Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV Amarah Afif memuncak usai menyaksikan adegan penganiayaan yang diperagakan Taufik Hidayat dalam rekonstruksi yang digelar Kamis kemarin.

Afif tak habis pikir Taufik tega melakukan penganiayaan berat pada adiknya.

Sebanyak 21 adegan penganiayaan diperagakan Taufik Hidayat dalam rekonstruksi yang digelar di Gedung Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Jawa Barat.

Polisi menyebut Taufik mengakui semua penganiayaan yang diperagakan dalam rekonstruksi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sempat buka suara soal kasus penyekapan dan penganiayaan yang menjerat Taufik. Dedi Mulyadi meminta Taufik dijatuhi hukuman maksimal jika terbukti melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban.

Polisi menjerat Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya di Bandung, dengan pasal berlapis. Akibat perbuatannya, Taufik Hidayat terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan pada tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan, Taufik Hidayat, korban masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk proses penyembuhan luka fisik akibat penganiayaan.

Lebih lengkap soal kasus penyekapan dan penganiayaan Taufik Hidayat, sudah bergabung pengacara korban penyekapan, Januar Solehudin.

Baca Juga Polisi Berkoordinasi dengan LPSK untuk Pendampingan Restitusi Korban Penyekapan di Jakarta Pusat di https://www.kompas.tv/regional/678637/polisi-berkoordinasi-dengan-lpsk-untuk-pendampingan-restitusi-korban-penyekapan-di-jakarta-pusat

