Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Kejaksaan Agung menetapkan anggota polisi aktif menjadi tersangka baru dalam kasus dugaan suap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional.
Transkrip
00:00Intro
00:05Saya Tifa Solesa melanjutkan Soap Indonesia Malam
00:08Saudara Kejaksaan Agung menetapkan anggota polisi aktif
00:11sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap
00:14tata kelola program makan bergizi gratis di Badan Gizi Nasional
00:17Selain anggota polisi, Kejagung juga bilang ada dugaan keterlibatan TNI
00:22atau anggota TNI dalam kasus korupsi di BGN
00:25Kejaksaan Agung menetapkan polisi berpangkat BRICJEN
00:28berinisial LMI sebagai tersangka baru
00:31atas dugaan suap tata kelola program makan bergizi gratis di Badan Gizi Nasional
00:35LMI tercatat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama BGN
00:41Ia disebut memerintahkan pengadaan alat makan kepada mitra MBG
00:45untuk keuntungan pribadi
00:47Selain adanya oktum polisi aktif yang jadi tersangka
00:50Kejaksaan Agung juga bilang ada dugaan keterlibatan oktum anggota TNI
00:54dalam pengadaan motor dalam kasus korupsi di BGN
01:04Jadi pelannya adalah
01:06pada tahun 2025
01:08Saudara LM ini meminta
01:10saksi YCS dan RD
01:13menerikan suatu perusahaan
01:14dengan tujuan sarana untuk melakukan penjualan
01:17alat berupa putri
01:19kepada calon mitra SBBG
01:22dengan harga yang sudah ditentukan oleh tersangka LMI
01:27Kami menemukan adanya keterlibatan oknum TNI aktif
01:33disini
01:34yang menjabat selaku Sekretaris Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN
01:41dan juga selaku pejabat membuat komitmen
01:45atau PPK
01:46dalam pengadaan barang jasa
01:48terutama
01:49pengadaan
01:51sepeda motor
01:54Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas
01:57mendorong
01:57pengusutan kasus dugaan korupsi MBG
02:00yang menjerat Sekretaris Deputi BGN
02:02yang berstatus anggota polisi aktif
02:04dilakukan secara objektif dan profesional
02:06Kompolnas menegaskan
02:08tidak ada impunitas bagi siapapun
02:10dan tidak ada toleransi
02:12dalam penanganan tindak pidana korupsi
02:18Kami berharap penegakan hukum tersebut
02:22untuk yang bersangkutan
02:23anggota Kepolisian yang masih aktif
02:26bisa dilaksanakan dengan profesional
02:28dan kami juga ingin mengawasi proses ini
02:34agar jalannya memang fair, objektif, dan profesional
02:39dan kami mendukung juga sikap rekan-rekan Mabes Polri
02:43yang mengatakan bahwa tidak ada impunitas
02:46tidak ada imunitas
02:50bagi siapapun yang melakukan kejahatan
02:58Di lain pihak, Kepala Divisi Humas Polri
03:00Irjen Joni Edison Isir
03:02menyatakan Polri mendukung upaya pemberantasan korupsi
03:05sekaligus menghormati seluruh proses hukum
03:07yang tengah ditangani Kejaksaan Agung
03:09dalam kasus dugaan korupsi program MBG
03:18Dalam keterangan tertulis kepada Kompas TV
03:20Irjen Joni Edison Isir mengatakan
03:22Polri mendukung dan melaksanakan pemberantasan
03:25tindak pidana korupsi
03:26Polri mendukung dan menghormati proses penegakan hukum
03:29dalam kasus korupsi MBG
03:31yang dilakukan Kejaksaan Agung
03:32Tambahnya, Polri senantiasa bersikap tegas
03:35sesuai ketentuan kedinasan yang berlaku
03:37dan berkomitmen tidak ada impunitas
03:40terhadap setiap individu personel Polri
