00:26:19undangan ada
00:26:20ya
00:26:21tanggal berapa
00:26:22beliau harus hadir
00:26:23ya beliau akan
00:26:23mempersiapkan
00:26:24waktunya untuk itu
00:26:25terlepas
00:26:26beliau ini ada
00:26:27yang namanya
00:26:27silaturahmi kebangsaan
00:26:29berkunjung beberapa
00:26:30tapi ini ada
00:26:31first priority
00:26:33buat beliau
00:26:34oke
00:26:34Michael
00:26:35Anda yakin
00:26:35Pak Jokowi
00:26:36akan hadir
00:26:37rajin
00:26:38kalau dipanggil
00:26:38saya gak yakin
00:26:40kenapa gak yakin
00:26:42tapi kemarin gini
00:26:43saya kemarin
00:26:44sama Bang Andi Azwan
00:26:45di Kompas juga
00:26:46dan saya
00:26:47mendapat sesuatu
00:26:48apa ya
00:26:50pesan sepertinya
00:26:51bahwa mungkin
00:26:52kalau datang
00:26:53takut keamanannya
00:26:54tidak terjamin
00:26:54nyatanya
00:26:56Bang Andi Azwan
00:26:57kemarin datang
00:26:58waktu hari Kamis
00:26:59dan dia duduk
00:27:00di antara pendukung-pendukungnya
00:27:02ibu dokter Tifa
00:27:03bahkan saudara-saudaranya dokter Tifa
00:27:05di sebelah dia duduk
00:27:06dan keamanannya
00:27:07sampai sekarang
00:27:08tidak ada masalah
00:27:10jadi menurut saya
00:27:11Pak Jokowi
00:27:12juga
00:27:12apalagi Pak Jokowi
00:27:14pasti kan
00:27:14ada paspampresnya
00:27:16ada pengamanan
00:27:18bahkan ada mobil
00:27:19Brimob tuh
00:27:20beberapa kemarin
00:27:20tidak ada yang ditakutkan lah
00:27:22kalau soal keamanan
00:27:24tetapi ini soal
00:27:25kenegarawanan aja
00:27:26ya kan
00:27:27apakah beliau
00:27:28cukup negarawan
00:27:29untuk datang
00:27:31setelah
00:27:31cukup negarawan
00:27:32untuk melaporkan
00:27:3312 orang
00:27:34salah satunya saya
00:27:36tanggal 30 April itu
00:27:38gitu loh
00:27:38padahal
00:27:39kita ingatkan lagi
00:27:40kenapa
00:27:41ini bukan mengatakan
00:27:43dokumen
00:27:43kertas itu palsu
00:27:45tapi
00:27:45yang ditemukan oleh
00:27:47Pak Roy Suryo
00:27:49Bang Rismon Sianipar
00:27:50yang entah dimana sekarang
00:27:52orangnya
00:27:52dan dokter Tifa
00:27:54adalah sebuah skripsi
00:27:56yang tidak ditanda tangani penguji
00:27:58nah ini saya bisa jawab
00:27:59kalau masalah
00:28:00tunggu dulu Bang
00:28:00saya bisa jawab untuk ini
00:28:02ya
00:28:02sebuah skripsi yang tidak ditanda tangani penguji
00:28:05kok bisa lulus orangnya
00:28:07gitu loh
00:28:08ini pertanyaan buat saya
00:28:09apakah dia ini
00:28:11adalah seorang
00:28:12yang punya legal standing
00:28:14untuk bicara tentang skripsi
00:28:15saya ada di situ
00:28:16ya kan
00:28:17saya ada di situ
00:28:17ini kan konten kreator
00:28:18yang mencari konten
00:28:20saya ada di situ
00:28:20kalau kita berbicara tentang
00:28:22yang namanya skripsinya Pak Jokowi
00:28:24ya
00:28:25itu yang bisa menjelaskan
00:28:27itu adalah
00:28:27UGM
00:28:28untuk matang itu
00:28:29dan UGM sudah menjelaskan
00:28:31berkali-kali
00:28:32dan juga kita sudah
00:28:34berardu argumentasi
00:28:35dengan
00:28:35Pak Roy Suryo
00:28:37ya dengan dokter Tifa
00:28:39itu di
00:28:39berbagai stasiun TV
00:28:40mengenai
00:28:41ijasa yang tidak
00:28:42tanda tangan itu
00:28:44saya sampai
00:28:45di UGM
00:28:46itu banyak sekali
00:28:47itu juga ditemukan
00:28:49oleh Rismond
00:28:49bahwa itu
00:28:50ijasa itu
00:28:51tidak ada tanda tangan
00:28:52ijasa skripsi
00:28:53ya sorry
00:28:53bukan ijasa
00:28:55skripsi
00:28:56ya
00:28:56tidak ada tanda tangan
00:28:58itunya
00:28:59dan ingat
00:28:59skripsi itu kan
00:29:00bukan hanya satu
00:29:01bisa lima
00:29:02satu ditaruh
00:29:04di perpustakaan
00:29:05pusat
00:29:06dipegang sendiri
00:29:07ditaruh di fakultas
00:29:09yang paling itu
00:29:10ada satu yang
00:29:12memang komplit
00:29:13di tanda tangan
00:29:13karena itu syarat
00:29:14ya kan
00:29:15kelulusannya kan
00:29:16kayak begitu
00:29:17kalau kita lihat
00:29:19di perpustakaan
00:29:20jarang yang full
00:29:21ditanda tangani
00:29:23oleh dosen
00:29:24bahaya ini
00:29:25klaimnya
00:29:25anda tidak bisa
00:29:26karena Rismond sendiri
00:29:28yang membeberkan
00:29:29kok
00:29:29ini loh
00:29:30banyak loh
00:29:31coba tanya juga
00:29:32dengan Pak Refliarun
00:29:33apakah sama
00:29:34ada gak
00:29:34skripsinya
00:29:35yang tidak ditandatangani
00:29:37karena dia adalah
00:29:38alumni dari UGM
00:29:39untuk itu
00:29:39dari apa yang dikatakan
00:29:41untuk itu
00:29:42sudah lah
00:29:43anda bukan ahli
00:29:44dalam hal itu
00:29:45anda juga bukan
00:29:46dari UGM
00:29:47untuk itu
00:29:48anda ada konten kreator
00:29:49jadi kalau kita berbicara
00:29:50tentang Pak Jokowi
00:29:52kalau beliau
00:29:54dikatakan tidak akan hadir
00:29:55anda akan lihat sendiri
00:29:57karena saya
00:29:58ya berkeyakinan penuh
00:29:59untuk itu
00:30:00karena beliau berkali-kali
00:30:01berbicara
00:30:02karena mereka ini
00:30:03ingin menggiring
00:30:05biar Pak Jokowi
00:30:06tidak hadir
00:30:07karena apa
00:30:07ya delik
00:30:08aduan absolut
00:30:09kalau beliau tidak hadir
00:30:10ya mereka bisa bebas
00:30:11untuk itu
00:30:12masalah ini adalah
00:30:13masalah hukum ya
00:30:14jadi tidak berdasarkan
00:30:16keyakinan
00:30:16tapi fakta
00:30:17ya kalau fakta
00:30:18kenapa dia berbicara
00:30:19tentang masalah skripsi
00:30:21karena
00:30:21pada waktu
00:30:22Jogja
00:30:23dia yang meliput
00:30:24ya faktanya memang
00:30:24banyak kok
00:30:25banyak yang tidak
00:30:27ditandatangani
00:30:28banyak
00:30:29mau fakultas apa saja
00:30:31hukum
00:30:31ekonomi
00:30:32semua dibeberkan
00:30:34oleh saudara Rismond
00:30:35di dalam
00:30:36Balik Akademi
00:30:37dia ketika masih
00:30:38bergabung dengan mereka
00:30:39tapi itu sudah keluar topik
00:30:41itu sudah keluar topik
00:30:42kenapa dia tahu
00:30:43sudah keluar topik
00:30:44karena yang
00:30:45yang
00:30:45apa
00:30:47memvideokan waktu itu
00:30:48di Jogja dia
00:30:49saya
00:30:50Rismond sudah lihat
00:30:51dan sudah menunjukkan
00:30:53kepada kita semua
00:30:54di fakultas hukum
00:30:55oh ada ya
00:30:56tidak tertangan
00:30:57ekonomi
00:30:58oh ada ya
00:30:58itu tidak absolut
00:31:00bahwa itu semua harus
00:31:01ditandatangani oleh
00:31:03yang hanya ijazah
00:31:03sebentar
00:31:05bukan masalah ijazah
00:31:06ijazah itu hanya satu
00:31:07tapi kami minta
00:31:09pertanggung jawaban
00:31:09dari 709 dokumen itu
00:31:11yang ada itu
00:31:12itu kan mendukung
00:31:14ijazah itu kan
00:31:15bukan tiba-tiba ada
00:31:16kan ada proses
00:31:18ya kan
00:31:19dengan dikumpulkan
00:31:20709 bukti surat
00:31:22dan sebagainya
00:31:22disitulah akan kita challenge
00:31:24ya ini ada saja
00:31:25nanti kan yang pengendangan
00:31:26untuk itu
00:31:27ada beberapa fakta
00:31:28termasuk
00:31:29pada tahun
00:31:29881 itu
00:31:31itu tidak ada sarjana mudan
00:31:32diumumkan di koran
00:31:33tapi ini ada
00:31:35di koran
00:31:36dan korannya lagi
00:31:37yang bahasa jawa itu
00:31:38yang seharusnya poso
00:31:39menjadi puasa
00:31:40dan itu pun
00:31:41diamankan
00:31:42Kak Rismon sendiri yang ngomong
00:31:44dari perpustakaan
00:31:45diambil
00:31:46menariknya
00:31:47yang tanggal itu aja
00:31:48yang diambil
00:31:49kan sudah dicampirkan
00:31:50saya boleh komen gak
00:31:52Rismon
00:31:53sebentar
00:31:53satu aja
00:31:54Rismon itu
00:31:56datang ke perpustakaan
00:31:57kedaulatan rakyat
00:31:58dan datang ke Kasmujo
00:32:01dan datang ke desa Ketoyan
00:32:02bukan atas dasar dia sendiri
00:32:04dia itu
00:32:06numpang dengan saya
00:32:07saya yang menginvestigasi itu
00:32:09dan saya dibantu oleh
00:32:11banyak sekali netizen
00:32:12yang menunjukkan saya
00:32:13dimana rumah Kasmujo
00:32:14jadi itu fakta semua
00:32:17yang dikatakan
00:32:17hilang dari
00:32:18perpustakaan daerah
00:32:21kedaulatan rakyat
00:32:22yang hanya bulan itu saja
00:32:23oke
00:32:23silahkan
00:32:24silahkan
00:32:30silahkan
00:32:31jangan kita
00:32:32eksplor Pak Jokowi
00:32:33segitu dalam
00:32:34mengenai bukti ratusan
00:32:36ya kalau sudah cukup
00:32:38hanya dua tiga ya bud
00:32:38ya selesai
00:32:39kami secuai dengan judul ya
00:32:41oh judul
00:32:42kalau judul
00:32:43berarti
00:32:44Bu Tifa dan Pak Roy
00:32:45menarik Jokowi
00:32:46jadi kalau bicara masalah
00:32:48tadi saya sepakat
00:32:49keyakinan
00:32:50kan nanti kan hanya
00:32:51hakim yang memimpin
00:32:53jalannya persidangan
00:32:53kan gitu
00:32:54jadi kalau ditanyain
00:32:55yang harusnya kita bahas
00:32:58hari ini adalah
00:32:58dikatakan sama
00:33:00beliau-beliau ini adalah
00:33:00palsu
00:33:01maka dia harus buktikan
00:33:02kepalsuannya
00:33:02bukan sebaliknya
00:33:04jadi saya mau mencoba
00:33:05memberikan angle
00:33:06bahwa ini
00:33:07yang diperiksa ini
00:33:08adalah
00:33:09Ibu Tifa dan Pak Roy
00:33:11bukan yang lain
00:33:12kalau itu memang Afli
00:33:12harus dibuktikan
00:33:14UGM tidak pernah
00:33:15menunjukkan fisik
00:33:17atau foto
00:33:17UGM
00:33:18nanti saya bisa tunjukkan
00:33:20pernyataan Ibu Ova
00:33:21padahal ijasa itu
00:33:22ijasa asli
00:33:23adalah pembuktian mata
00:33:24bukan pembuktian teringat
00:33:26tapi saya tidak
00:33:26mau membahas
00:33:27ini
00:33:27semakin liar
00:33:29kenapa saya tidak mau
00:33:30membahas
00:33:30karena yang di sidang ini
00:33:32bentar
00:33:32Pak Roy
00:33:33bukan Pak Roy
00:33:33tidak pernah menunjukkan fisiknya
00:33:35bukan
00:33:35soal ini saya tanya ke Pak Arianto
00:33:38jadi menurut Pak Arianto sendiri
00:33:39dalam fitnah dan mencemaran
00:33:41nama atas dasar
00:33:43tudingan ijasa Jokowi palsu
00:33:44oleh Dr. Tifa Roy
00:33:45harus dibuktikan dulu
00:33:47dari ijasa palsunya
00:33:48atau sebenarnya
00:33:49dua hal ini
00:33:50bisa dilakukan secara terpisah
00:33:52ini yang tadi diperbatkan