#penyekapan #taufikhidayat #bandung #penganiayaan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678690/full-rekonstruksi-ungkap-kesadisan-taufik-hidayat-kuasa-hukum-korban-keluarga-tutup-pintu-maaf
Transkrip
00:00Kejam banget ya Kang ya
00:01Saya dihukum sebetulnya mungkin
00:05Dia ngerasain apa yang saya rasain
00:09Kita serahkan ya tanya ke pihak berwajib
00:12Semoga si pelaku dihukum seberat-beratnya, setimpal-timpalnya
00:22Amarah Afif memuncak
00:24Usai menyaksikan adegan penganiayaan yang diperagakan Taufik Hidayat
00:28Dalam rekonstruksi yang digelar Kamis kemarin
00:31Afif tak habis pikir
00:33Taufik tega melakukan penganiayaan berat pada adiknya
00:3621 adegan penganiayaan diperagakan Taufik Hidayat
00:40Dalam rekonstruksi yang digelar di gedung Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak
00:44Serta pemberantasan perdagangan orang, Polda, Jawa Barat
00:48Polisi bilang Taufik mengakui semua penganiayaan yang diperagakan dalam rekonstruksi
00:53Penolakan dari tersangka
00:55Dan tersangka mengakui semua perbuatannya di 6 TKP
01:01Gubernur Jawa Barat Deddy Mulyadi sempat buka suara soal kasus penyekapan dan penganiayaan yang mencerat Taufik
01:08Deddy Mulyadi minta Taufik dijatuhi hukuman maksimal jika terbukti melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban
01:16Hukuman maksimalnya sesuai dengan apa yang dilakukan apabila nanti di pengadilan terbukti dia melakukan penyekapan, dia melakukan penculikan, dia melakukan
01:29tindak di dana kekerasan yang berakibat pada cacat permanen sumur hidup
01:35Ya dia harus melasakan itu apa yang dirasakan oleh korban
01:40Polisi menjara Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya di Bandung dengan pasal berlapis
01:48Akibat perbuatannya Taufik Hidayat terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun
01:59Di tengah proses hukum yang masih berjalan pada tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan
02:05Taufik Hidayat, korban masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk proses penyembuhan luka fisik akibat penganiayaan
02:12Lebih lengkap soal kasus ini, kita sapa pengacara korban penyekapan Januar Solehuddin, Pak Januar selamat petang
02:22Selamat petang
02:23Pak Januar, pelaku mengakui seluruh rekonstruksi atau seluruh arka adegan yang sudah dilakukan kemarin
02:32Tapi apa catatan kalau dari keluarga?
02:34Baik, kalau tanggapan dari keluarga, kemarin kan kita sudah menyaksikan ya
02:39Rekonstruksi yang dilaksanakan di Mapo Oda, Jawa Barat
02:43Dan keluarga tentu saja sangat terpukul melihat adegan-adegan tersebut yang begitu sadis ya
02:53Tetapi tetap bahwa keluarga dan kami selaku kuasa hukum dari Latkum Panjah Suara
02:58Menyampaikan apresiasi terhadap penyidik Po Oda, Jawa Barat yang telah cepat dan serius terkait dengan perkara ini
03:08Begitupun apa yang keluarga inginkan dan harapkan, ya ini sesuai jelas
03:14Kalaupun berbicara kepuasan, kita tidak bisa berbicara kepuasan
03:18Di negara hukum ini jelas bahwa ada hukum yang sudah mengatur
03:22Tentu saja keluarga menginginkan keadilan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan
03:28Mungkin begitu, Mbak
03:29Tapi kalau dari versi atau pengakuan dari korban sendiri, rekonstruksi yang dilakukan kemarin
03:34Sudah cukup menggambarkan apa yang dialami selama bertahun-tahun itu?
03:40Sudah cukup, namun tidak menutup kemungkinan juga
03:44Bahwa kami mempercayakan kepada penyidik
03:47Untuk membuka ataupun untuk prosesnya
03:52Apakah mungkin ada fakta-fakta yang baru
03:55Ataupun yang seperti apa
03:57Kami mempercayakan kepada penyidik terkait dengan
04:01Terhadap penyidikan dalam perkara ini
04:03Mungkin, Mbak
04:04Begitu, Mbak
04:04Pak Januar selain mengakui tersangka juga meminta maaf menyesali perbuatannya
04:09Tanggapan keluarga mendengar pernyataan itu bagaimana?
04:12Kalau dilihat dari seperti apa yang kita ketahui
04:17Bahwa keluarga memang tidak ada maaf bagi pelaku
04:22Namun, keluarga juga menginginkan bahwa pelaku ini dihukumi seberat-beratnya
04:29Sesuai dengan ketentuan yang berlaku
04:31Kalau kita lihat bahwa dari pasal-pasal yang disangkakan
04:34Dari penyidik
04:35Apa yang sudah disampaikan di press conference
04:39Itu memang pasal yang berlapis
04:41Atau perversus realis
04:43Ini jelas bahwa ada pemberatan
04:46Mungkin saja membuka kembali
04:48Atau fakta-pakta kembali
04:50Ada pasal-pasal mungkin yang akan lebih relevan
04:53Mudah-mudahan ada pasal-pasal yang lebih relevan
04:55Dan ketika fakta-pakta itu terbuka
05:00Berdasarkan bukti yang sah
05:03Mungkin begitu, Mbak
05:04Kalau dari pernyataan keluarga atau korban langsung
05:08Apakah ada juga peristiwa yang masih belum terungkap sampai saat ini
05:15Sementara tidak ada
05:17Namun korban menyampaikan itulah yang dilakukan oleh pelaku
05:22Seperti halnya di rekonstruksi kemarin
05:25Kalau kondisi korban saat ini bagaimana, Pak?
05:29Alhamdulillah kondisi korban sudah berangsur baik
05:32Dan kami juga mewakili dari keluarga
05:35Dan kuasa hukum mengucapkan banyak-banyak terima kasih
05:38Dan mohon doanya kembali kepada seluruh lapisan masyarakat
05:43Alhamdulillah korban sudah berangsur lebih baik
05:46Sekarang sudah bisa makan
05:48Dan bahkan makannya pun ada request
05:51Alhamdulillah minta
05:53Misalkan minta mie ayam
05:54Kesukaannya
05:55Itu alhamdulillah
05:57Sudah bisa makan dan tidur pun
05:59Sudah bisa berguling kiri dan kanan
06:01Dan sudah berbicara apa?
06:03Duduk
06:03Sudah bisa duduk
06:04Namun ya hanya terbatas
06:07Begitu, Mbak
06:08Baik, semoga lekas puluh untuk korban
06:10Pak Januar, salam juga untuk keluarga
06:12Terima kasih sudah berbagi bersama kami
06:14Terima kasih, Mbak
06:14Terima kasih, Pak Januar
06:16Terima kasih, Mbak
06:17Selamat syukur

Dianjurkan