03:42yang melakukan tindak pidana
03:44termasuk tindak pidana korupsi
03:58Komisi 9 DPR RI menghormati proses hukum
04:01di Kejaksaan Agung
04:02menyusul bertambahnya
04:04jumlah tersangka dugaan suap tata kelola makan
04:06bergizi gratis
04:07Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI
04:09dari fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris
04:11meyakini masih ada tersangka lain dalam perkara itu
04:14baik di internal maupun luar instasi BGN
04:18oleh karenanya
04:19ia meminta Kejaksaan Agung
04:20mengusut kasus tanpa pandang bulu
04:24karena sejak awal kami juga sudah berulang kali mengingatkan
04:27bahwa program sebesar ini
04:29harus dijalankan dengan tata kelola yang transparan
04:32akuntabel dan juga bebas dari konflik kepentingan
04:35sayangnya selama satu setengah tahun terakhir
04:38kita justru menyaksikan berbagai persoalan tata kelola
04:41mulai dari kasus keracunan masal
04:44konflik kepentingan
04:45hingga kini muncul beberapa kasus tindak pidana korupsi
04:49di tubuh BGN
04:50karena itu kami juga mendorong
04:52agar penyelidikan dan penyidikan
04:55dilakukan secara tuntas dan terang beneran
05:04makan bergizi gratis
05:06jadi salah satu program prioritas utama Presiden Prabowo Subianto
05:09namun kini masih menghadapi ujian serius
05:11setelah Kejaksaan Agung menyebut
05:13ada polisi dan anggota TNI yang terlibat
05:16dalam dugaan suap tata kelola MBG
05:18yang jadi pertanyaan sekarang
05:20bukankah dengan adanya aparat yang ditugaskan
05:22dalam badan gizi nasional
05:23seharusnya berfungsi sebagai pengawas
05:24bukan malah jadi pelaku penyelewengan dana nasional
05:27kami diskusikan ini bersama dengan para narasumber
05:30di studio Newsroom Kompas TV
05:31malam hari ini
05:32sudah bergabung Bahtra Banung
05:34selaku juru bicara Partai Gerinra
05:35Pak Bahtra selamat malam
05:36selamat malam mas
05:37terima kasih sudah datang di studio Kompas TV malam hari ini
05:39sementara lewat sambungan dalam jaringan
05:41bergabung bersama kami Mika Ferawati
05:42dari MBG Watch
05:44Mbak Mika selamat malam dengan Tifal disini Mbak
05:46selamat malam mas Tifal dan juga
05:49selamat malam Mbak
05:50dengan Pak Bahtra disini terima kasih
05:52Mika sudah bergabung bersama kami kali ini
05:54kalau dari Anda Pak Bahtra melihat
05:57ada anggota Polri
05:59yang ditugaskan di BGN
06:01tapi bersatu sebagai tersangka
06:03ikut-ikutan main-main dalam program
06:04tata kelola program MBG ini
06:08bagian mana yang menurut Anda
06:09jadi titik masalah disitu
06:12dalam pengelolaan MBG itu
06:14bagian mana dari Gerinra melihatnya
06:16ada kekeliruan dalam pelaksanaan MBG ini
06:18kalau kita lihat ya
06:19bahwa dengan kejadian seperti ini
06:22ini juga menunjukkan bahwa bentuk komitmen
06:25Presiden Prabowo dalam rangka
06:27agar bagaimana
06:29pemberantasan korupsi di era pemerintahan beliau
06:32bisa berjalan dengan baik dan maksimal
06:35maka dari itu
06:36tentu kami memberikan dukungan yang penuh
06:40terhadap kejaksaan atas
06:43berjalannya penegakan hukum
06:45yang tentu secara independen
06:46secara bersih, transparan
06:48dan kita lihat bahwa betul-betul di era Presiden Prabowo ini
06:52semuanya tanpa pandang bulu
06:54tidak ada yang dikecualikan dalam hal proses penegakan hukum