00:33:53di sini soalnya
00:33:54kalau pendapat saya
00:33:55ini dengan melihat
00:33:56apa yang sudah
00:33:57dikumpulkan oleh penyitik
00:33:58dan kemudian
00:34:00apa yang sudah
00:34:00dibacakan oleh Jaksa tadi
00:34:03itu kira-kira
00:34:04itu nanti
00:34:05sekaligus
00:34:06dalam persidangan ini
00:34:07yang berlangsung adalah
00:34:09yang nomor satu
00:34:10melihat-lihat
00:34:11apakah Pak Jokowi
00:34:12itu lulus dari
00:34:13Gama
00:34:14atau tidak
00:34:15itu pasti nanti
00:34:16akan dicari
00:34:16nah di sini
00:34:18perbedaan pendapat
00:34:19antara
00:34:20kubus ini dengan sana
00:34:21kalau dari sini kan
00:34:23tunjukin
00:34:24Pak Jokowi itu
00:34:25memang betul-betul lulus
00:34:27dari Gama apa enggak
00:34:28katanya
00:34:29kalau memang iya
00:34:30berarti kan memang
00:34:31dia pasti punya ijasa
00:34:32itu
00:34:34sebentar dari sana
00:34:36mana ijasanya
00:34:37enggak ada
00:34:37kan gitu kan
00:34:38selama ini
00:34:39enggak pernah dapat
00:34:40ijasa yang asli
00:34:41yang dibandingkan
00:34:42di luar sana
00:34:43ini buktinya begini
00:34:44buktinya begini
00:34:45buktinya
00:34:45skripsinya enggak benar
00:34:48itu kekahan
00:34:49daripada mereka
00:34:50kayak gitu
00:34:51nah nanti
00:34:52lihat aja
00:34:53dari persidangan
00:34:54tapi kalau tadi
00:34:55dikanya pada saya
00:34:56perkiraan saya
00:34:57nanti ya dalam
00:34:57persidangan itu
00:34:58setelah tadi
00:34:59dibacakan
00:35:00dakwan itu ya
00:35:00pasti nanti
00:35:01akan dilihat
00:35:02Pak Jokowi ini
00:35:03ijasanya
00:35:04hasil apa tidak
00:35:06caranya adalah
00:35:07nanti dilihat
00:35:08pasti dari
00:35:08Gama dulu
00:35:10karena
00:35:10yang di dalam
00:35:12berkas itu
00:35:12adalah yang
00:35:13penyelingkan yang
00:35:14dari Gama itu
00:35:14semua sudah ada
00:35:15dalam berkas itu
00:35:16itu pasti nanti
00:35:18akan di cek
00:35:18nah sementara
00:35:20yang dari sana
00:35:21katanya
00:35:21menambahkan bukti
00:35:23dari sana
00:35:23pada kesempatan ini
00:35:25nanti diadu
00:35:26di lapangan
00:35:27kira-kira begitu
00:35:28jadi perkaitan ya
00:35:29harus dibuktikan dulu
00:35:30ijasanya
00:35:31harus diperkaitan
00:35:31harus dibuktikan dulu
00:35:32masalahnya begini
00:35:34saya mau jelaskan
00:35:37saya ke Pak Aryan
00:35:40belum bersama saya
00:35:41kalau seandainya
00:35:44hakim nanti
00:35:44lihat ya
00:35:45bukti yang dijawabkan
00:35:46di dalam BKP
00:35:47kemudian
00:35:48disampaikan oleh
00:35:49pihak sana
00:35:49hakim itu yakin bahwa
00:35:51oh ini palsu ini
00:35:53yang apa
00:35:54bukti fitnanya itu
00:35:56gak terbukti
00:35:58bebas itu
00:35:59tapi kalau hakim itu
00:36:00yakin
00:36:01oh ini ternyata
00:36:02asli
00:36:03ya bukti fitnanya
00:36:04sudah pasti terbukti
00:36:05kira-kira gitu
00:36:06persidangan nanti
00:36:07yang akan terjadi
00:36:09itu kayak gitu
00:36:09oke
00:36:10jadi Pak Aryan
00:36:11menganggap bahwa
00:36:11dibuktikan dulu
00:36:12kehasilan ijasahnya
00:36:13dulu di keambilan ya
00:36:13sekaligus disitu
00:36:15proses
00:36:16bukan
00:36:16satu tahun setengah ini
00:36:18di pemeriksaan ini
00:36:19tidak pernah polisi
00:36:21mengatakan ijasahnya atli
00:36:22tidak pernah
00:36:22tidak pernah sama sekali
00:36:23hanya dikatakan identik
00:36:25identik
00:36:26nah kalau identik itu
00:36:27palsu sama palsu juga identik
00:36:30ya kan
00:36:31karena ada mekanisme
00:36:33ijasah pembanding itu
00:36:36harus diuji dulu
00:36:37di laboratorium
00:36:38kalau belum diuji
00:36:40itu adalah
00:36:41persyaratan dari Perkap
00:36:42bahwa dokumen pembanding
00:36:44itu harus diuji
00:36:46dan harus otentik dulu
00:36:47jadi ini banyak yang dipereksa
00:36:49bukan cuma ijasah Jokowi
00:36:50tapi juga ijasah-ijasah
00:36:52pembanding tadi
00:36:53yang ada katanya tiga itu
00:36:54ya kan
00:36:55itu harus dibandingkan dulu
00:36:56jadi tidak pernah polisi
00:36:57mengatakan asli
00:36:58kemudian UGM
00:36:59tidak pernah menunjukkan fisik
00:37:01padahal pembuktian ijasah itu
00:37:03ainul yakin
00:37:04keyakinan mata
00:37:04bukan telinya
00:37:05oke
00:37:05coba saya
00:37:06sebelum
00:37:07oh iya silahkan dikit lagi
00:37:08biar saya ke sana
00:37:09iya silahkan
00:37:09sekarang seperti kita
00:37:11naik motor di jalan nih
00:37:12kemudian kita tanya SIM
00:37:14SIMnya mana
00:37:15tanya yang buat
00:37:16kan gak lucu
00:37:16tunjukkan
00:37:17masa selalu
00:37:19curut tanya
00:37:19buka itu
00:37:20apa namanya itu
00:37:21atau dikasih KTP
00:37:23atau dikasih fotokopiannya
00:37:25atau fotokopiannya
00:37:26ada kan
00:37:27sekarang pada waktu itu
00:37:28ada 20 orang
00:37:29menunjukkan ijasah
00:37:31tapi Jokowi gak ada disitu
00:37:32hanya mengatakan
00:37:33yang masalahnya itu
00:37:34bukan ijasah teman-temannya
00:37:36tapi ijasah Jokowi
00:37:37seharusnya dia di tengah kan
00:37:38ini sama sama teman-teman saya
00:37:40jadi yang itu
00:37:41teman-temannya aja
00:37:4220 orang diangkat begini
00:37:44ijasah Jokowi mana
00:37:45bahkan diundang KIP
00:37:47sampai Bonatua berani
00:37:49buat buku yang mengatakan
00:37:51ijasah Jokowi
00:37:52tidak ada
00:37:53oke
00:37:54boleh saja
00:37:55saya sebagai lawyernya
00:37:56ini lebih berat lagi loh ya
00:37:58kalau tidak ada itu
00:38:00enggak ada
00:38:00soal asli atau tidak asli
00:38:02enggak ada
00:38:03itu lebih berat dari sekitar ini
00:38:05asli atau palsu
00:38:06kalau asli atau palsu itu
00:38:09kan ada
00:38:09cuma apakah ia asli atau palsu kan
00:38:12kalau tidak ada
00:38:14enggak ada diskusi soal asli atau palsu
00:38:16karena selama persidangan
00:38:18tidak pernah ditunjukkan
00:38:19bahkan yang
00:38:21periode pertama
00:38:222014-2020
00:38:24itu seharusnya
00:38:24sudah disimpan di
00:38:25saya coba berikan kesempatan
00:38:27ke Pak Firman
00:38:28untuk menjawab ya
00:38:29saya berikan kesempatan
00:38:30ke Pak Firman
00:38:30menjawab sebentar ya
00:38:32jadi harus dibuktikan dulu
00:38:33soal masalah ijasahnya
00:38:35ini kayak jadulnya
00:38:36bola liar
00:38:36ini
00:38:37enggak ada bolanya
00:38:38liarnya
00:38:40gimana ceritanya
00:38:42prejudis-prejudis lagi
00:38:44padahal sudah duduk
00:38:46manis di persidangan
00:38:48ya kan sudah cukup lama loh
00:38:51masih di persangkakan
00:38:53segala macem
00:38:53saya sih
00:38:54enggak mau komentar itu
00:38:55tetapi yang saya
00:38:56mau sampaikan
00:38:57ini persidangan
00:38:58untuk ibu
00:38:58Diva
00:38:59Pak Roy
00:39:01kira-kira kan gitu
00:39:02soal masalah
00:39:03rama baik dan vina
00:39:04enggak mengetikan dong
00:39:04kepalsuan menurut beliau
00:39:06beliau
00:39:06saudara-saudara saya
00:39:07ini apa
00:39:08saya menurut saya begini
00:39:10saya punya mata
00:39:11saya punya
00:39:11apa istilahnya
00:39:12Ella ada apa
00:39:13saya lupa
00:39:13saya takut salah ngomong nih
00:39:16ya ember ya
00:39:17itu lah
00:39:18ada aplikasi lah
00:39:19sehingga
00:39:20Pak Rosud sebagainya
00:39:21saya pikir
00:39:21itu aja yang disampaikan
00:39:23mengenai
00:39:23Bapak tadi
00:39:24diundang
00:39:25kemudian disampaikan
00:39:26ke publik
00:39:27kemudian ada verifikasi
00:39:28dari otoritas
00:39:29apa otoritas itu
00:39:31UGM
00:39:32apa otoritas itu
00:39:33dari
00:39:34apa
00:39:35pus lapor
00:39:36identik dan sebagainya
00:39:38ya
00:39:38tinggal disampaikan kan gitu
00:39:39nanti dilihat
00:39:40hakim yakin apa enggak
00:39:42kalau kurang yakin
00:39:43diminta lagi
00:39:44pembanding
00:39:45tadi ada
00:39:45kalau gak salah ada 14 pembanding
00:39:46dilihat lagi
00:39:48bener enggak
00:39:48yang intinya dibacakan
00:39:49dalam dakwaan
00:39:50ada 14 pembanding
00:39:50kemudian dilihat lagi
00:39:52oh
00:39:52ada pengen
00:39:53tambah yakin lagi
00:39:54KPU misalnya
00:39:55eh ditanya
00:39:57dipanggil
00:39:58bener enggak
00:39:58kan sudah dipanggil
00:39:59misalnya dilihat lagi
00:40:01oke
00:40:01saya pengen lihat
00:40:02ijazahnya
00:40:03coba
00:40:03yang sekarang terakhir
00:40:05si UGM
00:40:06sudah bener enggak
00:40:07memverifikasi
00:40:07mungkin ada yang
00:40:08di print lagi
00:40:09di
00:40:09apa namanya itu
00:40:11di legalisir lagi
00:40:11misalnya
00:40:12oh ini loh
00:40:13oh ini aslinya
00:40:14jadi itu hanya
00:40:16satu titik
00:40:17dimana Bapak menyampaikan
00:40:19aduannya
00:40:20tapi yang lebih-lebih lanjut
00:40:23ya tentu
00:40:24ibu lah ditanya
00:40:25Pak Roy lah ditanya
00:40:26kira-kira apa
00:40:27kepalesuannya
00:40:28tapi tanya dulu
00:40:29Pak Roy dan
00:40:30Mas Roy dan juga
00:40:31Butifah dulu
00:40:32ya jadi gini Mbak Tarigan
00:40:33kalau dikatakan ini
00:40:35sidangnya Butifah dan
00:40:37Mas Roy
00:40:38benar mereka sebagai
00:40:39terdakwa
00:40:40tetapi sidang ini
00:40:41tidak bisa dilepaskan
00:40:42dari Pak Jokowi
00:40:43betul
00:40:43artinya sidang ini
00:40:44tidak bisa berdiri sendiri
00:40:45karena ada LP
00:40:47Pak Jokowi lah
00:40:48kemudian melahirkan
00:40:49status penetapan tersangka
00:40:50dari status penetapan tersangka
00:40:52itu dilakukan
00:40:53tahap satu
00:40:54pengiriman berkas perkara
00:40:55kemudian setelah itu
00:40:56jaksa meneliti
00:40:57dinyatakan P21
00:40:58kemudian limpah
00:40:59ke pengadilan
00:41:01jadi
00:41:02perkara ini ya
00:41:03andilnya Pak Jokowi besar
00:41:05kalau Pak Jokowi
00:41:06tidak membuka LP
00:41:07tidak akan ada dua
00:41:08warga negara yang duduk
00:41:09sebagai terdakwa
00:41:10dalam persidangan
00:41:11di Jakarta Timur
00:41:12dan hari ini
00:41:13Mas Roy menchallenge
00:41:13penetapan tersangka
00:41:14nanti kemudian
00:41:15dalam pra-peladilan yang baru
00:41:16ya
00:41:16terkait dengan
00:41:17apa yang dilakukan
00:41:19oleh Pak Jokowi
00:41:20jadi gini