06:59dan kalau kita lihat mas
07:00di hari minggu kemarin
07:02rilis Pulsefall Indonesia
07:04bahwa apa yang menjadi
07:07apa namanya
07:08penegakan hukum yang sedang berjalan ini
07:10itu juga sejalan dengan ekspektasi publik
07:12dengan harapan masyarakat
07:13terbukti misalnya kita lihat
07:15dalam hasil survei tersebut
07:1764,8 persen
07:19masyarakat puas dengan kinerja Presiden Prabowo
07:22dan yang paling banyak
07:23mendapat sorotan adalah
07:25bahwa di sana 28,3 persen
07:29itu bahwa bagaimana
07:31penegakan hukum kita sudah berjalan
07:33dengan baik dan maksimal
07:35jadi itu semua saya pikir
07:37sejalan apa yang menjadi
07:40penegakan hukum yang sudah
07:41berjalan dengan baik
07:43terus kemudian dengan harapan dan ekspektasi publik
07:46juga sesuai dengan
07:46dengan yang sedang terjadi saat ini
07:49dan kalau kita lihat di hasil survei itu ya
07:52bahwa penegakan hukum kita secara nasional
07:55kurang lebih sekitar 50,1 persen
07:57berjalan dengan baik
07:59terus kemudian 51, sekian persen
08:01harapan publik juga menyatakan bahwa
08:04di era Presiden Prabowo inilah
08:06penegakan hukum betul-betul dikedepankan
08:09sehingga poinnya dari angka itu
08:10Anda melihatnya bahwa ini bagian dari yang serius ditangani
08:13untuk memperbaiki tata kelola itu
08:14ya dengan cerminan hasil survei tersebut
08:16kita bisa mengambil kesimpulan bahwa
08:19dari 64,8 persen masyarakat puas
08:22yang paling dominan adalah penegakan hukum
08:24di era Presiden Prabowo
08:26artinya itu mencerminkan dengan apa yang sudah
08:28diintrusikan oleh Presiden Prabowo
08:30dalam hal bagaimana melakukan penegakan hukum
08:33tanpa terkecuali
08:34begitu pun dengan kasus yang ada di kasus BGN ini
08:37nah dengan adanya anggota polisi
08:40sebagai tersangka dalam perkara ini
08:42Mbak Mika kemudian ada dugaan
08:44keterlibatan anggota TNI
08:45yang juga dalam cawe-cawe yang sama
08:47mengatuh, memainkan tata kelola MBG ini
08:50pesan apa yang ditangkap oleh teman-teman MBG
08:52what soal ini?
08:52tapi jawabnya nanti ya
08:53kita jeda dulu sebentar
08:54tetap di Kompas TV
09:07Mbak Mika menurut Anda
09:09dari kacamata MBG Watch
09:10sampai ada polisi yang jadi tersangka
09:13dalam upaya main-main tata kelola MBG
09:15kemudian Kejaksaan Agung juga bilang
09:17ada indikasi anggota TNI
09:19yang juga main-main di situ
09:21pesan apa sebetulnya mau ditunjukkan
09:23dari hal ini?
09:23ya terima kasih Mas Tifa
09:25atas kesempatannya juga untuk
09:27saya mewakili MBG Watch
09:29berkaitan dengan kasus yang baru saja ya
09:32penentuan tersangka dari polisi aktif ya
09:36yang terlibat dalam korupsi
09:38di dalam program MBG
09:39ini sebenarnya merupakan jalan
09:41yang muncul secara gradual
09:45dari apa yang sudah menjadi kritik
09:47dari MBG Watch
09:48dan sejak awal kita juga melihat bahwa
09:51kebanyakan struktur pengelola
09:53MBG Watch ini kenapa tidak di
09:55apa terlalu banyak ya
09:57unsur kepolisian
09:58unsur TNI yang sebenarnya
10:00ketika kita cek ulang
10:01apakah mereka punya kompetensi
10:03di dalam mengelola ya
10:05program
10:06program MBG ini program besar ya
10:08bukan program yang kecil
10:10dan sehingga
10:11dalam hal kasus ini
10:13semakin menunjukkan bahwa
10:14apa yang dikatakan bahwa mungkin
10:16MBG dikelola oleh
10:17dari kepolisian
10:19atau diolah
10:20di urusi atau di
10:23apa di manage oleh TNI
10:26itu tidak menjamin
10:27apakah program yang sangat besar
10:30dan mengalokasikan sedemikian
10:32banyak anggaran negara ya
10:34yang sangat jor-joran
10:36di dalam program
10:38ini tidak terbukti
10:39ini menjadi program
10:40yang dapat berjalan dengan baik
10:42dapat diawasi juga dengan baik
10:44karena disini ada keterlibatan
10:46kepolisian ya
10:48ada keterlibatan TNI
10:50juga dalam tata kelolanya
10:52dan juga disinyalir juga
10:54keterlibatan dari
10:55beberapa partai politik
10:57di dalam program
10:57MBG Watch ini
10:59sorry
10:59dalam program MBG ini
11:02menunjukkan
11:03semakin
11:04apa ya
11:04semakin kesini
11:05ada banyak
11:06yang semakin memperkuat
11:08bahwa
11:09apa ya
11:10bahwa
11:12kesimpulan
11:13mereka-mereka yang memiliki
11:15apa ya
11:16memiliki latar belakang
11:18militer
11:19memiliki keterbelakangan
11:21polisi itu
11:22tidak menjamin program ini
11:25juga benar-benar
11:26bahkan
11:26semakin
11:27apa ya
11:28semakin ironi
11:29karena
11:30terlibat
11:30korupsi
11:31artinya
11:32ada banyak juga
11:33pejabat
11:34atau
11:35petinggi dari
11:36mungkin pejabat
11:37yang masih aktif
11:38di
11:38di kepolisian
11:40maupun juga
11:40TNI
11:41yang nanti disinyalir ini ya
11:42itu tidak
11:44cakep dalam
11:45melakukan
11:46tata kelola
11:47program MBG
11:48yang sangat besar ini
11:49sebatas kompetensi
11:50menurut Anda
11:50sorry saya potong
11:51sebatas kepada kompetensi
11:52atau ada celah
11:53secara struktur
11:54atau mekanisme
11:55tata kelola
11:56yang menurut Anda juga
11:57jadi bagian
11:57yang memberikan sumbang sih
11:59dari munculnya
11:59main-main tata kelola ini
12:00betul sekali
12:01karena
12:02kita tahu
12:03ketika
12:04ada
12:04ada unsur
12:05unsur ini
12:06tentunya
12:06selain kompetensi
12:08itu adalah
12:09sebuah ruang
12:10yang itu juga
12:11bisa dipermainkan
12:12Mas Tifa ya
12:13sehingga
12:14ada
12:14ruang-ruang
12:16yang itu juga
12:16bisa
12:18muncul
12:19bahwa ini
12:19persoalan
12:21peluang
12:22yang juga
12:22bisa dilakukan
12:23dan itu
12:24peluang yang
12:24dilakukan secara buruk
12:26ya
12:26tidak transparan
12:27bahkan juga
12:28merugikan negara
12:29karena ini bicara
12:30soal korupsi
12:31seperti ini
12:32oke
12:32kalau melihat lagi
12:33dari komitmen
12:34dari Pak Prabowo
12:35setelah kemudian
12:36kasus ini terungkap
12:36Pak Bahtera
12:37ada evaluasi
12:38sebetulnya
12:39batas evaluasi
12:39yang diharapkan itu
12:40yang bagaimana
12:41dan apakah
12:41sudah tergambar
12:42sekarang
12:42ya Pak Prabowo
12:44kan pengennya
12:44bahwa ini
12:45betul-betul
12:45dijadikan
12:46momentum
12:47peristiwa ini
12:49sehingga
12:49ini juga bisa
12:51menjadi fondasi
12:52yang kuat
12:53dalam rangka
12:54bahwa di era
12:54pemerintahan beliau
12:55bagaimana
12:57transparansi itu
12:59akuntabilitas itu
13:00betul-betul
13:01dikedepankan
13:02sehingga
13:03bisa juga
13:05menjadi warning
13:05ya
13:06bagi semua
13:07kementerian
13:07lembaga yang lain
13:08bahwa Pak Prabowo
13:09ingin menyampaikan
13:10pesan
13:10jangan
13:11coba
13:11main-main
13:12terkait dengan
13:13program
13:14prioritas
13:14apalagi yang
13:15berkaitan dengan
13:16hak hidup
13:16orang banyak
13:17terutama
13:17masyarakat kita