00:41:21kalau
00:41:22kita bicara
00:41:23pembuktian pidana
00:41:24disini ada
00:41:26mantan
00:41:27hakim tinggi ya
00:41:28yang pasti punya pengalaman
00:41:29bahkan yang saya tahu
00:41:31Pak Binsar
00:41:32salah satu hakim
00:41:32yang memutus
00:41:33menjadi ketua
00:41:34salah satu
00:41:35anggota majelis hakim
00:41:36pada saat
00:41:37perkaranya
00:41:38Jessica Kumala Wongso ya
00:41:39itu salah satu
00:41:40perkara pidana
00:41:40yang cukup fenomenal
00:41:41ya
00:41:42artinya
00:41:43beban pembuktian
00:41:44beban pembuktian itu
00:41:45kan sebenarnya
00:41:46sudah diambil
00:41:47Ali Jaksa
00:41:47dan beban pembuktian
00:41:49diambil Ali Jaksa
00:41:50itu kan berdasarkan
00:41:51apa yang didalilkan
00:41:52oleh Pak Jokowi
00:41:52bukan yang berdasarkan
00:41:54didalilkan oleh
00:41:54Butifa
00:41:55atau didalilkan oleh
00:41:56Mas Roy
00:41:57jangan mengubah
00:41:59jangan mengubah
00:42:00arah penegakan hukum
00:42:01karena
00:42:02beban pembuktian itu
00:42:04ada pada
00:42:04Jaksa penuntut umum
00:42:05maka Jaksa harus
00:42:06membuktikan dakwaannya
00:42:07dan kalau kita lihat dakwaan
00:42:09pasal 3.10.3.11
00:42:11yang sekarang berubah menjadi
00:42:12pasal 4.33.4.34
00:42:14KUHP yang baru
00:42:16disitu
00:42:17unsur delik utamanya
00:42:18kan adalah
00:42:19menuduhkan sesuatu hal
00:42:21menyerang kehormatan
00:42:23orang lain
00:42:23dengan menuduhkan
00:42:24sesuatu hal
00:42:25yang dituduh oleh mereka ini
00:42:27bukan
00:42:28sebenarnya bukan
00:42:28harkat dan martabat
00:42:30langsungnya Pak Jokowi
00:42:31misalnya
00:42:31bukan Pak Jokowi
00:42:32yang memalsukan ijazah
00:42:34tetapi yang dituduhkan
00:42:35tentang sesuatu hal itu
00:42:36adalah objek ijazah
00:42:38yang mereka kaji
00:42:38itu adalah ijazah palsu
00:42:40nah
00:42:41kepalsuan ini kan
00:42:42harus dibongkar
00:42:42bisa jawab
00:42:43bisa boleh
00:42:44kepalsuan ini harus dibongkar
00:42:45dengan apa
00:42:46dengan kita
00:42:47memeriksa alat bukti
00:42:48nah sekarang saya mau bicara
00:42:49soal yang tadi disampaikan
00:42:51oleh Pak Al-Katiri
00:42:52di dalam
00:42:54kami sidang
00:42:54praperadilan
00:42:55mungkin Pak Al-Katiri
00:42:56juga belum confirm
00:42:57terkait dengan
00:42:57barang bukti apa saja
00:42:58yang didapatkan
00:42:59karena pada saat
00:43:00kami sidang
00:43:01pembuktian kemarin
00:43:02dari
00:43:04termohon
00:43:04yaitu Polda Metro Jaya
00:43:06dan kemudian
00:43:07termohonnya adalah
00:43:08kejaksaan
00:43:08daftar alat bukti
00:43:10atau barang bukti
00:43:11yang disita dari UGM itu
00:43:12termasuk juga
00:43:13yang disita dari Pak Jokowi
00:43:14akhirnya diperlihatkan
00:43:16daftar listnya
00:43:17total barang bukti
00:43:19saya confirm ya
00:43:19total barang bukti
00:43:21yang disita
00:43:22dokumen barang bukti
00:43:23yang disita itu
00:43:23adalah 712
00:43:25barang bukti
00:43:26itu ada dalam
00:43:27berita acara penyitaan
00:43:28dan ada dalam
00:43:29berita acara
00:43:29penyerahan barang bukti
00:43:31kepada jaksa penuntut umum
00:43:32nah
00:43:32menariknya adalah
00:43:34saya ngecek satu-satu
00:43:35tuh Mbak
00:43:35pada saat kami diperlihatkan
00:43:37daftar list barang bukti itu
00:43:38karena itu adalah bukti
00:43:40alat bukti yang dia
00:43:41diajukan oleh termohon
00:43:42jaksa penuntut umum
00:43:43karena dia adalah
00:43:44turut termohon dalam
00:43:45pra-peradilan
00:43:45saya ngecek
00:43:48ya
00:43:49dan saat itu
00:43:50memang hakim memberikan
00:43:51kesempatan yang cukup panjang
00:43:52buat saya untuk ngecek
00:43:53meskipun
00:43:53jaksa agak keberatan
00:43:55poinnya dari
00:43:55poinnya adalah
00:43:56dari 712 barang bukti itu
00:43:59justru dokumen yang
00:44:00paling banyak itu adalah
00:44:01dokumen yang berkaitan
00:44:02dengan proses politiknya
00:44:03Pak Jokowi
00:44:04yang artinya
00:44:05di Solo
00:44:06ya ada
00:44:08ya banyak lah
00:44:09ada
00:44:09fakta integritas
00:44:11ada pernyataan-pernyataan
00:44:12partai politik
00:44:14ya
00:44:14kemudian juga
00:44:15pada saat beliau menjadi gubernur
00:44:17beliau menjadi presiden
00:44:19jadi kalau kita
00:44:20ingin lihat
00:44:21dari 712 barang bukti itu
00:44:24seharusnya menurut saya
00:44:26kalau kita mau
00:44:27mengkelirkan nanti
00:44:27proses pembuktian
00:44:28untuk membuktikan bahwa
00:44:30adanya tuduhan
00:44:31terhadap ijazah palsu
00:44:32ya seharusnya dokumen-dokumen
00:44:34yang tidak penting
00:44:35itu gak perlu diikut sertakan
00:44:36oh itu tidak penting
00:44:37berarti lebih banyak dokumen
00:44:38yang tidak penting
00:44:39lebih banyak tidak penting
00:44:40artinya
00:44:41ada dokumen-dokumen
00:44:42yang dari proses
00:44:43Pak Jokowi juga
00:44:44tetapi juga
00:44:46ada dokumen-dokumen
00:44:47yang sebenarnya
00:44:47tidak related
00:44:48ke dalam case ini
00:44:49oke
00:44:49banyak tidak related
00:44:50kemudian membuat proses ini
00:44:51memang menjadi lama
00:44:52karena
00:44:52cara mengumpulkan bukti itu
00:44:54adalah dipilih-pilih
00:44:55yang tidak relevan
00:44:56dimasukkan juga
00:44:56sehingga terlihat bahwa
00:44:58Pak Jokowi punya 712
00:45:01bukti surat
00:45:02padahal
00:45:02banyak yang tidak relevan
00:45:03dan itu saya kontrol
00:45:04banyak bukti tidak relevan
00:45:05katanya
00:45:05jangan hanya di atas
00:45:07halo
00:45:07jangan hanya di atas mbak
00:45:09iya
00:45:09sabar sabar
00:45:10abis ini aku ke situ
00:45:11karena kami butuh pandangan
00:45:12hakim
00:45:13jangan diajarin
00:45:15jaksanya
00:45:16kan penyidiki juga
00:45:18sudah mengumpulkan
00:45:18dihargain dong
00:45:19seperti itu
00:45:21kan bukan
00:45:21bukan hakim
00:45:22oh bukan
00:45:23saya bukan mengajarkan
00:45:24karena gini
00:45:25saya hanya menerima
00:45:28saya kan mau menyampaikan
00:45:30secara komprehensi
00:45:32bahwa sebenarnya
00:45:33kalau mengatakan orang ini
00:45:34bersalah
00:45:35hanya dua alat bukti
00:45:37kalau dikasih banyak
00:45:39dan sebagainya
00:45:40untuk membukti
00:45:40karena
00:45:42mbak
00:45:42ini lama
00:45:44karena protesnya
00:45:45banyak banget
00:45:45maka harus dibuktikan
00:45:48karena siapa tahun tadi tanya
00:45:49jaga kan
00:45:50kalau mereka
00:45:51oh iya
00:45:53misalnya saya di dalam beberapa acara TV
00:45:55Bu Tifa mengatakan
00:45:55saya gak pernah
00:45:56mengatakan
00:45:57misalnya
00:45:58jasa asli Pak Jokowi palsu
00:45:59gak pernah
00:46:00saya mengatakan hanya foto
00:46:01karena sebenarnya gak perlu jauh-jauh
00:46:03oh udah diakuin kok dalam BAP-nya
00:46:05tapi apakah dalam BAP dia
00:46:07beri tiket baik
00:46:08menyampaikan dengan baik
00:46:09kan saya juga gak tahu
00:46:11maksudnya apa
00:46:12banyak yang seperti maka
00:46:13mereka diem pun gak ada masalah
00:46:15maka
00:46:16disitu penyidik melakukan
00:46:17tindakan-tindakan
00:46:17jadi gini
00:46:18hanya butuh dua
00:46:19untuk membuktikan orang
00:46:21bersalah
00:46:22kan gitu
00:46:22kemudian
00:46:23ada pasar berulang
00:46:251, 2, 6
00:46:27perbuatannya berulang
00:46:28satu kejadian
00:46:29ya kan
00:46:30satu kelompok
00:46:32ada delik
00:46:33kan gak apa-apa
00:46:35ada satu kejadian
00:46:37untuk beberapa delik
00:46:38gak apa-apa
00:46:39jadi maksud saya gini
00:46:40jangan terlalu prejudis
00:46:41saya menghimbau kepada masyarakat
00:46:43kita cermat
00:46:44udah masuk kok ke persidangan
00:46:46lupa bikin aja
00:46:47nanti di pembuktian
00:46:48silahkan
00:46:49mau argumentasi
00:46:50tadi saya
00:46:51sampe yang bilang tadi
00:46:52ini sistemnya kan
00:46:53apa
00:46:54cross-examinasi
00:46:55ya
00:46:56jaksa menyampaikan dakwaannya
00:46:58bla bla bla
00:46:59mungkin di challenge
00:47:01begitu juga mereka menyampaikan apa
00:47:02pemaaf dan sebagainya
00:47:03katanya ini adalah
00:47:04apa namanya
00:47:05untuk publik dan sebagainya
00:47:07mungkin seperti itu
00:47:08akan dibuktikan bahwa
00:47:09pasal yang mana
00:47:10yang menurut kamu seperti itu
00:47:11kan gitu
00:47:11jadi saya mengharapkan
00:47:13kita tenang duduk
00:47:14sehingga apa
00:47:15proses ini menjadi proses yang
00:47:16kita hormati bersama
00:47:17oke
00:47:18saya rasa itu yang lebih baik
00:47:19mbak Tarigan
00:47:20di dalam sistem peradilan pidana
00:47:22di yang baru ya
00:47:24karena jaksa itu adalah
00:47:25dominus litis
00:47:26atau pengendali
00:47:26atau navigator perkara pidana
00:47:28sebenarnya pelimpahan berkas
00:47:30yang kita sebut tahap dua
00:47:31itu jaksa hanya menerima saja
00:47:33oke
00:47:34jadi bukan berarti kita
00:47:35sedang mengajarkan jaksa
00:47:36tidak
00:47:36karena barang bukti itu
00:47:38dilimpahkan beserta
00:47:39berkas penetapan tersangkanya
00:47:41dan kemudian tersangkanya
00:47:42dilimpahkan kepada jaksa
00:47:43ya jaksa terima saja
00:47:44ya
00:47:46712 dokumen
00:47:47yang disita oleh
00:47:48Pola Metro Jaya itu
00:47:49ya jaksa terima
00:47:49karena jaksa kan
00:47:50tidak punya kewenangan
00:47:51pada saat melakukan penyitaan
00:47:52oke
00:47:53yang melakukan penyitaan
00:47:54itu adalah
00:47:54Pola Metro Jaya
00:47:55baik
00:47:55saya coba minta penahan
00:47:56ke mantan hati
00:47:57kita beri
00:47:58oke
00:47:58singkat saja
00:47:58sudah
00:47:59sudah
00:48:00ini hanya berdua
00:48:01yang dialog
00:48:02tadi dibilangkan
00:48:03pengendali
00:48:03dia periksa
00:48:04dan diprotes juga
00:48:06kok lama banget
00:48:07udah sekian hari
00:48:08semuanya diprotes
00:48:11jadi saya mau kasih tau
00:48:12jaksa periksa
00:48:13jangan dibilang gak diperiksa
00:48:14jaksa periksa
00:48:15dengan teliti
00:48:16maka pada saat
00:48:17beberapa saat
00:48:17saya bilang
00:48:18jika ini P21
00:48:20dan jaksa menerima perlimpah
00:48:21artinya ini sudah duduk
00:48:23sudah diperiksa
00:48:24dan kita buktikan
00:48:25periksanya cukup lama
00:48:26penetapan
00:48:27apa
00:48:28P21nya April
00:48:29kalau gak salah ya
00:48:30kalau sudah
00:48:30baru di Juni
00:48:321,5 bulan lebih
00:48:34jadi buat saya
00:48:35ini sudah diperiksa
00:48:36lengkap
00:48:36dan dianalisa
00:48:38tidak hanya diterima
00:48:39tidak
00:48:39emang ngejaksa
00:48:40mau ngapain
00:48:41tadi jelas
00:48:41sebagai pengendali
00:48:43perkara ini
00:48:44oke coba saya ke Pak Binsar
00:48:45Pak Binsar
00:48:46kalau misalnya
00:48:47Anda yang menanggikan
00:48:47kasus ini
00:48:48Anda hakimnya
00:48:49bagaimana Anda
00:48:50apakah memang
00:48:50membuktikan ijazahnya
00:48:52dulu masalah ijazah dulu
00:48:53atau bagaimana
00:48:54memeriksa
00:48:54lalu kemudian
00:48:55bagaimana soal
00:48:56pencipanan nama baik
00:48:57dan juga fitnahnya
00:48:58mau digabungin
00:48:59ya
00:48:59terima kasih
00:49:00mbak
00:49:01jadi
00:49:02memang
00:49:03benar
00:49:05antara
00:49:05pencemaran nama baik
00:49:07dan fitnah
00:49:08itu berkaitan
00:49:12erat dengan
00:49:13palsu
00:49:15atau
00:49:16asli
00:49:17tidaknya
00:49:18ijazah
00:49:19namun
00:49:21mana yang lebih dahulu
00:49:22dibuktikan
00:49:26karena yang menjadi
00:49:28objek perkara kita
00:49:29sekarang yang sedang
00:49:30sidang
00:49:31Ibu Tifa
00:49:33adalah pencemaran
00:49:35nama baik
00:49:37dan fitnah
00:49:39itu kan timbul
00:49:40muncul
00:49:41akibat adanya
00:49:45penelitian ilmiah
00:49:47atau secara akademis
00:49:49oleh para terdakwa ini
00:49:53tanpa
00:49:54tanpa
00:49:55menilai atau
00:49:58meneliti
00:49:59langsung
00:49:59fisik ijazah
00:50:01asli
00:50:02yang sedang
00:50:03dipegang oleh
00:50:04Pak Jokowi
00:50:04ini muncul
00:50:07ke permukaan
00:50:08dipublisir
00:50:09ke berbagai
00:50:11medsos
00:50:12kan begitu
00:50:12sehingga
00:50:14banyak pihak-pihak
00:50:15yang merasa
00:50:16terprovokasi
00:50:18dan berdampaklah
00:50:21kepada Pak Jokowi
00:50:22merasa dirinya
00:50:23loh
00:50:24kok dicemarkan
00:50:25nama baikku ini
00:50:26harga diriku
00:50:27martabatku
00:50:27kemudian
00:50:29loh
00:50:30ijazah ini kan
00:50:31asli
00:50:32tapi kok
00:50:33seolah-olah
00:50:34bahkan ada kesan
00:50:3599,95%
00:50:39katanya itu palsu
00:50:41bukankah
00:50:42yang menyatakan
00:50:44itu asli
00:50:45atau tidak
00:50:46itu
00:50:48sesungguhnya
00:50:49Universitas Gajah Mada
00:50:51itu dulu
00:50:52karena dia yang menerbitkan
00:50:53ijazah itu
00:50:55kemudian
00:50:56bisa juga
00:50:57lewat
00:50:58putusan pengadilan
00:50:59yang sudah mempunyai
00:51:00kekuatan hukum tetap
00:51:01nah sekarang
00:51:03apakah
00:51:03sudah ada
00:51:04yang
00:51:05menggugat
00:51:06ijazah
00:51:08Pak Jokowi ini
00:51:09ke pengadilan
00:51:09kan belum ada
00:51:10masalah
00:51:11keaslian tidaknya
00:51:12ini baru
00:51:13penelitian
00:51:14oleh kedua
00:51:15tersangka ini
00:51:16terdakwa ini
00:51:17makanya mereka sekarang
00:51:18dihadapkan
00:51:19di persidangan
00:51:20untuk membuktikan
00:51:22kebenaran
00:51:23daripada
00:51:24tuduhan-tuduhan
00:51:25mereka itu
00:51:26dan itu
00:51:27sudah diwakilkan
00:51:28seperti yang dibilang
00:51:28abang kita tadi
00:51:29lewat
00:51:31jaksa
00:51:31jaksa
00:51:32jpu
00:51:32jadi hak
00:51:34bicara daripada
00:51:35ibu tifa
00:51:36sekarang
00:51:37tidak ada
00:51:37dia hanya
00:51:39terdakwa disitu
00:51:40oke
00:51:41menurut pasal
00:51:42240
00:51:43kuhab nasional
00:51:45itu keterangan
00:51:47terdakwa hanya berlaku
00:51:48bagi dirinya sendiri
00:51:48karena sudah diwakilkan oleh
00:51:50jpu
00:51:51bahkan sekalipun
00:51:55saudara tifa
00:51:56mengaku
00:51:57oh
00:51:58saya tidak ada
00:52:00maksudku
00:52:00mau
00:52:01menghina
00:52:02atau
00:52:04mencemarkan
00:52:05nama baik
00:52:05pak jokowi
00:52:06atau
00:52:07saya tidak maksud
00:52:08saya seperti itu
00:52:09misalnya
00:52:10seperti itu
00:52:11dikatakan
00:52:11itu
00:52:12biarlah
00:52:14hakim
00:52:15yang menilainya
00:52:16apakah betul
00:52:17apa tidak
00:52:17satu-satunya
00:52:18saksi ada
00:52:19chart
00:52:20atau yang
00:52:20meringankan
00:52:21untuk menolong
00:52:22dia
00:52:22tetapi yang
00:52:23berbicara disini
00:52:24adalah
00:52:25jaksa
00:52:27pasti
00:52:28pada umumnya
00:52:29akan menuntut
00:52:30dia bersalah
00:52:31tak mungkin
00:52:34jaksa
00:52:34menuntut
00:52:35bebas
00:52:37terdakwa
00:52:37karena
00:52:39dakwaan
00:52:40pasal
00:52:41unsur-unsur
00:52:42yang harus diuraikan
00:52:43oleh
00:52:44baik majelis
00:52:45hakim
00:52:45apapun
00:52:46jaksa juga
00:52:47itu kan
00:52:47apakah
00:52:48masih menggunakan
00:52:49310 atau 311
00:52:50yang sekarang
00:52:51di kuhak baru
00:52:52itu
00:52:52433
00:52:53434
00:52:54apakah itu
00:52:56terserah
00:52:57tetapi yang
00:52:58pasti
00:52:59paling banter
00:53:00kalau dia
00:53:01menggunakan
00:53:01saksi
00:53:03meringankan
00:53:03menyatakan bahwa
00:53:05dia tidak bersalah
00:53:06hal-hal yang
00:53:07meringankan saja
00:53:08jadi ini
00:53:10bukan saya
00:53:11memperaduga
00:53:12tak bersalah
00:53:12tapi
00:53:13dakwaan
00:53:15jaksa
00:53:15melalui
00:53:16tuntutannya
00:53:16nanti
00:53:17pada umumnya
00:53:18akan terbukti
00:53:20bersalah
00:53:20soal
00:53:21berat ringannya
00:53:22terserah
00:53:22hakim
00:53:23dan itu memang
00:53:24perlu mendapat
00:53:24hukuman mereka
00:53:25oke kita lanjutkan lagi
00:53:26Pak Binsan
00:53:27oke Pak Binsan
00:53:28nanti dihati oleh Pak Alkal Kiri
00:53:29yang kemana-mana saudara
00:53:30tetap di Bola Liar
00:53:38para peradilan
00:53:39para peradilan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi Roy Suryo dan peradilan Dr. Tifa
00:53:43mulai bergulir di pengadilan
00:53:45Jokowi Dodo mengalami
00:53:46mengalami kerugian
00:53:47mengalami kerugian
00:53:47mengalami kerugian
00:53:48merasa telah dina
00:53:49sehinah-hinanya
00:53:50Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya
00:53:53wajib hadir di persidangan
00:53:55sudah mulai muncul statement-statement yang bersayap dari lawyer yang asli ya
00:53:59dan beliau menyatakan siap untuk hadir dapat menunjukkan ijazahnya
00:54:03Bola Liar
00:54:04Jumat 3 Juli
00:54:05pukul setengah sembilan malam
00:54:06live di Kompas TV
00:54:08para peradilan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi Roy Suryo dan peradilan Dr. Tifa
00:54:13mulai bergulir di pengadilan
00:54:15Jokowi Dodo mengalami kerugian
00:54:17imaterial
00:54:18merasa telah dina
00:54:19sehinah-hinanya
00:54:20Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya
00:54:23wajib hadir di persidangan
00:54:25sudah mulai muncul statement-statement yang bersayap dari lawyer yang asli ya
00:54:29dan beliau menyatakan siap untuk hadir
00:54:31dapat menunjukkan ijazahnya
00:54:33Bola Liar
00:54:34Jumat 3 Juli
00:54:35pukul setengah sembilan malam
00:54:36live di Kompas TV
00:54:38para peradilan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi Roy Suryo dan peradilan Dr. Tifa
00:54:44mulai bergulir di pengadilan
00:54:45Jokowi Dodo mengalami kerugian imaterial
00:54:48merasa telah dina
00:54:49sehinah-hinanya
00:54:50Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya
00:54:53wajib hadir di persidangan
00:54:55sudah mulai muncul statement-statement yang bersayap dari lawyer yang asli ya
00:54:59dan beliau menyatakan siap untuk hadir
00:55:01dapat menunjukkan ijazahnya
00:55:03Bola Liar
00:55:04Jumat 3 Juli
00:55:05pukul setengah sembilan malam
00:55:06live di Kompas TV
00:55:09para peradilan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi Roy Suryo dan peradilan Dr. Tifa
00:55:14mulai bergulir di pengadilan
00:55:15Jokowi Dodo mengalami kerugian imaterial
00:55:18merasa telah dina
00:55:19sehinah-hinanya
00:55:20Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya
00:55:23wajib hadir di persidangan
00:55:25sudah mulai muncul statement-statement yang bersayap dari lawyer yang asli ya
00:55:29dan beliau menyatakan siap untuk hadir
00:55:31dapat menunjukkan ijazahnya
00:55:33Bola Liar
00:55:34Jumat 3 Juli
00:55:35pukul setengah sembilan malam
00:55:36live di Kompas TV
00:55:39para peradilan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi Roy Suryo dan peradilan Dr. Tifa
00:55:44mulai bergulir di pengadilan
00:55:45Jokowi Dodo mengalami kerugian imaterial
00:55:48merasa telah dina sehinah-hinanya
00:55:50Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya
00:55:54wajib hadir di persidangan
00:55:55sudah mulai muncul statement-statement yang bersayap
00:55:58dari lawyer yang asli ya
00:55:59dan beliau menyatakan siap untuk hadir
00:56:01dapat menunjukkan ijazahnya
00:56:03Bola Liar
00:56:04Jumat 3 Juli
00:56:05pukul setengah sembilan malam
00:56:07live di Kompas TV
00:56:09para peradilan tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi Roy Suryo dan peradilan Dr. Tifa
00:56:14mulai bergulir di pengadilan
00:56:15Jokowi Dodo mengalami kerugian imaterial
00:56:18merasa telah dina sehinah-hinanya
00:56:20Jokowi Dodo wajib untuk menunjukkan ijazah aslinya
00:56:24wajib hadir di persidangan
00:56:25sudah mulai muncul statement-statement yang bersayap
00:56:28dari lawyer yang asli ya
00:56:29dan beliau menyatakan siap
00:56:31kesempatan kasih caanda
00:56:32Anda mau respon apa?
00:56:33karena disampaikan sebenarnya kan UGM sudah menyampaikan beberapa kali bahwa ijazah Jokowi itu asli
00:56:38ya baik Mbak Tarigan ya
00:56:39yang saya hormati Pak Binsar sebagai mantan hakim tinggi
00:56:43jadi gini
00:56:45pembuktian hukum pidana itu asasnya adalah asas keseimbangan
00:56:47itu dalam kuhab
00:56:48apa arti keseimbangan?