13:18yang betul-betul
13:19apa namanya
13:20membutuhkan program
13:21yang sangat
13:22bagus ini
13:23dan tentu
13:24saya pikir
13:24ini juga menjadi
13:25apa namanya
13:26menjadi pelajaran
13:28ya bagi
13:29semuanya
13:30bahwa
13:30dalam rangka
13:31menjalankan tugas
13:32yang diberikan
13:33oleh presiden
13:35dan ini
13:35amanah yang begitu
13:36mulia
13:36harus betul-betul
13:38kita jalankan
13:38dengan sungguh-sungguh
13:39dengan
13:39apa namanya
13:41maksimal
13:41sehingga
13:42benar-benar
13:43kemanfaatan
13:44dari program ini
13:45bisa dirasakan
13:46oleh seluruh
13:46masyarakat Indonesia
13:47termasuk
13:48kalau kemudian
13:48sudah terungkap
13:49kasus seperti ini
13:50ada anggota polisi
13:50jadi tersangka
13:51apakah kemudian
13:52ada upaya evaluasi
13:53ini anggota Polri
13:54TNI yang ada
13:55di dalam
13:55BGN
13:56akan coba
13:57dievaluasi
13:57untuk
13:57ya bisa ada
13:58di dalam BGN
13:59atau malah
13:59ditiadakan saja
14:00di BGN
14:00ya dan
14:01saya pikir
14:02kita memberi
14:02kesempatan ya
14:03kepada penegak hukum
14:04dan memberi
14:05kepercayaan
14:06karena kasus ini
14:07sudah berjalan
14:08biarlah
14:09apa namanya
14:09kejaksaan
14:10bekerja secara
14:11independen
14:11secara transparan
14:13dan akuntabel
14:13agar semua
14:14yang dianggap
14:15ada penyimpangan
14:17ada penyelewengan
14:17ya harus dituntaskan
14:19sampai
14:20betul-betul
14:21siapapun yang terlibat
14:22ya mau gak mau
14:23ya harus di
14:23apa namanya
14:24betul-betul
14:25ditindak
14:26dengan tegas
14:26dan itu juga
14:27menjadi
14:27apa
14:28menjadi harapan
14:30dan
14:30sesuai dengan
14:31apa namanya
14:32instruksi
14:33Presiden Prabowo
14:34agar penegakan
14:35hukum kita
14:35bisa berjalan
14:36dengan baik
14:36dan maksimal
14:37ekspektasi Anda
14:38Mbak Mika
14:39ekspektasi
14:40dan realitanya
14:41soal
14:42konteks evaluasi
14:43itu tadi
14:44apa yang sesuai
14:45apa yang kerasnya
14:46tidak sesuai
14:46menurut teman-teman
14:47saya pikir ya
14:48ini
14:49MBG Watch
14:50juga sampai saat ini
14:51posisinya masih sama
14:52bahwa
14:52masukan-masukan
14:53masukan-masukan publik
14:55ya masyarakat sipil
14:56terkait
14:56misalnya contoh saja
14:58moratorium
14:58untuk menyelesaikan
14:59dulu
14:59karena sebelumnya
15:01adalah ketua
15:01dari BGN
15:02yang terlibat
15:03dalam korupsi ini
15:04ini diselesaikan
15:05dulu secara
15:06baik
15:07evaluasi
15:07karena evaluasi
15:09ini kan banyak
15:09dari berbagai
15:10aspek ya
15:11jadi
15:12ada baiknya
15:13ketika tadi
15:14ada inisiatif
15:15ada juga
15:16keinginan
15:17untuk mewujudkan
15:18sebuah proses hukum
15:19yang betul-betul
15:20baik ya
15:21betul-betul
15:22clear
15:22di dalam hal
15:23korupsi
15:24di dalam
15:25MBG ini
15:26itu juga bisa
15:28apa
15:28secara
15:29secara
15:30apa ya
15:31secara optimal
15:32itu dilakukan
15:33nah ini baru
15:34akan optimal
15:35ketika evaluasi
15:37yang disampaikan
15:37itu betul-betul
15:38dilakukan
15:39ini kita juga
15:40tidak melihat
15:40ada arah-arah
15:41perbaikan
15:42kalaupun
15:43ada efisiensi
15:44atau pengurangan
15:44pendanaan
15:45apa
15:46itu juga
15:47itu juga
15:48tidak menjadi
15:49sebuah jaminan
15:50apakah MBG
15:51ketika masih
15:52terus dijalankan
15:53ini tidak akan
15:54menambah
15:54permasalahan baru
15:55atau justru