00:56:50artinya hakim akan mendengarkan kodobla pihak secara imbang
00:56:54meskipun tadi disebutkan oleh Pak Binsar bahwa keterangan terdakwa itu hanya untuk dirinya sendiri
00:56:58tetapi ingat di dalam kuhab yang baru
00:57:01pasal 235 kuhab yang baru
00:57:03alat bukti itu justru diperluas
00:57:05sayangnya pada saat Pak Binsar menjadi hakim
00:57:08kuhab yang baru ini belum dipraktekan
00:57:10jadi di dalam kuhab yang baru ini
00:57:12alat bukti itu akhirnya diperluas jadi delapan
00:57:14bukan hanya keterangan terdakwa
00:57:16tetapi ada saksi, ada ahli, ada surat, ada barang bukti
00:57:20bukti elektronik, pengamatan hakim
00:57:21kemudian bukti apa saja yang bisa digunakan untuk membuktikan suatu perkara pidana
00:57:27bahkan sekarang dengan rezim kuhab yang baru ini
00:57:29kita kenal apa yang disebut dengan circumstantial evidence
00:57:34atau bukti-bukti yang tidak langsung
00:57:35jadi artinya di dalam pembuktian perkara pidana
00:57:39tidak selalu tuntutan penuntut umum itu akan terbukti
00:57:43saya ambil dua kasus yang paling menarik
00:57:45yang pertama adalah dalam kasus
00:57:48hari Aziz ya
00:57:51tuduhan fitnah terhadap Pak Luhut Binsar Panjaitan
00:57:55akhirnya tidak terbukti
00:57:56hari Azhar mohon maaf ya
00:57:58hari Azhar
00:58:00artinya
00:58:01tuntutan dan dakwaan jaksa penuntut umum tidak terbukti
00:58:05kemudian yang kedua
00:58:06kasusnya Del Pedro Marhain
00:58:08yang begitu luar biasa
00:58:10juga dakwaan dan tuntutan jaksa juga tidak terbukti
00:58:13artinya
00:58:14dalam setiap persidangan perkara pidana
00:58:17tidak selalu mutlak bahwa
00:58:19kalau perkara itu dituntut oleh jaksa
00:58:22berdasarkan surat dakwaannya kemudian harus dinyatakan bersalah
00:58:26tidak selalu prakteknya seperti itu
00:58:27karena apa?
00:58:27karena begini kita lupa bahwa
00:58:30pembuktian pidana itu
00:58:31juga merangkai semua bukti-bukti
00:58:34saya ambil contoh
00:58:35kalau dikatakan UGM menyatakan ijazah ini asli
00:58:39coba kita dengar dan baca baik-baik surat dakwaan jaksa penuntut umum terhadap Putifah
00:58:43Bu Rektor itu tidak dikutip pernyataannya
00:58:46saya yakin Bu Rektor tidak jadi saksi dalam perkara ini
00:58:49justru yang menjadi saksi itu adalah Wakil Rektor
00:58:52Wakil Rektor
00:58:53yang pernyataannya
00:58:55dikutip dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum
00:58:57menyatakan bahwa
00:58:58Pak Jokowi menyelesaikan pendidikan program S1
00:59:02sampai daftar sampai selesai
00:59:04dimana pokok perkara terkait dengan ijazah ini
00:59:07nah oleh karena itu
00:59:08ijazah ini tetap menjadi
00:59:10sesuatu yang menarik untuk dibuktikan di dalam persidangan
00:59:13jadi mohon maaf Pak Bisa
00:59:15bisa dibuat eksepsi itu kalau enggak dikutip pendapatnya Ibu Rektor
00:59:19iya tidak ada Pak
00:59:20saya sudah baca di sini
00:59:21sudah dibuat eksepsi belum?
00:59:22iya
00:59:22nanti Pak Alkatir yang akan buat eksepsi
00:59:25ya itu tugas penusia hukum
00:59:27ya itu
00:59:28masukkan itu dari Pak Hakim
00:59:30jadi kalau misalnya ada keterangan
00:59:31bukan soal
00:59:33pasti ya
00:59:34pada umumnya
00:59:36jaksa itu
00:59:38menuntut
00:59:40terbukti bersalah
00:59:41maka karena dia lah
00:59:43yang menuntut
00:59:44jadi kalau keterangan dari Pak Bisa
00:59:46berbeda pada siap hukum
00:59:47berarti tidak absolut ya
00:59:48tidak absolut
00:59:49tidak absolut
00:59:49perkara-perkara pidana yang pencemaran sama baik
00:59:52itu juga banyak yang dibebaskan juga
00:59:54sekarang challenge
00:59:54kalau soal dibebaskan oleh Hakim
00:59:57banyak
00:59:57ya betul Pak
00:59:58walaupun misalnya dituntut oleh jaksa
01:00:01sekian tahun
01:00:02tapi kalau memang Hakim menilai
01:00:05dari kedua pihak
01:00:06atau alat-alat bukti
01:00:08dan semua yang terungkap di persidangan
01:00:10alat-alat fakta
01:00:11itu bisa saja dibebaskan
01:00:12oke baik
01:00:13bisa
01:00:13percobaan ya
01:00:14jadi coba
01:00:15sebentar
01:00:16Bang Andi
01:00:16jadi kalau menurut Anda sendiri
01:00:18melihat tidak
01:00:18bahwa doa terdakwa ini
01:00:19ada peluang akan dibebaskan
01:00:20kalau mendengar pernyataan tadi
01:00:22dari Pak Binsar dan juga Bang Sanghaji
01:00:24oke sini bukan
01:00:25kalau
01:00:25kalau keyakinan saya
01:00:28dengan barang bukti yang begitu banyak
01:00:30kan cuma hanya dua barang bukti
01:00:32ya
01:00:33saya malah tertarik
01:00:34apa yang dikatakan
01:00:35bahwa Ibu Ava Amalia itu
01:00:37tidak pernah mengatakan
01:00:38bahwasannya ijasa Pak Jokowi itu
01:00:41asli
01:00:42secara langsung
01:00:43itu kurang update
01:00:45kurang update
01:00:46kurang update
01:00:47karena itu ada di video monolog beliau
01:00:49itu mengatakan asli
01:00:51yang terakhir video beliau
01:00:53ijasa Pak Jokowi adalah asli
01:00:56jelas untuk itu
01:00:57apakah beliau nanti akan dipanggil sebagai saksi
01:01:00saya katakan beliau akan dipanggil sebagai saksi
01:01:02Saudara Rismon juga mengatakan
01:01:04salah penelitian itu dan ijasa asli
01:01:07daripada Pak Jokowi kan
01:01:08itu harus saksi kunci nanti itu
01:01:10harus saksi kunci
01:01:11baik
01:01:11baik
01:01:11baik
01:01:12saya katakan
01:01:13gimana nih
01:01:14coba
01:01:14coba
01:01:17saya
01:01:25saya sampai detik ini tidak pernah melihat
01:01:28UGM itu menunjukkan ijasa walaupun fotokopinya
01:01:31hanya menyatakan saja
01:01:33narasi itu untuk narasi
01:01:35padahal ini pembuktian mata
01:01:36bukan pembuktian telinga
01:01:37ya kan
01:01:38satu
01:01:40kedua lagi
01:01:41yang saya katakan
01:01:42saya menangani kasus yang berhubungan dengan Jokowi itu dua kali
01:01:45yang dulu ada satu perempuan yang mengatakan penggal Jokowi
01:01:49bayangkan
01:01:50bukan ijasa loh
01:01:51penggal Jokowi
01:01:52apa yang terjadi
01:01:53Prof
01:01:53bebas murni
01:01:56bebas murni
01:01:57oke masih ada peluang bebas
01:01:58bebas murni
01:01:59masih
01:01:59dan untuk kedua
01:02:01baik Dr. Tifa maupun Rosolo
01:02:02lebih serius
01:02:04daripada ijasa
01:02:05kebetulan tim kami yang pegang
01:02:07bebas murni
01:02:08bahkan kami mau
01:02:09melaporkan
01:02:11yang melaporkan
01:02:12sudah keduluan ditangkap polisi
01:02:14saya tidak sebut nama orang itu
01:02:16ya kan
01:02:17satu
01:02:17kedua
01:02:18yang namanya itu bukan cuma barang bukti
01:02:21bukan cuma saksi
01:02:23anggap dua alat bukti masuk
01:02:25tapi unsur delaynya kena apa enggak
01:02:28kalau yang ini
01:02:29ini unsur delaynya ya
01:02:31unsur delaynya
01:02:323.10
01:02:33yang dengan 4.33 dan sebagainya
01:02:34itu memang ada penjuara nama baik
01:02:36tapi
01:02:37ayat 3 yang mengatakan
01:02:39jika demi kepentingan umum
01:02:41tidak dapat dipidana
01:02:42yes
01:02:42nah ijasa bentar
01:02:45silakan
01:02:46dan
01:02:46kepentingannya
01:02:48lihat surat dakwaan
01:02:50jaksa
01:02:50apakah dibawa
01:02:52di bawah
01:02:52pasal 3 nya
01:02:53tidak
01:02:54bagaimana
01:02:55apakah ayat 3 nya dibuat
01:02:57ayat 3 nya
01:02:58enggak
01:02:58di dalam surat dakwaan jaksa
01:03:00itu kan 3.10 dan 4.33 itu kan ada
01:03:03dan ayatnya
01:03:05enggak perlu dibicarakan
01:03:07sudah ayatnya 3 itu ada
01:03:08yaitu demi kepentingan umum
01:03:10sekarang saya tanya pada prof
01:03:12apa sih kepentingan pribadi mereka
01:03:14enggak ada prof
01:03:14itu yang diuji itu ijasa publik prof
01:03:18yang ijasa publik
01:03:20karena ijasa ini
01:03:21adalah digunakan
01:03:23untuk menjadi pejabat publik
01:03:24itu dilindungi baik oleh undang-undang dasar
01:03:27maupun KIP
01:03:29undang-undang KIP
01:03:29jangankan
01:03:31sebentar
01:03:32oh siapa
01:03:33ya kan
01:03:34biasa kayak gitu
01:03:36ya
01:03:37harus menikmati
01:03:38langsung
01:03:39supaya saya tidak menyampaikan kebenaran
01:03:42ini biasa
01:03:42siap
01:03:43siap
01:03:44satu
01:03:44ya kan
01:03:46ijasa ini sudah diuji
01:03:48di KIP
01:03:49bahkan putusan itu
01:03:51putusan yang saya lihat
01:03:53yang bonat tua
01:03:53karena saya lawyernya bro
01:03:54itu ada salah satu
01:03:56pada waktu
01:03:57ada sidak
01:03:58apa namanya
01:03:59pemeriksaan lapangan
01:04:01Hakim ini
01:04:02komisioner bukan Hakim
01:04:04komisioner KIP
01:04:04itu pergi ke
01:04:05apa namanya
01:04:07KPU
01:04:08ya ke KPU
01:04:09RI
01:04:10itu
01:04:10ijasa Jokowi
01:04:12yang legalisir loh itu
01:04:14itu 2014-2020
01:04:16katanya tidak ditemukan
01:04:17itu ada di putusan
01:04:19tidak ditemukan
01:04:21yang adanya
01:04:222019-2024
01:04:24itu dalam putusan
01:04:25tidak ada putusannya
01:04:27begitu pulang orang-orang ini
01:04:29besok pagi disuratin
01:04:30ini harus di challenge
01:04:32suku ini
01:04:32kok 2024
01:04:342014
01:04:35ya Anda katakan tadi
01:04:362014 gak ditemukan
01:04:37kalau 2024
01:04:38ya jelas gak ditemukan
01:04:40itu bukan suptan
01:04:412014
01:04:41itu bukan suptan
01:04:422019 itu juga ada
01:04:44di KPU
01:04:44itu gak terlalu penting
01:04:46ini salah
01:04:46ya gak masalah
01:04:47pertanyaan ini juga
01:04:48ini adalah yang sering
01:04:51membantah yang bukan
01:04:52suptansi
01:04:53jadi bukan
01:04:53lanjut lanjut
01:04:55lanjut
01:04:55dan itu tahun
01:04:562014
01:04:572015
01:04:58oke lanjut lanjut
01:05:00lanjut
01:05:01itu gak
01:05:02itu ijasa itu
01:05:06itu dikatakan
01:05:07tidak ada
01:05:08besoknya disuratin
01:05:09ternyata sudah ditemukan
01:05:11besoknya
01:05:11yang menyurati
01:05:13benar
01:05:14KPU
01:05:14ada di putusan itu
01:05:16artinya ada
01:05:17artinya ada
01:05:17artinya
01:05:18kenapa dikatakan
01:05:19tidak ada
01:05:19karena
01:05:21sebelumnya
01:05:22tidak ditemukan
01:05:24ya
01:05:24oleh komisioner
01:05:26dikatakan
01:05:28sudah ada
01:05:28kan gak mungkin
01:05:30komisioner itu
01:05:31kembali lagi
01:05:32kan
01:05:33banyak yang
01:05:34menduga
01:05:35bahwa itu
01:05:36tidak ada
01:05:36stempel basah
01:05:38tapi
01:05:39takut diraba
01:05:40sedikit
01:05:41yang 2005
01:05:41dan 2010
01:05:42memang benar-benar
01:05:43hilang loh
01:05:43itu lain
01:05:44di Solo
01:05:45itu banyak lah
01:05:46itu hilang
01:05:46pasal-pasal ini
01:05:48yang dikatakan
01:05:48310 itu
01:05:49yang ayat 3
01:05:50yang menyatakan
01:05:51demi kepentingan umum
01:05:52karena ini
01:05:53ijasa publik
01:05:53yang mana
01:05:55kalau
01:05:55ijasa publik
01:05:56itu
01:05:58saya belum
01:05:59coba
01:06:00sebelum
01:06:01bang firman
01:06:01menjawab
01:06:04maka
01:06:05semua orang
01:06:06diperbolehkan
01:06:07undang-undang
01:06:08itu bahkan
01:06:08mencer dan sebagainya
01:06:09baik
01:06:09sebelum
01:06:11bang firman
01:06:11jawab
01:06:12coba
01:06:13saya ke
01:06:13bang rey dulu
01:06:14karena dari tadi
01:06:15belum
01:06:15kita dengarkan
01:06:16dulu
01:06:16suaranya
01:06:16ini yang terkait
01:06:18saya apa kira-kira
01:06:19nah kira-kira
01:06:20yang selanjutnya
01:06:21apa yang kita lakukan
01:06:22ini kan sudah cukup lama ya bang
01:06:24tahun lebih
01:06:25jadi bagaimana
01:06:26kita membuat
01:06:27bahwa masalah
01:06:28ijasa ini
01:06:28tidak lagi
01:06:29seperti bola liar
01:06:30tidak simpang siur lagi
01:06:32jangan-jangan
01:06:33ada yang menginginkan ini
01:06:34terus menjadi bola liar
01:06:35oh gitu
01:06:36oh siapa tuh
01:06:37coba anda baca
01:06:40polisi menetapkan
01:06:41dua orang ini
01:06:42sebagai tersangka
01:06:43lalu ditahan
01:06:44dengan cara yang sangat
01:06:44kontroversial
01:06:45ketika kasusnya itu
01:06:47diberikan kepada
01:06:48kejaksaan
01:06:49lalu kejaksaan
01:06:50membebaskan
01:06:51begitu saja
01:06:52bukan membebaskan
01:06:53tidak ditahan
01:06:54tidak menahannya
01:06:55tidak ditahan
01:06:56tidak ditahan
01:06:57itu jadi pertanyaan dong
01:06:59kenapa polisi
01:07:00bukan penangguhan ya
01:07:01bukan penangguhan
01:07:02tapi
01:07:02di kejaksaan
01:07:03lalu
01:07:04kemudian
01:07:05ditangguhkan
01:07:05atau tidak ditahan
01:07:07tidak ditahan
01:07:08tidak ditahan
01:07:10istilahnya
01:07:10tidak ditahan
01:07:11itu satu
01:07:12tiba beberapa waktu
01:07:14setelahnya itu
01:07:15ya kan
01:07:17khususnya
01:07:17di hari ulang tahun
01:07:18bayangkara
01:07:20ke 80
01:07:22presiden
01:07:23Prabowo
01:07:23mengatakan
01:07:24jangan jadikan
01:07:26hukum
01:07:26sebagai alat
01:07:27balas dendam
01:07:28nah itu
01:07:29jadi ada yang melihat
01:07:30yang sekarang terjadi
01:07:31tadi kan pertanyaannya
01:07:33ini memang
01:07:33sengaja di hulu
01:07:34kenapa ini lama-lama
01:07:36saya menjawab
01:07:37jangan-jangan
01:07:38ada yang menginginkan
01:07:39ini jadi lama-lama
01:07:39pertanyaannya adalah
01:07:41siapa yang membuatnya lama
01:07:42kalau kita lihat
01:07:44penjelasannya
01:07:45dari pendukungnya
01:07:47Pak Jokowi
01:07:47mereka sudah mengatakan
01:07:49dua orang-orang besar
01:07:51di belakang ini
01:07:51dulu sebelumnya
01:07:52menyebut dengan
01:07:54asosiasi biru
01:07:55lalu dibantah
01:07:56ya kan
01:07:57oleh yang merasa
01:07:58dirinya
01:07:58terasosiasi
01:07:59dengan biru itu
01:08:00kemarin
01:08:01setelah
01:08:02keduanya
01:08:02tidak ditahan
01:08:03oleh
01:08:04kejaksaan
01:08:05lalu muncul juga
01:08:07pernyataan
01:08:07ada orang besar
01:08:08di belakang mereka
01:08:09apakah ada orang besar
01:08:11di Republik ini
01:08:12ada
01:08:13siapa yang paling besar
01:08:15di Republik ini
01:08:15namanya Pak Prabowo
01:08:17Presiden RI
01:08:18apa kira
01:08:19benar Pak Prabowo
01:08:20kira-kira di belakangnya
01:08:21walau alam beswat
01:08:23tapi pidato
01:08:24Pak Prabowo mengatakan
01:08:25bahwa
01:08:25polisi
01:08:26jangan menjadikan
01:08:27hukum
01:08:28sebagai alat
01:08:29balas dendam
01:08:30itu penting
01:08:31di simak
01:08:32karena kita merasa
01:08:33bahwa di eranya
01:08:34Pak Jokowi dulu
01:08:35khususnya
01:08:35produk kedua
01:08:36era Pak Jokowi
01:08:38hukum memang
01:08:39menjadi satu
01:08:39instrumen
01:08:40untuk menaklukkan
01:08:41lawan politik
01:08:42oke itu nanti
01:08:43di jauh sama Bang Adi
01:08:44dan kembang Masora
01:08:44tetap di bola liat
01:08:45selamat menaklukkan
01:08:55pra-peradilan tersangka
01:08:59kasus tudingan
01:09:00ijazah palsu Jokowi
01:09:01Roy Suryo
01:09:01dan peradilan
01:09:02dokter Tifa
01:09:03mulai bergulir
01:09:04di pengadilan
01:09:04Jokowi Dodo
01:09:04mengalami kerugian
01:09:06immaterial
01:09:07merasa telah dina
01:09:08sehina-hinanya
01:09:09Jokowi Dodo
01:09:10wajib untuk menunjukkan
01:09:11ijazah aslinya
01:09:12wajib hadir
01:09:14di persidangan
01:09:14sudah mulai muncul
01:09:15statement-statement
01:09:16yang bersayap
01:09:17dari lawyer yang asli
01:09:18dan beliau menyatakan
01:09:19siap untuk hadir
01:09:20dapat menunjukkan
01:09:21ijazahnya
01:09:22bola liat
01:09:23Jumat 3 Juli
01:09:24pukul setengah 9 malam
01:09:26live di Kompas TV
01:09:28pra-peradilan tersangka
01:09:29kasus tudingan
01:09:30ijazah palsu Jokowi
01:09:31Roy Suryo
01:09:31dan peradilan dokter Tifa
01:09:33mulai bergulir
01:09:34di pengadilan
01:09:34Jokowi Dodo
01:09:34mengalami kerugian
01:09:36immaterial
01:09:37merasa telah dina
01:09:38sehina-hinanya
01:09:39Jokowi Dodo
01:09:40wajib untuk menunjukkan
01:09:42ijazah aslinya
01:09:43wajib hadir
01:09:44di persidangan
01:09:44sudah mulai muncul
01:09:45statement-statement
01:09:46yang bersayap
01:09:47dari lawyer yang asli ya
01:09:48dan beliau menyatakan
01:09:49siap untuk hadir
01:09:50dapat menunjukkan
01:09:51ijazahnya
01:09:52bola liat
01:09:53Jumat 3 Juli
01:09:54pukul setengah 9 malam
01:09:56live di Kompas TV
01:09:58pra-peradilan tersangka
01:09:59kasus tudingan
01:10:00ijazah palsu Jokowi
01:10:01Roy Suryo
01:10:02dan peradilan dokter Tifa
01:10:03mulai bergulir
01:10:04di pengadilan
01:10:04Jokowi Dodo
01:10:05mengalami kerugian
01:10:06immaterial
01:10:07merasa telah dina
01:10:08sehina-hinanya
01:10:09Jokowi Dodo
01:10:10wajib untuk menunjukkan
01:10:12ijazah aslinya
01:10:13wajib hadir
01:10:14di persidangan
01:10:14sudah mulai muncul
01:10:15statement-statement
01:10:16yang bersayap
01:10:17dari lawyer yang asli ya
01:10:18dan beliau menyatakan
01:10:19siap untuk hadir
01:10:20dapat menunjukkan
01:10:21ijazahnya
01:10:22bola liat
01:10:23Jumat 3 Juli
01:10:24pukul setengah 9 malam
01:10:26live di Kompas TV
01:10:28pra-peradilan tersangka
01:10:29kasus tudingan
01:10:30ijazah palsu Jokowi
01:10:31Roy Suryo
01:10:32dan peradilan dokter Tifa
01:10:33mulai bergulir
01:10:34di pengadilan
01:10:34Jokowi Dodo
01:10:35mengalami kerugian
01:10:36immaterial
01:10:37merasa telah dina
01:10:38merasa telah dina
01:10:39sehina-hinanya
01:10:40Jokowi Dodo
01:10:40wajib untuk menunjukkan
01:10:42ijazah aslinya
01:10:43wajib hadir
01:10:44di persidangan
01:10:45sudah mulai muncul
01:10:45statement-statement
01:10:46yang bersayap
01:10:47dari lawyer yang asli ya
01:10:49dan beliau menyatakan
01:10:49siap untuk hadir
01:10:50dapat menunjukkan
01:10:51ijazahnya
01:10:52bola liat
01:10:53Jumat 3 Juli
01:10:54pukul setengah 9 malam
01:10:56live di Kompas TV
01:10:58pra-peradilan tersangka
01:10:59kasus tudingan
01:11:00ijazah palsu Jokowi
01:11:01Roy Suryo
01:11:02dan peradilan dokter Tifa
01:11:03mulai bergulir
01:11:04di pengadilan
01:11:04Dodo mengalami kerugian
01:11:06immaterial
01:11:07merasa telah dina
01:11:08sehina-hinanya
01:11:10Jokowi Dodo
01:11:10wajib untuk menunjukkan
01:11:12ijazah aslinya
01:11:13wajib hadir
01:11:14di persidangan
01:11:15sudah mulai muncul
01:11:16statement-statement
01:11:16yang bersayap
01:11:17dari lawyer yang asli ya
01:11:19dan beliau menyatakan
01:11:19siap untuk hadir
01:11:20dapat menunjukkan
01:11:22ijazahnya
01:11:22bola liat
01:11:23Jumat 3 Juli
01:11:24pukul setengah 9 malam
01:11:26live di Kompas TV
01:11:28pra-peradilan tersangka
01:11:29kasus tudingan
01:11:30ijazah palsu Jokowi
01:11:31Roy Suryo
01:11:32dan peradilan dokter Tifa
01:11:33mulai bergulir
01:11:34di pengadilan
01:11:35Jokowi Dodo
01:11:35mengalami kerugian
01:11:36immaterial
01:11:37merasa telah dina
01:11:38sehina-hinanya
01:11:40Jokowi Dodo
01:11:40wajib untuk menunjukkan
01:11:42ijazah aslinya
01:11:43wajib hadir
01:11:44di persidangan
01:11:45sudah mulai muncul
01:11:46statement-statement
01:11:46yang bersayap
01:11:47dari lawyer yang asli ya
01:11:49dan beliau menyatakan
01:11:49siap untuk hadir
01:11:54jadi Bang Andi
01:11:55soal ijazah Pak Jokowi
01:11:57ada unsur politiknya
01:11:58ada yang sengaja
01:11:59dilama-lamain
01:12:00kata Bang Re
01:12:02ada dalangnya
01:12:03kalau kita melihat
01:12:05ini kan sebetulnya
01:12:06kalau tidak ada unsur politik
01:12:08jelas itu tidak akan
01:12:09begitu lama
01:12:09oke sini
01:12:11kalau Pak Jokowi
01:12:12mengatakan ada orang besar
01:12:14itu pasti suatu
01:12:14kenyataan yang ada
01:12:15tidak mungkin
01:12:17Pak Jokowi akan
01:12:18berbicara
01:12:18mengatakan
01:12:19ada-ada hal itu
01:12:20ya
01:12:21karena itu
01:12:22ya kita melihat
01:12:24ini kan kalau politik
01:12:25ya kalau kita lihat
01:12:26kita rasakan
01:12:27tapi tidak ada wujudnya
01:12:29itu dirasakan
01:12:30betul
01:12:31wujudnya siapa
01:12:32kan kita tidak boleh
01:12:33berandai-andai