15:56memunculkan
15:57aktor-aktor baru
15:58atau mereka
15:59yang juga
16:00melakukan korupsi
16:01lebih banyak lagi
16:02seperti
16:02disinyalir
16:03juga akan
16:04bertambah
16:05ya apa
16:06orang-orang
16:06yang punya
16:07permasalahan korupsi
16:08di dalam
16:09program MBG ini
16:10karenanya
16:11evaluasi itu
16:12harus betul-betul
16:13dilakukan secara
16:14apa ya
16:15sungguh-sungguh
16:16gitu loh
16:17tidak
16:17saya kami
16:19MBG
16:19Watch masih melihat
16:20kesannya
16:21MBG ini
16:22terus dipaksakan
16:23untuk jalan
16:23tanpa melihat
16:25sebenarnya
16:25ada persoalan-persoalan
16:26yang perlu
16:27dibenarkan
16:27Pak Batra
16:29masih tetap
16:29dengan dorongan
16:30moratorium
16:30dihentikan dulu
16:31evaluasi menyeluruh
16:32baru kemudian
16:33diteruskan
16:33memungkinkan
16:34tidak untuk itu
16:34dilakukan
16:34ini kan
16:36bukti kesungguhan
16:36Presiden Prabowo
16:37bahwa
16:38program ini
16:39tidak terganggu
16:40dengan adanya
16:41kejadian
16:42seperti itu
16:43buktinya bahwa
16:44semuanya
16:44tanpa pandang bulu
16:45ditindak
16:46dengan tegas
16:46dan dibuka
16:47secara
16:48setransparan mungkin
16:49sehingga
16:50publik juga bisa
16:51melakukan penilaian
16:52bahwa ternyata
16:54dengan kejadian itu
16:54sesuai dengan
16:55instruksi Presiden Prabowo
16:56semuanya berjalan
16:57dengan maksimal
16:58pendegakan hukumnya
16:59ditindak dengan baik
17:00terus kemudian
17:01bagaimana
17:02rekuvosing programnya
17:04agar penerima manfaatnya
17:05bisa lebih
17:05apa namanya
17:06betul-betul yang membutuhkan
17:08dan BGN kan sudah berbenah
17:09di wilayah sana
17:10dan kalau kita lihat
17:11bahwa banyak sekali
17:12pembenahan-pembenahan
17:14yang sudah mulai dilakukan
17:15oleh BGN-BGN
17:16termasuk misalnya
17:17memoratorium
17:18dapur-dapur
17:18atau SPPG
17:19yang dianggap selama ini
17:21apa namanya
17:22tidak sesuai dengan SOP
17:23jadi saya pikir
17:24itu berjalan dengan baik
17:26dengan maksimal
17:26dan pendegakan hukum
17:28juga tidak berhenti
17:29begitu saja
17:30menurut Anda
17:31kalau saya pikir ya
17:32ini kan
17:33program yang
17:34bagus sekali
17:35ya
17:36betul-betul
17:37memang dibutuhkan
17:38oleh masyarakat kita
17:39terutama di daerah-daerah
17:41pedalaman
17:41atau daerah-daerah
17:42yang kita anggap
17:43kategori
17:44masuk 3T
17:45nah itu kan
17:46tidak mungkin kita
17:47bisa hentikan
17:49sementara di suatu sisi
17:50ada saudara-saudara kita
17:51yang betul-betul
17:52membutuhkan program ini
17:53bahwa di sana
17:54ada tata kelola
17:55yang mesti diperbaiki
17:56iya
17:56ada penyimpangan
17:57yang harus ditindakan
17:58sedang berjalan nih
17:59dan saya pikir
18:00itu tidak ada
18:01apa namanya
18:02mengganggu
18:03kinerja BGN
18:05ya sehingga program ini
18:06program prioritas
18:07Presiden Prabowo ini
18:08bisa terus dirasakan
18:09manfaatnya
18:09oleh seluruh masyarakat
18:10terutama daerah-daerah
18:11yang betul-betul
18:12membutuhkan
18:13tapi sambil berjalan juga
18:14Kejaksaan Agung
18:15masih terus mengusut kasus ini
18:16Pak Bahtera
18:17terima kasih
18:17sudah mau datang
18:18di Kompas TV malam hari ini
18:19Mbak Mika juga terima kasih
18:20sudah bergabung
18:21lewat sambungan dalam jaringan
18:22selamat malam
18:22untuk Anda berdua
18:23selamat malam
Komentar

Dianjurkan