01:12:34menentukan
01:12:34si A, si B, C
01:12:36ya karena itu
01:12:37bisa saja
01:12:37itu dalam bentuk
01:12:39elit politik misalnya
01:12:40bisa bentuk dari
01:12:41oligarki misalnya
01:12:42ada hal-hal
01:12:44yang berhubungan
01:12:45dengan kepentingan
01:12:46kepentingan itu
01:12:47terhadap ijazah ini
01:12:48mereka terlibat
01:12:49di sana
01:12:50ya
01:12:50kalau yang dikatakan
01:12:52ya apa yang dikatakan
01:12:53Pak Presiden
01:12:54Pak Prabowo mengatakan itu
01:12:56ya kita dukung
01:12:56untuk itu
01:12:57jangan dijadikan hukum itu
01:12:59sebagai alat
01:13:00untuk bahas dendam
01:13:01itu jelas yang nyata
01:13:02tidak ada kaitannya
01:13:04dengan ijazah
01:13:04ya
01:13:05poin penting yang harus
01:13:06kita catat untuk itu
01:13:08kita memang kedepankan
01:13:09namanya demokrasi
01:13:10dan itu
01:13:11jelas yang
01:13:12kalau kita bicara
01:13:14kalau katakan
01:13:15dikatakan tadi
01:13:16ada
01:13:17ya pendukung Pak Jokowi
01:13:18bicara itu
01:13:19ya itu mungkin
01:13:20kemarahan sesaat
01:13:21karena begini
01:13:23kalau kepolisian
01:13:24menahan
01:13:24pasti kejaksaan
01:13:26juga akan menahan
01:13:27kan begitu
01:13:28ini kan ada anomali
01:13:31ditangkap oleh kepolisian
01:13:32ya kan
01:13:33oleh polda
01:13:34ya
01:13:35kemudian dibantarkan sebentar
01:13:37itu karena
01:13:37ya sakit atau apa
01:13:39kemudian
01:13:40tidak ada pembantaran
01:13:40tidak ada pembantaran
01:13:42tidak oke
01:13:43dikasih ke
01:13:44kejaksaan
01:13:45bebas
01:13:47tidak pernah ada
01:13:48ini anomali betul
01:13:49jadi ada suatu
01:13:50ya praduga-praduga
01:13:52semacam itu
01:13:53tapi yang jelas
01:13:54itu adalah
01:13:55wawenang dari
01:13:56kejaksaan
01:13:57tidak boleh ada
01:13:58saya akan jawab Pak
01:13:59oke
01:13:59semoga
01:14:00jelas
01:14:01kalau kita melihat
01:14:02apa sih unsur politik
01:14:04di dalamnya
01:14:04coba kita lihat
01:14:06mereka ini kan
01:14:06mempunyai
01:14:07ya klaster-klaster
01:14:09untuk melakukan itu
01:14:10ya
01:14:10berhubungan semua
01:14:11purnawiran
01:14:13konsen
01:14:13bagaimana
01:14:14memaksudkan
01:14:14Gibran
01:14:15korelasinya ini
01:14:16ada semua
01:14:17cuma kolamnya
01:14:18berbeda
01:14:19tujuannya itu
01:14:19secaris-garis besar
01:14:21entry pointnya
01:14:22ijasa ini
01:14:23ya
01:14:23goal siapa
01:14:25memaksudkan Gibran
01:14:26itulah unsur politik
01:14:28yang nyata
01:14:29yang terlihat
01:14:29walaupun politik itu
01:14:32ya
01:14:32tidak secara nyata
01:14:35terlihat
01:14:35tapi dirasakan
01:14:37oleh semua
01:14:38sebelum saya mungkin
01:14:40ke Michael
01:14:41atau Pak Al-Katuni
01:14:42saya coba
01:14:42Pak Arianto dulu
01:14:43sebentar
01:14:44tadi ada tuduhan
01:14:45tadi bahwa menganggap
01:14:46kalau Bang Reh mengatakan
01:14:47ada unsur-unsur
01:14:48yang tidak netral
01:14:49di sini
01:14:49kemungkinan ada
01:14:50polisi yang tidak netral
01:14:51Pak Arianto
01:14:52tidak netralnya
01:14:53di mana
01:14:55saya tanya
01:14:56tidak netralnya
01:14:58di mana
01:14:58saya baru bisa jawab
01:15:00ya karena kan
01:15:01terbukti dari
01:15:02pihak
01:15:02dokter Tifa
01:15:04maupun
01:15:04Bung Roy
01:15:06merasa
01:15:07penangkapan
01:15:08penetapan tersangka
01:15:09itu tidak
01:15:10tidak sesuai
01:15:11kalau itu
01:15:11kalau itu memang
01:15:12strategi yang
01:15:14dilaksanakan oleh
01:15:15dari pihak sana itu
01:15:16dari awal
01:15:18saya mengikuti
01:15:19ini ya
01:15:19diskusi ini
01:15:20selalu dia menganggap
01:15:21aparat itu
01:15:22apa itu
01:15:23deframing
01:15:24seakan-akan
01:15:25anarki
01:15:26seakan-akan
01:15:27tidak sesuai dengan
01:15:28hukum
01:15:28apa
01:15:30bayangkan ya
01:15:31sudah dikumpulkan
01:15:33700 bukti
01:15:34masih dibilang
01:15:35kriminalisasi
01:15:36sekarang
01:15:36itu memang
01:15:37strateginya
01:15:38kayak gitu
01:15:39jadi kalau dalam hal ini
01:15:41saya pikir
01:15:42polisi itu
01:15:43seperti tadi
01:15:44keselakatan
01:15:44Pak Firman tadi
01:15:45sudah berlebihan
01:15:46sana minta
01:15:49gelar
01:15:49khusus
01:15:50julangi
01:15:50ditawari
01:15:53minta
01:15:54pembuktian
01:15:55lapor
01:15:55di UI
01:15:57di BRIN
01:15:58kemudian
01:15:59di PM
01:15:59diikuti
01:16:00walaupun
01:16:01ternyata
01:16:01jangan-jangan
01:16:02tidak keredibel
01:16:03kan gitu
01:16:03jadi
01:16:04penyitik dalam hal ini
01:16:06sudah melihat
01:16:07melayani
01:16:07dari sana-sini
01:16:08dimana
01:16:09tidak netralnya
01:16:10dan sekarang
01:16:11ternyata ya
01:16:12sudah berkah
01:16:13sudah selesai
01:16:13dan dikirimkan
01:16:14kepada Jaksa
01:16:15dan diterima
01:16:16tugas penyitik itu
01:16:17cuma itu
01:16:17kalau mengenai
01:16:19netralitas
01:16:19gak bisa diukur
01:16:20dimana
01:16:20itu
01:16:22saya dulu
01:16:25saya nanggapi
01:16:26biar saya tidak lupa
01:16:28satu hal lagi
01:16:29untuk kami
01:16:31dengan banyaknya
01:16:32bukti itu
01:16:33itu adalah
01:16:34sesuatu yang
01:16:34menyenangkan
01:16:35buat kami
01:16:35jadi kami punya
01:16:37bahan untuk challenge
01:16:37dan siapa
01:16:39yang bawa barang bukti itu
01:16:40kami akan
01:16:41adili di situ
01:16:43karena
01:16:43yang namanya
01:16:44barang bukti
01:16:45itu kan harus
01:16:46barang bukti
01:16:46tindak pidana
01:16:47apakah itu
01:16:48merupakan
01:16:49hasil tindak pidana
01:16:50semuanya itu
01:16:51contohnya
01:16:52kalau ada orang
01:16:52membunuh pakai pisau
01:16:53ya pisau ini
01:16:54barang buktinya
01:16:55bukan pisau dapur
01:16:57dikumpulkan
01:16:57pisau di pasar
01:16:58dikumpulkan
01:16:58tidak
01:16:59ini bukan
01:17:00koleksi
01:17:01benar gak itu
01:17:03seperti yang tadi
01:17:03dikatakan itu
01:17:04yang kedua
01:17:05nah sekarang
01:17:06masalah Jaksa
01:17:06kenapa tidak menang
01:17:07biasanya itu
01:17:08ditahan
01:17:09saya memahami
01:17:10seperti yang dikatakan
01:17:12oleh JPU
01:17:12pada waktu
01:17:13memberikan keterangan
01:17:14satu
01:17:15isu ini sudah
01:17:16isu
01:17:16nasional
01:17:18dia gak mau
01:17:19dibully
01:17:19kayak polisi
01:17:20melanjutkan
01:17:21selama ini kan
01:17:22dibully
01:17:23satu isu
01:17:24nasional
01:17:24kedua
01:17:25dia yakin
01:17:27bahwa jika ini
01:17:28di persidangan
01:17:29akan melebihi
01:17:29masa tahanan
01:17:30dan akan bebas
01:17:31lagi
01:17:31makanya dia ambil
01:17:33jalan tengah
01:17:34saya gak sepakat
01:17:35silahkan
01:17:36ini yang dikatakan
01:17:39Jaksa
01:17:39bahkan global
01:17:41ada kemarin
01:17:42karena saya lawyernya
01:17:44ini bisa
01:17:463 tahun
01:17:47bisa 5 tahun
01:17:48saya beritahu
01:17:50150
01:17:50dia punya
01:17:52135 saksi
01:17:53katanya
01:17:54ditambahi
01:17:54ahli
01:17:55kalau satu hari
01:17:57satu
01:17:57biasanya tim kami
01:17:58kalau mereksa
01:17:59sampai malam
01:17:59satu orang
01:18:00sampai malam
01:18:01antan permana
01:18:02contohnya
01:18:02ini fakta
01:18:03coba bayangkan
01:18:05angkat 150
01:18:06kali satu minggu
01:18:08tujuh hari
01:18:09berapa
01:18:09seribu lebih
01:18:10berarti seribu hari
01:18:12lebih
01:18:12padahal satu tahun
01:18:13itu baru
01:18:14360 hari
01:18:15berarti ini bisa
01:18:16tahunan
01:18:16oke baik
01:18:17coba
01:18:18Pak Firman
01:18:19silahkan
01:18:20sebentar
01:18:21Pak Firman dulu
01:18:21Pak Firman dulu
01:18:24saya kasih Pak Firman dulu
01:18:25silahkan
01:18:25izin Prof
01:18:27jadi
01:18:27kalau saya melihatkan
01:18:29saudara-saudara ku ini
01:18:30kan sedang
01:18:31menduga-duga semua
01:18:32wah tidak
01:18:33tadi ada
01:18:34logika ini
01:18:35menduga misalnya apa
01:18:36menduga misalnya
01:18:37ada kasus A
01:18:39begini
01:18:40ada kasus B
01:18:41itu bukan menduga
01:18:42itu fakta
01:18:43tapi kan beda-beda
01:18:44dengan kasus ini
01:18:45loh beda
01:18:46maka saya bilang kan
01:18:47ada fakta yang menunjukkan
01:18:48bahwa
01:18:49tidak selalu persidangan itu
01:18:50apalagi untuk
01:18:52kasus pencemaran
01:18:52nama baik
01:18:53itu kemudian
01:18:54pasti akan
01:18:54itu fakta
01:18:56bukan
01:18:57itu fakta untuk
01:18:58memberikan gambaran
01:18:59kepada publik
01:18:59tidak bisa begitu
01:19:00karena proses pidana itu
01:19:01tidak selalu dimenangkan oleh
01:19:03jaksa penuntut umum
01:19:04semua tentu bergantung
01:19:06pada kekuatan
01:19:07pembuktian
01:19:07baik alat bukti
01:19:09barang bukti
01:19:09saksi
01:19:10ahli
01:19:11surat
01:19:12dan satu lagi sekarang
01:19:13pengamatan hakim
01:19:14ini yang luar biasa
01:19:15hakim itu akan mengamati
01:19:17hakim itu akan mengamati
01:19:19setiap saksi yang menggirikan
01:19:19pengamatan hakim itu
01:19:20sudah dianulir oleh MK
01:19:22baik silahkan maafir mas
01:19:23sebelum saya
01:19:24berhubung setiap
01:19:26sebentar
01:19:27sebentar
01:19:27di pasal 235 pak
01:19:29enggak
01:19:30itu sudah dibatalkan oleh
01:19:32putusan mahkamah konstitusi
01:19:33ya
01:19:52terima kasih
01:20:10terima kasih
01:20:22motion
01:20:24dapat menunjukkan ijazahnya
01:20:25bola liar
01:20:26jumat 3 Juli
01:20:27pukul setengah 9 malam
01:20:29live di kompas TV
01:20:31para peradilan tersangka
01:20:33kasus tudingan ijazah palsu
01:20:34Jokowi Roy Suryo
01:20:35dan peradilan dokter Tifa
01:20:36mulai bergulir di pengadilan
01:20:38Jokowi Dodo
01:20:38mengalami kerugian
01:20:39immaterial
01:20:40merasa telah dina
01:20:42sehina-hinanya
01:20:43Jokowi Dodo
01:20:43wajib untuk menunjukkan
01:20:45ijazah aslinya
01:20:46wajib hadir di persidangan
01:20:48sudah mulai muncul
01:20:49statement-statement
01:20:49yang bersayap
01:20:50dari lawyer yang asli ya
01:20:52dan beliau menyatakan
01:20:53siap untuk hadir
01:20:54dapat menunjukkan ijazahnya
01:20:55bola liar
01:20:56jumat 3 Juli
01:20:57pukul setengah 9 malam
01:20:59live di kompas TV
01:21:01para peradilan tersangka
01:21:03kasus tudingan ijazah palsu
01:21:04Jokowi Roy Suryo
01:21:05dan peradilan dokter Tifa
01:21:06mulai bergulir di pengadilan
01:21:08Jokowi Dodo
01:21:08mengalami kerugian
01:21:09immaterial
01:21:10merasa telah dina
01:21:12sehina-hinanya
01:21:13Jokowi Dodo
01:21:13wajib untuk menunjukkan
01:21:15ijazah aslinya
01:21:16wajib hadir di persidangan
01:21:18sudah mulai muncul
01:21:19statement-statement
01:21:20yang bersayap
01:21:20dari lawyer yang asli ya
01:21:22dan beliau menyatakan
01:21:23siap untuk hadir
01:21:24dapat menunjukkan ijazahnya
01:21:25bola liar
01:21:26jumat 3 Juli
01:21:27pukul setengah 9 malam
01:21:29live di kompas TV
01:21:31para peradilan tersangka
01:21:33kasus tudingan ijazah palsu
01:21:34Jokowi Roy Suryo
01:21:35dan peradilan dokter Tifa
01:21:36mulai bergulir di pengadilan
01:21:38Jokowi Dodo
01:21:38mengalami kerugian
01:21:39immaterial
01:21:40merasa telah dina
01:21:42sehina-hina
01:21:43Jokowi Dodo
01:21:44wajib untuk menunjukkan
01:21:45ijazah aslinya
01:21:46wajib hadir di persidangan
01:21:48sudah mulai muncul
01:21:49statement-statement
01:21:50yang bersayap
01:21:50dari lawyer yang asli ya
01:21:52oke
01:21:53Pak Bisal
01:21:54jadi apakah proses peradilan
01:21:56akan mati
01:21:57retolemik keaslian
01:21:58ijazah Jokowi
01:21:58singkat aja
01:21:59enggak
01:22:00tadi
01:22:01saya mau mencermati
01:22:02pendapat tadi
01:22:04Pak
01:22:04karena sehat
01:22:09dipertanyakan
01:22:10Mbaknya tadi
01:22:11masalah penetapan
01:22:12tersangka
01:22:13ada keringat
01:22:15singkat aja Pak
01:22:15ini sebagai simpulan
01:22:16ini singkat aja
01:22:18jadi penetapan
01:22:19tersangka itu
01:22:20itu sudah
01:22:22secara hukum
01:22:23kalau saya membaca
01:22:24pasal 90
01:22:25ayat 1
01:22:27Kuhab Nasional itu
01:22:28minimal
01:22:30ada dua alat bukti
01:22:32terkait dengan
01:22:33tindak pidana
01:22:34lalu tindak pidana
01:22:36yang dimaksudkan
01:22:37di situ
01:22:38perlu diurai
01:22:39untuk lebih memastikan
01:22:41di pasal
01:22:4290
01:22:43ayat 3
01:22:44huruf B nya
01:22:44oke
01:22:45mencari
01:22:46uraian singkat
01:22:48perkara itu
01:22:49dari mana
01:22:51karena adanya
01:22:52dugaan
01:22:53pencemaran
01:22:54nama baik
01:22:55dan fitnah
01:22:55karena itulah
01:22:57ditetapkan mereka
01:22:58sebagai tersangka
01:23:00makanya itu
01:23:00sah secara hukum
01:23:01sudah sah secara hukum
01:23:02Michael
01:23:03penetapan
01:23:03jadi bukan kriminalisasi
01:23:05kemudian
01:23:05apa tadi
01:23:06yang disampaikan
01:23:07oleh mas
01:23:08apa
01:23:09Gofur
01:23:10Gofur
01:23:11Sang Haji
01:23:11oh Gofur ya
01:23:12ya Sang Haji Pak
01:23:14Sang Haji
01:23:14ya
01:23:18mengenai
01:23:20dakwaan jaksa ini
01:23:22kan itu sebenarnya
01:23:24diserahkan sepenuhnya
01:23:25di dalam persidangan
01:23:27menjadi
01:23:29perwakilan
01:23:30perwakilan
01:23:30jaksa inilah
01:23:31menjadi
01:23:32pengendali
01:23:33perwakilannya Pak Jokowi
01:23:34barometer ya
01:23:35untuk menentukan
01:23:36bersalah tidak
01:23:37nyalakan
01:23:37oke oke
01:23:37baik
01:23:38coba
01:23:38coba sekarang
01:23:39dijawab sama
01:23:40Pak Sang Haji
01:23:40tapi ini singkat saja
01:23:41sudah sah
01:23:42kalau kata Pak Binsar
01:23:43bukan
01:23:44surat dakwaan ini kembali
01:23:46dengan bersidangnya
01:23:48di pengadilan sekarang
01:23:49saya jangan
01:23:49diburu-buru
01:23:50supaya konsentral
01:23:50nah soalnya
01:23:51durasi jangan terus
01:23:52Pak Binsar
01:23:53durasi jangan terus
01:23:53ayo
01:23:54jadi
01:23:54terdakwa disini
01:23:56kalau dikatakan tadi
01:23:58tidak mempunyai hak
01:23:59sama sekali
01:24:00karena dikaitkan
01:24:01dengan pasal 235 ya
01:24:02itu betul
01:24:04tapi terdakwa itu
01:24:07hanya
01:24:08keterangannya berlaku
01:24:09pada dirinya sendiri
01:24:10tapi di pasal 240
01:24:12ayat 4
01:24:13disebut lagi
01:24:14di dalam puhab
01:24:15ya
01:24:15sekalipun dia mengakui
01:24:17aku pelaku atau tidak
01:24:20hakim
01:24:21tidak begitu saja
01:24:22percaya
01:24:22tetap mengkorelasikan
01:24:23pendapat
01:24:24oke
01:24:24oke
01:24:24sudah ditangkap
01:24:25Pak Sang Haji
01:24:26sudah ditangkap
01:24:26untuk
01:24:27sesuai yang begitu
01:24:28baik
01:24:29untuk keabsahan
01:24:30penetapan tersangka
01:24:31Mbak Tarigan
01:24:32informasi juga
01:24:33di bola liar
01:24:33meskipun tadi kami sudah
01:24:34live conference
01:24:36di pengadilan negeri
01:24:38Jakarta Selatan
01:24:38kami sekarang sedang
01:24:40mengajukan permohonan
01:24:41praperadilan yang kedua
01:24:42oh tidak pernah
01:24:43terjadi ada
01:24:43untuk mengaji
01:24:45sahat tidaknya
01:24:46penetapan tersangka
01:24:48dengan pasal 32
01:24:49undang-undang IT
01:24:50dan alhamdulillahnya
01:24:51Pak Binsar
01:24:52meskipun Pak Binsar
01:24:53tidak setuju
01:24:54tetapi karena ini
01:24:55menggunakan KUHAP baru
01:24:56dan ini adalah
01:24:57kita pertama kali
01:24:59di dalam hukum pidana nasional kita
01:25:01semua harus
01:25:03dijalankan
01:25:04dan alhamdulillahnya
01:25:06permohonan perkara kami itu
01:25:07sudah diregistrasi
01:25:09dan jadwalnya sudah keluar
01:25:10baik sudah ada
01:25:10peralian kedua
01:25:11belum pernah terjadi
01:25:13kita dengar
01:25:14ada
01:25:14peralian kedua
01:25:16kalau
01:25:17kalau bicara
01:25:18peralian kedua
01:25:19kita mempenguji
01:25:20pasal 158
01:25:2224
01:25:22upaya mengulur-mulur
01:25:23betul
01:25:24ini hanya terbosan
01:25:25kalau memang ingin di challenge
01:25:26kan harusnya kan fokus
01:25:27ini
01:25:28sebelum putus
01:25:30sudah ada masuk lagi
01:25:31bayangkan loh
01:25:32belum putus
01:25:34sudah ada masuk lagi
01:25:35hebat dong
01:25:36terpaksa kami melihatnya
01:25:38ini upaya mengulur-ngulur
01:25:40namun
01:25:41silahkan saja
01:25:42kan gitu kan
01:25:43karena kenapa
01:25:44menurut kami adalah
01:25:45mari kita fokus
01:25:46dakwaan yang disampaikan oleh Jaksa
01:25:48sudah sangat-sangat
01:25:48detail dan komprehensif
01:25:50tinggal kita tunggu aja nanti
01:25:51pembuktiannya
01:25:52dan ingat
01:25:52pengendalinya adalah Jaksa
01:25:54ini gak bisa dia bilang
01:25:55tadi ada sekian ratus
01:25:57apa
01:25:57700 berapa
01:25:57700 berapa
01:25:58700 berapa
01:25:59700 sekian lah
01:25:59itu nanti Jaksa akan menyampaikan
01:26:01mereka bisa menyampaikan
01:26:02apa yang bisa mereka sampaikan
01:26:04dan hakim akan memilah
01:26:05betul
01:26:05dan hakim akan menilai nanti
01:26:07oke baik
01:26:07coba saya ke Bang Ray
01:26:08silahkan disimpulkan
01:26:09apa yang bisa didapatkan oleh publik
01:26:12dari sidang nanti
01:26:13singkat aja Bang Ray
01:26:14pertama adalah
01:26:15saya kira kita memberi apresiasi
01:26:16kepada Bung Roy dan Bung Tiba
01:26:18yang sejauh ini
01:26:19tetap pada pendidikan mereka
01:26:21meskipun banyak orang
01:26:22tiba-tiba yang
01:26:23mulai satu persatu
01:26:24ya apa namanya
01:26:26menyatakan
01:26:27tidak ingin meneruskan
01:26:28oke
01:26:29yang kedua sejauh ini
01:26:30kita juga mendengar
01:26:31komitmen mereka
01:26:32untuk tidak melakukan
01:26:34restoratif justice
01:26:36itu menurut saya bagus
01:26:37itu artinya menunjukkan
01:26:38kepada publik
01:26:39bahwa apa yang mereka
01:26:41sedang perjuangkan ini
01:26:42sesuatu yang mereka yakini
01:26:44dan oleh karena itu
01:26:45mereka gak mundur
01:26:46dan itulah pelajaran pentingnya
01:26:47nah oleh karena itulah
01:26:49kita berharap kepada Pak Jokowi
01:26:50juga menghargai upaya mereka
01:26:52karena lagi-lagi
01:26:53seperti yang disebutkan
01:26:55ini bukan persoalan
01:26:56Pak Jokowi
01:26:57tapi ini persoalan
01:26:59bangsa ini berkaitan dengan
01:27:01apakah seorang pemimpin itu
01:27:03jujur atau tidak
01:27:04jujur pada syarat administratif
01:27:07ketika ia hendak berkuasa
01:27:08di Republik ini
01:27:09dan itu poin pentingnya tuh
01:27:11dan oleh karena itulah
01:27:13ini menjadi poin penting yang lain itu
01:27:14yang perlu kita sampaikan adalah
01:27:16ke depan
01:27:17orang jangan main-main
01:27:18dengan administrasinya
01:27:20sebab dengan situasi
01:27:22yang seperti sekarang ini
01:27:23siapapun bisa diselidiki
01:27:25tentang keaslian
01:27:26status dari administrasinya
01:27:28dan yang keempat
01:27:30dan ini yang paling penting
01:27:31menguntip pernyataan Pak Prabowo
01:27:34jangan jadikan hukum
01:27:36sebagai balas dendam politik
01:27:38oke jangan jadikan hukum
01:27:40sebagai balas dendam politik
01:27:41saya akan menjawab Pak Arianto
01:27:42singkat aja Pak
01:27:43saya sih gini ya
01:27:45ini betul-betul bola liar betul
01:27:47kita berdiskusi
01:27:48tapi tidak jelas fokusnya apa
01:27:50saya hanya berharap
01:27:51mudah-mudahan kasus ini ya
01:27:53terus langsung jalan
01:27:55yang diperadilan cepat selesai
01:27:57biar publik tahu
01:27:58ah bisa mana yang betul sih
01:28:00dari sana apa
01:28:01mengaku dirinya benar
01:28:02apakah dari sini
01:28:03nanti lewat persidangan yang terbuka
01:28:05fair
01:28:06kita akan tahu
01:28:07dan terbelangi
01:28:08mudah-mudahan akan berhenti
01:28:10oke baik
01:28:11kita berhubung bersama persidangan
01:28:12menutup bola liar
01:28:13saya masih tarikan pamit
01:28:14sampai jumpa minggu depan
01:28:15terima kasih semua ya
01:28:16terima kasih
01:28:17bye
01:28:17bye
01:28:17bye
01:28:17bye
01:28:17bye
Komentar

Dianjurkan